Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel A.M.O.R.E.G.A

A.M.O.R.E.G.A

Waktu membawa kita pada pertemuan yang tak terduga, namun perpisahan sering kali menjadi misteri yang sulit dipahami. Melalui kehilangan, kita dipaksa menyadari betapa berartinya kehadiran seseorang bagi hati kita. Meski rasa sakit bisa disembuhkan, luka yang tertinggal akan tetap membekas selamanya. Apa yang telah patah tidak akan pernah kembali utuh seperti sedia kala, meninggalkan jejak mendalam dalam perjalanan emosional yang penuh makna ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Mimpi itu datang lagi, selalu mengganggu tanpa henti sampai tidurnya tak pernah nyenyak beberapa tahun ini.

Siapa dia yang hanya bisa mengelus dada, mengeluh pun dia salah apalagi berputus asa? Tak ada gunanya. Begini lebih baik, dihantui mimpi-mimpi itu sekali lagi bukanlah hal yang pertama, yang dia mimpikan bukanlah hal baru yang datang mengganggu tidurnya. Itu justru bunga tidur yang membuatnya sadar akan siapa dirinya. Dari mana asalnya dan bagaimana itu terjadi.

Dia harus tahu agar mengerti tidak akan mengulang kesalahan yang sama seperti kedua orang tuanya.

Karena cinta? Cih, basi! Itu hanya omong kosong yang justru membuat perutnya semakin lapar di tengah malam begini.

Dia terbangun untuk ke sekian kalinya setelah puas berselancar dalam dunia mimpi yang selalu datang, mimpi itu tidak akan membuatnya mati. Ya, dia harus kembali mengingat mimpi bertahun-tahun lalu yang hampir membuatnya serasa mau mati.

Anak sekecil itu tidak tahu apa-apa, tapi dia harus merasakan sakit bagai di neraka.

"Dasar anak tak tahu diri. Anak tak tahu diuntung"

"Aku hanya ingin mengambilmu untuk mendapatkan uang saja. Bukan mengasuh dan mengurusmu sehingga membuatku harus kehilangan banyak hal" Suara itu kembali terdengar, dia hampir saja tersengal jika tidak mendengar suara kucing di bawah kakinya.

"Dasar tidak berguna. Kamu hanyalah malapetaka bagiku"

Sesak di dadanya tak bisa dia tahan hingga membuat dia muntah dan berlari ke kamar mandi di dekat kamarnya.

Jangan pikirkan rumah ini besar dengan lantai dua yang megah televisi dan ruangan di mana-mana. Begitu juga dapur yang megah, kitchen set yang lengkap, kabinet dan wastafel. Dapurnya hanya sepetak memiliki satu kompor biasa dan tidak ada lemari pendingin, hanya lemari tempat barang dapur dan rak piring yang dia dapat dari kerja paruh waktu.

Begitu juga kamarnya yang hanya ranjang kecil muat untuk dirinya sendiri meski jika ditiduri dua orang masih muat, tetapi akan terasa tidak nyaman.

Rumah ini cocok disebut flat, kos-kosan wanita sepetak dengan ukuran 25 meter saja. Cukup dapur dan tempat tidur yang tidak memiliki sekat serta kamar mandi tepat di samping tempat tidur, tidak di dalamnya tapi berdampingan. Kamar mandi kecil hanya cukup untuk satu ember dan gayung tapi bersih karena setiap hari dibersihkannya.

Kehidupan ini sudah berlangsung satu tahun lamanya sebelum dia memasuki Sekolah Menengah Atas. Dia harus terbiasa. Ya, begini lebih baik daripada rumah besar dan megah tapi bagai tak berpenghuni. Selalu saja teriakan kekerasan dan hinaan caci maki yang dia terima. Dia takut jika di sana tak sanggup bertahan sampai akhir.

Kenapa mereka menyelamatkannya jika hanya untuk menyiksanya? Mengapa mereka mengambilnya jika memang hanya untuk dicaci maki serta dipukul sampai titik terendah hidupnya?

Tuhan, dia masih anak-anak saat itu tidak tahu apa-apa. Tidak mengerti apa yang terjadi. Ayah yang dia harapkan menjaga dan melindunginya bahkan membenci. Saat berpapasan justru membuang muka padanya. Ibu yang dia anggap sebagai tempat untuk mengadu, melindungi dan memberi kehangatan selalu memukulnya tanpa henti. Setelah ibunya membuangnya lalu dia tinggal bersama ayahnya justru tak ada beda. Ibu tirinya selalu memarahi dan memfitnahnya.

"Kamu itu anak haram. Tidak pantas untuk hidup. Sama seperti ibumu yang penggoda itu, mungkin saja dia menyesal telah melahirkan anak sepertimu." Perkataan itu dilontarkan kepada anak yang berumur tujuh tahun. Apa yang dia tahu? Mungkin saja dia tahu bahwa dia anak yang tidak diharapkan. Ibunya seorang penggoda. Menggoda ayahnya hingga memiliki anak sepertinya kala ayahnya masih memiliki seorang istri yang cantik.

Jelas saja, kamu lahir di luar kehendak dan tidak akan pernah bahagia karena tidak diinginkan, batinnya dulu selalu mengatakan itu.

Ah, untuk apa memikirkan yang telah lalu? Bukankah hidup harus terus berjalan?

"Hai kucing, kamu pasti lapar ya, Bembi? Ini makanmu." Dia memberikan makanan kepada kucing liar yang diambilnya kemudian dirawat hingga seperti sekarang.

"Meong" Kucing itu mengeong setelah diberi makan, berterima kasih, mengenduskan kepalanya di bawah kaki Amor sehingga dia tersenyum karena lembutnya kulit Bembi.

Ketika pertama kali melihat Bembi, dia mendapati ada darah di bulunya yang tegak dan kasar. Mengeong seorang diri di pinggir jalan seolah meminta pertolongan. Membuat Amor tentang diri dan juga hidupnya yang sebatang kara.

"Kamu lapar banget ya? Maaf, Bem, aku lupa memberimu makan tadi siang. Sampai rumah pun aku sudah gelap. Dan langsung tertidur. Bersyukurlah mimpi sialan itu membangunkanku untuk bisa memberimu makan." Amor mengelus kucing itu lembut seakan dia takut kehilangan.

Dia pernah kehilangan sekali, dan tidak akan lagi dia mengulang hal yang sama. Karena sakitnya tak akan pernah dia lupa.

Baginya lebih baik memilih teman seekor kucing daripada manusia tapi tak memiliki hati nurani, tak berperasaan.

Tidak heran jika dia berbicara dengan kucing atau apa pun itu. Lebih memilih dipandang aneh agar tak ada orang mendekat adalah pilihannya.

Bukan sekali dua kali jika dia dianggap gila oleh orang sekitar. Namun, dia merasa lebih baik begitu. Dijauhi dengan segala keterbatasan kekurangannya dari pada harus disukai jika untuk menyakiti. Berpura-pura.

Kembali melangkah menuju ranjang setelah puas mengelus kucing yang selalu menjadi temannya beberapa bulan ini. Dia sudah terbiasa.

"Pukul 03.00 pagi, mimpinya datang kelamaan. Biasa juga gak bisa tidur," gumamnya.

"Pukul 05.00 bangun cukup kali ya dua jam aja. Biar nganterin bude ke pasar dan ke panti lagi nganterin pesanan ibu," monolognya.

Setelah memutuskan untuk apa yang akan dilakukannya nanti ketika bangun, dia pun mencoba tidur dalam remangnya kamar sepetak itu.

Mencoba peruntungannya semoga saja mimpi itu tidak lagi datang untuk sementara.

A.M.O.R.E.G.A

@Fatamorgana16

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Budak Cinta
8.4
Dalam kondisi mengandung, aku terkejut mendapati kenyataan pahit bahwa Liam Barnes, kekasihku, membiarkan saudara kembarnya, Lucas, meniduriku selama tiga tahun. Liam melakukan pengkhianatan ini demi membalas dendam untuk cinta pertamanya, Vivian Quinn. Namun, saat aku mengonfrontasi Lucas yang berlutut di hadapanku, ia justru menunjukkan pengabdian yang berbeda. Sambil mencium kakiku dengan khidmat, Lucas bersumpah bahwa kesetiaannya hanya untukku.
Sampul Novel Cinta untuk Yessie
8.6
Yessie Montghomory, guru SMA berumur 25 tahun, terjebak pesona Austin McDowell hingga mengandung anaknya. Ia terkejut saat tahu Austin hanyalah siswa nakal yang brengsek. Demi sang bayi, mereka menikah dan tinggal di apartemen Atlantic Ave. Namun, Austin tetap bandel dan masih menjalin hubungan dengan Erica. Di tengah konflik tanpa cinta, Yessie mulai menuliskan kepedihan hidupnya ke dalam sebuah novel tanpa judul yang emosional.
Sampul Novel Derita Penantian Cinta
8.6
Almira adalah sarjana asal desa yang bekerja di perusahaan swasta. Tekanan muncul saat ayahnya mendesak Almira segera menikah karena sang adik sudah bertunangan. Sang ayah takut Almira akan sulit mendapat jodoh jika dilangkahi adiknya, yang dianggap sebagai aib keluarga. Meski dipaksa melalui berbagai perjodohan, Almira menolak semua pria itu karena merasa tidak cocok. Sikapnya memicu kemarahan ayah yang kini melabeli Almira sebagai gadis sombong dan pemilih.
Sampul Novel Hubungan terlarang
9.0
Athena terjebak rasa bersalah setelah malam panas tak terduga bersama Theo, kakak tirinya. Meski sempat pergi selama tiga tahun demi menghapus perasaan, kembalinya Athena justru memicu obsesi Theo yang kian menggila. Sang kakak menolak melepaskannya dan terus membelenggu Athena dalam hubungan terlarang yang penuh hasrat. Bagi Theo, status keluarga hanyalah formalitas karena mereka sejatinya orang asing yang dipertemukan oleh takdir yang salah.
Sampul Novel Ibu Sambung Anak Mafia
9.2
Natalia Smith tak pernah menyangka tabrakan tidak sengaja di mall akan mengubah hidupnya. Jenifer Audey, gadis remaja berusia 17 tahun, tiba-tiba memintanya menjadi ibu sambung sebagai bentuk permohonan maaf. Natalia yang baru 23 tahun kini terjebak dalam misi Jenifer untuk menjodohkannya dengan sang ayah, Aaron Audey. Aaron adalah bos mafia asal Inggris berusia 30 tahun yang sangat ditakuti. Akankah rencana Jenifer menyatukan mereka berhasil?
Sampul Novel Jangan Hancurkan Hatiku
8.2
Evelyn Carter dianggap wanita paling beruntung saat dipersunting Victor Blake, pewaris aristokrat Beaumont yang berjanji melindunginya meski ia memiliki kekurangan fisik. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Evelyn mengungkap fakta kelam bahwa suaminya sendiri yang menyebabkan cacat pada kakinya. Merasa dikhianati oleh pria yang sangat ia percayai, Evelyn kini bertekad bangkit dari keterpurukan dan memulai lembaran hidup baru demi membalas semua kepedihannya.