Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh

Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh

Pasca-kecelakaan, seorang wanita memutuskan berpura-pura hilang ingatan demi menggoda suami dan putranya. Namun, pertanyaan "Kalian siapa?" justru mengungkap kenyataan pahit. Sang putra dengan gembira menarik wanita asing ke dalam ruang rawat, lalu menyebut ibunya sendiri sebagai seorang tante yang sedang mereka jenguk bersama kedua orang tuanya. Sang suami hanya diam, membenarkan sandiwara kejam itu secara tersirat. Kisah penuh misteri dalam novel modern ini menguji arti pernikahan yang sesungguhnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah mengalami kecelakaan, aku sengaja berpura-pura amnesia untuk menggoda suami dan putraku.

"Kalian siapa?"

Mata putraku berbinar gembira saat menarik seorang wanita yang berdiri di luar kamar rumah sakit untuk masuk ke dalam.

Dia berkata, "Tante, aku dan orang tuaku ke sini untuk menjengukmu."

Suamiku berdiri diam di sampingnya, diam-diam menyetujui perkataan putraku.

"Tante, aku dan orang tuaku hanya ingin menjengukmu." Suara manis kekanakan itu bergema lembut di dalam kamar rumah sakit.

Kepalaku masih dibalut perban. Aku menunduk untuk melihat putraku yang berusia lima tahun, Zavier Pahlevi, yang kedua tangannya sedang menggandeng salah satu tangan dua orang dewasa tersebut. Senyum licik terpatri di wajahnya.

Suamiku, Rayan Pahlevi, yang berpakaian sangat rapi itu sama sekali tidak berniat mengoreksi panggilan 'tante' dari putraku. Sebaliknya, dia hanya menatapku dengan sorot ingin tahu.

Wanita yang digandeng oleh Zavier mengenakan gaun panjang berwarna putih, terlihat anggun dan lembut. Saat tatapanku tertuju padanya, dia terlihat sedikit gugup dan segera menyelipkan rambutnya ke belakang telinga.

Zavier menyadari tatapanku pada Yuki Wisam dan segera berdiri dengan waspada di hadapanku. Bersikap seperti pelindung.

Kalau aku benar-benar amnesia, mungkin aku akan mengira mereka bertiga adalah keluarga kecil yang bahagia nan harmonis.

Zavier menarik pelan tangan Rayan dan berbisik, "Ayah, karena Ibu amnesia, apa kalian sekarang bisa bercerai?"

Meski dia sedang berbisik, suaranya diatur sedemikian rupa agar aku bisa mendengarnya dengan jelas.

Aku tahu ini hanyalah trik kecilnya. Dia sedang menghukumku karena aku kemarin menegurnya dan membuatnya malu di depan orang lain. Dia marah.

Ini memang gaya jahil Zavier yang biasa. Dia senang mempermainkanku.

Namun, aku tidak ingin terus bermain dalam sandiwara kecilnya lagi.

Karena aku sudah mengatakan kalau aku amnesia, maka aku akan terus pura-pura melakukannya.

Berpura-pura kalau aku tidak punya anak dan suami ini.

"Maaf … kalian siapa?"

Zavier sedikit terkejut, suaranya terdengar agak panik, "Kamu benar-benar nggak ingat aku? Nggak mungkin kamu lupain aku. Aku ini … aku ini anak yang paling kamu sayangi."

Rayan mengernyitkan alisnya heran, sorot matanya makin tajam. Suaranya terdengar tidak sabar, "Natania, jangan pura-pura. Dokter bilang kamu hanya mengalami gegar otak ringan, nggak parah. Jangan kira kamu bisa menghindari perceraian dengan pura-pura amnesia."

"Benar! Jangan pura-pura lagi! Kamu sangat mencintai kami! Mana mungkin kamu bisa melupakan kami begitu saja!" Ekspresi marah dan sinis Zavier terlihat sangat mirip dengan Rayan.

Aku merasa rasa sakit di kepalaku datang lagi.

Belum sempat aku mengatakan apa pun, seorang perawat di depan pintu mengetuk dan berkata, "Pasien butuh istirahat. Mohon yang tidak berkepentingan untuk keluar terlebih dahulu."

Rayan dan Zavier segera pergi tanpa mengatakan apa pun, membawa serta Yuki.

Tak lama kemudian, seorang perawat muda masuk ke kamar dan berkata padaku, "Suami Anda baru saja datang, sekarang dia keluar sebentar untuk membelikan bubur."

"Suami saya?"

Kepalaku rasanya agak kacau. Bukankah 'suami' ku barusan sudah kamu usir?

Perawat muda itu berkedip dan menjelaskan, "Benar, sebenarnya saya dulu bekerja di bidang kebidanan dan kandungan empat tahun lalu. Saya beberapa kali melihat kalian. Kalian berdua sangat tampan dan cantik, jadi sangat sulit dilupakan."

Empat tahun lalu aku memang menjalani pemeriksaan kehamilan di rumah sakit ini, tetapi Rayan tidak pernah sekalipun menemaniku.

Perawat itu melanjutkan, "Dan suami Anda adalah orang yang jarang bermain ponsel sepanjang waktu. Dia menunggu Anda diperiksa sampai selesai dengan cemas di depan pintu."

"Dia tinggi, tampan juga sangat perhatian dan berdedikasi. Membuat kami para perawat percaya dengan cinta lagi!"

"Oh iya! Pria dewasa dan anak kecil tadi itu siapa? Memang tampan sih, tetapi wajah mereka seram seperti rentenir."

Aku terkekeh mendengar perkataannya.

Dari empat belas kali pemeriksaan kehamilan, Rayan memang tidak pernah datang sekalipun. Orang yang menemaniku adalah Samudra.

Dia adalah adik laki-lakiku. Dia lima tahun lebih muda dariku, saat itu usianya masih delapan belas tahun.

Aku tidak ingin repot-repot menjelaskan hubungan antara aku, Rayan dan Zavier. Lagipula, sebentar lagi kami memang tidak akan ada hubungan apa-apa.

Tak lama kemudian, Samudra masuk ke kamar membawa kotak makanan sambil terengah-engah.

Aku memang sudah lapar sejak tadi. Seharian ini aku belum makan apa-apa, perutku mulai terasa nyeri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cinta, Ternyata Dusta!
9.4
Demi menyelamatkan suaminya di masa lalu, wanita ini rela membiarkan kakinya hancur terlindas. Namun, ia justru dibenci mertua, dibuang orang tua, dan akhirnya dibunuh secara keji oleh suaminya sendiri yang ternyata hanya memanfaatkan penderitaannya demi meraup puluhan miliar di internet. Saat mendapat kesempatan kedua dan kembali ke waktu tepat sebelum kecelakaan mobil itu terjadi, ia memilih untuk tidak lagi menjadi tameng. Kali ini, ia hanya menonton dengan tatapan dingin tanpa berniat menolong.
Sampul Novel KEKASIH SEMENTARA
9.6
Nania, seorang manajer brand jam tangan, terjebak dalam situasi darurat menjelang reuni sekolah. Ia harus mencari pasangan demi menghadapi sang mantan, Tuah, yang akan hadir membawa tunangannya. Pilihan jatuh pada asistennya yang pendiam, Adris. Meski diragukan oleh Maya karena sifat pemalu Adris, Nania yakin asistennya punya pesona tersembunyi. Sementara itu, Adris berharap sandiwara ini menjadi nyata, meski Aaron menyimpan rahasia besar mengenai identitas asli Adris.
Sampul Novel Kesayangan Paman Mark
8.4
Selva merintih kesakitan saat Mark memaksakan kehendaknya dalam sebuah pertemuan terlarang yang penuh ketegangan. Di tengah pergulatan tersebut, Mark mengerang tertahan sambil membisikkan peringatan agar Selva meredam suaranya. Ia sangat khawatir desahan gadis itu akan membangunkan orang tua Selva yang sedang terlelap di rumah yang sama. Hubungan rahasia ini menuntut keheningan mutlak agar rahasia gelap mereka tidak terendus oleh keluarga terdekat.
Sampul Novel MENGASUH TUAN MUDA
8.7
Edmund Bryan adalah pria kaya raya dengan pesona memikat yang mampu menaklukkan wanita mana pun. Namun, nasib sial menimpa Emerald saat ia secara tidak sengaja memecahkan guci antik milik Edmund yang sangat mahal. Terjerat utang sebesar $500.000, Emerald terpaksa menjadi pelayan pribadi pria angkuh tersebut. Di balik tekanan pekerjaan dan sikap keras sang tuan muda, Emerald perlahan mulai mengungkap rahasia terdalam yang selama ini disembunyikan oleh Edmund.
Sampul Novel Pembalasan Sang Feniks
8.8
Mahasiswi seni asal Salatiga ini terjebak tipu daya Baskara Aditama, konglomerat yang memanfaatkan cinta demi menghancurkan bisnis kakaknya. Setelah menyadari foto intim dan perlindungan Baskara hanyalah rekayasa kejam, ia bangkit dari penderitaan fisik dan mental. Ia bukan lagi pion lemah, melainkan api pembalasan yang menghapus jejak rahasia dan merancang kejatuhan Baskara. Saat Baskara memohon di altar pernikahannya, kehancuran pria itu menjadi kemenangan mutlak.
Sampul Novel Pria Yang Disimpan
9.7
Nadia terjebak dalam pernikahan pilu bersama Robin, yang menyembunyikan penyakit rahasia hingga ia terus disalahkan mertua. Di sisi lain, Riska merasa terasing karena Alvin sang kapten kapal jarang pulang, sementara ia harus menghadapi tekanan ibu mertuanya. Di tengah konflik itu, muncul Arfan, pria trauma yang perlahan membuka hati kembali. Takdir rumit kini mengikat mereka dalam pusaran perasaan yang tersembunyi, menguji kesetiaan serta cinta yang tersimpan.