Sampul Novel Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua.

Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua.

8.2 / 10.0
Dalam Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua, Nisa terjebak pengkhianatan saat memergoki Damar memiliki istri lain. Menghadapi konflik rumah tangga yang rumit, ia harus menentukan nasibnya. Simak kisah modern novel ini dan baca selengkapnya di platform romance stories kami sekarang.
Ringkasan Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua.
Kehidupan Nisa hancur seketika saat melihat Damar, suaminya, bermesraan dengan wanita lain. Terungkap fakta pahit bahwa Damar telah memiliki istri pertama sebelum menikahinya. Alasan Damar enggan menyentuh Nisa karena statusnya yang masih mahasiswi hanyalah kebohongan belaka. Meski dikhianati secara keji, Damar tetap bersikeras menolak perceraian. Kini Nisa terjebak dalam dilema besar, haruskah ia bertahan dalam pernikahan yang penuh kepalsuan ini?
Baca Selengkapnya

Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua. Bab 1

Bab 1. Tak Percaya. 

 "Lan, itu kaya mobil laki gue, deh!" Nisa menunjuk sebuah mobil yang menyalip mobil yang Lana kendarai. 

 "Emang laki elo doang, yang punya mobil begituan?" canda Lana masih fokus pada jalan raya yang selalu padat merayap. Apalagi ini weekend. Daerah puncak sudah dipastikan sulit bergerak. 

 "Gue yakin itu mobil laki gue. Ada logo perusahaannya di kaca belakang," ujar Nisa masih kekeuh dengan penglihatannya. 

 Alfathunisa Dalilla berusaha melihat plat nomor mobil yang dia yakini milik suaminya yang berada setelah beberapa mobil di depannya. "Katanya, dia mau ke Semarang. Kenapa lewat arah Bandung ya?" gumam Nisa. 

 Mobil-mobil melaju perlahan. " Fix! Itu mobil laki gue!" seru Nisa. " Eehhh kok, dia belok? Mau ke mana dia, Lan?"

 "Meneketehe!" sahut Lana mengendikan bahu. 

 "Ikutin, Lan!" 

 Sesuai perintah, Lana membelokkan mobil mengikuti mobil hitam milik Damar—suami Nisa. "Pelan-pelan aja, Lanaaa ...! Jangan deket-deket. Gak bisa banget jadi mata-mata, ih!" keluh Nisa karena mobil Lana berada pas di belakang mobil Damar. "Kaca mobil gak keliatan 'kan, dari luar? Damar kenal gak ama mobil elo yang ini? " Nisa khawatir. 

 "Amaaan ... ini kan, mobil baru. Makanya kita jalan berdua sekarang, buat ngetes mobil," ucap Lana lagi. Lana pun memperlambat laju kendaraan membiarkan mobil Damar melesat. Karna jalan yang dilalui kini lengang. 

 "Ini jalan tembusan ke Semarang kali, Nis? Positif thinking aja, lagian laki elo 'kan, gak pernah neko-neko selama ini," ucap Lana menenangkan sahabat karibnya yang terlihat gelisah sejak tadi. 

 Nisa hanya diam, dia terus memperhatikan laju kendaraan suaminya. "Eehhh ... kok, elo gak belok? Itu 'kan, mobil Damar belok kiri, Lanaaa ...! Oh my God! Darah tinggi gue kalo begini." 

 "Uuppss ...! Kebablasan. Sorry, gue mundur bentar." Lana menekan tuas transmisi otomatis dan perlahan mobil mundur. Setelah mengarah jalan yang tepat mobil berwarna merah ini kembali melaju. 

 "Ini udah rumah perkampung, Lan. Kita kehilangan laki gue. Ngapain dia ke tempat beginian ya?" tanya Nisa, dan yang ditanya hanya mengendikan bahu. 

 Nisa merogoh ponsel di dalam tas.

 Semenit kemudian ....

 "Hallo, Mas. Udah sampe mana?" tanya Nisa pada lelaki yang dia telepon. 

 "Ohhh ... ya sudah. Hati-hati ya, Mas." Nisa segera menutup ponselnya walau si lelaki di seberang sana masih berbicara. Nisa diam, melihat kosong ke depan. 

 "Nis, laki loe ngomong apa? Kok, bengong?" tanya Lana menggoyang-goyangkan telapak tangan di depan wajah Nisa. 

 "Laki gue bohong, Lan. Dia bilang udah mau nyampe Semarang." Nisa mendesah lirih. "Ya udah, kita pulang aja, Lan." suara Nisa pelan tak bergairah. 

 "Gak jadi, kita jalan ke puncak?" tanya Lana. 

 "Terserah lo, deh! Gue ngikut aja," ucap Nisa masih tak bergairah. 

 Lana menautkan alisnya.

 "Adem banget di sini, ya?" Nisa membuka kaca mobil melihat ke kiri dan kanan. 

 Tiba-tiba netranya menangkap mobil Damar yang sudah terparkir di halaman rumah Sederhana. "Lan, Lan! Itu ... Itu ...!" Nisa berteriak sambil menepuk-nepuk lengan Lana. Netranya masih fokus menatap mobil hitam yang terparkir di halaman rumah berpagar pohon soka Jawa. 

 Ckiittt ...! 

 Suara ban mobil berdecit akibat rem mendadak.

 "Apa sih, Niiis? Bikin kaget aja, udah tempat sepi gini. Elo teriak-teriak panik. Kaya liat hantu aja!"cerocos Lana. 

 "Auk, ah ...!" Nisa langsung turun dari mobil yang dia tumpangi. Kakinya melangkah cepat menuju rumah sederhana di mana mobil suaminya berada.

 "Nis, gue parkir di sana ya!" Lana menunjuk arah di mana ada pohon besar tempat dia ingin memarkirkan mobil.

 Perlahan tapi pasti kaki Nisa memasuki halaman rumah. 

 "Mas, minum dulu." Suara seorang wanita terdengar di gendang telinga Nisa. 

 Nisa yang masih berdiri di dekat undakan menuju pintu utama, urung memberi salam. 

 "Bagaimana kabarnya, Mas?" tanya wanita yang menawari minum, dengan suara lembut.

 "Baik .... Sini duduk sini. Aku rindu." 

 Hah rindu? 

 'Itu suara Mas Damar, loh!' Nisa berbicara dalam hati. 

 Wanita itu masih mematung di tempat tadi dia berdiri. Ia memindai keadaan halaman rumah. Adem, asri, dan nyaman, pikir Nisa. 

 "Mas sampe kapan kamu mau begini terus?" tanya si wanita masih dengan suara lembut. 

 "Mas belum bisa pastikan. Kamu sabar dulu ya. Nanti kalau sudah waktunya, pasti Mas akan menceraikan Nisa." 

 Deg!

 Jantung Nisa seakan berhenti berdetak. 

 "Apa maksud Mas Damar?" Nisa menutup mulut yang menganga akibat terkejut dengan perkataan Damar. 

 "Jangan-jangan, kamu juga sudah jatuh cinta sama adikmu itu? Jadi sampai sekarang kamu belum bisa menceraikan dia?" cecar si wanita dengan suara sedikit ditekan. 

 "Fix! Itu Mas Damar sedang membicarakan aku," bisik Nisa pada diri sendiri. Dengan dada berdegup sakit, Nisa menaiki undakan menuju ke pintu utama.

 .

 .

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua.

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel DICERAI SUAMI DINIKAHI BOS KEJAM
9.3
Tiga tahun Hana mengabdi sebagai istri penurut bagi Bima, namun hatinya tetap dingin. Pernikahan tanpa sentuhan itu akhirnya kandas setelah kakek Bima wafat, membuat Hana diceraikan demi kekasih pilihan suaminya. Di tengah keterpurukan, takdir mempertemukannya dengan Matheo. Sebuah kesalahpahaman fatal membuat Hana dituduh sebagai mata-mata oleh bos kejam tersebut, sebuah pertemuan yang lantas menjungkirbalikkan seluruh sisa hidupnya.
Sampul Novel KEMBANG KANTHIL KEMBANG MLATHI
7.8
Keinginan tulus seorang ibu demi mewujudkan kebahagiaan bagi buah hatinya ternyata membawa konsekuensi yang tak terduga. Alih-alih berakhir indah, niat mulia tersebut justru berujung pada situasi mencekam yang jauh dari harapan semula. Kisah ini mengungkap sisi kelam di balik pengorbanan orang tua, di mana setiap impian manis bagi anak-anaknya perlahan berubah menjadi teror misterius yang menghantui kehidupan keluarga mereka selamanya.
Sampul Novel Oh Dania
9.8
Dania adalah sosok ibu muda yang memiliki ambisi besar untuk selalu tampil unggul dan menjadi pusat perhatian di lingkungan tempat tinggalnya. Namun, kehidupan tenangnya terusik saat ia menyadari bahwa Khamila tinggal di kompleks yang sama. Khamila merupakan wanita dari masa lalu yang pernah mengkhianatinya dengan merebut calon suaminya. Kini, Dania harus menghadapi kembali luka lama dan persaingan sengit dalam drama kehidupan bertetangga yang penuh ketegangan.
Sampul Novel Pramugari Seksi dan Klinik Misterius
9.4
Di bawah sorotan lampu benderang, seorang wanita diminta berbaring di atas ranjang oleh seorang pria. Pria itu memegang pinggangnya dari belakang, menekannya perlahan untuk mencari titik kenikmatan. Merasa ada yang sangat aneh, ia berteriak meminta pria itu berhenti. Namun, permintaannya diabaikan begitu saja. Bukannya berhenti, pria misterius tersebut malah bertindak lebih jauh dengan menarik ikat pinggang wanita itu secara paksa dan kasar.
Sampul Novel Terjerat Pesona Sang Casanova
9.5
Regan telah menjatuhkan pilihannya secara mutlak. Baginya, penolakan bukanlah sebuah akhir, melainkan tantangan untuk terus mengikat wanita pujaannya. Meski cintanya tidak berbalas dan sang wanita terus berupaya melarikan diri, Regan tidak akan pernah membiarkannya pergi. Ia terobsesi untuk memastikan wanita itu tetap berada di sisinya selamanya. Tidak peduli seberapa keras ia dihindari, Regan bersumpah untuk terus mengejar dan mengklaimnya sebagai milik pribadi.
Sampul Novel The Sweet Bar-Bar
9.5
Muli, gadis manis yang pemberani, terjebak dalam perjodohan keluarga dengan Reyzan, pria dingin yang ternyata pemalu. Di tengah pesta pertunangan mewah bertema topeng misterius, keraguan menyelimuti hati Muli. Ia belum pernah melihat wajah maupun mengenal kepribadian calon suaminya itu. Setiap langkah menuju panggung terasa berat karena kebimbangan yang mendalam. Akankah Muli melanjutkan komitmen ini? Rahasia apa yang menantinya di balik topeng tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan