Sampul Novel Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

8.1 / 10.0
Pernikahan tanpa cinta membuat sang suami mengabaikan istri dan anaknya sejak lahir. Namun, sikap dingin itu berubah saat wanita idaman pria itu kembali ke tanah air. Sang suami pulang dalam keadaan mabuk dan memeluk anak mereka. Sang putra yang tidak mengenali ayahnya justru memanggilnya paman. Sadar bahwa mereka tidak pernah diinginkan, sang ibu dengan berlinang air mata memutuskan untuk membawa putranya pergi jauh demi membiarkan suaminya bahagia bersama cinta sejatinya.

Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal Bab 1

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi anak kami.

Saat putra kami lahir, dia bahkan tidak sudi melihat dan langsung melemparkannya ke dalam dekapanku.

Kemudian, pujaan hatinya kembali ke negara ini.

Pria yang selalu dingin itu, untuk pertama kalinya mabuk berat di rumah, lalu tersenyum menggendong anak kami dalam pelukannya.

Putra kami dengan gembira memeluk lehernya, lalu berbisik padaku.

"Ibu, paman kenapa?"

Aku meraih dirinya ke dalam pelukanku, lalu menjelaskan dengan mata berkaca-kaca.

"Orang yang disukai paman sudah kembali, jadi kita nggak boleh mengganggunya lagi. Kita harus pindah."

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi anak kami.

Saat putra kami lahir, dia bahkan tidak sudi melihat dan langsung melemparkannya ke dalam dekapanku.

Kemudian, pujaan hatinya kembali ke negara ini.

Pria yang selalu dingin itu, untuk pertama kalinya mabuk berat di rumah, lalu tersenyum menggendong anak kami dalam pelukannya.

Putra kami dengan gembira memeluk lehernya, lalu berbisik padaku.

"Ibu, paman kenapa?"

Aku meraih dirinya ke dalam pelukanku, lalu menjelaskan dengan mata berkaca-kaca.

"Orang yang disukai paman sudah kembali, jadi kita nggak boleh mengganggunya lagi. Kita harus pindah."

...

Setelah mengantar putra kami kembali ke kamar untuk tidur, aku menuju ke kamar tamu dan membuka komputer untuk mulai menyusun perjanjian perceraian.

Tahun ini adalah tahun ketujuh pernikahanku dengan Josh Watson.

Selain itu, juga tahun ketujuh kami hidup terpisah.

Sekarang, aku akhirnya berniat melepaskannya.

Tok, tok.

Pintu terbuka, putraku yang berusia tujuh tahun masuk sambil memeluk model pesawat.

"Ibu, benarkah kita akan pindah?"

Putraku menatapku, matanya penuh dengan rasa enggan.

"Tapi tadi malam paman masih menggendongku, apa itu berarti dia mulai menyukaiku?"

Aku tertegun sejenak dan sedikit kehilangan fokus.

Tujuh tahun menikah, Josh tidak pernah mengizinkan putranya memanggilnya ayah.

Saat usianya dua tahun, Josh pernah mengajak putra kami pergi ke supermarket. Di jalan Josh bertemu kenalannya.

Karena putra kami tanpa sengaja memanggilnya ayah, Josh langsung menurunkannya yang baru belajar berjalan itu ke tanah dan menyuruhnya pulang sendiri.

Saat tiba di rumah, lutut dan telapak tangan putra kami sudah lecet akibat terjatuh berulang kali.

Saat usianya empat tahun, putra kami memohon lama sekali agar Josh bersedia membawanya ke taman hiburan.

Namun, hanya karena putra kami tanpa sengaja memanggilnya ayah, Josh langsung melepaskan genggamannya.

Dia membiarkan anak empat tahun itu tersesat di tengah keramaian.

Saat ditemukan, putra kami bersembunyi di semak-semak, menangis hingga hampir kehabisan napas.

Sejak itu, putra kami belajar memanggilnya paman, dan rumah tangga kami pun sepenuhnya menjadi bahan tertawaan.

Mengingat hal itu, dadaku terasa sesak. Aku tidak kuasa menarik putraku ke dalam pelukan.

"Kai, orang yang paman sukai sudah kembali. Kita nggak bisa lagi tinggal di rumah ini."

Tatapan mata putraku meredup, lalu dia buru-buru mengangkat model pesawat di tangannya dan menunjukkannya padaku.

"Tapi, Ibu, paman memberiku hadiah malam ini. Kalau Paman nggak menyukaiku, mengapa dia memberiku hadiah?"

Ekspresi Kai begitu berharap, seakan ingin membuktikan bahwa dirinya adalah anak yang disayangi oleh ayahnya.

Aku membuka mulut, tetapi tidak mampu mengeluarkan sepatah kata pun.

Harus bagaimana aku menjawabnya?

Apa yang bisa kukatakan?

Haruskah kukatakan bahwa Josh gembira hanya karena pujaan hatinya kembali?

Atau haruskah kukatakan padanya, bahwa hadiah ini sebenarnya diperoleh berkat seorang bibi?

Aku tidak sanggup mengatakan apa pun.

Aku hanya mampu menelan getir dan pilu dalam diam. Seperti biasa, aku melindungi putraku dengan sebuah kebenaran yang telah dipoles.

Aku mengecup kening putraku, lalu menyeka air mata di sudut mataku saat Kai tidak melihat.

Inilah kepalsuan yang harus dipertahankan seorang ibu, meskipun hatinya remuk.

Menahan keinginan untuk terisak, aku tersenyum dan berkata.

"Kai, kalau Ibu ingin mengajakmu pergi dari rumah paman, kamu mau ikut, 'kan?"

Tubuh putraku menegang sejenak, lalu dia berkata pelan.

"Nggak bisakah kita nggak pergi?"

"Aku bahkan belum pernah memanggilnya ayah dengan lantang..."

Air mataku akhirnya tidak terbendung, bibirku kugigit erat-erat.

"Kai, paman... dia nggak menginginkan kita tinggal di rumahnya..."

"Ibu akan membawamu pergi, ya?"

Putraku menarik kembali tangannya dan memeluk erat model pesawat di dadanya. Setelah lama terdiam, dia berkata...

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.5
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica selalu percaya pada alasan pekerjaan suaminya, Rio Aditya, setiap hari ulang tahun pernikahan mereka. Namun, sebuah rahasia kelam terungkap saat Jessica mendengar pengakuan Rio yang berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya karena kehilangan rasa cinta pasca-keguguran. Di hari yang sama, Jessica justru divonis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa dendam, ia pun memutuskan untuk pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel SCANDAL WITH PRIVATE DOCTOR
8.3
Eliza terjebak dalam pernikahan toksik dengan Karan, pria yang hanya memanfaatkannya demi pemuasan nafsu. Malam pertama yang seharusnya indah berubah menjadi trauma mendalam hingga mengganggu kesehatan mentalnya. Keadaan kian memburuk saat Karan berselingkuh dengan banyak wanita lain. Di tengah penderitaan itu, Eliza bertemu Sean, dokter tampan sekaligus teman baiknya. Kehadiran Sean tidak hanya memulihkan luka batinnya, tapi juga menjadi sosok sandaran hati yang baru.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan