Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya

Aku Hanyalah Ilusi Cinta Pertamanya

Pernikahan dengan Stephen terjalin bukan karena cinta, melainkan sebagai balas budi setelah aku menyelamatkannya dari tikaman pisau. Namun, hubungan ini langsung kandas saat cinta pertamanya kembali dan Stephen memilih membatalkan pernikahan kami. Kecewa dengan pengkhianatan ini, aku memutuskan untuk menggugurkan kandungan dan pergi menjauh. Keputusan ekstrem tersebut justru membuat Stephen kehilangan akal dan berbalik mengejarku dalam kegilaan yang terlambat.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku seharusnya dibunuh karena gagal menjalankan misi. Namun, karena kemunculan mendadak Maggie, aku diberi kesempatan lagi oleh sistem.

Aku belum mencari Maggie, tetapi wanita ini sudah mencariku. Kami bertemu di sebuah kafe. Ini adalah kafe yang sering didatangi Stephen dan Maggie. Di sini, mereka berciuman layaknya tidak ada siapa pun di sekitar.

Di sini juga, Maggie dilamar Stephen. Jelas sekali, wanita ini ingin menunjukkan posisinya kepadaku.

Sebenarnya Maggie cantik. Matanya yang bulat membuatnya terlihat seperti anak kucing yang lugu. Pantas saja, Stephen tidak bisa melupakannya.

"Kenapa kamu belum mati?" tanya Maggie sambil melipat lengannya di depan dada.

Aku bertanya balik, "Misimu sudah selesai. Kenapa malah kembali? Jangan-jangan kamu jatuh cinta benaran pada Stephen?"

Sorot mata Maggie berubah untuk sesaat. Kemudian, dia terkekeh-kekeh. "Mana mungkin aku jatuh cinta pada tokoh dalam cerita."

"Kalau begitu, ngapain kamu kembali?"

Maggie tertawa jahat, tidak sesuai dengan penampilannya yang terlihat lugu. "Aku cuma nggak suka mangsaku diincar orang lain. Kalaupun aku mati, dia hanya boleh mencintaiku."

Ekspresiku tampak dingin. "Dia tersiksa setiap malam karena kamu. Entah berapa kali dia mencoba bunuh diri. Kalau nggak ada aku, dia mungkin sudah mati sejak awal. Sebenarnya apa posisinya di hatimu? Atas dasar apa kamu bicara begitu?"

Sekalipun Stephen hanya tokoh dalam cerita, dia tidak seharusnya dipermainkan seperti ini.

"Memangnya bisa apa lagi? Jangan-jangan, kamu menyukainya?" balas Maggie.

Aku mengamatinya dengan saksama, mencoba mencari emosi yang terluapkan. Kemudian, aku menjawab, "Ya, aku menyukainya."

Senyuman Maggie menjadi makin lebar. "Itu artinya, kamu kalah telak. Percaya atau nggak, aku bisa membuatnya menamparmu."

Tiba-tiba, Maggie menampar wajah sendiri. Saat berikutnya, Stephen muncul di depan pintu kafe. Maggie langsung berlari ke arah Stephen sambil menangis, lalu bersandar di pelukannya.

Wanita itu mengadu, "Aku cuma mengajaknya ketemu. Dia nggak mau dengar penjelasanku dan langsung menamparku. Maaf, aku nggak seharusnya kembali dan merebut posisinya."

Wajah Stephen menjadi suram. Dia berdiri di hadapanku. Tanpa menanyakan apa pun, dia sontak melayangkan tamparan ke wajah kananku. Tenaganya sangat besar. Wajahku terasa perih, bahkan telingaku berdengung.

"Audrey, jangan nggak tahu diri. Kamu cuma pengganti Maggie. Maggie sudah kembali, jadi kamu harus mundur. Masa nggak ngerti?"

Aku memegang wajahku. Air mata tak kuasa berlinang. Samar-samar, aku seperti melihat sosok itu.

Saat itu, sosok itu memelukku sambil menghiburku, "Jangan nangis lagi. Ini salahku. Aku nggak seharusnya meninggalkanmu sendiri di sana. Maaf. Kalau kamu nangis lagi, aku cuma bisa tampar wajahku sendiri supaya kamu nggak sedih lagi."

Seketika, aku tersadar. Stephen bukan pria itu. Tamparan ini telah mengenyahkan imajinasiku.

Aku bangkit dan menghampiri Maggie. Stephen segera menarik Maggie ke belakangnya, seolah-olah aku adalah binatang buas. Namun, musuhku bukan hanya Maggie.

Aku mengangkat tanganku dan menampar Stephen. Wajah Stephen sontak menyamping. Alisnya berkerut. Jas hitam yang dipakainya membuat wajahnya terlihat makin suram.

Namun, aku sama sekali tidak takut. Aku menatap matanya yang diliputi amarah sambil tersenyum sinis.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir
8.6
Kirei Nakamoto bersedia menikahi River King Mountbatten, jutawan yang buta dan lumpuh, demi membalas dendam atas kehancuran keluarganya. Di sisi lain, River hidup dalam trauma setelah dikhianati kekasihnya dan berencana melawan ibu serta adik tirinya yang tamak. Meski awalnya hanya sekadar kerja sama demi tujuan masing-masing, luka yang sama justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Akankah Kirei menjadi sosok wanita terakhir yang mampu menyembuhkan hati River?
Sampul Novel Harakat Cinta
8.9
Insiden di jalan raya menjadi awal takdir yang mempertemukan Jingga dengan Langit. Jingga adalah gadis tulus yang kerap menghadapi kemarahan ibunya, sementara Langit merupakan pemuda baik hati dari keluarga konglomerat yang akhirnya menjadi pasangan hidupnya. Perjalanan asmara mereka tidaklah mudah, karena keduanya harus menghadapi berbagai ujian hidup yang rumit dan menguras emosi demi mempertahankan ikatan cinta yang telah terjalin kuat.
Sampul Novel Istri sang Tuan Muda Lumpuh
8.4
Fyorin terjebak dalam momen intim yang menegangkan bersama Tuan Muda Sooya. Di tengah balutan gairah dan keraguan, Fyorin menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan segalanya. Namun, kepolosannya muncul saat ia terkejut melihat realitas fisik sang tuan muda yang mengintimidasi. Rasa takut mulai menyelimuti benaknya, hingga Sooya memintanya memejamkan mata demi meredam kecemasan. Sebuah kisah romansa dewasa penuh intrik keluarga yang menguji keberanian hati Fyorin.
Sampul Novel MENGGODA CEO KEJAM
8.3
Pasca kematian ibunya, Reaneta Alisha terpukul mengetahui perselingkuhan ayahnya dengan gadis seumurannya. Demi membalas dendam, Rea berencana memikat Logan Asher Maverick, miliarder dingin yang menjadi pujaan selingkuhan sang ayah. Namun, Logan bukan pria sembarangan yang mudah ditaklukkan. Situasi berubah mencekam saat niat terselubung Rea terbongkar. Logan yang murka kini mengancam nasib Rea. Akankah misi godaan ini justru menjadi bumerang baginya?
Sampul Novel Menikah dengan Tuan Muda Aneh
9.3
Sania terjebak dalam kesepakatan pernikahan dengan Devandra Adiwiyatama demi memenuhi wasiat sang ayah. Meski ditentang keras oleh ibu Devan, Nyonya Hartati, Devan tetap memaksa Sania memenuhi kewajibannya sebagai istri untuk memberikan keturunan. Sania yang gugup tak berdaya melawan kontrak yang telah ia tandatangani. Akankah benih cinta tumbuh di tengah tuntutan ini, ataukah Devan akan melepaskan Sania setelah tujuannya memiliki ahli waris tercapai?
Sampul Novel Sandiwara Pernikahan
8.0
Elvano dipandang rendah oleh Tuan Dandi karena kondisi ekonominya yang sulit saat menikahi Nadine. Meski berparas tampan blasteran, ia dianggap tak layak masuk ke keluarga Wijaya lantaran tidak memiliki harta maupun pekerjaan tetap. Sang kakek menantangnya untuk membeli seluruh aset Hotel Chandra jika ingin diakui sebagai menantu sah. Tanpa rasa gentar, Elvano menerima tantangan tersebut dan bersumpah akan membuktikan kemampuannya demi harga diri dan cintanya.