Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Setelah mengalami kecelakaan demi melihat putranya memenangkan kompetisi piano, seorang istri justru menghadapi kenyataan pahit. Anak yang disayanginya memberikan medali emas kepada cinta pertama suaminya, sementara sang suami malah mencaci penampilannya yang kotor dan melarangnya hadir di pesta perayaan. Terkunci di luar rumah dalam guyuran hujan deras sepanjang malam tanpa kepedulian dari keluarganya, ia akhirnya membulatkan tekad untuk mengakhiri pernikahan sepuluh tahun mereka melalui sebuah perceraian.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di hari putraku mengikuti kompetisi piano, aku mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan menuju tempat acara.

Aku tidak repot-repot menangani lukaku. Aku berjalan tertatih-tatih dan berhasil tiba tepat di acara pemberian penghargaan.

Putraku memenangkan medali emas dan dengan antusias berlari ke arahku.

Aku tersenyum dan menundukkan kepalaku, tetapi dia malah berbalik dan menggantungkan medali emas di leher cinta pertama suamiku.

Bahkan, suami yang kucintai selama sepuluh tahun itu memasang ekspresi tidak senang.

"Lihat apa yang kamu kenakan! Penampilanmu kotor banget. Seperti pengemis!"

"Jangan datang ke pesta perayaan anak kita malam ini. Jangan buat dia malu!"

Aku tidak menanggapinya dan pergi ke rumah sakit sendirian untuk menangani lukaku.

Di tengah hujan lebat, aku berlari kembali ke vila. Namun, aku baru sadar pintu telah terkunci.

Aku mengetuk pintu sepanjang malam di tengah hujan lebat.

Saat fajar menyingsing, aku mengirim pesan kepada mereka.

"Ayo kita bercerai. Sesuai keinginan kalian, kelak aku nggak akan mengganggu kalian lagi."

Aku mengeluarkan kunci pintu vila dari tas dan menaruhnya secara pelan di bawah karpet pintu.

Begitu keluar dari pintu, aku menerima pesan dari Chris Liman.

"Anakku bilang dia ingin makan panekuk yang dijual di Distrik Batani sana."

Jika ini terjadi dulu, aku pasti akan naik kereta bawah tanah ke Distrik Batani untuk membelikannya. Tak lupa juga, segelas susu kedelai yang hangat.

Namun, sekarang ….

Tanpa ragu-ragu sedikit pun, aku mematikan ponselku, lalu mengeluarkan kartu SIM dan membuangnya ke tempat sampah.

Menggunakan WIFI di minimarket, aku membeli tiket untuk kembali ke kampung halaman.

Saat membayar, masuk panggilan telepon whatsapp dari Chris.

Aku tidak sengaja menekan tombol jawab.

Di ujung telepon sana, terdengar nada cemberutnya.

"Vanesa, kamu berkeliaran ke mana pagi-pagi begini? Kenapa masih belum kembali?”

"Anak kita bilang dia ingin makan panekuk, kamu masih belum belikan untuknya? Dia sudah hampir mati kelaparan."

"Kamu hebat sekarang. Bukan hanya mematikan ponselmu, tapi juga ribut mau cerai. Sepertinya kamu …."

Suaranya tiba-tiba hilang. Aku menutup telepon sambil memasang ekspresi datar. Lalu, memblokir akun whatsapp-nya.

Kata-kata tidak penting itu tidak perlu diucapkan lagi.

Kemarin sore, aku sengaja keluar lebih awal dan memesan bunga yang disukai Sean. Aku takut mempermalukannya, jadi aku khusus membeli gaun yang harganya mahal sekali.

Namun dalam perjalanan menuju tempat acara, aku mengalami kecelakaan mobil yang serius.

Aku merangkak keluar dari mobil yang terbalik dan menolak saran tim penyelamat untuk melakukan pemeriksaan. Kemudian, berlari ke tempat acara dengan cemas.

Ada goresan besar di dahiku. Siku dan lututku juga berdarah.

Namun, Chris seolah tidak peduli sama sekali. Dia hanya fokus dengan gaunku yang kotor dan rambutku yang berantakan, tetapi tidak menanyakan lukaku sakit atau tidak.

Aku ingin memeluknya, tetapi dia malah berteriak dan mendorongku menjauh.

"Minggir. Jangan mengotori pakaianku!"

Rasa jijik di matanya begitu jelas hingga mataku mulai terasa perih.

Aku membeku di tempat. Aku hanya bisa melihatnya menggamit lengan Kirana dan mengajaknya pergi.

Sean mengikuti mereka. Saat melewatiku, dia sengaja menyenggolku. Ada tatapan meremehkan yang tidak bisa disembunyikan.

"Lihat penampilanmu. Kamu bahkan nggak bisa dibandingkan dengan Kirana. Pantas saja anakku nggak mau mengakuimu sebagai ibunya!"

Ada orang tua murid kenalanku menepuk pundakku dengan simpati dan bertanya, apa aku perlu dibawa ke rumah sakit atau tidak.

Aku menahan air mata dan menggelengkan kepala. Aku memegang buket bunga yang sudah hancur akibat kecelakaan mobil, lalu meninggalkan tempat itu sendirian.

Setelah masuk ke dalam mobil dan duduk, aku baru sadar sudah terlalu tergesa-gesa.

Aku melihat tanggal di ponselku dan menyadari bahwa hari ini adalah hari ulang tahunku.

Pernikahan kami sudah berjalan sepuluh tahun. Setiap hari aku hanya sibuk mengurusi Chris dan putraku. Aku belum pernah merayakan ulang tahun dengan sungguh-sungguh, jadi tentu saja tidak ada yang mengingatnya.

Bahkan, aku sendiri juga hampir lupa.

Saat petugas mendorong kereta berisi makanan melewatiku, aku memilih sepotong keik kecil yang kelihatannya tidak terlalu enak.

Aku belum makan seharian. Perutku sudah keroncongan karena kelaparan.

Namun, aku masih meletakkan keik itu di atas meja dengan sungguh-sungguh, lalu menangkupkan kedua tanganku untuk membuat permohonan.

"Semoga ke depannya aku bisa hidup demi diriku sendiri."

Aku membuka mataku dan bersiap makan. Namun, di saat aku mengangkat kepalaku, mataku tidak sengaja bertemu dengan tatapan penuh harapan dari gadis kecil yang duduk di sebelahku.

Dia menatap keik yang kelihatannya tidak terlalu enak itu sambil menelan ludah.

Sangat mirip dengan penampilan rakus Sean sewaktu masih kecil.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Suamiku yang Dirahasiakan
8.3
Memasuki tahun ketujuh pernikahan, fondasi hidup Dhea hancur saat memergoki Yordan memiliki putra rahasia berusia enam tahun. Pengkhianatan ini terasa sangat menyakitkan karena Dhea pernah kehilangan kemampuan memiliki keturunan demi menyelamatkan nyawa Yordan di masa lalu. Saat itu, Yordan bersumpah hanya menginginkan Dhea tanpa memedulikan kehadiran anak. Kini, janji manis dan kesetiaan masa kecil mereka runtuh seketika saat kebohongan besar sang suami terungkap di depan matanya.
Sampul Novel Gadis (Tak) Perawan
8.4
Indana Maheswari, putri tunggal dari keluarga terpandang, menyimpan rahasia kelam di balik kesempurnaannya. Statusnya yang tak lagi perawan membuatnya sulit mencari pasangan hidup. Di tengah keputusasaan, muncul Utsman yang tetap bertahan meski mengetahui masa lalunya. Saat Indana mulai membuka hati, Saddam hadir kembali. Sahabat Utsman dari masa lalu itu membawa tawaran pernikahan yang sangat sulit untuk ditolak, memicu konflik batin bagi Indana.
Sampul Novel Hanin & Wahyu
8.0
Hanin dan Wahyu adalah saudara kembar yang selalu seiring sejalan hingga mereka dewasa. Namun, perbedaan mencolok muncul saat mereka memilih pasangan hidup. Suratman sukses menjadi konsultan bank dengan istri sekretaris hotel yang ambisius. Sebaliknya, Suratmin hanya bekerja sebagai petugas kebersihan dengan istri ibu rumah tangga biasa. Perbedaan status dan pola asuh anak yang kontras ini akhirnya memicu konflik besar yang mengorbankan masa depan anak-anak mereka.
Sampul Novel KETIKA DENTING CINTA MENYAPA
8.3
Zefki dan Raceh tidak pernah menyangka bahwa perjodohan dari orang tua mereka akan menumbuhkan benih asmara. Kehidupan keduanya berubah drastis saat kepribadian mereka yang kontras saling berbenturan. Zefki dikenal sebagai sosok pria yang dingin, angkuh, serta mudah marah, sementara Raceh adalah gadis pendiam yang sangat pemalu. Di tengah perbedaan sifat yang mencolok ini, mampukah kekuatan cinta menyatukan mereka dalam sebuah komitmen yang tulus?
Sampul Novel Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an
8.7
Setelah delapan tahun menjalani rumah tangga, Lina Watson membulatkan tekad untuk pergi ke ibu kota dalam waktu setengah bulan. Keputusan besar ini mengharuskan Lina meninggalkan suaminya serta putranya, Alan, yang kini jauh lebih dekat dengan sang ayah hingga tidak lagi mengakui Lina sebagai ibunya. Dengan senyum getir, Lina memilih merelakan mereka dan hanya membawa putrinya, Alicia, untuk memulai kehidupan baru bersama gurunya yang telah menunggu di stasiun kereta ibu kota.
Sampul Novel Perubahan Hidup Seorang Penari
8.7
Seraphina, mahasiswi di New York, terdesak beban biaya kuliah hingga harus mengambil keputusan nekat. Ia menjadi penari pribadi bagi Kael Westbrook, miliarder kejam yang misterius. Pertemuan ini menyeretnya ke dunia asing penuh intrik dan ketegangan emosional. Di tengah godaan dan kendali Kael yang dingin, Seraphina terperangkap dalam permainan kekuasaan yang rumit. Kini ia bimbang, apakah bisa meloloskan diri atau justru akan tenggelam selamanya di kehidupan gelap Kael.