Sampul Novel You Are The Apple Of My Eye

You Are The Apple Of My Eye

9.4 / 10.0
Dalam You Are The Apple Of My Eye, Kirana terpilih menjadi pasangan menari Rangga Ferdinand ke Swiss meski gagal saat ujian. Kirana mulai mempertanyakan motif sang billionaire pemilik sekolah balet tersebut. Temukan kelanjutan romance novel ini di platform web novel kami sekarang.
Ringkasan You Are The Apple Of My Eye
Kirana merasa janggal saat terpilih menjadi rekan tari Rangga Ferdinand untuk ajang bergengsi di Swiss. Padahal, ia sempat terjatuh akibat kram kaki saat ujian pirouette berlangsung. Keberhasilan ini memicu tanda tanya besar dalam benaknya. Apakah ini sekadar keberuntungan belaka, atau ada campur tangan dari Rangga, sang Danseur tersohor sekaligus pemilik sekolah balet internasional tersebut? Rahasia di balik keputusan ini mulai menghantuinya.
Baca Selengkapnya

You Are The Apple Of My Eye Bab 1

Kirana berlari lari mengejar bis yang biasa berhenti di halte pada jam 7 pas. Namun sekarang sudah jam 7 lewat 5 menit dan ia ketinggalan bis. Tidak biasanya ia ketinggalan dan tidak biasanya bis itu berangkat lebih cepat. Ini adalah hari pertama ia masuk sekolah khusus Balet Berbasis Internasional atau biasa terkenal dengan sebutan BBI oleh orang orang, sekolah balet yang elite dan mahal. Setelah lulus SMA, Kirana langsung mendaftar ke sekolah itu. Tentu tidak mudah karena saingannya banyak dan berat, dan pengetesannya juga tidak hanya menari balet tapi pengetahuan tentang balet. Bukan hanya itu saja, ia tahu Rangga Ferdinand bersekolah disana. Rangga Ferdinand adalah icon disekolah BBI karena parasnya yang tampan dan blasteran Rusia dan juga pemenang Danseur terbaik diberbagai kompetensi balet bergengsi dan terbesar di seluruh dunia.

Untung saja ketika test ujian masuk Kirana membawakan tarian bertajuk Harlequinade, tarian yang lebih banyak berputar, upbeat dan kelincahan. Tidak semua orang bisa membawakan tarian Harlequinade karena untuk menari Harlequinade tidak hanya berupa tarian saja tapi harus ada unsur drama yang disertai mimik dan akting pada saat menari.

Kirana membetulkan tali tas gendongnya yang melorot di bahu tanpa menghentikan kakinya yang masih mengejar bis. Sudah mencapai sepuluh meter dari halte Kirana masih berlari mengejar bis karena hanya bis itu yang melewati halte sekolah BBI, dan bis yang melewati halte sekolah BBI berikutnya akan datang jam 8 pas bertepatan dengan jam masuk sekolah BBI, jadi Kirana berlari secepat mungkin mengejar bis itu. Mungkin nanti ia akan belajar membawa motor sehingga ia tidak perlu menunggu atau mengejar bis lagi. Tiba tiba bis itu berhenti dan Kondektur melongokkan kepalanya diantara pintu bis.

“Neng cantik mau naik bis yah?” Tanya Kondektur itu melempar pertanyaan retorik kepada Kirana sambil tersenyum.

“Iya Pak." Jawab Kirana, mengabaikan ucapan pujian pada wajahnya.

Kondektur itu turun dan menyilakan Kirana untuk naik bis. Kirana segera naik. Masih banyak kursi yang kosong didalam bis itu. Kirana memilih duduk didekat jendela. Ketika bis itu melaju, Kondektur bis menghampirinya untuk meminta ongkos. Kirana mengambil uang dalam kantong tasnya dan menyerahkan uang itu kepada Kondektur. Kondektur itu kembali tersenyum kearahnya. Kirana membalas senyuman Kondektur itu demi kesopanan.

Kirana menghela napas seraya berpaling kearah jendela. Meskipun Kirana dari keluarga sederhana, tapi kedua orang tuanya tidak keberatan ia melanjutkan untuk belajar balet dan meningkatkan kemampuannya dalam menari balet setelah lulus SMU. Berbeda dengan anak anak zaman sekarang yang memilih kuliah atau bekerja. Namun beruntungnya Kirana bisa lolos masuk di sekolah BBI, walaupun sekolah itu mahal, namun kedua orang tuanya masih mampu membiayainya belajar balet di sekolah BBI, bahkan kedua orang tuanya bangga kepadanya karena lolos di sekolah BBI. Suatu saat jika ia sukses sebagai penari balet terkenal, ia akan membahagiakan kedua orang tuanya, dan tidak merepotkan kedua orang tuanya lagi. Kirana anak pertama di keluarga, adiknya perempuan dan masih kelas 1 SMU, adiknya tidak memilih balet seperti dirinya, namun begitu kedua orang tuanya menyetujui ia mengembangkan tarian baletnya dan mereka selalu memberikan semangat kepada Kirana untuk terus berprestasi dalam balet.

Kirana sangat menyukai balet, waktu kecil ia sudah menari balet. Balet seakan sudah mendarah daging dalam dirinya. Ia pun selalu mengikuti kompetisi balet yang diadakan di berbagai daerah di Indonesia dan ia selalu meraih juara kesatu dalam kompetisi, namun ia belum mencoba untuk ikut kompetisi di luar negeri karena ia tidak percaya diri dan merasa belum mahir. Karena itulah ia masuk ke sekolah Balet Berbasis Internasional untuk mengasah kemampuannya dan memupuk rasa percaya dirinya agar berani tampil di luar negeri. Selain itu idolanya Rangga Ferdinand berada disekolah BBI. Hati Kirana berdebar kencang ia ingin melihat tarian Rangga Ferdinand dari dekat dan tidak melalui layar kecil yang biasa ia lihat jika Rangga Ferdinand menari balet.

Tapi pasti banyak sekali Balerina dan Danseur yang lebih jago darinya di sekolah BBI. Meskipun begitu hal itu justru memberikan semangat kepada Kirana agar lebih giat lagi berlatih sehingga menjadi yang terbaik, dan mungkin saja suatu hari ia akan menari secara pas de deux dengan Rangga Ferdinand. Kirana tersenyum memikirkan hal itu. Tiba tiba bis itu berhenti di halte sekokah BBI. Kirana berdiri dan melangkah turun dari bis. Ia berjalan kearah gedung sekolah BBI, banyak para Balerina dan Danseur yang sekolah disini dan ia bersyukur karena salah satunya adalah dirinya.

Kirana mengeluarkan kartu pelajar BBI untuk membuka gerbang sekolah BBI, lalu melangkah masuk ketika gerbang itu terbuka, sambil berjalan ia melihat kelas yang akan ia tempati, tapi tentu saja sebelum ke kelasnya, ada upacara penyambutan siswa dan siswi baru di aula BBI. Kirana masuk di kelas tingkat Advanced dan Contemporary Dance. Kirana mendongak dari kartu pelajarnya untuk melihat Balerina dan Danseur melangkah kearah jalan setapak, Kirana mengikuti mereka kearah jalan itu karena ia tidak tahu aulanya dimana, namun sebelum ia melangkah mengikuti mereka, seseorang menubruknya sehingga mengagetkannya, Kirana berpaling untuk melihat orang yang menubruknya. Seorang Balerina, rambutnya pendek sampai bahu dan wajahnya bulat, ia cantik dan tampak imut.

“Maaf, aku gak sengaja, kamu murid baru bukan?” Tanya Balerina itu.

“Iya.” Jawab Kirana.

“Sama aku juga.” Kata Balerina itu tersenyum senang, lalu ia melanjutkan sambil menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan. “Kenalin aku Yolanda, panggil aku Yola saja yah.”

“Aku Kirana.” Kata Kirana, ia menjabat tangan Yola seraya tersenyum senang.

“Gimana kalau kita bareng ke aula?” Tanya Yola

“Ok.” Jawab Kirana senang.

Kirana dan Yola melangkah menuju jalan kearah aula bersamaan. Kirana tidak tahu kalau kartu pelajarnya jatuh ketika tadi tertabrak Yola dan kartu pelajarnya tergeletak diatas jalan berbata sekolah BBI.

Tidak berapa lama, seorang murid BBI menemukan kartu pelajar Kirana diatas jalan dan ia mengambilnya. Ia membaca nama yang tertera dikartu itu. Karina Malika Putri. Tiba tiba ia mengangkat sebelah alisnya lalu melihat foto Kirana di kartu pelajar. Cantik. Katanya dalam hati. Kemudian ia melihat kelas dalam kartu itu. Ia memasukkan kartu itu kedalam kantong celananya dan melangkah pergi ke kelas. Ia berniat untuk memberikan kartu pelajar itu kepada instruktur atau mungkin memberikannya langsung. Ia jadi teringat pepatah pucuk dicinta ulam tiba. Seulas senyum tersungging dibibirnya, menertawakan pepatah itu, sebenarnya jauh dari gambaran pepatah itu, tapi ia memang penasaran dan tidak menyangka menemukan kartu pelajar perempuan yang menggugah rasa ingin tahunya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi You Are The Apple Of My Eye

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Diawali Dengan Penceraian
8.2
Setelah diusir dari Keluarga Wilton, Gerald harus menjalani hidup penuh kemiskinan selama lima belas tahun. Nasibnya kian terpuruk saat ia dicap sebagai menantu tidak berguna dan diceraikan oleh Clarisa setelah dua tahun mereka membina rumah tangga. Namun, siapa sangka bahwa perpisahan pahit tersebut justru menjadi titik balik besar dalam hidupnya. Inilah awal dari babak baru perjalanan Gerald yang penuh kejutan setelah statusnya sebagai suami berakhir.
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Istri Pengganti
9.5
Liburan semester yang seharusnya tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi seorang gadis muda. Ia dipaksa oleh orang tuanya, Sabda Ahmad dan istri, untuk menjadi pengantin pengganti bagi kakaknya, Asma, yang kabur secara misterius menjelang hari pernikahan. Meski penuh keraguan, ia terpaksa menikahi Adam Kusuma Wardana, cucu tunggal Juragan Zein. Mampukah pernikahan yang didasari keterpaksaan ini bertahan di tengah tanda tanya besar tentang alasan kepergian sang kakak?
Sampul Novel Harga yang Harus Dibayar : Sugar Baby
8.0
Arina merupakan sosok gadis cerdas dan ambisius yang terjebak dalam pusaran dunia mafia setelah bertemu Alvaro. Sebagai pemimpin jaringan bisnis ilegal berpengaruh di kota, pria berusia awal 40-an tersebut terobsesi menjadikan Arina miliknya. Alvaro tidak ragu memanfaatkan kekayaan serta kekuasaannya demi mendapatkan apa yang diinginkan. Kini, kehidupan Arina berubah total saat dirinya dianggap sebagai permata berharga oleh sang penguasa gelap tersebut.
Sampul Novel HOT LITTLE WIFE
9.6
Jelita, gadis yang sering dihina di sekolah, terkejut saat dijodohkan dengan Kenzo Putra Bagaskara tepat di hari kelulusannya. Kenzo adalah pria yang jauh lebih tua dan ternyata sudah berkeluarga. Kemalangan Jelita memuncak saat ia menyadari statusnya hanyalah istri kedua di hari pernikahan mereka. Pukulan paling berat datang ketika ia mengetahui bahwa istri pertama Kenzo adalah adiknya sendiri. Kini, ia terjebak dalam drama rumah tangga yang rumit dan penuh luka.
Sampul Novel Istri Yang Dilupakan CEO
8.1
Bagi Noel, pernikahan dengan Bianca hanyalah transaksi bisnis demi kelancaran kerja sama perusahaan. Ia mengabaikan keberadaan istrinya dan menanti saat yang tepat untuk berpisah secara resmi. Namun, ketika waktu perceraian tiba, sikap Noel mendadak berubah drastis. Ia menolak keras melepaskan Bianca tanpa alasan yang jelas. Di tengah dinginnya hubungan mereka, Noel justru bersikeras mempertahankan ikatan yang awalnya ia anggap tidak berarti sama sekali.
Sampul Novel Istri yang terbuang
9.2
Natasha terpaksa pergi setelah diusir oleh Aiden, suami yang sangat ia puja, di depan seluruh keluarga besar hanya karena masalah sepele. Ironisnya, tak ada satu pun anggota keluarga yang mencari atau mempedulikannya. Saat Natasha mencoba menghubungi mereka, panggilannya pun diabaikan. Di bawah guyuran hujan deras, ia jatuh pingsan sambil meratapi kehancuran pernikahannya. Akankah Natasha sanggup memaafkan Aiden setelah pengkhianatan menyakitkan ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan