Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel WEDDING TEARS

WEDDING TEARS

Relia Wijaya terpaksa melepas kekasihnya demi perjodohan yang diatur paman dan bibinya. Namun, impian akan rumah tangga bahagia hancur seketika. Ia justru terjebak pernikahan dengan pria arogan bermuka dua yang hanya haus akan balas dendam. Relia merasa hancur karena perasaannya dipermainkan dengan sengaja. Di tengah luka dan air mata, ia menyadari bahwa dirinya hanyalah korban dari rencana kejam sang suami yang ingin menghancurkan hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Relia yang baru saja sampai itu melangkahkan kakinya memasuki rumah sederhana milik pamannya. Terlihat Paman dan bibinya itu memiliki tamu istimewa. Tidak biasanya paman dan bibinya menerima tamu yang tapak spesial seperti hari ini, namun sepertinya mereka semua sedang menunggu kehadiran si cantik itu.

"Kamu sudah pulang?" Tanya Sarah, bibi Relia.

Relia menganggukkan kepalanya sopan. "I-iya," sahutnya.

"Duduklah, paman mau berbicara dengan mu sebentar," perintah Johan, paman Relia.

Relia pun hanya bisa menurut dan duduk di samping bibinya dengan tenang. Gadis cantik itu diam sambil memilin bajunya karena takut. Ya, karena Relia takut ia di marahi karena melakukan sesuatu yang tidak di sukai oleh paman dan bibi nya itu.

"Sebelumnya, kenalkan... Dia adalah Reyhan Maheswara, CEO dari ReMa corp," ucap Johan mengawali pembicaraan.

Relia melihat Reyhan sekilas dan tersenyum, kemudian menganggukkan kepalanya sopan.

"Senang b-berkenalan dengan anda. S-saya Relia," sapa Relia yang sudah sangat gugup.

Detak jantung Relia sudah tidak beraturan lagi. Bahkan untuk mendongakkan kepalanya, Relia sudah tidak sanggup. Bahkan kini pikirannya mulai menerawang jauh dan memikirkan hal yang tidak-tidak.

"Senang bertemu dengan mu, Relia. Kamu lebih mengesankan daripada yang ku lihat di foto," sahut Reyhan memuji Relia.

Memang tidak bisa di pungkiri bahwa Relia sangat cantik. Manik nya yang hitam dan bercahaya, kulitnya yang putih bersih dan juga wajahnya yang sangat mulus terawat.

"Langsung saja pada intinya. Tuan Reyhan datang kemari untuk melamar mu!" sela Johan yang sukses membuat Relia mendongakkan kepalanya karena terkejut dengan pernyataan itu.

"A-apa?" Sahut Relia tidak percaya.

"Iya. Paman mu berniat untuk menjodohkan mu denganku. Dan, aku sungguh-sungguh ingin menikahi dirimu," Kini Reyhan yang angkat bicara. Sementara itu, Sarah dan Johan hanya bisa diam sambil menahan senyuman mereka. Ini adalah rencana yang memang sengaja mereka lakukan.

Awalnya Johan menawarkan untuk menjodohkan Reyhan dengan Naura putri kandungnya sendiri. Tapi, Reyhan lebih dahulu mengetahui latar belakang dari Relia yang merupakan kekasih Mark. Maka dari itu, Reyhan lebih tertarik untuk menikahi Relia dari pada Naura.

"T-tapi, anda belum mengenal saya. Bagaimana anda bisa seyakin itu?" sahut Relia takut.

"Tidak masalah. Aku sudah mendengar banyak tentang dirimu dari Paman mu ini," ucap Reyhan meyakinkan.

"Kamu terima saja lamaran dia. Kamu cukup beruntung untuk menikahi seorang CEO!" bisik Sarah pada keponakan nya itu.

Sementara Relia masih terdiam dan terus menundukkan kepalanya. Ia baru saja memutuskan hubungan dengan Mark. Lalu, bagaimana bisa ia memutuskan untuk menikah secepat ini.

"Ekhemm.." Deham Reyhan karena suasana tiba-tiba berubah menjadi canggung.

"Sepertinya, nona Relia tidak tertarik untuk menerima lamaran dari saya," ucap Reyhan sambil melirik Johan dengan tajam.

"T-tidak. B-bukan seperti itu. Mungkin Relia masih perlu memikirkan lamaran anda. Tolong, jangan berkecil hati," sahut Johan panik.

Sarah mencubit paha Relia hingga gadis cantik itu meringis kesakitan. Itu adalah ancaman supaya Relia mau menerima lamaran dari Reyhan yang tak lain atasan dari Paman nya itu.

"S-saya... S-saya menerima lamaran anda, Tuan Reyhan. Maaf, atas kelancangan saya karena membuat anda berkecil hati," ucap Relia dengan berat hati.

Reyhan pun mengembangkan senyum penuh kemenangan. Langkahnya untuk membalas dendam pada keluarga Andreas sebentar lagi akan berjalan dengan mulus.

Akhirnya, mereka pun segera menentukan tanggal pertunangan.

Ah, tidak. Lebih tepatnya langsung tanggal pernikahan karena Reyhan tidak mau Mark tau tentang hal ini dan akan mengacaukan segalanya.

Hanya 3 hari. Waktu yang di berikan oleh Reyhan untuk bersiap adalah 3 hari. Yang mana ia hanya ingin sebuah pernikahan kecil dan hanya di hadiri oleh kedua pihak keluarga saja.

Bukan tanpa alasan. Tetapi ini semua sengaja ia lakukan untuk menutupi identitasnya sementara, juga supaya mencegah Relia berubah pikiran dan akan mengacaukan semua rencana balas dendam pada keluarganya.

* * *

Malam harinya, Relia menangis di dalam kamar meratapi nasibnya lagi. Gadis itu menenggelamkan wajahnya di antara kedua lututnya. Punggungnya naik turun karena Isak tangisnya sendiri.

Brakk!!!

Pintu kamar Relia terbuka lebar dengan kasar. Dan terlihat seorang gadis seumuran dengan nya itu muncul dari balik pintu. Dia adalah Naura Anindita. Sepupu perempuan Relia, namun meliki sifat layaknya seorang musuh bebuyutan.

Gadis dengan tatapan mata tajam itu berjalan cepat menghampiri Relia yang masih menangis di samping ranjang kamarnya.

Plakk?!

Tamparan keras itu tiba-tiba saja mendarat di pipi mulus Relia. Entah kenapa, Naura datang dengan emosi yang memuncak seperti Relia sudah berbuat kesalahan besar pada gadis itu.

"Ada apa dengan mu, Naura?" tanya Relia sembari memegangi pipinya yang perih karena tamparan sepupu nya itu.

Bukannya menjawab, Naura justru menjambak rambut Relia hingga gadis cantik itu mendongak ke atas. Rasanya benar-benar sangat sakit bagi, Relia.

"Arrgghh... Sakit... Lepaskan tanganmu, Naura. Kamu kenapa?" rintih Relia yang kesakitan.

Rambut Relia serasa hampir lepas dari kepalanya karena kuat nya jambakan dari Naura. Naura memang sering berbuat kasar pada Relia, tetapi tidak pernah separah ini.

"Apa kamu tau kesalahan mu? Kamu itu selalu berpura-pura munafik!" geram Naura tanpa alasan.

Naura menghempaskan tubuh Relia hingga tersungkur di lantai kamarnya.

"A-apa maksudmu sebenarnya?" tanya Relia tak mengerti.

"Kamu benar-benar membuatku semakin membenci mu. Apa tidak cukup bagimu memiliki Mark? Lalu, kamu mau menikahi seorang CEO terpandang di negara ini? Kamu sungguh serakah!" Ucap Naura dengan emosi yang memuncak.

Dengan susah payah, Relia berdiri dan berjalan mendekati Naura. Tangannya mengepal kuat menahan amarahnya.

"Apa kamu tau? Kamu tidak pernah sekalipun merasakan apa yang aku rasakan selama ini," ucap Relia dingin.

Gadis itu menatap sepupunya dengan lekat, bahkan tak berkedip sedetikpun.

"Apapun yang kamu lakukan padaku selalu ku terima meskipun itu menyakitkan. Dan untuk pernikahan ini? Apakah aku yang memintanya? Aku bahkan tidak tahu menahu tentang pernikahan ini? Kenapa kamu justru menyalahkan aku? Apa kamu pikir aku juga mau menikah dengan orang yang sama sekali tidak ku kenal?" tukas Relia bertubi-tubi yang membuat Naura diam tak berkutik.

Perlahan Relia berjalan semakin mendekati Naura. Namun, Naura justru mundur menjauhi Relia. Untuk pertama kalinya Naura melihat ada aura dingin dan penuh amarah pada diri Relia.

"Hentikan semua perbuatan kasar mu padaku. Atau aku tidak segan-segan untuk membalas nya. Bahkan binatang pun akan menyerang jika nyawanya berada dalam bahaya. Apa kamu mengerti?" ucap Relia lagi penuh penekanan.

Melihat Relia yang tak main-main dengan ancamannya membuat Naura benar-benar takut bukan main. Gadis itu memilih untuk pergi meninggalkan Relia di kamarnya tanpa mengatakan sepatah katapun.

Setelah kepergian Naura, Relia langsung ambruk di atas kasurnya dan kembali menangis.

"Jika bukan karena orangtua ku, aku tidak akan pernah menahan semua ini terlalu lama..." gumamnya sambil memejamkan mata cantik nya itu.

* * *

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Istri Bayaran
9.8
Terhimpit keadaan sulit yang tanpa jalan keluar, aku terpaksa membuat kesepakatan nekat dengan Alister Bagaskara. Pria yang jauh lebih dewasa itu menjadi satu-satunya penyelamat yang mampu membebaskanku. Sebagai imbalan atas bantuannya, aku menawarkan diri untuk menjadi istrinya. Pernikahan ini pun dimulai tanpa landasan cinta, melainkan sebuah keterpaksaan demi bertahan hidup. Kini, aku harus menjalani hari-hari sebagai istri dari pria yang asing bagiku.
Sampul Novel Dosa Yang Indah - Zina
8.8
Zina lahir dari rahim seorang wanita yang penuh noda masa lalu. Sebagai anak yang tercipta dari perbuatan terlarang, ia tumbuh di tengah penderitaan hidup yang tiada henti. Sang Ibu, yang menyimpan luka mendalam akibat siksaan seorang pria, bertekad melakukan segalanya demi membalas dendam. Dalam kisah romansa modern ini, Zina menjadi simbol dari dosa indah sekaligus alat untuk menuntaskan amarah ibunya terhadap sosok yang telah menghancurkan mereka.
Sampul Novel Kekasih Gelap yang Dicampakkan
8.8
Saat menjemput kakaknya, seorang wanita tidak sengaja mendengar percakapan rahasia. Oscar Nando, pria yang telah dikencaninya secara sembunyi-sembunyi selama tiga tahun, dengan santai menyatakan bahwa hubungan mereka hanyalah cara untuk menghabiskan waktu tanpa ada niat untuk menikah. Kenyataan pahit ini menghancurkan harapan sang wanita yang selama ini rela menyembunyikan status mereka. Didorong oleh rasa sakit hati dan harga diri yang terluka, dia memutuskan untuk langsung membuka pintu dan menghadapi Oscar.
Sampul Novel Klinik Khusus Pramugari Seksi
9.8
Demi memenuhi standar postur tubuh pramugari, sang kekasih merekomendasikan sebuah klinik perawatan khusus. Namun, kecurigaan muncul saat terdengar suara rintihan dan jeritan kesakitan dari balik ruang dokter. Saat berniat mundur dan pergi, sang protagonis justru diseret paksa masuk oleh seorang dokter bertubuh tinggi. Di dalam ruangan, ia diikat dalam posisi yang memalukan sementara sang dokter mulai menggunakan berbagai peralatan medis khusus untuk memulihkan kekencangan tubuhnya.
Sampul Novel Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
8.9
Seorang pria sering dihina sebagai siluman miskin karena wajahnya yang hitam bertompel sangat kontras dengan kulit tubuhnya. Bahkan istrinya sendiri sempat meragukan identitas aslinya. Namun, semua penampilan buruk itu hanyalah penyamaran demi menemukan cinta tulus dari seorang gadis desa. Saat identitasnya sebagai CEO kaya raya terungkap, para tetangga yang meremehkannya seketika terdiam. Mengapa sang Sultan memilih hidup penuh hinaan?
Sampul Novel Nafkah Istri Pertama
9.6
Demi mendapatkan keturunan yang belum juga hadir, seorang istri mengambil keputusan berat dengan mengizinkan suaminya berpoligami. Namun, niat tulus untuk melengkapi kebahagiaan keluarga justru berujung pada penderitaan. Pernikahan kedua sang suami ternyata membawa malapetaka yang menghancurkan kedamaian hidup mereka. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit dari pilihan yang semula ia anggap sebagai solusi bagi masa depan rumah tangganya.