Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Warisan Bulan dan Darah

Warisan Bulan dan Darah

Laura hidup dalam lindungan gelang perak untuk menutupi jati dirinya sebagai anak hasil hubungan terlarang manusia dan serigala. Saat rahasia garis keturunannya terungkap, ia terjebak di antara sisi kemanusiaan dan insting liar. Bersama Xaqui, putra sang alfa, Laura harus menghadapi pengkhianatan lama serta perang besar yang berkecamuk. Di bawah cahaya bulan, ia harus memilih untuk mengakhiri kebencian atau menjadi sosok yang paling ditakuti dunia.
Bab
Bagikan

Bab 1

Desa itu terletak di kaki hutan lebat, tempat pepohonan membisikkan rahasia kepada angin. Itu adalah tempat terpencil, tempat waktu seakan berhenti. Rumah-rumah kayu tua membentuk jalan setapak yang tidak rata, dan saat senja, asap dari cerobong asap mengepul ke udara dingin. Laura tinggal di sana bersama neneknya Iris, di sebuah kabin kecil di tepi hutan.

Laura menghabiskan hari-harinya dikelilingi tanaman obat, membantu neneknya menyiapkan salep dan infus. Iris dikenal di desa itu karena kebijaksanaan dan pengetahuannya tentang penyembuhan. Tangannya, yang ditandai oleh waktu, bergerak dengan presisi saat ia memegang herba, bunga, dan akar. Ia sering menceritakan kisah-kisah kuno kepada Laura saat mereka bekerja.

"Di hutan ini hidup makhluk-makhluk yang bersembunyi di bawah sinar bulan," kata Iris, sambil meremukkan daun sage. "Manusia serigala berjalan di antara kita saat malam semakin gelap, di bawah tatapan bulan yang keperakan."

"Apakah nenek benar-benar percaya mereka ada, Nek?" tanya Laura, berhenti meremukkan kelopak bunga lavender. Mata ungunya bersinar dengan sedikit rasa ingin tahu.

"Beberapa kebenaran tersembunyi dalam cerita," jawab Iris dengan senyum penuh teka-teki. "Tetapi kamu harus ingat: bulan memengaruhi segala sesuatu yang disentuhnya. Mungkin, suatu hari, kamu akan mengerti mengapa ia memanggilmu begitu." Penduduk desa menghormati Iris, tetapi mereka memandang Laura dengan curiga. Mereka mengatakan matanya yang tidak biasa adalah tanda sesuatu yang aneh. Namun Laura tidak terpengaruh. Ajaran neneknya, perjalanan panjang melalui hutan untuk mengumpulkan tanaman, dan malam-malam yang sunyi ketika bulan seolah berbicara kepadanya sudah cukup baginya. Malam itu, ketika mereka sedang menyiapkan teh herbal, Iris berhenti dan menatap langit yang cerah. Bulan purnama bersinar terang, lebih besar dan lebih dekat dari sebelumnya. Laura merasa merinding. "Malam ini istimewa," gumam Iris. "Aku merasa ada sesuatu yang akan berubah." Laura mendekati jendela. Bulan menyinari hutan dengan cahaya keperakan. Jantungnya berdebar kencang. Sesuatu di dalam dirinya menanggapi cahaya itu. Atmosfer terisi dengan listrik yang sunyi. Tiba-tiba, lolongan menembus udara malam. Bernada tinggi. Dekat. Laura menoleh ke Iris, wajahnya pucat. "Apa itu?" tanyanya, suaranya bergetar. Iris mengerutkan kening. "Tutup gorden dan matikan lampu. Cepat."

Laura menurut, meskipun ia merasakan bulan memanggilnya dengan kekuatan yang tak tertahankan. Lolongan lain, kali ini lebih dekat, bergema dari hutan. Kemudian, teriakan. Suara penduduk desa. Suara-suara ketakutan.

"Nenek..." bisik Laura. "Mereka di sini, bukan?"

"Sembunyi, Laura. Sekarang!" perintah Iris, mengambil gelang perak berukir simbol-simbol kuno dari sebuah peti. Ia menyelipkannya di pergelangan tangan Laura. "Jangan pernah melepaskannya, apa pun yang terjadi."

"Tapi, Nenek..."

Sebelum Laura sempat protes, suara keras mengguncang pintu. Dentuman keras. Raungan parau. Kayunya retak. Iris mengangkat senapan yang dulunya milik mendiang suaminya.

"Di bawah tempat tidur, Laura!" teriaknya.

Laura menyelinap ke bawah tempat tidur saat dunia runtuh di sekelilingnya. Dari tempat persembunyiannya, ia melihat bayangan makhluk-makhluk besar, bercakar, mata bersinar dengan cahaya yang tidak wajar. Pintu akhirnya terbuka. Raungan memenuhi kabin.

"Minggir, binatang buas!" teriak Iris sebelum melepaskan tembakan.

Derak senjata bergema. Raungan kesakitan terdengar saat salah satu penyerang jatuh terluka. Namun itu belum cukup. Raungan lain, lebih buas. Sebuah sapuan kaki. Iris jatuh ke lantai.

"Tidak!" teriak Laura, melompat keluar dari persembunyiannya.

Dia berlutut di samping tubuh neneknya, air mata mengalir dari matanya.

"Nenek Iris... kumohon..."

Dengan napas terakhirnya, Iris berbisik,

"Jangan pernah melepaskannya... Gelang itu... itu akan melindungimu..."

Kehidupan memudar dari matanya. Laura menjerit, suara memilukan yang memudar di malam hari. Dia memegang tangan neneknya yang dingin ketika dia mendengar lebih banyak lolongan. Dia memeluk dirinya sendiri, gelang perak berkilauan di pergelangan tangannya, dan menatap bulan purnama. Mata ungunya tidak lagi hanya mencerminkan rasa sakit: mereka sekarang menyala dengan tekad yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

Itulah malam ketika semuanya berubah. Malam ketika bulan mengambil kembali apa yang menjadi miliknya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ENTERNAL LOVE
9.0
Kehidupan Elgar hancur setelah penyihir hitam merenggut nyawa tunangannya, Carolina. Didorong dendam, ia berlatih di bawah bimbingan penyihir agung untuk memburu sang musuh. Namun, Elgar justru menghadapi pengkhianatan Putri Liana dan bertemu gadis misterius yang sangat mirip dengan Carolina. Kini, ia terjebak dalam dilema besar: melanjutkan misi balas dendamnya atau mengungkap identitas asli gadis tersebut yang mengguncang jiwanya.
Sampul Novel Guru Tampan Seorang Yakuza
8.1
Akeno Taoka, anggota Yakuza dari klan Barakujaga, menyamar menjadi guru SMA di Tatsuno demi misi rahasia. Targetnya adalah Reina Akinara, putri pemimpin klan musuh, Tuan Kudesai. Akeno bertekad menjadikan Reina alat balas dendam atas kematian orang tuanya yang dibunuh secara licik. Namun, sebuah fakta mengejutkan mengenai identitas asli Reina terungkap di tengah rencana tersebut. Akankah dendam Akeno tetap membara, atau justru ia akan luluh oleh pesona Reina?
Sampul Novel Hati Alpha yang Terlambat
7.9
Vanessa Price rela mengorbankan sumsum tulangnya demi Timothy Oliver, tanpa menyadari itu hanyalah bagian dari 100 rencana balas dendam kejam sang pria. Selama empat tahun, Timothy menyiksa Vanessa demi membela ibu tirinya, Bryanna. Namun, penyesalan mendalam baru datang saat Timothy menemukan jasad Vanessa beserta tes kehamilan di reruntuhan tambang. Kini, Vanessa bangkit untuk melawan balik segala tipu daya cinta yang telah menghancurkan hidup dan kariernya.
Sampul Novel ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA
9.4
Tekanan sang kakek memaksa konglomerat Sayudha Wistara menikahi Diandra Safaluna, wanita bercadar yang penuh misteri. Yudha terus dibuat terperangah oleh kemampuan luar biasa dan prinsip unik sang istri. Pesona Diandra perlahan meruntuhkan niat Yudha untuk bercerai setelah dua tahun tanpa kontak fisik. Namun, ia tidak menyadari identitas asli Diandra. Akankah Yudha tahu bahwa istrinya adalah sosok tangguh yang memimpin kakeknya sendiri di dunia mafia?
Sampul Novel JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
9.3
Tiga tahun mendampingi Arsen sebagai asisten detektif spesialis kasus berbahaya, Leina memendam perasaan yang dalam. Meski begitu, pria itu terus menolak cinta Leina karena perbedaan usia dan risiko pekerjaannya yang penuh musuh. Sikap Arsen yang dingin membuat hati Leina terluka, namun ia tetap bersikeras berjuang. Kini, para musuh mulai mengincar Leina sebagai titik lemah Arsen. Akankah Arsen tetap menjaga jarak demi keselamatan Leina atau akhirnya mengakui perasaannya?
Sampul Novel King Of King
8.2
Di Negeri Awan, Elisabet yang merupakan selir keempat Kaisar Oro melahirkan putra bernama Starling di bawah naungan bintang raksasa. Namun, hasutan dukun keji membuat Kaisar percaya bahwa bayi itu hasil perselingkuhan Elisabet dengan Jenderal Robert. Demi keselamatan abadi istana, sang Kaisar dituntut untuk menjadikan darah dagingnya sendiri sebagai tumbal persembahan. Akankah ambisi kekuasaan mengalahkan naluri ayah saat nyawa Starling terancam di tangan Oro?