Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Satu-satunya di Asrama Pria

Wanita Satu-satunya di Asrama Pria

Bekerja sebagai petugas asrama putra membawa perubahan besar bagi kehidupan seorang gadis. Di lingkungan barunya, ia kerap menyaksikan berbagai situasi canggung yang membuat pipinya memerah. Keadaan menjadi semakin rumit saat beberapa mahasiswa mulai mendatanginya secara misterius di tengah malam. Terjebak di antara tuntutan pekerjaan dan interaksi tak terduga dengan para penghuni, ia kini harus menghadapi dinamika kehidupan asrama pria yang penuh dengan kejutan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sejak menjadi petugas asrama putra, aku sering melihat banyak pemandangan yang membuat wajah memerah. Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang datang mencariku di tengah malam ...

Sejak menjadi petugas asrama putra, aku sering melihat banyak pemandangan yang membuat wajah memerah. Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang datang mencariku di tengah malam ...

Di ruang jaga, seorang mahasiswa diam-diam mendekati tempat tidurku saat gelap gulita.

Tanpa banyak bicara, dia menggendongku dan langsung mencium bibirku.

Namun, yang tidak dia ketahui adalah aku sudah lama bersiap dan menunggu kedatangannya ...

Namaku Wendy, seorang wanita paruh baya yang telah menjanda lebih dari satu tahun.

Orang bilang, perempuan usia tiga puluhan ganas seperti serigala dan di usia empat puluhan bagaikan harimau. Aku berada tepat di usia itu, penuh gairah dan nafsu.

Namun, sejak suamiku meninggal, aku sudah lama tidak merasakan kebahagiaan seperti itu lagi.

Setiap malam, aku hampir selalu harus menyelesaikannya sendiri. Tapi semakin lama, kesepian dan kehampaan di hatiku semakin membesar, membuatku menjalani hari-hari dengan perasaan hampa ...

Beberapa waktu lalu, atas rekomendasi seorang teman, aku mulai bekerja sebagai petugas asrama di sebuah kampus. Mungkin karena aku masih terlihat cukup muda, mahasiswa yang berlalu-lalang sering memanggilku "kakak".

Secara umum, pekerjaan ini memang tergolong ringan. Tugasku hanya membuka dan menutup gerbang asrama tepat waktu, sementara sisa waktuku banyak dihabiskan di ruang jaga yang nyaman, lengkap dengan AC yang menyala sepanjang hari.

Namun, bagiku pekerjaan ini juga membawa tantangan tersendiri.

Karena sebagian besar mahasiswa pria cukup bebas dalam berperilaku, aku sering melihat mereka berlalu-lalang dengan tubuh setengah telanjang di lorong asrama. Apalagi, posisi ruang jagaku tepat menghadap kamar mandi, membuatku tak jarang menyaksikan pemandangan yang memalukan.

Aku sendiri memang suka mengenakan pakaian yang agak seksi dan mungkin karena itulah beberapa mahasiswa sering memandangiku dengan tatapan berbeda.

Ada juga beberapa diantaranya yang berniat jahat, bahkan sampai menyebarkan gosip murahan tentangku.

Namun, aku tidak terlalu ambil pusing. Lagipula, anak-anak muda yang belum banyak pengalaman seperti mereka bisa mengarang sejauh apa, sih?

Namun ternyata, aku salah besar ...

Malam itu, setelah mengunci gerbang asrama, aku langsung berbaring di ranjang dan langsung tertidur.

Tak lama kemudian, aku terbangun karena merasakan nyeri di perut bagian bawah, aku ingin buang air kecil.

Masalahnya, di asrama pria tidak ada kamar mandi khusus wanita. Jika ingin ke kamar mandi, aku harus berjalan jauh ke asrama wanita.

Dorongan biologisku semakin kuat, tidak memberi waktu untuk berpikir lebih lama, aku segera bangkit dan bersiap pergi.

Namun, baru berjalan dua langkah, rasa ingin buang air semakin menjadi-jadi. Aku langsung sadar bahwa diriku tidak akan bisa menahan sampai ke asrama wanita.

Aku menatap jam dinding, sudah pukul dua dini hari.

Di jam segini, seharusnya kamar mandi pria sudah kosong, 'kan?

Aku mulai ragu, tapi tubuhku mendesakku untuk segera mengambil keputusan.

Setelah berpikir sejenak, akhirnya aku mengambil langkah menuju kamar mandi pria.

Suasana di dalam gelap gulita, membuatku sedikit lebih berani. Aku pun mempercepat langkah.

Namun, saat hampir sampai di pintu kamar mandi, aku mendengar suara aneh.

Semakin dekat, suara itu semakin jelas. Aku bisa mengenali, itu suara napas berat seorang wanita ...

Jangan-jangan, ada yang sedang berbuat sesuatu di dalam kamar mandi?

Jantungku mulai berdegup kencang. Aku menahan napas dan melangkah lebih pelan.

Perlahan, aku mengintip ke dalam. Dalam kegelapan, samar-samar aku melihat cahaya redup dari layar ponsel. Cahaya itu menerangi wajah seorang mahasiswa. Aku mengenalinya, Dia Federic, anggota tim basket.

Karena jadwal latihan malam, Federic memang sering pulang terlambat dan hampir selalu memintaku untuk membukakan pintu asrama agar bisa masuk.

Dan kini, suara itu beradal dari tempat dia berada. Meskipun jaraknya cukup jauh, aku bisa melihat semuanya dengan cukup jelas.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 180 Days
9.4
Saat pengkhianatan suami terungkap, April tidak memilih jalan cerai seperti wanita pada umumnya. Ia justru bertekad memperjuangkan keutuhan rumah tangganya yang retak. Sebuah tantangan besar ia tetapkan bagi dirinya sendiri: menaklukkan kembali hati sang suami dalam kurun waktu 180 hari. Di tengah luka hati, April harus berjuang melawan waktu demi mengembalikan cinta yang hilang. Mampukah ia memenangkan kembali suaminya sebelum batas waktu itu berakhir?
Sampul Novel A MAN IN A TUXEDO
9.7
Psikiater muda Auristela Indira mengemban tugas berat merawat Vincent Oliver, CEO penyiaran yang menderita Anterograde Amnesia pasca insiden tragis. Stela harus menyamar sebagai sekretaris dan pengawal pribadi sebelum akhirnya diminta menikahi Vincent yang ingatannya hanya bertahan sehari. Di tengah dilema itu, misteri besar menyelimuti penyebab kecelakaan Vincent serta hilangnya calon tunangannya tepat di malam sebelum hari pernikahan mereka.
Sampul Novel Dendam Menantu Kaya Raya
9.2
Tiga tahun lamanya Liam Hanza hidup menderita sebagai menantu yang dihina dan diperlakukan bak budak oleh mertuanya. Semua penghinaan itu ia telan demi sang istri, Yolanda Liandra. Namun, kesetiaannya hancur saat ia memergoki Yolanda berselingkuh. Kecewa dan terluka, Liam akhirnya membongkar identitas aslinya sebagai pewaris tunggal kekayaan ribuan triliun. Kini, keluarga Liandra bersujud memohon ampun, tetapi Liam siap membalas dendam dengan segala kekuasaannya.
Sampul Novel Hijaunya Rumput Tetangga
7.8
Fian adalah sosok suami idaman yang sangat setia, namun ia harus menghadapi kenyataan pahit saat istrinya, Anti, mendadak meminta cerai. Anti merasa jenuh karena Fian dianggap tidak romantis meski sangat baik. Keputusan Anti untuk berpisah pun semakin kuat setelah dirinya bertemu kembali dengan mantan kekasihnya yang memiliki sifat sangat kontras dibanding Fian. Kini, keutuhan rumah tangga mereka berada di ujung tanduk akibat bayang-bayang masa lalu.
Sampul Novel Mantan Suamiku
9.7
Dua tahun pasca perceraian, Aurora kembali dipertemukan dengan mantan suaminya. Meski hubungan mereka telah berakhir, Henry tidak berniat melepaskannya begitu saja. Dengan berbagai taktik licik, Henry bertekad menaklukkan kembali hati Aurora dan memilikinya secara utuh. Di tengah deburan ombak, api gairah yang membara membawa mereka ke dalam penyatuan intim yang penuh damba. Meski penuh kerumitan, Henry terus berusaha menjerat Aurora dalam jerat asmara yang tak terelakkan.