Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Valentine & Memories

Valentine & Memories

Meera Zean Anatashya adalah wanita ambisius yang hidupnya tertata demi kesuksesan. Namun, segalanya hancur setelah kencan buta lewat situs daring berakhir tragis. Ia mengandung anak dari Zyan Derson Ozvick, sang Pangeran Mahkota yang telah bertunangan. Meera ingin pergi setelah melahirkan, namun Zyan justru bertekad mengurungnya selamanya di dalam kerajaan. Kehidupan teratur Meera kini berubah menjadi jeratan takdir bersama pria yang menghancurkan masa depannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Salju yang turun di London masih sangat lebat, Meera benar-benar harus menghidupkan perapian flat-nya setelah dia sampai di istana miliknya yang sebentar lagi akan dia tinggalkan.

Ya, Meera hari ini sudah mendapatkan surat persetujuan mutasi dari London ke cabang perusahaan yang ada di Indonesia plus dengan kenaikan jabatan yang dia raih.

Hidup Meera berjalan sesuai dengan yang dia inginkan, dan pasti sahabat-sahabatnya itu tidak menyangka jika dia sudah berhasil meraih posisi yang dia inginkan.

Menjadi lulusan sarjana MBA atau Master of Bussiness Administration dari Oxford University dan mendapat gelar camlaude adalah hal yang paling membanggakan bagi Meera, dan dia mempersembahkan itu semua untuk Mamanya yang sudah berada di surga. Dan tentunya juga untuk ke empat sahabatnya yang selalu mendukung dia.

Hanya satu perkara yang dia tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa, yaitu tentang kehamilannya saat ini. Tidak ! Meera tidak akan melakukan aborsi, dia tahu dia sudah membuat satu dosa dan dia tidak akan mengulanginya lagi. Lagi pula dia hamil itu adalah anugrah baginya, mungkin Tuhan sengaja mengirimkan malaikat untuk Meera karena Tuhan tahu Meera tidak cocok dengan hubungan yang serius. Setidaknya anaknya kelak bisa menemani masa tuanya nanti.

****

Dengan menggunakan bathrobe Meera masih kesal karena Arka meneriakinya hamil. Apa mungkin Reya memberitahukannya kepada Arka ? Meera kesal setengah mati lalu memutuskan untuk mengirim pesan pada Raya.

Apa mungkin Reya memberitahukannya kepada Arka ? Meera kesal setengah mati lalu memutuskan untuk mengirim pesan pada Raya

Kesal bukan main Meera membanting ponselnya ke sofa. Darimana Arka tahu coba ? Meera mengurut pelipisnya dan memutuskan segera memakai bajunya. Dia akan ke cafe tempat dimana dia bertemu dengan pria kencan butanya.

****

Sudah dua jam Meera duduk di tempat yang sama dia bertemu pria itu, namun dia belum menemukan wajah yang dia cari. Meera menyadari ini adalah hal yang tidak logika. Tapi dia berharap bisa menemukan pria yang sudah menghamilinya itu di tempat ini.

Dia akan mengatakan pada pria itu jika dia hamil, dan setelahnya terserah. Dia mau mengakui atau tidak, yang penting Meera sudah mengatakan kepada ayah dari bayinya jika dia mengandung anaknya. Jika dia mau bertanggung jawab itu lebih baik namun jika tidak, juga tidak masalah karena Meera mampu menghidupi anaknya kelak. Dia sudah melihat bagaimana Mama-nya membesarkan dia tanpa sosok suami, dan lihat Meera menjadi wanita yang mandiri saat ini.

Tanpa terasa dia sudah lima jam berada di cafe itu, lalu memutuskan untuk kembali ke flat-nya.

Dengan bodohnya aku mengikuti Valentine dan berakhir seperti ini.

Meera bergumam pada dirinya sendiri, dia lalu menaiki black cab atau yang biasa disebut taksi di Indonesia itu menuju flat-nya.

Saat dia dalam perjalanan dia melihat sepasang kekasih yang bercumbu mesra di pinggir jalan membuat Meera otomatis memegang bibirnya. Lalu dia bisa melihat sekelebat malam yang dia lewati bersama pria kencan buta itu, membuat Meera mengumpat dalam hati.

Baru dia mencapai gagang pintu, ponselnya sudah bergetar. Meera memilih membuka dulu mantel hangatnya, mencuci wajah dan tangan serta mengganti piyama tidur.

Tak lupa Meera membenarkan posisi kacamatanya agar bisa sempurna melekat di hidung mancungnya.

Meera tersenyum sendiri melihat isi chat grub mereka

Meera tersenyum sendiri melihat isi chat grub mereka.

Benar apa yang dikatakan Celine, dia tidak akan betah jika harus tinggal dengan Candy.

Sahabatnya satu itu terbilang cukup ajaib menjadi seorang wanita, dia dan Candy berbeda jauh sekali. Dari selera musik Candy yang dangdut dan Meera menyukai Rock. Candy malas mandi dan terkesan suka semrawut sementara dia adalah pembersih.

Namun Meera tetap menyayangi Candy, mengingat keempat sahabatnya itu Meera jadi ingat untuk membelikan mereka semua oleh-oleh.

Dan besok setelah mengurus semua surat-surat yang dia perlukan, Meera berencana akan membeli oleh-oleh. Setidaknya dia akan sedikit menguras uang tabungannya selama ini.

####

Ini adalah malam terakhir dia di London, Meera sudah mengemas semua barang-barang dan juga sudah membelikan beberapa oleh-oleh buat para sahabatnya di Jakarta.

Salju masih terlihat lebat saat Meera mengintip dibalik kaca jendela flat.

Memikirkan sejenak Meera kembali mencoba menyusuri jalan dengan balutan mantel tebal menuju cafe tempat dimana dia bertemu dengan malapetaka.

Meera mengusap perutnya lembut saat dia turun dari black cab.

Dia membuka pintu cafe tersebut dan mengitari sekitar, seketika dia merasa sangat bodoh.

Meera tidak jadi masuk, akun kencan online pria itu saja sudah dinonaktifkan tentu saja pria itu berniat tidak ingin datang lagi ke tempat ini.

Dia memutuskan berjalan-jalan sebentar menikmati udara London yang dingin.

Suasana Bank of London memang sangat indah. London Eye terlihat begitu gagah dihadapannya dan Meera tersenyum.

Entah kapan dia akan kembali kesini, mungkin nanti setelah anaknya lahir. Samar-samar Meera menangkap sosok pria seperti yang dia cari, Meera menajamkan penglihatannya. Dan benar pria yang menghamilinya sedang bercengkrama dengan dua orang pria dan satu wanita yang dia genggam jemarinya.

Meera berhenti mendekat, dia berbalik karena merasa hal yang akan dia lakukan adalah konyol dan akan mempermalukan dirinya sendiri.

Meera berbalik namun tiba-tiba jantungnya seolah berdetak lebih lambat dan dia merasa sesak.

Hal yang selalu Meera rasakan ketika dia memilih hal yang tidak sejalan dengan logikanya.

Meera berbalik dan tidak menemukan keberadaan pria tadi. Dia berlari kecil sambil terus melihat sekeliling.

"Shit !" umpatnya kesal.

Berlari kesana kemari namun Meera tidak menemukan Pria tadi.

"Meera," panggil suara yang terdengar familiar ditelinganya.

Meera menoleh dan mendapati Sean bos ditempat Meera bekerja.

"Hai Sir," sapa Meera mencoba sopan.

"Oh come'on call me Sean." Meera tahu hal itu, Sean sering kali memintanya memanggil nama pria itu jika sudah tidak berada dikantor. Umur mereka tidak jauh berbeda dan Meera tahu Sean memiliki ketertarikan dengannya.

"Kau akan pindah ke Indonesia namun tidak membuat pesta perpisahan dengan teman-teman kantormu hem ?" Meera hanya tersenyum mengangguk. Untuk apa Meera membuat pesta perpisahan, tadi dikantor saja mereka sudah membuatkan acara untuk Meera.

"Maaf Sean," ujar Merra singkat.

"Kau sendirian ?"

"Ya," jawab Meera lagi.

"Boleh berbicara sebentar ?" Meera mengernyitkan keningnya dan mengangguk.

Mereka berjalan kearah tempat dimana banyak pengunjung lainnya yang juga duduk di cafe-cafe kecil pinggir jalan.

"Ingin pesan sesuatu ?"

"Tidak usah Sean, aku harus segera kembali. Penerbanganku besok pagi jadi kau tahu aku harus segera tidur malam ini." Meera memaksakan senyuman dan Sean tahu itu.

"Aku tahu kau selalu menghindariku," ujar Sean membuat Meera tertegun.

"Sebelum kau pergi aku ingin mengatakannya." Tiba-tiba Sean menarik tangan Meera. "Aku mencintaimu Meera, dan aku tidak ingin menyesal tidak mengatakannya sama sekali padamu." Meera merasa mulai tidak nyaman.

"Sean sorry aku...aku harus pergi." Meera bangkit dari duduknya membuat Sean menghela napas. Dia mengejar Meera dan memegang kedua bahu wanita itu.

"Meera katakan kenapa ? Apa salahnya ? Bahkan aku tidak masalah jika kita harus berhubungan jarak jauh, aku bisa menyusulmu ke Indonesia jika kau ingin menetap disana." Meera melihat kesungguhan dimata Sean dan hatinya menghangat. Bukan pertama kali dia mendengar pria mengatakan menyukai atau bahkan mencintainya, namun baru Sean yang terlihat begitu bersungguh-sungguh.

Meera tidak menolak saat Sean memeluk tubuhnya. Dia merasakan kenyaman yang tidak pernah dia rasakan, Sean adalah pria kedua setelah Arka yang bisa memeluknya.

Dan tiba-tiba Meera merindukan pelukan hangat Arka sahabatnya itu.

"I love you Meera," ucap Sean lagi terdengar begitu merdu ditelinga Meera. Tapi hati Meera seolah tidak ingin terbuka untuk saat ini. Dia tidak pantas untuk Sean yang sudah dia tahu latar keluarganya. Ditambah dia saat ini tengah mengandung anak dari pria lain.

Meera mengurai pelukan itu dan dia mencoba tersenyum.

"Sorry Sean,"

"But Why Meera ?"

"Aku hamil Sean, dan kau tidak pantas mendapatkan wanita seperti ku." Meera pergi setelah mengatakan hal itu meninggalkan Sean yang sangat terkejut mendengar apa yang Meera katakan.

Itu tidak mungkin. Dia mengikuti berita Meera selama ini dikantornya dan terkadang dia juga membuntuti Meera saat pulang dari kantor. Tidak sekalipun dia melihat Meera bersama pria, jika pun Meera pergi nonton atau hang out itu hanya bersama beberapa teman pria dikantornya dan bersama teman wanita yang lain.

Meera tidak terdengar menjalin hubungan dengan pria. Atau apakah dia yang salah ?

Sean menelpon seorang teman yang lumayan dekat dengan Meera untuk mencari tahu.

TBC...🥰🥰

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berselingkuh dengan calon suami adik ipar
9.0
Amel terjebak dalam pernikahan hambar bersama Andre, pria kasar yang tak pernah menghargainya. Di tengah rasa frustrasi, wanita 24 tahun ini justru menjalin hubungan gelap dengan Arman, calon suami dari adik iparnya, Bella. Bagi Amel, Arman adalah pelarian sempurna dari derita batin dan finansial. Meski bertahun-tahun tak terendus, rahasia mereka terancam saat Andre tiba-tiba ingin berubah. Akankah Amel memilih setia pada penebusan Andre atau tetap bersama selingkuhannya?
Sampul Novel Bukan Sekadar Figuran
7.9
CEO Narendra Hasan terancam batal menikah dengan Bella setelah kecelakaan membuatnya lumpuh. Tak sudi bersuamikan pria cacat, Bella kabur di hari pernikahan. Sebagai gantinya, Narendra menunjuk Sheilla, keponakan Bella, untuk menjadi pengantin pengganti. Sheilla yang terikat utang budi pada pamannya terpaksa setuju. Namun, pernikahan ini mengungkap misteri besar terkait kecelakaan orang tua Sheilla dan hilangnya penulis ternama. Siapa dalang sebenarnya?
Sampul Novel Dia Canduku
9.5
Dalam kondisi setengah sadar, Amira dikhianati oleh suaminya sendiri yang tega menjualnya kepada Raka, seorang pengusaha yang butuh pelampiasan. Pertemuan intim yang tak terduga itu ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi Raka hingga ia terus terbayang sosok Amira. Takdir kembali mempertemukan mereka secara mengejutkan di kediaman Raka seminggu kemudian. Bagaimana kelanjutan hubungan mereka setelah rahasia kelam di malam panas itu mulai terungkap?
Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku
8.5
Maia Vandini, seorang lulusan SMA, terjebak dalam situasi berbahaya saat kencan butanya berubah menjadi mimpi buruk. Setelah diberi obat perangsang oleh teman kencannya, Maia berusaha melarikan diri demi menyelamatkan diri. Dalam kondisi yang tidak terkendali, ia bertemu dengan seorang CEO asing. Maia yang kehilangan kesadaran memohon bantuan padanya, memicu pertemuan panas yang tak terduga. Sang pria memperingatkan bahwa Maia-lah yang memulai segalanya.
Sampul Novel Hasrat Dendam Suamiku
8.4
Banyak yang menganggap Briella Moretti sangat beruntung dapat dinikahi oleh putra sulung keluarga Maven yang terpandang. Namun, di balik kemewahan itu, Adrian Maven hanya menyimpan niat keji untuk menghancurkan hidup Briella sebagai bentuk balas dendam pribadi. Adrian bertekad menyiksa batin sang istri, tapi ketulusan hati Briella justru mulai menggoyahkan komitmennya. Kini, Adrian terjebak antara ego dendamnya atau perasaan cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Istri Kedua Om Tampan
9.2
Samuel penasaran dengan kehidupan Annabelle yang bekerja sebagai biduan orgen tunggal hingga penari striptis. Meski ditawari posisi tetap di sebuah karaoke mewah agar lebih stabil, Annabelle menolak karena enggan terikat jadwal rutin. Dia lebih memilih kebebasan meski hanya tampil sesekali. Ketertarikan Samuel memuncak saat ia mulai menanyakan tarif layanan Annabelle. Samuel pun mengajukan tawaran khusus untuk menyewa jasa Annabelle selama dua belas jam penuh.