Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Trapped in Love with The Jerk CEO

Trapped in Love with The Jerk CEO

Hubungan Miranda Harper dan Carlos Graves belum usai. Lima tahun berpisah, takdir mempertemukan mereka kembali secara tak terduga. Rasa penasaran mendorong Carlos mencari keberadaan Miranda yang sempat menghilang. Namun, ia justru terlibat dengan Selina Hoorne dan harus menghadapi pengusaha kuat asal Dubai. Di tengah rintangan ini, mampukah Carlos menyelamatkan pernikahan dan membawa Miranda kembali ke pelukannya? Ikuti perjuangan Carlos mendapatkan cinta sejatinya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Seorang lelaki dalam balutan kemeja putih tengah mondar-mandir di dalam sebuah kamar megah dan mewah.

“Oh, come on, Carlos, bisakah kamu diam sebentar? Persetan! Kamu membuat kepalaku pusing,” gerutu seorang lelaki bersetelan tuxedo putih yang duduk di atas sofa tunggal.

Carlos Graves mendesah berat. Rahangnya pun mengencang. Ia melempar tubuh ke tepi ranjang, menaruh kedua siku tangannya ke atas lutut lalu mengubur wajahnya di dalam telapak tangan.

“God, I’m freaking nervous!” desis Noah. Lelaki itu menggeram, mencoba meredam sekelebat perasaan gugup yang seperti ingin membunuhnya.

Carter Graves lantas mendengkus lalu memalingkan wajahnya. “Astaga!” desis Carter sambil melayangkan satu tangannya ke udara.

“Diamlah, Carter, kamu juga pernah berada di posisiku, kan?”

Mendengar ucapan itu membuat Carter Riven tergelak mencemooh. “Aku? Gugup?!” tanya Carter dengan nada sarkas. Carlos Graves lalu mengangkat pandang, menatap Carter dengan pandangan sinis.

“Hah!” Lelaki itu lalu memalingkan wajahnya. “ayolah, Carlos, jangan buat drama. Ini hanya pernikahan bukan medan perang,” ucap Carter dengan gampang.

Carlos Graves memilih untuk tidak menggubrisnya. Lagi pula percuma saja. Lelaki itu akan semakin mengejeknya.

Sungguh, tidak ada yang benar-benar tahu bagaimana perasaan Carlos Graves saat ini. Ada sesuatu yang menggelenyar dari dada ke seluruh tubuh.

Benar jika ini hari bahagia untuk Carlos Graves bersama kekasihnya Miranda Harper.

Ini hari terbahagia dalam hidupnya. Semua rencananya berjalan sesuai rencana. Setelah menemukan tanggal yang pas, akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun telah tiba.

Noah dan Miranda sengaja memilih tempat yang jauh dari keramaian dan hingar bingar New York dan sepakat menggelar pernikahan mereka di Prancis.

La Cheteau de Tourreau. Lokasi yang sudah tidak asing lagi bagi pesohor dunia. Sebuah tempat yang dikenal karena kemewahan sekaligus suasana yang intim dan romantis, menjadi salah satu alasan bagi Noah dan Miranda untuk memilih tempat mewah tersebut.

Bukan hanya itu, Carlos Graves menyewa satu hotel terkenal di Paris untuk menjadi tempat bagi keluarga, rekan kerja, pejabat perusahaan bahkan teman-teman dari Miranda menginap.

Mereka sudah tiba di Paris sejak tiga hari yang lalu. Segala persiapan pun sudah rampung dan hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu.

“Noah!”

Lelaki Graves yang tengah menundukkan wajahnya itu lalu mendongak saat mendengar namanya dipanggil.

“Damn it ....” Belum apa-apa pria itu sudah memaki. “apa yang kamu lakukan?!” Pertanyaan itu datang bersama tatapan mata yang terbelalak, menantang.

Tampak Carlos Graves menarik napas lalu mengembuskannya dengan cepat. “Orang-orang sudah menunggu di altar. Penghulu juga sudah datang, untuk apa kamu masih di sini. Kau ingin menikah dengan Carter?!”

“Fuck you, Kent!” Lelaki yang terduduk di sofa tunggal itu langsung memaki, membuat Kenedict Archer tergelak.

“Jika tidak mengapa kalian berdua masih di sini, hah? What the hell were you thinking?!” Lelaki itu mengangkat kedua bahu sambil membuka kedua tangan di depan dada.

“Come on ... get up!” bentaknya.

Carlos Graves butuh satu tarikan napas panjang. Ia pun melakukannya sambil menutup mata.

“Oh ... I know that feel,” kata Kent.

Noah pun membuka matanya. “Really?”

Kenedict memerengut bibir sambil mengedikkan kepala ke samping. “Of course. Aku pernah berada di posisi itu dan aku ke toilet sebanyak sepuluh kali.”

Noah mendesah lega. Berdiri menghampiri Kenedict lalu menepuk sebelah bahunya. “Oh, man ... akhirnya ada yang mengerti perasaanku,” ucapnya.

“Yeah, man! Si sialan Christian sampai menyuruhku memakai popok.”

Carter Riven lalu tergelak dengan pandangan mencemooh. Begitu pun dengan kakaknya yang juga terkekeh kuat mendengar ucapan Kenedict.

“Yeah, I’m telling the truth. Dan sekarang aku akan menyarankannya untukmu,” ujar Kent. Ia pun tersenyum iblis. “mau kupakaikan popok?” Lelaki itu bertanya sambil mengedikkan alis. Ia pun membawa sesuatu dari balik punggungnya.

Melihat hal tersebut semakin membuat Carter tertawa terbahak-bahak. Ia bergelayut di atas tempat duduk sambil melilitkan kedua tangan di depan perut.

Noah yang melihatnya lalu mendengkus sebelum melayangkan tatapan membunuh pada temannya.

“Screw you!” desis Noah.

Kenedict terkekeh sambil memandang Noah dengan pandangan geli. “Oh, man ... kamu harus lihat wajahmu,” ucapnya sambil menunjuk wajah Noah.

Sungguh, dua orang lelaki ini malah mengacaukan suasana hatinya. Hari ini Noah sadar bahwa dia benar-benar tak memiliki teman.

Sekalipun dia punya adik, tetapi adiknya yang sialan itu malah lebih senang melihat Noah menderita. Buktinya dia malah semakin menertawakan Noah. Menikmati lelucon Kenedict yang sesungguhnya tidak lucu sama sekali.

“Dasar orang-orang gila!” desisnya.

Merasa jengkel, Noah pun segera mengambil jasnya. Ia berkali-kali melakukan tarikan napas dan menahannya di dada sambil menutup matanya.

‘Ayo, Noah, kamu bisa. Kamu pasti bisa. Jangan gugup,’ gumamnya dalam hati.

“Oh, come Noah, don’t take it personal,” ucap Kenedict. Ia pun mendekat, menghampiri sahabatnya.

Kent yang postur tubuhnya lebih tinggi dari Noah bisa membuat Noah harus menaikkan tatapan, memandang lelaki itu dari bali kaca di depannya.

“Kegugupan hanya akan datang dalam persiapan. Saat kamu di altar, semuanya akan mengalir begitu saja. Apalagi saat kamu hanya fokus memandang mata kekasihmu. Wanita bagai akan memberikan kekuatan untukmu. Come on, man, you got this!”

Akhirnya ada juga kata-kata yang benar-benar menyemangati dirinya. Namun, walau begitu, Noah tetap saja masih merasa gugup hingga ia perlu menarik napas dalam-dalam lalu mengentaknya dengan kuat.

“Oke,” ucap lelaki itu.

Kenedict yang berdiri di belakangnya lalu menganggukkan kepala. “Oke, I’ll see out there,” ucapnya. Noah balas mengangguk dan membiarkan temannya itu pergi.

“Come on Carter, biarkan kakakmu menenangkan diri. Kamu juga sebaiknya cari istrimu sebelum dia kucuri!” goda lelaki itu.

Carter membalasnya dengan terkekeh. “Curi saja jika kamu bisa,” ucapnya. Maka lelaki itu ikut bangkit dari tempat duduknya. Ia pun mengentak kedua sisi jas sebelum memutar pandangan, menatap kakaknya.

“Well, take your time, I’ll see you out there,” ucapnya.

Noah mengangguk dengan tenang. Carter pun meninggalkan ruangan itu. Sekarang dia benar-benar sendirian. Noah menggunakannya untuk menenangkan diri.

Menoleh ke samping, lelaki itu mengambil jam tangan mahal kesayangannya. Waktu menunjukkan pukul 2 sore.

‘Sebentar lagi,’ gumamnya.

Lelaki itu menarik sudut bibirnya, membentuk senyum lalu mendongakkan wajah. Ia kembali menenangkan diri dengan mengatur napasnya.

Sungguh pun, Noah sama sekali tidak menyangka bahwa hari bahagia ini akan tiba. Tinggal beberapa menit lagi dan dia akan secara paten memberikan namanya untuk menjadi nama belakang Miranda.

Memikirkannya saja sudah membuat Noah tersenyum. “Ya Tuhan, kumohon, berikan aku kekuatan,” gumam lelaki itu.

Sekali lagi ia menarik napas, kali ini Noah mengembuskannya dengan tenang sambil menutup mata. Setelah mengembuskannya, lelaki itu memutar tubuh.

Mengambil langkah sambil membayangkan wajah kekasihnya. Oh sungguh. Andai saja ia bisa melihat Miranda sebelum pergi ke altar. Lelaki itu benar-benar penasaran dengan bagaimana Miranda saat ini.

Senyum pun menghiasi wajah tampan itu. Noah menggeleng singkat, menunduk dan merasakan detak jantungnya yang kembali menggempur dada.

“Huh ....”

_________

TBC~

Tulis ulasan please~

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95MNE" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95MNE
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Budak Seksi Tuan Cedric
8.2
Falisha Marbella, mahasiswi berusia 19 tahun, terjebak dalam tragedi saat kekasihnya, Ben Andrigo, meninggal dunia di sisinya. Ayah Ben, Cedric Andrigo, seorang miliarder kejam yang menguasai bisnis ilegal, menyalahkan Falisha atas kematian putranya. Didorong dendam membara, pria arogan ini bersumpah menyiksa hidup Falisha. Cedric menjadikan Falisha budak pemuas nafsu demi membalas dendam. Mampukah Falisha lepas dari jerat penderitaan dan kekejaman Cedric?
Sampul Novel Cinta Sang Lady Killer
9.8
Daniel Millard adalah CEO Millard Corporation yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan hingga kuasa. Ia dijuluki Lady Killer karena kemampuannya menaklukkan wanita mana pun. Namun, pertemuannya dengan Anya mengubah segalanya. Sifat asli Daniel yang terpendam mendadak bangkit saat ia menyadari Anya adalah bagian dari masa lalunya yang kelam. Daniel pun bersumpah takkan melepaskan Anya kepada siapa pun, karena baginya Anya jauh berbeda dari wanita lain.
Sampul Novel Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku
9.6
Serani Gunawan memilih bercerai dari Agung demi mengakhiri pengkhianatan serta perlakuan buruk keluarga suaminya. Agung sangat menyesal setelah mengetahui bahwa CEO baru di tempatnya bekerja adalah mantan istrinya sendiri, yang selama ini merahasiakan kekayaannya. Kini, Agung dan selingkuhannya berusaha keras merebut harta Serani. Beruntung, Serani dibantu dua pria tampan nan kaya raya untuk menghadapi kejahatan mereka demi menemukan cinta sejati.
Sampul Novel Gairah Isteri Kedua
8.4
Ellea terpaksa mengambil keputusan besar dalam hidupnya dengan menjadi istri kedua bagi Anderson. Sebagai seorang CEO muda yang berkuasa, Anderson membawa Ellea masuk ke dalam kehidupan pernikahan yang penuh dengan teka-teki. Apa sebenarnya alasan kuat yang memaksa Ellea bersedia menerima posisi tersebut? Ikuti kisah romansa penuh konflik ini saat ia harus menghadapi kenyataan pahit di balik statusnya sebagai wanita kedua dalam hidup sang konglomerat.
Sampul Novel Gairah yang Berapi-api: Istri CEO yang Bersalah
7.9
Di malam pengantin, Rogelio bersumpah menyiksa Marian karena menganggapnya penyebab kematian sang kakak. Meski dibenci dan tak disentuh, sebuah insiden memaksa mereka tidur bersama hingga Marian hamil. Di tengah penghinaan Rogelio, pria itu justru diam-diam melindungi aset dan keselamatan istrinya dari gangguan orang lain. Saat Marian berniat kabur membawa rahasia kandungannya, Rogelio justru memeluknya erat dan menolak melepaskan ibu dari calon anaknya tersebut.
Sampul Novel Hasrat Terlarang dengan Atasan
8.8
Hidup Venina Anastasya berubah drastis setelah satu malam terlarang dengan atasannya, Erlangga Krisdiantoro. Terjebak dalam pesona pria itu, Venina mengabaikan kenyataan bahwa Erlangga telah memiliki wanita lain. Hubungan penuh gairah ini mengancamnya dengan skandal besar, namun ia tak berdaya melepaskan diri. Di sisi lain, Erlangga bimbang memilih Venina atau kekasih lamanya yang kembali. Apakah Venina hanya pelarian sementara tanpa ada cinta sejati bagi Erlangga?