Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Ex Brother 2

The Ex Brother 2

ZeeZee kini menjalani hidup sebagai Olivia Finley, namun identitas barunya tak lantas memberi ketenangan. Hubungan Olivia dengan Rhys terus diguncang oleh rasa cemburu, keraguan, dan bayang-bayang masa lalu. Di tengah keretakan itu, ia justru menjadi target Brady White, penguasa kota yang kejam. Meski Brady menghujani Olivia dengan penderitaan agar ia tunduk, jiwa pemberontak ZeeZee tetap membara. Sanggupkah Olivia bertahan tanpa menyerah pada sang penguasa?
Bab
Bagikan

Bab 3

Olivia Finley

Kacau!

Benar-benar kacau!

Siren Davies mengaku bahwa penatu milikku telah menghancurkan dua dress mutiara miliknya yang seharga satu mobilku.

Bukan lagi Chevrolet Colorado pull me over red yang selalu kubanggakan saat di Yellowrin dulu. Entah, jika Rhys masih memelihara mobil itu. Si merah mencolokku.

Sekarang aku memilih sedan kecil tidak terlalu tua, untuk kukemudikan di jalanan kota Halbur yang kecil ini.

Dan contoh berita di artikel yang akan diterbitkan itu juga sama persis isinya dengan yang diucapkan di video oleh Siren Davies.

Benar-benar sangat berniat!

Dia ingin menggangguku dan berharap aku meladeninya? Tidak akan. Aku lelah hidup seperti di Yellowrin.

“Segeralah temui pria ini, Olive.” Ini saran kesekian kalinya dari Hyra Lewis. Dia begitu khawatir. Mirip nenek-nenek usia tujuh puluhan.

“Tidak perlu. Aku akan menghubunginya saja. Di mana kartu namanya?” Aku mengeluarkan ponselku. Kulihat tangan Hyra dengan cepat mengambil satu kartu nama di atas meja.

White Company

“Kau tahu ini perusahaan apa?” Sambil menempelkan ponsel di telinga, menunggu panggilanku dijawab, kutatap Hyra.

Entah karena takut mengganggu aku yang bahkan belum berbicara dengan seseorang diseberang, atau karena khawatir akan hal lainnya, aku membaca gerakan bibirnya yang tanpa suara.

Kucoba mengejanya. Pe-ru-sa-ha-an pa-kai-an.

Ah, perusahaan pakaian.

“Ya, halo. Apa ini Nona Olivia Finley dari Olive Dry and Cleaning?”

Suara itu, penuh penghinaan. Aku merasakan harga diriku diinjak habis menempel ke tanah hingga lengket.

Yap! Ini aku, berengsek! Tapi tidak kukatakan. Berhentilah menjadi ZeeZee Dimitri Oxley si pemberontak dan pembuat onar.

“Ya, ini aku. Apa aku bicara dengan orang yang tepat?”

Tawa riang diseberang menandakan itu memang dia, si berengsek yang menjebakku di kamar hotel Oceana.

“Apa kabar, Olive? Kupikir kau tidak akan pernah menghubungiku sampai berita itu diturunkan.”

“Oh, begitu. Jadi apa gunanya kau mengirim semua ini padaku, Tuan yang sangat luar biasa? Apa sebaiknya aku berdiam diri saja?”

Hening. Aku mulai berpikir, bisa jadi dia musuh Rhys di masa lalu atau lawan dari anggota keluarga Oxley yang lain. Tapi mengingat pria gila ini bekerja untuk sebuah perusahaan pakaian, bisa jadi bukan. Ah ya, semua kemungkinan terkadang mencekikku. Entah itu di masa lalu atau masa kini.

Berdeham, dia menyebut namaku dengan suara serak yang khas. Itu terdengar bagus, tapi seperti apa pun bagusnya, suara indah yang paling menyenangkan ketika berbisik di telingaku hanya suara Rhys seorang.

“Hei, Olive. Apa kau tidak mendengarku?”

Oh, aku lupa!

“Ya? Aku mendengarmu. Katakan.”

“Datang kemari dan memohonlah padaku. Akan kuhapus semua pengakuan Siren, video, artikel, apa pun itu. Tapi itu akan kulakukan jika kau benar-benar datang ke kantorku di lantai dua White Company dan melakukan apa yang sudah kuminta darimu.”

Tidak menjawab, tidak mengatakan apa pun, apalagi berpamitan. Aku memilih mengakhiri panggilan. Kulihat Hyra menatapku gelisah dari balik meja kasir.

Lima ratus juta. Aku tidak memiliki uang sebanyak itu jika dia memintanya sebagai biaya ganti rugi. Dan apa? Memohon padanya? Tidak akan!

Sungguh, aku serius. Aku tidak akan melakukannya.

*****

Sudah tiga hari berlalu sejak ancaman si pria kurang kegiatan dan kurang perhatian itu coba merusak pekerjaanku. Tidak ada yang terjadi. Mungkin belum. Tapi aku senang dengan pendirianku yang setegar karang, menggelikan.

Namun sepertinya hanya tiga hari damai sebelum pria itu menjatuhkan bom ke penatu milikku. Terbukti ketika Hyra berlarian panik menuju ke arahku yang sudah memegang pintu mobil, siap mengantar pakaian pelanggan, perasaanku mendadak suram.

“Olive! Berita dan videonya sudah tersebar!”

Kepanikan Hyra bersama lengkingannya menembus telingaku dengan cepat. Firasatku benar. Walau selalu ada harapan baik, kemungkinan buruk juga selalu mengintai.

Kuperhatikan ponsel Hyra yang menampilkan video Siren Davies yang persis sama dengan yang kulihat tiga hari lalu di komputerku. Oh, kau benar-benar menggangguku pria sinting!

“Olive, kau sungguh akan diam saja?” Hyra mengguncang lenganku, lebih tepatnya, dia menancapkan beberapa kuku jari terawatnya ke kulitku. Padahal dia bekerja di penatu, kenapa sempat merawat kuku?

Malas, enggan, muak. Ya, memang seperti itulah yang kurasakan sekarang. Mungkin beberapa hari lalu aku masih memikirkan biaya lima ratus juta sebagai ganti rugi, memusingkan rating dan reputasi Olive Dry and Cleaning, bahkan ketakutan jika mendadak aku bangkrut lalu harus gulung tikar.

Dan semua itu sekarang musnah. Aku lebih pasrah, daripada berusaha berjuang dengan hasil yang kuyakini pasti sia-sia.

Dia, si berengsek itu, jelas memiliki tingkatan tertinggi dalam hal apa pun bentuk finansial yang dia punya. Percuma aku membela diri. Mari nikmati saja kejatuhanku sedikit demi sedikit.

Aku masih bisa berusaha lagi dari nol. Meski sekarang aku miskin, tapi aku tidak kehilangan pendukung. Rhys, jadi pendukung pertamaku.

“Hyra Lewis, dengarkan aku.” Kutatap dia, meraih tangannya yang bergetar.

Di Yellowrin aku memiliki Eri, maka di sini, ada Hyra Lewis yang tidak berbeda jauh dengan Eri yang naif dan bisa memiliki masa depan yang lebih baik dari sekedar bekerja di penatu milikku.

“Jangan lakukan apa-apa, tetap diam dan terima saja. Kau tidak perlu membantah apa pun yang nanti pelanggan katakan padamu.”

“Olive!” Hyra mengguncangku lagi. Kali ini dia lebih marah daripada panik. “Kau gila? Membenarkan kesalahan yang tidak kau lakukan sama sekali? Siapa pria itu? Kenapa kau begitu enggan menemuinya? Apa dia cinta masa lalumu sebelum Rhys?”

Wah, kepalaku ingin meledak rasanya diserang oleh pertanyaan bertubi dari gadis berkulit eksotis ini. Dan apa? Cinta masa lalu sebelum Rhys? Yang benar saja!

“Hyra, apa kau berniat membuatku semakin kesulitan, hah?” Aku bertanya, tapi tidak membentak. “Ikuti saja ucapanku. Kau akan kuberikan pekerjaan baru dalam sepekan ini. Bersabarlah, oke?”

Hyra memberiku tatapan sinis. Dia sangat tidak setuju dengan keputusanku, aku tahu. Tapi tetap saja, aku tidak suka menyeret orang lain di saat aku tersandung masalah. Diriku ini bersedia jatuh sendirian, aku sekuat itu. Hyra pantas mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. Dia punya seorang Nenek yang tua renta untuk diurus.

Mengantarkan pakaian keluarga Smith, aku beruntung mereka tidak mempedulikan berita itu, dan lebih memilih memastikan keadaanku.

“Tidak apa-apa, Nyonya Smith. Hal seperti ini memang biasa terjadi.” Aku tersenyum menenangkan. Sungguh, andai ada sepuluh pelangganku saja yang seperti dia, maka itu cukup untuk tetap membiarkan penatu milikku beroperasi seperti biasa.

“Bukankah itu pencemaran nama baik?” tanya Nyonya Smith, meski itu pertanyaan untukku, tapi wajahnya mengarah lurus ke televisi yang digantung hampir menyentuh langit-langit atap rumahnya yang memang sedikit rendah.

Nyonya Smith masih menikmati siaran ulangan berita Siren yang mengeluhkan dress mutiara sialannya itu.

Untuk pencemaran nama baik, kurasa lawanku tidak tepat. Aku tidak ingin menerbangkan Rhys ke sini hanya untuk masalahku. Ini bisa kuatasi sendiri.

Bersambung.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Comeback With You
8.1
Terjebak utang dan perdagangan manusia di Nepal sejak SMP, Laluna bertransformasi menjadi kriminal tangguh demi bertahan hidup. Sepuluh tahun berlalu, gadis asal desa kecil di Indonesia ini memilih menjadi pencuri alih-alih pelacur untuk membiayai keluarga dan menyelamatkan teman-temannya. Takdir mempertemukannya dengan tentara Indonesia yang menyamar dalam misi penyelamatan budak. Bersama, mereka berjuang melawan sindikat kejam demi pulang ke tanah air.
Sampul Novel DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK
9.7
Demi membalas kepedihan atas kematian sang ibu, Anggara nekat menculik Almaira. Ia bertekad menyiksa ayah gadis itu dengan cara memisahkan mereka selamanya. Namun, kedekatan yang terjalin justru menumbuhkan perasaan tak terduga di hati Anggara. Kini ia terjebak dalam dilema antara kebencian masa lalu dan cinta yang mulai bersemi. Mampukah kasih sayang menghapus dendam membara, sementara Almaira sendiri sangat membenci sosok yang telah menyekapnya?
Sampul Novel Dia Bukan Milikku
9.3
Letnan Imam mengutamakan tugas negara, namun pengkhianatan Serda Resti menghancurkan janji suci mereka. Meski Resti telah menjadi milik orang lain, bayangannya tetap ada. Pasca kecelakaan, Imam menemukan cinta baru pada Dokter Utami. Namun, penugasan ke Lampung mempertemukannya dengan Lita, pelajar yang mirip Resti. Saat kesetiaannya diuji, Utami memilih berpisah sementara Lita sudah memiliki kekasih. Siapakah yang akhirnya akan mengisi kekosongan hati sang Letnan?
Sampul Novel Husband billionare
8.3
Arkhana Jason, bos besar Grup Jason, hilang ingatan usai upaya pembunuhan oleh pamannya, Wira. Ia diselamatkan Nina di desa dan mereka pun menikah. Saat ingatannya pulih, Arkha menyamar demi membongkar kejahatan Wira, termasuk nasib orang tuanya. Setelah membalas dendam dan bersatu kembali dengan keluarganya, Arkha mendapati rumah Nina hancur akibat ulah istri Wira. Ia segera menyelamatkan Nina, mengungkap identitas aslinya sebagai miliarder, lalu memboyong mereka ke kota.
Sampul Novel INNOMINATUS : THE LOST CHILD
8.8
Seorang profesor ambisius melontarkan kutukan pahit kepada seorang bocah tanpa identitas. Ia meramalkan bahwa sang anak akan hidup dalam kesendirian total, tanpa ikatan, dan kehilangan semua hasil kerja kerasnya karena dikhianati dunia. Namun, bocah itu tidak gentar. Dengan senyuman tipis yang penuh teka-teki, ia menantang balik pernyataan sang ilmuwan. Ia menegaskan bahwa akhir dari permainan takdir ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan bagi siapa pun.
Sampul Novel Jiwa Pengganti
8.5
Hidup Amelia berakhir tragis di usia 27 tahun setelah kecelakaan fatal akibat patah hati. Namun, maut justru membawanya melintasi waktu dan bereinkarnasi ke dalam raga Castarica, seorang putri bangsawan yang dikenal kejam bak iblis. Amelia kini terjebak dalam kehidupan baru sebagai istri dari pria berhati dingin yang menyimpan ambisi rahasia. Mampukah ia bertahan hidup di tubuh antagonis ini sembari menghadapi suaminya yang penuh misteri dan rencana tersembunyi?