Sampul Novel The Ex Brother

The Ex Brother

9.3 / 10.0
Dalam novel romance The Ex Brother, ZeeZee yang pemberontak harus menghadapi Rhys, kakak tertuanya yang bengis. Saat rahasia status anak angkat terungkap, ZeeZee terjebak di antara rasa takut dan ketertarikan terlarang. Baca modern novel ini untuk mengikuti kisah young adult yang penuh misteri.
Ringkasan The Ex Brother
ZeeZee Dimitri Oxley dikenal sebagai pemberontak di keluarga Oxley yang membenci ketidakadilan. Hidupnya jungkir balik saat Rhys, kakak tertuanya yang kejam, mulai mengendalikannya seperti boneka. Meski awalnya merasa terancam, rasa takut ZeeZee perlahan pudar berganti kenyamanan. Namun, rahasia besar terungkap bahwa ZeeZee bukan anak kandung keluarga tersebut. Di tengah gejolak identitas dan ketertarikan yang kian dalam pada Rhys, mampukah cinta mereka bersatu?
Baca Selengkapnya

The Ex Brother Bab 1

Demi apa pun itu, tidak pernah selama dua puluh tujuh tahun hidupku, aku merasa setakut ini. 

Aku bersumpah, dia terlihat mengerikan jika dilihat dari sudut pandang manapun.

Dia, Rhys Dimitri Oxley. Kakak tertua yang meski aku takut bertatapan dengannya, seumur hidup, aku tak pernah memanggilnya dengan sebutan ‘Kakak’ kecuali, hanya empat huruf depan dari namanya itu.

Sekarang, si pria berumur empat puluh tahun itu, duduk di tepi ranjangku. Menatap lurus padaku yang hanya mengenakan jubah mandi beserta air yang masih menetes-netes dari ujung rambutku. Sial, di mana handuk kecilku?

Aku senang keramas di pagi hari menggunakan air dingin, dan membiarkan Ibu menuduhku sengaja melakukannya, untuk menghindari sarapan bersama para tamu penjilat keluarga Oxley, dengan alasan terserang flu.

Karena gugup, aku tidak berani mengangkat wajahku. Aku bahkan tak bisa menebak seperti apa raut wajah pria menakutkan yang lebih kejam dari Ayah itu, saat kini dia menatapku lekat-lekat.

Dia aneh, saat memiliki ide untuk masuk tanpa izin ke kamarku seperti ini, tanpa penjelasan apapun yang bersedia keluar dari mulutnya.

Lalu dari mana dia mendapatkan kunci kamarku?

“Berpakaianlah, kau harus ikut denganku.” Ucapannya bagai air es yang mengguyurku di pagi hari mendung, di saat tubuhku sudah sepenuhnya basah.

Aku masih diam menunggu. Hei, Kakak tertua, bukankah seharusnya kau pergi ketika Adik perempuanmu yang sudah dewasa ingin berpakaian? Sayang sekali, isi kepalaku itu tidak berguna di saat seperti ini. Aku tidak berani menyuarakan apa yang ada di dalam pikiranku padanya.

Karena aku selalu berhasil menyembunyikan semua itu jauh di dalam pikiranku. Maka diriku, tidak lebih baik dan hebat dari seorang pecundang.

“Apa yang kau tunggu?” Dia menatapku, tidak tajam, tidak menusuk, tapi ekspresinya begitu datar, dan bagiku itu lebih menakutkan.

“Ah, ya baik.” Dengan cepat aku membuka lemari pakaianku, meraih apa saja yang bisa, lalu berencana untuk mengenakan pakaian sambil bersembunyi di kamar mandi, itu akan terasa lebih menyelamatkanku.

“Kenakan ini.” Suaranya yang bagai angin dingin, membuatku beku.

Susah payah aku menoleh dan melihat bahwa ada pakaian yang terlipat rapi di atas ranjangku. Sungguh jangan tanya padaku, sejak kapan pakaian itu ada di sana, karena tentu saja, aku tidak tahu.

Mendekat, aku mengambil pakaian itu dengan pelan dari atas ranjang. Sempat bertatapan mata dengan Kakakku yang setengah gila itu, aku tersentak.

Ryhs, si pria kejam. Dia tidak menikah, tapi memiliki banyak wanita cantik di sekelilingnya. Entah bagaimana, mereka terlihat seperti piala bergilir di mataku.

“Kutunggu kau di luar, sepuluh menit.” Dia sudah berdiri, aroma maskulinnya menyebar dalam kamarku. Bahkan aromanya masih tersisa, ketika dia sudah menutup pintu, keluar tanpa menimbulkan suara lainnya.

Delapan menit, dan aku lega dengan kecepatan gerakku ketika setelan rok pensil dan kemeja putih sebagai dalaman, beserta blazer abu-abu di bagian luar bisa berhasil cepat melekat di tubuhku.

“Ganti sepatumu,” perintah Rhys, itu terasa menyinggung perasaanku.

Dia keberatan dengan pumps cokelat berbahan beledru yang kupakai. Jadi sekarang aku kebingungan dengan pilihan lain.

Tiga menit kemudian, aku kembali ke hadapannya bersama dengan dua pasang sepatu yang kutenteng. Dan dia menunjuk stilleto boots warna hitam daripada memilih sling back heels pink yang lembut.

Tanpa bicara, aku mengenakannya dan melempar sling back heels pink itu ke sudut ruangan. Membiarkannya tetap di luar kamarku tidak akan jadi berpindah kepemilikan, di rumah yang hanya berisi dua wanita, aku dan Ibu.

Pelayan wanita di keluarga kami hanya berkisar tiga atau empat orang, dan mereka tidak akan lancang mengambil sepatuku dengan berbagai pertimbangan.

Lagipula, mereka tidak berkeliaran sembarangan di rumah mewah bak istana ini. Kemunculan mereka bisa dihitung dengan jari, hanya pada saat pagi hari di jam membersihkan seluruh ruangan, menyiapkan sarapan, makan siang, dan malam.

Sisanya, mereka hanya akan datang jika diminta. Dan aku, paling enggan memanggil mereka untuk hal remeh di kamarku. Aku tidak suka siapapun mengacaukan kamarku. Pengecualian untuk Rhys, tentu saja. Pagi ini dia sudah seperti monster salju muncul begitu saja di kamarku.

“Pelajari ini ...” Dia menyodorkan sebuah dokumen padaku, tidak menatapku tapi terdengar bergumam, “jangan ada kesalahan, karena aku yang memilihmu.”

Serasa angin dingin meniup leherku, aku bergidik. Kenapa harus aku? Tapi sejak kapan aku berani melawannya? Aku hanya tidak patuh pada Ayah Ibu dan kelima saudara laki-lakiku yang lain, tapi tidak padanya.

Jangan tanyakan lagi padaku kenapa, aku sungguh tidak tahu. Aku selalu melihatnya seperti seseorang yang muncul dari kegelapan dengan pistol atau pedang berlumuran darah di tangannya.

Itu fantasiku tentangnya. Meski dia Kakak kandungku, aku hampir tidak bisa menganggapnya begitu. Dia berlawanan denganku. Rhys menguasai seluruh orang di rumah ini, siapapun itu, termasuk Ayahku sebagai pemimpin keluarga yang sebenarnya.

Hampir semua perkiraannya benar, dan Ayah tunduk pada apapun yang dikatakan olehnya. Dia si Anak emas. Begitu yang sering kudengar dari pembicaraan lima saudara laki-lakiku yang lain.

“Masuklah.” Dia membukakan pintu mobil mewahnya untukku, dan hebat, dia membuka pintu di samping sopir.

Itu berarti aku akan duduk di sampingnya, untuk pertama kali dalam hidupku, sepanjang usiaku selama ini.

Aku duduk dengan gugup, tidak tenang. Khawatir aku akan mendapat hukuman atas kejadian pagi kemarin.

Tapi kurasa, Ibuku lebih suka menghukumku dengan caranya seperti biasa, daripada mengadu pada Rhys tentang sikap kurang ajarku pada tamu di meja makan kami, saat sarapan pagi kemarin.

“Keringkan rambutmu, tetap biarkan tergerai berantakan.” Ucapan Rhys hadir bersamaan dengan handuk putih kecil yang kini sudah berada di pangkuanku.

Dia mulai mengemudi, dan itu luar biasa. Seingatku, tidak ada anggota keluarga kami yang mengemudikan mobilnya sendiri dan aku tidak pernah melihat hal seperti itu selama ini.

Kami tidak kekurangan sopir, tapi pagi ini dia menyetir sendiri dan berhasil membuatku ketakutan setengah mati.

Bukan tanpa alasan, aku pernah mendengar dari seorang tamu wanita yang hadir di pesta ulang tahun Ibu setahun lalu, bergosip bahwa Rhys pernah melemparkan dirinya keluar dari mobil, sementara kendaraan itu terjun bebas ke jurang bersama satu orang lain masih berada di dalam mobil, yang dia biarkan mati seorang diri jatuh ke dalam jurang.

Beberapa hari setelahnya, aku melihat wajah si wanita yang bergosip tentang Rhys itu, terpampang di sebuah majalah dengan tulisan berbelasungkawa di bagian bawah majalah, berisi berita bahwa si wanita ditemukan bunuh diri di kamar mandinya.

Itu memang bukan kebetulan. Rhys melakukan sesuatu pada orang-orang yang terlalu berisik.

Aku tidak berani menatap Rhys yang sedang menyetir. Kuakui, aku takut tanpa sebab padanya.

Seluruh anggota keluargaku gila, aneh, dan perusak. Entah pada Ibuku, aku belum melihat dia merusak sesuatu secara brutal seperti Ayah dan keenam saudaraku yang lain, paling buruk, Ibu hanya mematahkan tangan seorang wanita penggoda yang berniat menipu Ibu, berharap bisa bergabung dengan keluarga Oxley dengan menjadi Ibu tiriku.

“Apa yang kau tunggu? Ayo, turun.”

Bersambung.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi The Ex Brother

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Dendam Cinta dan wanita
8.3
Zheyya hanyalah gadis sederhana, sementara Kanha dikenal sebagai pemuda playboy. Meski berasal dari latar belakang kontras, kebencian di antara mereka perlahan berubah menjadi benih cinta. Di tengah dinamika obsesi dan keikhlasan, mereka belajar tentang arti mempertahankan serta melepaskan perasaan. Kisah ini mengeksplorasi emosi mendalam layaknya hujan di gurun pasir yang gersang. Akankah cinta mereka berhasil berlabuh di muara yang sama pada akhirnya?
Sampul Novel Jaring Kebohongan Suami Miliarderku
9.6
Sebagai istri miliarder teknologi bernama Kian, aku adalah penenang jiwanya. Namun, ia justru memberikan dana medis adikku kepada selingkuhannya demi suaka kucing. Saat kecelakaan tragis merenggut nyawa adikku, Kian membiarkanku terluka demi wanita itu. Puncak pengkhianatan terungkap saat aku ingin bercerai; pernikahan kami ternyata palsu dan penuh tipu daya. Kini, aku menghubungi pria dari masa laluku untuk membalas dendam dan menghancurkan kerajaan Kian.
Sampul Novel My Angel Baby Is Werewolf
9.2
Fiona Megan Olaf hanyalah mahasiswi biasa yang kerap menjadi korban perundungan. Namun, hidupnya berubah total di usia dua puluh tahun setelah pertemuannya dengan seekor serigala misterius. Kejadian tersebut mengungkap identitas aslinya sebagai keturunan werewolf. Sambil belajar menguasai kekuatan barunya, mampukah Fiona membalas dendam atas segala penindasan masa lalu dan memenangkan hati pria idamannya? Sebuah perjalanan takdir dan cinta dimulai.
Sampul Novel Suamiku Pengangguran Akut
8.7
Farida terjebak dalam pernikahan rumit bersama Adam, pria manja yang enggan bekerja. Sejak awal, hubungan mereka ditentang oleh Nadia, sang ibu mertua yang selalu menyudutkan Farida. Meski terus dihina sebagai beban, Farida terpaksa meminta bantuan pangan ke rumah Nadia demi bertahan hidup. Di bawah tekanan mertua yang dominan dan suami yang tidak bertanggung jawab, sanggupkah Farida mempertahankan rumah tangganya yang penuh penderitaan dan konflik ini?
Sampul Novel Wasiat Keluarga Valdevar
8.2
Wasiat Magnus Valdevar mewajibkan ketiga cucunya menikah berurutan sesuai usia. Rafael, sang pewaris sulung yang gila kerja, menolak terikat pernikahan meski hampir berusia tiga puluh. Khawatir nasib mereka terhambat, Caspian dan Lucian menjodohkan kakak mereka dengan Elara Vienne. Wanita berani ini tidak silau oleh harta Valdevar, kontras dengan sifat dingin Rafael. Akankah Elara menaklukkan Rafael, atau justru terjebak dalam ambisi keluarga besar ini demi kelanjutan takdir mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan