Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Ceo Is My Husband

The Ceo Is My Husband

Kisah ini mengikuti dinamika unik seorang gadis remaja berusia enam belas tahun yang menjadi pusat perhatian seorang CEO sukses. Meski terus dikejar, ia merasa jengah dan bosan karena sang pria selalu muncul di hadapannya. Namun, sang CEO justru tidak pernah merasa lelah sedikit pun untuk menatap wajah gadis tersebut. Perbedaan usia dan keteguhan hati sang pria menciptakan interaksi yang penuh warna dalam hubungan mereka yang tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 2

Nawa sudah 3 bulan kerja paruh waktu di PetCare la-tansa

Tempat perawatan hewan dan jasa penitipan hewan.

Ia bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidupannya, ibu dan adiknya yang berusia 6th, nawa bekerja dari jam 3 sore sampai jam 10 malam.

Nawa senang dengan pekerjaannya, karna ia juga sangat menyukai hewan.

~🌱~

Nawa membuka tokonya, ia menyapu toko, memeriksa keadaan hewan lalu diberi makan.

Nawa mengeluarkan satu anak kucing, ia mengelus ngelus kucing itu dan ajaknya bermain bersama. Keadaan toko saat itu sepi jadi Nawa bisa bermain bersama hewan hewan disana.

Saat Nawa tengah asik bermain dengan seekor anak kucing, tiba tiba pintu toko terbuka.

Nawa menoleh ke arah pintu dan ia terkejut karna pengunjung yang datang itu adalah pria waktu itu.

Nawa melotot dan mendongak keatas melihat pria itu karna Nawa dalam posisi duduk dilantai.

Pria itu terkejut melihat gadis yang selalu ia jumpai ternyata ada di pet care ini.

"Hmm permisi" ucap Maven

Nawa meletakan anak kucing dan berdiri dari posisi duduknya tadi, "iya ada apa?"

"Orang petcare ini kemana?"

"Saya om, karyawati" sahut Nawa dengan wajah datar

Maven tercengang melihat ungkapan Nawa, "kamu?"

Huhhh sabar Nawa sabarrr, dia om om yang ngeselin tadi, Tapi kenapa harus gue

"Iya om, saya" dengan penuh senyum terpaksa "ada perlu apa?" Sambung Nawa.

"Saya mau grooming"

"Hah?? Om mau di grooming?" Ucap Nawa kaget

"Eh bukan saya tapi ini" melihatkan kucingnya didalam kandang.

"Oh bilang, sini kucingnya" mengambil kucing dari tangan Maven.

Maven hanya melihat Nawa dan tidak menyadari jika Nawa sedang bertanya kepadanya. "Ini kucing grooming apa?" Ucap Nawa ingin menulis di buku.

Nawa tidak melihat ke arah Maven, tapi karna Maven diam Nawa menoleh ke arah Maven dan benar saja Maven tak mendengarkan ya. Ia menatap Nawa seperti terpaku.

"Haduuuhhh, om!!!" pekik Nawa dengan nada agak keras.

Dan membuyarkan tatapan Maven yang melekat ke arah Nawa, "iya ada apa?"

"Ini kucingnya ada gangguan kah?"

"Gak kok, kucingnya sehat"

"Oh, berarti grooming sehat ya" Nawa menulis kedalam buku

Maven hanya mengangguk dan masih saja menatap Nawa.

"Mau dijemput jam berapa?" Ujar Nawa

"Saya tungguin aja"

"Oh yaudah tunggu disana saja" menunjuk kursi disudut sana.

Maven menoleh ke arah Nawa tunjuk, "tapi saya mau liat proses groomingnya boleh?" Ujar Maven dan menoleh kembali kearahnya Nawa

Ya ampun ribet banget ni orang gumam Nawa didalam hati. "Boleh silahkan" membawa kucing Maven kedalam.

Maven mengikuti Nawa dari belakang dan melihat proses grooming.

Nawa tersenyum melihat kucing Maven diam saja jika dimandikan "Hai mpuss, senang ya mandinya" ucap Nawa dengan tersenyum lebar.

"Namanya siapa om" tanya nya yang melihat kearah Maven

Maven yang memperhatikan Nawa tak lepas dari pandangannya "Moni"

"Haii Moni"

Setelah selesai grooming Nawa pun mengeringkan moni dengan menggunakan hair drayer kucing. Sedang mengeringkan Maven pun bertanya sesuatu kepada Nawa.

"Nawa, kamu kerja disini?"

Nawa tak terkejut mendengar Maven mengetahui namanya karna teman tercintanya itulah yang memberi tahu namanya.

"Iya om" ucapnya singkat dan masih terus mengeringkan moni

"Kamu gak mau bertanya, saya tau Nama kamu darimana?"

"Gak om"

"Saya tau dari teman kamu, kemarin waktu itu saya menanyakan nama kamu" padahal Nawa udah bilang gak mau bertanya tetap juga dibilang.

Nawa tak menanggapi ucapan Maven dan ia hanya terus memperhatikan Moni.

Setelah semuanya selesai "ini om sudah" ucap Nawa memberikan moni kembali.

"Berapa?"

"150rb om"

"Oh ya, tunggu sebentar" Maven mengambil uangnya didompet dan mengeluarkan uang 200rb "Ini ya Nawa" sambungnya.

"Tunggu om kembaliannya" Nawa mengambil uang 50rb "Ini om" menodorkan uangnya.

"Gak usah kamu pegang aja dulu, mana tau nanti saya kembali"

"Lebih baik om ambil ini, biar gak kembali lagi" ucap Nawa dan memberi uang tersebut dengan paksa ke tangan Maven.

Maven tertawa melihat Nawa "Kamu segitunya gak ingin ketemu sama saya" ujarnya dengan tawa terkekeh.

"Bukan masalah itu om, saya emang suka risih gakjelas"

"Yaudah kalau gitu saya permisi"

"Ya om kalau bisa gak usah balik balik kesini" pekik Nawa dengan nada agak keras dan didengar oleh maven.

Sampainya didepan mobil Drrtt... drrttt..

Maven tidak menghentikan langkahnya dan mengangkat panggilan masuk.

PANGGILAN BERLANGSUNG...

"Ya ada apa No?"

"Lo dimana sih vin" -Jino

"Gue barusan dari petcare"

"Lah? Lo gak ingat lo ada meeting ini" -Jino

"Ingat gue, makanya gue berangkat sekarang"

"Cepat, daripada gue yang mulai nih meeting" -Jino

"Ya bagus dong, jadi gue gak capek capek lagi"

"Aghh gak jadi gak jadi" -Jino frustasi melihat bos nya

PANGGILAN BERAKHIR...

Maven kembali ke apart nya terlebih dahulu untuk meletakan Moni barulah ia berangkat ke kantornya

To be continued

Jino Matthew

Pengabdi setia ceo sandbox berusia 26tahun.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO yang Penyayang Ingin Go Public
9.6
Elia dikenal publik sebagai pria sopan yang tertutup, namun aslinya dia sosok kejam yang menjerat Ashley dalam gairah. Hubungan rahasia mereka membuat Ashley aman dari gangguan siapapun. Keadaan berubah saat Ashley mual di depan umum. Elia yang biasanya dingin justru berlutut dan membelai perutnya dengan lembut. Sang CEO pun meminta Ashley untuk meresmikan hubungan mereka di depan semua orang, serta berjanji akan memberikan segalanya demi dirinya.
Sampul Novel Dalam Genggaman Sang Penguasa
7.9
Jonathan Smith berhasil mengubah nasibnya dari kemiskinan menjadi orang terkaya di kota Rivera berkat kecerdasan dan kerja kerasnya. Meski banyak rival bisnis dan musuh berusaha menjatuhkannya, ia tetap tak tergoyahkan di puncak kekuasaan. Kerajaan bisnisnya justru kian perkasa dan tak tersentuh setelah ia resmi menjabat sebagai Perdana Menteri. Kini, Jonathan berdiri angkuh mengendalikan segalanya dari kursi kepemimpinan tertingginya.
Sampul Novel Gairah Liar dan terpendam Sang CEO
9.3
Nindy terjebak dalam situasi mencekam saat Devien, sang CEO yang terobsesi, menyatakan ambisinya untuk memilikinya secara paksa. Meski Nindy berteriak histeris meminta pertolongan, upayanya sia-sia karena mereka berada di ruangan kedap suara yang mengisolasi segalanya. Hasrat liar yang selama ini terpendam dalam diri Devien kini meluap sepenuhnya, membuatnya tak terkendali dalam mengejar keinginan nafsunya tanpa memedulikan penolakan dari Nindy.
Sampul Novel Gairah Terpendam Tuan Ahli Waris
7.9
Jill merasa hancur setelah dikhianati oleh kekasihnya selama tiga tahun. Di tengah kemarahannya, ia justru terlibat cinta satu malam yang panas dengan Revel, seorang pewaris kaya raya yang selalu memancing emosinya. Meski awalnya hanya hubungan singkat, sosok Revel terus membayangi pikiran Jill. Apakah ini cinta atau sekadar obsesi? Keadaan menjadi semakin rumit saat terungkap bahwa Revel ternyata memiliki kaitan rahasia dengan masa lalu Jill yang tak terduga.
Sampul Novel Menaklukan CEO Mesum
8.2
Bianca terjepit utang satu juta dolar akibat penggelapan dana ibunya. Demi membebaskan sang ibu dari penjara, ia menemui Steve Dvalton, CEO pusat di Singapura. Namun, negosiasi itu berubah menjadi tawaran gelap: Bianca harus menjadi pemuas nafsu Steve. Di tengah dilema antara kesetiaan pada kekasihnya dan keselamatan ibunya, Bianca terpaksa memulai hubungan panas yang penuh tipu daya. Steve merasa tertantang oleh kegilaan Bianca yang menggairahkan di ranjangnya.
Sampul Novel Menikahi Ceo
8.7
Arga adalah CEO yang belum pernah jatuh cinta hingga ia bertemu Raisya, siswi SMA tangguh yang hidup bersama kakaknya. Ketidaksengajaan di depan rumah membawa Raisya terus menggoda Arga hingga benih asmara tumbuh. Namun, hubungan unik ini terputus saat Raisya kuliah ke luar negeri dan melupakan Arga. Saat kembali, Arga ternyata sudah bertunangan. Akankah cinta gila mereka bersemi kembali, atau Arga justru memilih tetap setia pada tunangannya?