Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpisah Antara Dua Dunia

Terpisah Antara Dua Dunia

Semua orang mengira John adalah suami idaman yang sangat memuja Talita. Namun, kenyataan pahit perselingkuhan John memaksa Talita mengambil langkah ekstrem. Melalui bantuan sistem unik dalam novel fantasi modern ini, ia merencanakan kematian palsu dengan melompat ke laut di tempat mereka pertama kali bertemu. Di hari kelima belas, Talita berhasil menghilang sepenuhnya, meninggalkan John yang kini harus menghadapi penyesalan mendalam dan pencarian yang sia-sia hingga nyaris gila.
Bab
Bagikan

Bab 5

Sebenarnya surat cerai sudah dicetak sejak lama, tapi karena John terus berada di rumah beberapa hari ini, Talita malas menimbulkan keributan, jadi dia belum mengambilnya.

Setelah mengambil surat itu, dia pun mengemudi pulang.

Suara sistem yang dingin terdengar, [Setelah malam ini, tuan hanya punya 7 hari tersisa di dunia ini. Jalur pelepasan telah terbuka 50%. Mohon selesaikan semua urusan dalam waktu 7 hari yang tersisa.]

Setelah itu, sistem menghilang begitu saja. Talita tetap menyetir dengan wajah datar.

Tiba-tiba, dia melihat Ivy sedang berjalan menuju restoran barbeque di pinggir jalan.

Dia tertegun selama beberapa detik, lalu menghentikan mobilnya.

Saat makan siang tadi, sebenarnya Talita sempat samar-samar mendengar sedikit isi percakapan telepon John.

Tak banyak, tapi cukup untuk menangkap kata-kata “pesta perayaan” dan “pacar”.

Entah kenapa, dia malah mengikuti Ivy masuk ke ruang makan tempat mereka berkumpul.

Begitu Ivy masuk, langsung terdengar suara riuh menyambut.

“Wah, pacar penyanyi besar datang juga!”

Ivy membalas sapaan mereka dengan anggukan sopan, “Halo semuanya.”

“Ayo, silakan duduk. Kalau masih ada yang mau dipesan, bilang saja. Jangan sampai John bilang kami nggak menjamu pacarnya dengan baik.”

Tawa menggema di ruangan. John berbatuk pelan, lalu menarik Ivy duduk di sebelahnya.

“Nggak perlu repot-repot, Ivy lagi nggak boleh makan makanan seperti ini.”

Melihat Ivy malu-malu dan pipinya merah merona, suasana sempat hening beberapa detik, hingga seseorang memecah kesunyian.

“Nggak bisa makan seperti ini … jangan-jangan dia hamil?”

Ivy menunduk, tubuhnya sedikit bersandar ke arah John.

Semua orang langsung tahu jawaban dugaan mereka.

Setelah diam beberapa saat lagi, seseorang berkata, “Kalau begitu, harus dirahasiakan nih. Jangan sampai Kak Talita tahu.”

Mendengar itu, wajah John langsung membeku dan memucat.

Ivy menatapnya dengan cemas.

Di luar ruang makan, Talita menyipitkan matanya. Rasa dingin menjalar dari ujung kaki hingga ke ubun-ubun, berubah menjadi amarah.

Seakan ada sesuatu dalam pikirannya yang tiba-tiba meledak.

Dia mengenal semua teman John, tapi demi menjaga privasinya, selama ini dirinya memang jarang berinteraksi dengan mereka.

Namun, mereka semua tahu siapa dirinya, tahu kisah antara dirinya dan John.

Dan sekarang, tampaknya mereka juga tahu soal keberadaan Ivy.

Talita menarik napas dalam-dalam, lalu tersenyum manis dengan sopan dan tiba-tiba mendorong pintu ruang makan.

“Halo semuanya, kebetulan aku lewat sini, jadi mampir menumpang makan, ya.”

Yang menyambutnya hanyalah keheningan sepuluh detik.

Begitu Talita masuk, ekspresi John dan teman-temannya langsung kaku, sangat tidak enak dipandang.

Talita tersenyum dan memandang satu per satu wajah mereka.

“Kenapa? Nggak menyambutku?”

Barulah yang lain sadar dan buru-buru menyahut, “Mana mungkin, ayo silakan duduk, kak.”

Namun, di sebelah John ada Ivy, jadi tidak ada tempat kosong. Orang yang barusan bicara hanya bisa tersenyum canggung, bingung mau menempatkan Talita di mana.

Pandangan John terus menatap ke arah Talita. Dia berdiri secara reflek.

Namun, Talita sama sekali tak terganggu, dia langsung duduk di hadapan John, “Nggak perlu repot, aku duduk di sini saja.”

John pun mengernyit.

Di tengah makan, Talita menatap Ivy dan berkata, “Kamu pasti Ivy, ya? Aslinya memang lebih cantik dari di MV.”

“Eh, kalau dilihat-lihat, wajahmu mirip denganku waktu muda.”

Mendengar itu, tubuh John langsung menegang, “Dia nggak secantik kamu waktu muda.”

Talita menaikkan alis, sedangkan wajah Ivy langsung pucat, sorot matanya menyiratkan kesedihan.

Yang lain hanya saling pandang, tak ada yang berani bicara.

Namun dalam sekejap, Ivy sudah kembali menunjukkan senyuman lembut, seakan tak peduli dengan ucapan John barusan.

“Kamu nggak makan? Dari tadi duduk, tapi belum sentuh makanan sama sekali,” tanya Talita pada Ivy.

Ivy tersenyum, tangannya menyentuh perutnya dan menjawab, “Aku lagi hamil, nggak bisa makan makanan yang berminyak begini.”

Sambil bicara, dia juga menoleh ke John dengan ekspresi penuh makna.

Suasana menjadi semakin tegang, tak ada yang berani bersuara.

John tak menghiraukan tatapan Ivy dan malah menatap Talita dengan kening berkerut. Dia ingin bicara, tapi Talita lebih dulu buka suara,

“Oh, memang harus lebih hati-hati kalau lagi hamil.”

Nada bicaranya seolah tak menyadari ada yang aneh.

Namun tiba-tiba, Talita meletakkan alat makannya dan berdiri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bisikan Abu
7.8
Di kekaisaran pemuja api, Asha menyamar sebagai gadis bisu saat dikirim ke kuil Ezen. Ia memiliki bakat terlarang membaca memori dari abu, mengungkap sejarah perang yang terkubur. Bersama Kael, pejuang penuh rahasia, Asha menelusuri asal-usulnya di tengah konspirasi besar. Hubungan mereka tumbuh saat pemberontakan pecah. Melalui ritual dan pelarian berbahaya, kekuatan Asha menjadi penentu apakah dunia akan bangkit kembali atau musnah selamanya dalam kehampaan.
Sampul Novel Cintya Persusuan  Di Balik Tahta
8.7
Sebagai selir yang paling dimanja karena keunikan tubuhnya, Rona terjebak dalam takdir rumit di istana. Keistimewaan fisiknya membuat Kaisar dan Pangeran Surowi terobsesi hingga melahirkan ide gila untuk berbagi dirinya. Saat Pangeran Surowi menawarkan status demi pengabdiannya, Rona yang sadar akan posisinya sebagai budak biasa mencoba menolak demi mempertahankan harga diri. Di bawah tatapan penuh kuasa sang Kaisar, ia harus menghadapi intrik perebutan takhta dan romansa fantasi yang berbahaya.
Sampul Novel Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
8.3
Silvia mengorbankan segalanya demi Sienzo, bahkan ayahnya menggelontorkan investasi 20 triliun demi pernikahan mereka. Namun, malam pernikahan menjadi awal petaka mengerikan saat Sienzo menyerahkannya pada belasan temannya sebagai balas dendam atas kepergian kekasihnya, Tina. Setelah dikurung hingga tewas mengenaskan bersama bayinya, Silvia tiba-tiba terbangun di masa lalu, tepat saat Keluarga Gunawan memohon investasi. Kini, takdir berputar dan Sienzo yang akan menangis memohon ampun.
Sampul Novel Iblis Suci
9.1
Limdong tumbuh dalam kesendirian setelah orang tuanya tewas demi publik. Ia dikucilkan karena kekuatan dahsyat di tubuhnya sering meledak tanpa kendali, membuat siapapun tak berdaya melawannya. Demi mencari perhatian yang tak pernah ia dapatkan, Limdong sering bertingkah jahil, namun hal itu justru membuatnya kian dijauhi. Di tengah pengasingan sosial tersebut, ia memendam ambisi besar untuk menjadi Raja. Mampukah sosok yang dianggap aneh ini meraih mimpinya?
Sampul Novel Living with Mr. Arrogant
9.2
Zinnia Shafira tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis setelah insiden tabrakan di tangga. Secara misterius, jiwanya tertukar dengan Reyner Eka Sukmajaya, bosnya yang sangat angkuh dan dingin. Meski sempat kembali normal, fenomena aneh ini terus berulang hingga mengganggu aktivitas mereka. Demi menjaga reputasi, Reyner memaksa Zinnia tinggal bersama dan terlibat dalam pernikahan kontrak. Di tengah konflik, benih cinta mulai muncul, namun luka pun menyertai perjalanan mereka.
Sampul Novel PENDEKAR Sabda JAGAD
8.4
Jalu Sajiwo, seorang yatim piatu, memulai pengembaraan demi menuntut keadilan bagi keluarganya. Dahulu, Sekte Rajawali Emas sangat perkasa sebelum fitnah keji dari rival-rivalnya menghancurkan kejayaan mereka. Di masa kepemimpinan Ki Respati, ayah Jalu, sekte ini terus ditindas dan dihina. Kini, Jalu harus berjuang di tengah intrik, pengkhianatan, dan duel maut untuk membersihkan nama baik sekte serta membawa Rajawali Emas kembali ke puncak tertinggi dunia persilatan.