Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam

Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam

Natalia dijebak ibu tirinya untuk menikahi Jasper, pria yang dikenal cacat dan buruk rupa. Meski sempat kabur, ia justru jatuh hati pada pria yang menyamar jadi rakyat jelata itu. Kehidupan harmonis mereka goyah saat Natalia tahu Jasper sebenarnya miliarder sehat yang memalsukan kelumpuhan serta sisa usianya. Saat rahasia besar ini terbongkar, Jasper yang panik hanya bisa berlutut dan memohon Natalia tenang demi bayi mereka yang sedang dikandung.
Bab
Bagikan

Bab 2

Rasa tidak nyaman yang dirasakan Natalia begitu tak tertahankan sehingga dia merasa seolah-olah pembuluh darahnya akan pecah.

Fara sungguh kejam! Natalia hanya menyesap sedikit kopi itu, tetapi pengaruh obatnya sudah sangat kuat. Dia benci memikirkan apa yang akan terjadi jika dia minum lebih dari seteguk.

Natalia merasa kepalanya akan meledak, tetapi pada saat yang sama, dia merasakan tubuhnya kesemutan. Selain itu, dia merasa sangat kehausan, seolah-olah dia telah berjalan di padang pasir yang kering selama berabad-abad.

"Air ... aku butuh air ...."

Natalia dengan susah payah mengeluarkan beberapa kata lagi dari bibirnya. Tenggorokannya terasa begitu kering dan tubuhnya begitu panas sampai-sampai dia ingin menenggelamkan dirinya dalam sebuah bak es.

"Aku akan membawamu ke rumah sakit sekarang."

Pria itu dapat mengetahui apa yang terjadi dengan Natalia dalam sekejap.

"Tolong aku! Kumohon! Aku akan melakukan apa pun untukmu ...." Natalia tiba-tiba meraih tangan pria itu dengan putus asa. Pria ini adalah harapan terakhirnya di tengah tempat sunyi dan terpencil ini.

"Tunggu sebentar lagi."

Pria itu mengerutkan kening dengan dingin. Dia tidak pernah ikut campur dalam urusan orang lain. Jika kejadian ini terjadi di hari lain, dia hanya akan mengusirnya dari mobil. Namun, entah kenapa, dia merasa kasihan saat melihat keputusasaan di mata Natalia.

"Terima kasih ...."

Natalia mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan tulus. Bahkan, tidak pernah terlintas dalam benaknya bahwa pria di depannya akan melakukan hal buruk padanya.

Satu-satunya hal yang membuatnya tetap terjaga adalah keinginan kuat untuk bertahan hidup.

Natalia mempererat cengkeramannya di tangan pria itu dan menangis sedih. "Aku tidak ingin mati!"

Mata pria itu menyipit dan senyuman muncul dari sudut mulutnya. "Kamu wanita yang beruntung. Kamu tidak akan mati hari ini."

Saat ini, Natalia terlihat seperti putri duyung cantik yang terdampar. Dalam balutan gaun renda berwarna putih, wajahnya memerah dan tampak memesona.

Pria itu membeku di tempatnya. Wanita tak berdaya di kursi belakang sangatlah menggoda.

Suaranya tiba-tiba menjadi serak. "Namaku adalah Jasper Bagaskara. Kamu berutang budi padaku."

Pada saat itu, kesadaran Natalia sudah mulai hilang dan dia tidak bisa mengingat apa yang dikatakan oleh pria itu.

Jasper menginjak gas dan langsung melesat ke rumah sakit di bawah Grup Bagaskara. Beberapa menit kemudian, dia menyerahkan Natalia ke dokter.

Malam ini, Natalia mengalami sebuah mimpi yang berliku-liku. Dia memimpikan malam beberapa tahun yang lalu.

Saat dia terbangun keesokan harinya, hari sudah siang.

Kenangan semalam membanjiri pikirannya. Saat dia menyadari di mana dia berada, dia merasa tercekat.

Sementara dia berhasil bertahan hidup, mustahil baginya untuk bersama Romli tercinta.

Natalia kemudian memperhatikan bahwa ada seorang pria yang tertidur tengkurap di tepi tempat tidur. Dia adalah pria yang sangat tampan dan Natalia bahkan tidak bisa berhenti mengagumi penampilannya yang menawan.

Fitur wajah pria itu terlihat sangat jelas dengan alis tebal dan hidung yang mancung.

Kemudian, tatapannya mengembara ke lengannya yang kuat.

Tadi malam, dia berada dalam situasi yang tidak berdaya, tetapi pria ini sama sekali tidak menyentuhnya dan mengantarnya ke rumah sakit.

Kedua pipi Natalia langsung memerah.

Apa yang barusan dia pikirkan?

Apa dia mengharapkan sesuatu terjadi?

Dia pasti sudah gila!

Melihat bahwa pria itu belum bangun, Natalia dengan hati-hati duduk di tempat tidur. Gerakan kecil tersebut membuat pria itu terbangun.

"Habis manis sepah dibuang, apa kamu mencoba menyelinap pergi setelah aku menyelamatkanmu?"

Jasper merentangkan tangannya dengan malas dan melirik Natalia dengan senyum tipis di wajahnya.

Dia sudah bangun sejak tadi.

Jika dia tetap tidur, wanita ini pasti akan kabur.

"Kamu berutang budi padaku untuk tadi malam. Apa kamu akan melarikan diri begitu saja?"

"Hah? Tidak, aku ... aku tidak ...." Natalia kehilangan kata-katanya. Memang benar pria ini telah menyelamatkannya saat dia berada di dalam keadaan terburuk dan dia merasa bersalah setelah mendengar perkataannya yang tajam. "Terima kasih."

"Itu adalah pertama kalinya bagiku. Apa menurutmu sebuah ucapan terima kasih yang sederhana sudah cukup?" Jasper menatap Natalia dengan tatapan menyedihkan.

"Apa yang pertama kali?"

Pria itu membuatnya terdengar seperti sesuatu telah terjadi di antara mereka berdua.

"Pertama kali aku ikut campur dalam urusan orang lain."

Mendengar ini, Natalia diam-diam menghela napas lega. Kemudian, dia mendapatkan kembali ketenangannya dan menjelaskan, "Ibu tiriku ingin menikahkanku dengan seorang pria cacat yang sekarat. Aku lebih baik mati daripada menikah dengannya. Omong-omong, terima kasih banyak sudah menyelamatkanku."

'Wanita ini lebih memilih mati daripada menikah dengan pria itu?'

Melihat ekspresi gugup di wajah Natalia, Jasper tersenyum main-main. "Sebenarnya, kemarin adalah hari pernikahanku. Tapi, setelah apa yang terjadi, aku khawatir aku tidak akan bisa menikahi pengantin wanitaku lagi. Kamu harus menebusnya dengan memberiku seorang pengantin baru."

"Apa? Ya Tuhan! Aku minta maaf. Aku benar-benar tidak tahu kamu seharusnya menikah tadi malam!" Natalia merasa sangat menyesal. Akan tetapi, bagaimana dia bisa memberinya seorang pengantin baru? Jelas, pria ini sedang mempersulitnya.

"Lupakan. Kamu sangat cantik dan gaun pengantinmu terlihat sangat mahal. Kamu tidak akan menyukai pria miskin sepertiku." Jasper mendecakkan lidahnya karena kecewa.

Saat Natalia melihat betapa kesalnya pria itu, dia tiba-tiba berkata, "Ini tidak seperti yang kamu pikirkan."

Jasper tersenyum dan meraih tangannya. "Kalau begitu kembalilah bersamaku untuk menemui kedua orang tuaku sekarang."

"Apa? Tidak, tidak sekarang ...." Natalia menarik tangannya dengan canggung. "Aku harus mengurus sesuatu terlebih dahulu. Aku akan memberi nomor ponselku padamu. Kita akan berkomunikasi lagi nanti."

Hal pertama yang harus dia lakukan sekarang adalah menghadapi ibu tirinya.

"Baiklah." Jasper menganggukkan kepalanya dan berhenti menggodanya.

Natalia mencatat nomor ponselnya dan bergegas pergi. Namun, tanpa sepengetahuannya, dia telah menuliskan angka yang salah.

Jasper menyaksikan Natalia kabur dengan tatapan penuh ketertarikan.

Kemudian dia melirik kalung yang ditinggalkan Natalia di tempat tidur dan terkekeh.

Tiba-tiba, ponselnya berdering.

"Jasper, pengantin wanita melarikan diri dan kami tidak tahu di mana keberadaannya. Adapun kamu, di mana kamu tadi malam? Apa ada yang lebih penting daripada pernikahanmu sendiri?"

"Aku bersama dengan pengantin wanita." Sentuhan kelembutan yang langka melembutkan mata Jasper saat menyebut Natalia.

Dia tidak menyangka bahwa takdir akan membuat pengantinnya kabur dari pernikahan dan bertemu dengannya, sang pengantin pria.

Pernyataan sederhana Jasper mengejutkan Lasro Hasanuddin, pria yang berada di ujung telepon.

"Apa kamu bercanda? Aku baru saja mengatakan, pengantinmu melarikan diri. Biarkan aku memberitahumu, Keluarga Revaldi sangat berani. Pengantin wanita yang seharusnya kamu nikahi adalah Alisa. Tapi mereka malah mengirim Natalia. Alisa telah menikah dengan Keluarga Oktario!"

Jasper adalah orang pintar, dengan hanya berpikir sejenak, dia langsung tahu apa yang terjadi.

Lasro lalu menambahkan, "Kakekmu bilang beliau akan menunggumu untuk menangani masalah ini."

"Kirim orang ke Keluarga Revaldi untuk membatalkan pernikahan."

Setelah terdiam sebentar, Jasper menambahkan, "Tidak perlu mempersulit Keluarga Revaldi."

"Apa yang kamu bicarakan? Mereka sudah menipumu. Alisa menikah dengan Keluarga Oktario. Bagaimana kamu bisa membiarkannya begitu saja?"

Lasro merasa sangat terkejut. Jasper biasanya tidak akan melepaskan orang-orang yang menyinggung perasaannya.

Jasper seharusnya menyimpan dendam yang mendalam terhadap Keluarga Revaldi karena telah menipunya dan menikahkan pengantin aslinya dengan pria lain.

"Lakukan apa yang aku katakan," perintah Jasper.

Lasro mau tidak mau harus mengingatkannya, "Tiga mantan istrimu sudah 'mati'. Jika kamu membatalkan pernikahan ini, anggota Keluarga Bagaskara yang lain akan menemukan sesuatu yang salah. Pada saat itu, semua usaha kita sebelumnya akan berakhir sia-sia."

Jasper merenungkan hal ini selama beberapa detik. Akhirnya, dia berkata, "Yang ini tidak perlu 'mati'."

"Apa?" Lasro merasa bingung dan tidak mengerti apa yang ada di benak Jasper.

Alih-alih menjawab pertanyaannya, Jasper malah mengubah topik pembicaraan. "Siapkan aku satu unit mobil murah."

"Untuk apa?"

"Mengejar istriku."

….

Saat Natalia tiba di pintu gerbang rumahnya, dia menemukan ayahnya, Gading Revaldi dan Fara sedang mengantar seorang pria paruh baya pergi dengan hormat.

Inilah pria yang dikirim oleh Keluarga Bagaskara untuk membatalkan pernikahan.

Saat itu, Keluarga Bagaskara ingin putri Gading menikah dengan keluarga mereka, tetapi sekarang, mereka tiba-tiba membatalkan pernikahan. Pengantin wanita telah melarikan diri, tetapi Keluarga Bagaskara tidak mempersulit Keluarga Revaldi. Gading terkejut dengan keringanan hukuman mereka.

Setelah pria itu masuk ke dalam mobil dan pergi, Gading menyeka keringat dingin di keningnya. Saat dia melihat Natalia, dia dengan kasar membentak, "Natalia, lihat apa yang sudah kamu lakukan! Kamu masih memiliki keberanian untuk menunjukkan wajahmu di sini. Jika Keluarga Bagaskara tidak menunjukkan belas kasihan pada kita, kita pasti akan bangkrut."

Natalia menatap ke arah Gading dan dengan dingin menjawab, "Ayah, apa Ayah tahu apa yang terjadi tadi malam?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Manis Sang Ratu Miliarder
9.0
Pasca diusir, Helen menyadari bahwa ia bukan putri kandung di keluarganya. Meski dirumorkan kembali ke keluarga miskin yang eksploitatif, kenyataan justru berkata lain. Ayah kandungnya adalah miliarder yang sangat memanjakannya. Di balik itu, Helen memegang paten desain bernilai fantastis dan menjadi mentor astronomi nasional. Saat orang lain menanti kegagalannya, ia justru meraih status legendaris dan menarik perhatian pria misterius yang berkuasa.
Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang sang ayah angkat, Maya yang baru berusia 22 tahun terpaksa mengorbankan karier dan masa depannya untuk menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A. Pengusaha ternama ini dikenal tak pernah puas hanya dengan satu wanita. Di tengah kehidupan rumah tangga yang penuh rintangan dan misteri yang terus menghantui, Maya tetap berusaha mempertahankan kebaikannya meski sering dipandang rendah. Akankah ia mampu bertahan dalam pernikahan ini?
Sampul Novel Diawali Dengan Penceraian
8.2
Setelah diusir dari Keluarga Wilton, Gerald harus menjalani hidup penuh kemiskinan selama lima belas tahun. Nasibnya kian terpuruk saat ia dicap sebagai menantu tidak berguna dan diceraikan oleh Clarisa setelah dua tahun mereka membina rumah tangga. Namun, siapa sangka bahwa perpisahan pahit tersebut justru menjadi titik balik besar dalam hidupnya. Inilah awal dari babak baru perjalanan Gerald yang penuh kejutan setelah statusnya sebagai suami berakhir.
Sampul Novel Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya
9.4
Ella terjebak dalam dilema rasa terhadap William, sahabat masa kecilnya yang kini menjadi pewaris tunggal kaya raya. Meski William menganggap Ella sosok terpenting, ia justru jatuh hati pada Camelia. Posisi Ella kian sulit saat ia dituduh sebagai penghambat asmara mereka, sementara William tidak peka atas penderitaan batin sahabatnya itu. Akankah William tetap memprioritaskan Ella, atau justru Camelia akan memutus ikatan lama mereka selamanya?
Sampul Novel HATE BEING A RICHMAN
8.3
Tsabit adalah yatim piatu sukses di Woodela yang tetap rendah hati meski kaya raya. Namun, dunianya hancur saat rahasia kelam orang tuanya terungkap. Ia terjebak cinta terlarang dengan Shakeela yang ternyata adalah saudara sedarahnya sendiri. Kenyataan pahit ini membuat Tsabit membenci kekayaannya dan menyesali pertemuan mereka. Meski dosa masa lalu memisahkan keduanya, ikatan tulus yang telah terjalin lama membuat mereka sangat sulit untuk saling melepaskan.
Sampul Novel Istri Pengganti Tuan Muda!
8.8
Demi menjaga martabat keluarga Wijaya dan Maduswara, seorang ayah memohon kepada putrinya untuk menjadi pengantin pengganti. Jika pernikahan besar ini sampai batal, reputasi leluhur mereka akan hancur seketika. Tak hanya itu, nasib perusahaan yang telah dibangun sang ayah selama bertahun-tahun kini berada di ujung tanduk. Sang putri pun dihadapkan pada pilihan sulit untuk menyelamatkan kehormatan serta masa depan bisnis keluarganya.