Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terperangkap Kebencian Tuan Muda

Terperangkap Kebencian Tuan Muda

Thalia Anastasia adalah gadis kaya yang angkuh dan sangat membenci rivalnya, Abian Tristan. Namun, nasib Thalia berubah drastis saat keluarganya bangkrut, memaksanya berpura-pura tetap makmur. Ternyata, kejatuhan tersebut adalah rencana licik Abian. Terjepit dalam kekuasaan Abian yang penuh rahasia, Thalia tak berdaya saat pria itu membalas dendam melalui ikatan kontrak pernikahan rahasia. Kini, ia terperangkap sepenuhnya dalam jerat kebencian sang tuan muda.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Elsa, aku udah di depan rumah kamu. Ayo cepat turun, nanti kita enggak tahu pengumumannya lagi. Teman-teman yang lain pasti udah pada kumpul sekarang." Thalia Anastasia sedang menunggu sahabatnya ke luar dari rumahnya.

"Iya-iya sabar! Gue lagi ambil sepatu nih!" teriak Elsa dari dalam rumahnya.

"Duh ... lama banget sih. Pasti udah rame sekarang," protes Thalia yang terlihat kesal dengan sahabatnya itu.

"Iya udah yuk!"

Selama satu Minggu penuh, Thalia selalu saja menjemput dan mengantarkan sahabatnya, sebab mobil sang sahabat sedang berada dalam perbaikan. Sifatnya yang sangat setia dalam berteman selalu membuat para teman-temannya senang, dan ditambah ia terlahir dari keluarga yang kaya raya hingga mempermudahkannya dalam menjalin pertemanan.

Meskipun dirinya memiliki sifat yang sangat setia, tapi sayangnya Thalia memiliki sikap buruk yang terlalu angkuh, dan hanya kepada temannya saja ia akan berbuat baik, tidak dengan yang lain. Terlebih kepada mereka yang sering dengan sengaja mencari gara-gara, bahkan wanita berumur 22 tahun ini dijadikan sebagai ketua dalam komplotannya.

Tepat di hari ini adalah waktunya Thalia sedang menantikan pengumuman atas hasil lomba debat yang ia ikuti dalam perwakilan untuk jurusan di kampusnya. Ia begitu terburu-buru, namun sayangnya dalam perjalanan sedikit ada hambatan ketika sebuah sepeda motor tiba-tiba saja berhenti mendadak.

Tak suka jika ada orang lain yang sengaja mencari masalah, dan membuat Thalia segera turun dari mobilnya dengan raut wajah yang terlihat marah.

"Oh ... Jadi, kamu yang sengaja halangi mobilku. Benar-benar ya kamu selalu saja cari masalah. Udah sana minggir yang ada sial terus kalau ketemu kamu," cetus Thalia di saat melihat seorang pria yang sangat ia kenal. Bahkan selalu menjadi lawannya dalam lomba debat.

"Motorku tiba-tiba berhenti. Jadi, santai dong enggak usah nyolot juga," sahut Abian dengan mencoba untuk tetap tenang sembari ia terus mencoba menghidupkan kembali sepeda motornya itu.

"Ya udah sekarang mendingan kamu minggir karena aku mau lewat, cepat!" paksa Thalia tanpa memperdulikan dengan perasaan Abian yang baru saja ia bentak.

Membuat Abian berusaha menahan dirinya agar tidak membalas amarah. Ia pun mencoba menarik nafasnya dengan perlahan sembari ia berkata. "Tahan, Bian, tahan. Untung aja cantik. Tapi, ngomong-ngomong kalau nunggu sampai motorku hidup pasti bakalan lama. Apa sebaiknya minta tumpangan aja kali ya? Mudah-mudahan Thalia mau."

"Hey! Tunggu apalagi sih, Abian? Cepat minggir!"

"Iya-iya sabar. Thalia, tunggu dulu. Aku boleh minta tumpangan enggak? Lagian kan kita juga searah. Soalnya motorku pasti bakalan lebih lama hidupnya," pinta Abian dengan raut wajahnya yang terlihat sedih. Ia benar-benar tidak sedang berbohong.

"Apa? Minta tumpangan? Enggak! Mendingan aku naikin orang lain daripada harus kasih tumpangan sama kamu. Ya udah sana minggir. Mobilku mau lewat jangan berhenti di tengah jalan dong." Thalia terlihat tak peduli, dan saat itu Elsa pun mencoba memanggilnya.

"Thalia! Ayo cepat. Kita udah telat nih," paksa Elsa tanpa memikirkan keadaan orang lain.

"Iya tunggu. Ya udah awas sana."

Kembali melanjutkan perjalanannya, meskipun saat itu Abian melirik kearah Thalia dengan tatapan yang tajam ketika wanita itu pergi. Namun, hanya Elsa yang menyadari lirikan dari pria tersebut. Alhasil, membuat Elsa sedikit kebingungan dengan pandangan kebencian dari Abian.

"Um, Thalia. Kenapa Abian bisa tiba-tiba berhenti di tengah jalan begitu? Mana jalannya sempit lagi," tanya Elsa.

"Ya mana aku tahu, tapi katanya sih motornya rusak. Udahlah enggak penting banget urus itu orang," sahut Thalia dengan nada suara yang terdengar bosan.

"Ya udah deh, tapi lo sadar enggak sih kalau Abian itu ganteng? Bahkan dia termasuk loh pria tertampan dalam kampus kita. Gue rasa lo juga berpikir sama kan sama gue?" tanya Elsa dengan tiba-tiba.

Bukannya menjawab justru membuat Thalia terkekeh geli ketika mendengarnya, ia pun melirik dengan tatapan yang begitu lama kearah sahabatnya. "Tumben, jangan bilang kalau kamu mulai suka sama Abian?"

"Suka? Ayo dong jangan ngelucu, Thalia. Mana mungkin gue suka, apalagi gue juga udah punya Jhonson. Tapi, gue heran deh sama lo kenapa sih bisa benci banget sama Abian?" Elsa terlihat tak terduga dengan jawaban dari sahabatnya, namun ia tak kekurangan akal untuk bisa membuat Thalia terdiam.

Sejenak membuat Thalia berpikir, namun batinnya berkata. "Emang sih Bian memiliki wajah yang tampan, dan bisa dibilang kalau tubuhnya juga tipe pria yang aku sukai. Tapi sayangnya, dia tidak memiliki kekayaan yang dapat aku banggakan."

"Aku rasa kamu udah tahu jawabannya, Elsa. Jadi, enggak ada yang perlu dijawab. Udahlah jangan bahas dia lagi, aku lagi nyetir," sahut Thalia yang langsung memutuskan perbincangan mereka.

"Ya baiklah."

Berbeda dengan Abian Tristan, pria berumur 24 tahun itu sedang sibuk menghidupkan sepeda motornya. Ia terlihat kelelahan hingga peluh keringat membasahi tubuhnya. Benar-benar menguras tenaga, namun apa boleh buat dirinya hanya memiliki sepeda motor butut yang selama ini menemaninya berpergian.

Walaupun merasa lelah, Abian tidak pantang menyerah, sebab ia memiliki janji dan tekad yang besar untuk dapat membuktikan bahwa ia mampu bertahan di dalam masa-masa yang sulit seperti ini. Meskipun semua ini hanyalah ujian sementara dari keluarganya.

Demi bisa mendapatkan tahta, dan membuktikan kepada semua kerabat keluarganya bahwa ia mampu berdiri di kakinya sendiri, dan menemukan gelar sarjana yang tinggi sebelum akhirnya diangkat menjadi seorang pewaris besar.

"Semangat, Bian, semangat!" Berusaha menyemangati diri sendiri sembari terus mencoba menghidupkan mesin butut milik peninggalan neneknya itu.

Dalam tekadnya yang kuat, juga ada dendam yang amat besar yang harus ia tuntaskan. Walaupun semua orang tidak pernah tahu dengan identitas dirinya yang asli. Begitupun ia yang selama ini mencoba menutup diri dan menjauh dari teman-temannya. Meskipun, selalu saja cemoohan yang dapat ia terima dari Thalia. Tetapi, semua itu tidak membuatnya menyerah sebelum hari penobatan di gelar.

Usaha yang besar tentu saja tidak akan mengkhianati hasil, dan akhirnya membuat Abian berhasil menghidupkan sepeda motornya.

"Yes! Akhirnya kamu nyala juga. Mari kita buktikan bahwa kita berdua adalah pemenang!" Abian terlihat sangat senang, bahkan ia memberikan kecupan kepada sepeda motornya dengan sengaja. Hingga orang-orang yang lewat menatap dirinya dengan keanehan.

Melaju dengan kecepatan tinggi, meskipun tidak seberapa. Namun, berhasil tiba di universitas ternama miliknya. Orang-orang sedang berbondong-bondong melihat hasil pengumuman atas lomba debat antar jurusan, dan begitupun dengan Thalia yang dari jauh sudah dipantau oleh Abian.

"Ternyata dia masih berusaha terlihat percaya diri meskipun sudah tentu akulah juaranya. Lihat saja, Thalia. Tak lama lagi kamu akan bertekuk lutut dihadapan ku," batinnya Abian dengan tatapan yang penuh dendam.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DI BALIK TOPENG
9.5
Seorang pebisnis ternama menyembunyikan identitas aslinya sebagai pemimpin dunia bawah yang ditakuti. Takdir mempertemukannya dengan wanita penuh teka-teki yang juga memendam rahasia kelam. Di tengah kemewahan dan bahaya, benih cinta mulai tumbuh, memaksa mereka menghadapi konflik batin yang hebat. Hubungan ini penuh godaan mematikan saat topeng masing-masing perlahan retak, mengancam keselamatan serta posisi kekuasaan yang selama ini mereka bangun.
Sampul Novel Dosen ku
9.8
Zahra, gadis 22 tahun yang sederhana, memilih bekerja di perusahaan milik Alvino Daffa Haidar demi mandiri tanpa menyusahkan ayahnya yang juga kaya. Sosoknya yang anggun dengan pakaian syar'i dan riasan tipis bedak bayi memikat perhatian. Di sisi lain, Alvino adalah pewaris dingin dari keluarga terkaya di Indonesia. Ternyata, sang ayah telah menyiapkan rencana perjodohan bagi Alvino dengan putri sahabat lamanya. Siapakah sosok wanita yang akan menjadi takdirnya itu?
Sampul Novel I Love You
8.7
Selama dua dekade, seorang CEO muda yang rupawan menghabiskan hidupnya demi mencari sosok cinta sejati yang ia idamkan. Penantian panjang tersebut akhirnya menemui titik terang saat takdir mempertemukannya dengan orang yang dicari melalui sebuah peristiwa yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Di tengah kemewahan dunianya, ia harus menghadapi momen tak terduga yang akan mengubah seluruh perjalanan asmara serta masa depan hidupnya.
Sampul Novel Janda Dua Anak Untuk Arjuna
9.6
Diceraikan Ricky saat hamil, Raisa berjuang membesarkan anak kembarnya hingga menjadi sekretaris Samuel Tirta. Meski awalnya ditolak, kepolosan Raisa meluluhkan hati Samuel sebelum pria itu kembali ke pelukan Lidya, wanita yang menghancurkan rumah tangga Raisa. Takdir membawanya menjadi sekretaris Arjuna, adik Samuel. Saat Arjuna melamarnya, Raisa bimbang karena harus berhadapan lagi dengan Lidya. Akhirnya, ia memilih menikah dengan Arjuna Desta Mahendra Tirta.
Sampul Novel Random Husband
7.8
Fransisca, atau Caca, terjebak dalam kebohongan besar setelah rencana pernikahannya dengan pebisnis asing gagal total. Karena terlanjur sesumbar, ia merasa sangat malu untuk mengakui kebenaran di depan teman-temannya. Saat didesak dalam sebuah pesta, rasa panik membuatnya melakukan aksi nekat. Tanpa berpikir panjang, Caca menunjuk seorang pria asing secara acak dan mengklaimnya sebagai calon suaminya demi menyelamatkan harga dirinya saat itu.
Sampul Novel Suamiku Detektif Berdarah Dingin
8.0
Seorang detektif terjebak dalam skenario kasus rekayasa yang ternyata merupakan ujian dari wanita misterius. Ia diberikan misi khusus untuk mendekati dan menikahi seorang gadis muda. Targetnya bukan orang biasa, melainkan putri tidak sah dari pria terkaya di negeri ini. Sang detektif kini harus berjuang menaklukkan hati gadis tersebut demi menuntaskan tugas rahasianya di tengah konspirasi besar yang menyelimuti identitas sang pewaris takhta.