Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terpaksa Menjadi Selingkuhan

Terpaksa Menjadi Selingkuhan

Gina Gunawan, seorang agen properti muda, terjebak dalam situasi sulit saat bosnya memaksa dirinya menggoda Erik Erlangga demi target penjualan. Erik adalah pria beristri berusia empat puluh tahun yang merasa kesepian di tengah kemapanannya. Terhimpit kebutuhan ekonomi yang mendesak, Gina terpaksa menjalin hubungan terlarang dengan kliennya tersebut. Akankah Gina berhasil menaklukkan hati Erik dalam drama penuh gairah ini? Sebuah kisah romansa dewasa yang penuh konflik.
Bab
Bagikan

Bab 2

*..*..*

"Ya halo!."

"Maaf pak Erik, saya Gina Gunawan, sales properti perusahaan RANS, apa anda jadi datang untuk melihat-lihat rumah yang kami tawarkan?."

"Emm! Kita lihat nanti, karena saat ini saya masih memiliki urusan."

"Tapi pak!! Unit yang kami tawarkan ini tinggal satu-satunya, jika anda melewatkan kesempatan. Maka rumah ini akan kami berikan kepada orang lain."

Seorang pria tampak terlihat berpikir saat menerima telepon dari seseorang.

Dia sempat menatap arlojinya dan berpikir lama.

Sementara itu, Gina tampak gelisah di seberang sana. Dia mondar mandir sambil menunggu jawaban Erik.

"Baiklah saya akan datang! Tapi sebentar saja karena saya masih ada urusan!."

Gina hampir bersorak kegirangan saat mendengar ucapan Erik.

"Ya Pak tentu saja! Saya akan menunggu bapak di sini, karena kebetulan saya sudah berada di unitnya!."

Seru Gina dengan nada senang kemudian menutup sambungan telepon.

Dia pun segera memperbaiki tatanan pakaiannya. Rok pendek sebatas paha, beserta dengan blazer berwarna senada. Rambutnya sengaja ia kuncir kuda, agar leher jenjangnya yang putih bersih bisa terlihat.

Sementara itu, tampak Erik yang sudah keluar dari mobilnya. Pria itu hendak melangkah dengan lebar memasuki sebuah perumahan elit yang menawarkan properti mewah.

"Kak Erik!!."

Pria itu segera menghentikan langkah saat mendengar suara seseorang.

Dia pun melihat seorang pria dan wanita yang bergerak mendekatinya.

Dia memindai pria dan wanita tersebut yang tampak saling bergandengan.

"Apa kamu akan melihat unit rumah di sini?."

Erik segera mengangguk saat mendengar pertanyaan pria itu.

"Kamu sendiri?."

Erik balik bertanya.

"Oh aku juga sedang ingin melihat-lihat."

Jawab pria itu, sementara si wanita tampak tak melepaskan rangkulan tangannya. Hal itu membuat Erik mengerutkan kening.

"Lalu di mana kakak ipar?."

Tanya pria itu lagi.

"Dia! dia tidak ikut! Karena sedang banyak urusan."

Jawab Erik sambil memindai wanita yang bersama dengan pria yang mengobrol dengannya. Wanita itu terlihat berpenampilan seksi.

"Randy! Aku ingin berbicara denganmu!."

Pria yang bernama Randy itu pun segera mengikuti Erik saat ditarik paksa oleh pria itu.

"Kamu membawa seorang wanita ke sana kemari! Memangnya kamu tidak takut kalau istrimu tahu dan dia marah?."

Tanya Erik dengan nada rendah. Randy memang sudah memiliki seorang Istri. Namun pria itu tengah berjalan dengan wanita lain yang bukan istrinya.

"Aduh kakak!! Jangan ungkit dia di sini. Istriku itu sama seperti istrimu. Hampir mendekati menopause. Mereka berdua sudah tidak bergairah lagi kepada kita. Kita ini wajar jika mencari hiburan di luar."

"Ada-ada saja kamu ini. Walaupun istrimu tidak mampu melayanimu. Kamu juga tidak bisa berbuat seenaknya di luar."

"Aduh kak Erik. Sebagai seorang pria normal, kita juga memiliki kebutuhan. Jika istri tidak bisa memenuhi kebutuhan kita, tentunya kita bisa mencari di luar. Lihatlah sudut bibir dan lehermu sudah ditumbuhi jerawat. Aku yakin kamu sudah lama memendam hasratmu. Tidak perlu berbohong kepadaku, karena kita berdua sama."

Mendengar ucapan Randy, Erik hanya bisa geleng-geleng kepala.

"Kamu dan istrimu pasti sudah lama tidak melakukannya, atau mungkin kalian sudah pisah ranjang. Sepertinya kali ini kamu harus mendengar nasehatku, cari saja seorang wanita di luar, Yang bisa memberimu kepuasan. Kita sebagai seorang pria, harus kenyang dulu baru bisa harmonis dengan pasangan. Bukan begitu?."

Randy tampak mengedip mengedipkan matanya ke arah Erik. Namun pria itu hanya mengukir senyum tipis di bibirnya sambil terus geleng-geleng kepala.

"Kak! Aku tidak ada waktu itu berbicara panjang lebar denganmu! Tapi aku harap kamu memikirkan ucapanku ini baik-baik! Aku pergi dulu!!."

Erik hanya bisa menepuk pundak Randy, sebelum akhirnya pria itu meraih wanita yang sejak tadi menunggunya. Dan mereka pun berjalan menuju unit rumah yang akan mereka lihat.

"Benar-benar pria brengsek kamu Randy."

Gumam Erik sembari menggelengkan kepalanya. Namun tiba-tiba ponselnya terasa bergetar. Dia pun segera merogoh saku jasnya.

"Iya halo! Saya sudah berada di depan tunggu saja."

Erik bergerak melangkah setelah menerima telepon dari Gina.

Ting tong!!

Gina yang sejak tadi sudah menunggu, bergerak bangkit berdiri saat mendengar suara bel pintu berbunyi.

Namun dia sempat menata penampilannya di cermin sebelum akhirnya membuka pintu.

Erik langsung tertegun saat melihat penampakan Gina. Wanita itu langsung mengulas senyum manis di bibirnya. Sementara Erik memindai penampilannya dari atas hingga bawah. Rok pendek serta kemeja dalam yang kancing bagian atasnya sengaja dibuka hingga bagian dada Gina pun terlihat.

Erik sempat menelan ludah saat melihat pemandangan indah itu.

"Pak Erik Erlangga?."

Erik segera tersadar saat mendengar suara Gina.

"I-ya!!."

Jawabnya segera meraba dasi untuk mengurai rasa gugupnya. Tiba-tiba saja ada sesuatu yang bangkit dalam dirinya saat melihat Gina.

"Silakan masuk Pak. Saya akan menunjukkan ruangan demi ruangan yang ada di rumah ini."

Erik pun segera melangkah masuk dan memindai ruangan tamu dengan pandangannya.

"Mungkin anda sudah menempuh perjalanan jauh untuk bisa kemari pak. Mari silakan duduk dulu, saya akan menuangkan teh untuk anda."

Gina segera mendudukkan tubuhnya di samping meja dengan gaya sensual tentunya. Sementara Erik mendudukkan tubuhnya di sofa.

Namun dia salah fokus dengan pose Gina yang sedang menuangkan teh. Paha mulus wanita itu terlihat nyata, begitu berkilau dan menyilaukan mata. Apalagi wanita itu hanya memakai rok mini yang begitu pendek.

Gluk!!

Erik tiba-tiba kegerahan melihat pemandangan tersebut. Dia pun segera melerai dasi yang tiba-tiba terasa mencekik leher.

"Silakan diminum tehnya Pak!."

Gina segera memberikan cangkir yang sudah diisi teh hangat.

Erik pun segera menerima cangkir itu dengan tangan yang bergetar. Hal itu terlihat jelas di mata Gina.

"Anda kenapa pak? Apa suhu ac-nya terlalu dingin sehingga Anda kedinginan?."

Gina segera meraih remote AC, namun dengan cepat Erik menahan tangannya hingga membuat teh yang ada di tangannya pun tumpah di tangan Gina.

"Aduh duh!!."

Wanita itu langsung memekik saat terkena tumpahan teh panas.

"Maaf! Aku tidak sengaja!."

Seru Erik dengan panik. Dia berusaha membantu Gina.

"Saya tidak apa-apa pak!."

Jawab Gina yang hendak bangkit berdiri. Namun tiba-tiba, kakinya keseleo dan tubuhnya pun oleng, untunglah Erik dengan cepat menangkap tubuhnya.

Aahhh!!

Untuk beberapa saat lamanya, kedua orang itu saling tatap dalam kondisi Gina yang terjatuh dalam pangkuan Erik.

Sementara Erik sendiri sudah panas dingin. Apalagi menatap wajah cantik Gina. Dan tangannya jatuh tepat diatas paha mulus wanita itu.

"Eeh maaf!!."

Brruukkkk

Aaauu!

Bokong indah Gina pun mencium lantai dengan apik

"Sepertinya saya harus segera pergi! Kebetulan masih ada urusan! Nanti saya akan datang lagi untuk melihat unit ini!."

Erik benar-benar sadar akan situasi yang menimpa dirinya saat ini. Sebagai pria normal, ada sesuatu yang bangkit saat bersentuhan dengan Gina.

Apalagi dirinya adalah seorang pria dewasa yang sudah pernah merasakan indahnya bercinta dengan lawan jenis. Namun akhir-akhir Ini hubungannya dengan sang istri tidak berjalan seperti biasa. Istrinya berubah dingin dan sulit untuk disentuh.

"Pak Erik!!."

Seru Gina berusaha menahan pria itu.

"Kapan-kapan kita membuat janji temu lagi."

Jawab Erik yang segera melangkah lebar keluar dari ruangan itu.

"Sial!! Aku pasti akan mendapatkanmu!."

*..*

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Broken
9.5
Kehidupan Risa Aulia hancur setelah dikhianati oleh suaminya, Danuarta Prasetya, yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri, Karina Jelita. Di tengah duka mendalam akibat kehilangan sang ayah, Risa harus berjuang sendirian menyembuhkan luka hatinya yang terkoyak. Kehadiran sosok pemuda blasteran bernama Dio Al Gazali membawa harapan baru bagi kesembuhannya. Namun, situasi menjadi rumit saat Danu kembali dan memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki hubungan mereka.
Sampul Novel CEO lumpuh itu, suamiku
9.5
Rachel Martinique, seorang dokter bedah, terjebak dalam pernikahan paksa sebagai alat penebus hutang keluarganya. Ia harus bersuami dengan seorang CEO lumpuh yang tidak ia kenali sebelumnya. Kehidupan baru ini penuh ketegangan karena sang suami menyimpan kebencian mendalam terhadap dirinya. Tanpa landasan cinta, Rachel harus menghadapi ketidakpastian dalam rumah tangga mereka. Akankah kasih sayang tumbuh seiring waktu, ataukah nasib buruk yang menanti?
Sampul Novel Dua Sisi
8.1
Revan Aditama Perkasa, CEO ADITAMA Group, merasa apatis terhadap pernikahan setelah berulang kali gagal dalam asmara. Mulai dari mencintai gurunya hingga jatuh hati pada kekasih orang lain, ia tak lagi percaya pada cinta. Namun, ayahnya justru memintanya menikahi wanita dari Suku Anak Dalam yang dianggap primitif. Revan pun terkejut dan menolak keras ide menikahi wanita yang sangat kontras dengan dunianya yang modern serta intelektual tersebut.
Sampul Novel Hasrat Terpendam Suamiku
8.6
Sophia dan Albert terjebak dalam pernikahan paksa yang dingin dan penuh konflik. Meski Albert dikenal sebagai pria casanova dan Sophia memiliki reputasi angkuh, benih cinta mulai tumbuh di hati Sophia. Ia menyadari bahwa di balik sikap acuh suaminya, terdapat hasrat terpendam yang membara untuknya. Kini, Sophia berjuang mencari cara agar Albert mau mengakui perasaan aslinya. Mampukah mereka memperbaiki hubungan yang kacau dan bersatu dalam cinta yang tulus?
Sampul Novel Istri Bodoh Yang Terlalu Percaya Suaminya
8.0
Risa adalah istri muda yang pemalu dan menjalani hidup sederhana bersama Dika di desa. Namun, ketenangan itu terusik saat Hardiman, tetangga licik di balik topeng ramahnya, mulai masuk ke kehidupannya. Lewat ancaman halus dan permainan terlarang, Risa terjebak dalam dunia kenikmatan yang belum pernah ia kenal. Meski awalnya merasa terpaksa, ia justru tenggelam dalam candu hasrat yang membara. Batas moral pun hancur, dan kini Risa tidak akan pernah bisa kembali lagi.
Sampul Novel Miss Liar
8.1
Sandra, wanita yang tumbuh di panti asuhan, menyimpan dendam atas masa lalunya. Setelah melarikan diri dari jeratan rentenir di desa, ia memalsukan ijazah demi bertahan hidup di kota. Di sana, ia mencari ibunya dan bertemu Hardy, CEO stasiun TV yang bersimpati padanya. Namun, ia juga memikat hati Bayu, pengusaha sukses yang menyembunyikan identitasnya sebagai pewaris hotel mewah. Di tengah ambisi dan rahasia, Sandra harus menghadapi Nina, sahabat masa kecil yang mengkhianatinya.