Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Pesona CEO Tampan

Terjerat Pesona CEO Tampan

Dunia Odelia runtuh seketika saat perusahaannya terancam bangkrut dan calon suaminya berkhianat demi wanita kaya. Di tengah keputusasaan, ia mencari pelarian di klub malam hingga mabuk berat. Tanpa disangka, Odelia justru berakhir di ranjang yang sama dengan Noah Danzel, CEO di tempatnya bekerja. Kini, ia terjebak dalam situasi rumit yang tak terduga bersama sang atasan. Bagaimanakah kelanjutan nasib Odelia setelah malam yang mengubah segalanya itu?
Bab
Bagikan

Bab 2

Pelupuk mata Odelia bergerak. Wanita itu mengerjap kala sinar matahari menyentuh wajahnya. Perlahan Odelia mulai membuka mata. Namun, kala matanya telah terbuka, dia merasakan sakit luar biasa di inti tubuh bagian bawahnya. Odelia memijat pelan bahunya. Mata wanita itu masih menyipit akibat menahan sakit.

Beberapa kali Odelia meringis menahan perih. Entah dia tak mengerti kenapa inti tubuh bagian bawahnya sangat sakit. Detik selanjutnya Odelia mulai mengedarkan pandangannya ke setiap sudut ruangan. Seketika kening Odelia berkerut. Memperhatikan dirinya berada di sebuah kamar bernuansa putih.

“Kenapa aku di sini?” guman Odelia cemas.

Tiba-tiba napas Odelia tercekat melihat pakaiannya tergeletak sembarangan di lantai. Dengan cepat Odelia mengalihkan pandangannya, melihat tubuhnya. Jantung Odelia nyaris berhenti melihat tubuh polosnya hanya terbalut oleh selimut tebal.

Ditambah banyaknya bercak merah yang ada di dadanya, membuat wajah Odelia semakin pucat. Odelia menggelengkan kepalanya, meyakinkan ini semua mimpi. Tapi tidak, ini adalah nyata. Ini bukanlah mimpi.

“Ya Tuhan, Apa yang sudah aku lakukan?” Wajah Odelia begitu panik dan ketakutan.

Sejenak, Odelia memikirkan apa yang terjadi padanya hingga berakhir di hotel dengan tubuh polos yang hanya terbalut oleh selimut tebal. Seketika ingatan Odelia berputar tentang dirinya yang mabuk di klub malam.

Tak hanya mabuk saja, tapi Odelia bahkan mengajak pria berkenalan hingga berakhir di ranjang. Shit! Odelia merutuki kebodohannya yang bisa-bisanya tidur dengan pria asing. Patah hati ditinggal kekasih tepat di hari pernikahan yang sudah di depan mata memang membuat Odelia terpuruk.

Lihatlah sekarang, harusnya Odelia berada di ranjang berpelukan dengan Victor—calon suaminya sendiri, tapi semua impian Odelia itu lenyap kala Victor memilih wanita yang lebih kaya dan memiliki segalanya. Tidak sepertinya yang hanya karyawan biasa.

“Odelia, kau bodoh sekali. Kenapa kau mencari masalah seperti ini?” Odelia meremas kuat rambutnya. Wanita itu merasa paling bodoh karena bisa-bisanya melakukan one night stand dengan pria asing.

Odelia mengatur napasnya berusaha mencari solusi yang paling tepat. Dalam hitungan beberapa detik sebuah ide muncul dalam benak Odelia. Ide di mana tak bisa dia untuk tunda-tunda.

“Lebih baik aku pergi sekarang.” Odelia pun mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi. Dia yakin bahwa pria asing itu masih berada di dalam kamar mandi. Odelia memutuskan untuk segera pergi.

Pasalnya dia sangat malu kalau sampai melihat wajah pria itu. Odelia segera mengambil tasnya, lalu dengan perlahan Odelia turun dari ranjang dan hendak memunguti pakaiannya yang tergeletak sembarangan di lantai ketika tiba-tiba …

Brukkk!

“Awwww!” Odelia menjerit keras, tubuh bagian bawahnya masih terasa begitu perih dan sekarang bokongnya harus terbentur lantai. Odelia mengumpat kasar, tubuhnya kini benar-benar terasa remuk. Rasa sakit itu menjalar ke sekujur tubuhnya. Membuat Odelia kesulitan untuk bangkit berdiri.

Jeritan Odelia itu bertepatan dengan pintu kamar mandi yang terbuka. Tampak pria tampan melangkah keluar dari sana. Sesaat Noah mengerutkan keningnya melihat Odelia tersungkur di lantai dan terbalut oleh selimut tebal. Sepasang iris mata cokelat Noah terhunus pada Odelia dengan begitu lekat.

“Apa yang kau lakukan?” Suara berat menegur Odelia sontak membuat Odelia gelagapan. Odelia beringsut. Wanita itu menarik selimut tebal demi menutupi tubuh polosnya.

“K-Kau …!” Tenggorokan Odelia seakan tercekat melihat sosok pria tampan keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang melilit di pinggangnya. Tampak wajah Odelia dilanda kepanikan dan kegugupan.

Pria di hadapan Odelia itu memiliki tubuh tinggi dan gagah, dada bidang, lengan kekar, juga otot perut yang kuat. Bahkan ada tato di lengan kekar dan tubuh pria itu. Wajahnya begitu tampan, dengan rahang tegas yang ditumbuhi bulu-bulu. Hidungnya mancung nan indah. Pria di hadapannya itu patut dikatakan seperti Dewa Yunani.

“Kau sudah bangun rupanya?” Noah melangkah mendekat. Refleks, Odelia memundurkan tubuhnya. Dia menjadi salah tingkah kala Noah terus mendekatinya.

“Aku …” Odelia gelagapan panik. Ditambah tubuh wanita itu masih terbalut oleh selimut tebal. Sungguh memalukan! Pipi Odelia merona merah menahan rasa malu.

Tanpa memberi respon Odelia segera berdiri dengan bersusah payah dan masuk ke kamar mandi masih dengan tubuhnya terbalut selimut. Sedangkan Noah masih bergeming di tempatnya. Tatapannya tak lepas menatap Odelia yang kini berada di dalam kamar mandi. Terlihat senyuman tipis di wajah Noah terlukis.

Hingga tak lama kemudian, Odelia sudah mengganti pakaiannya. Wanita itu melangkah seraya meringis menahan perih di inti tubuh bagian bawahnya. “A-Aku harus pergi. Terima kasih untuk tadi malam. Aku harap kita tidak bertemu lagi,” ucapnya seraya menyambar ponsel dan tasnya. Lalu Odelia hendak melangkah keluar. Namun suara pria itu menghentikannya.

“Bagaimana bisa aku melupakan kejadian manis tadi malam, hm?” Noah mendekat pada Odelia. Pria itu tepat berada di punggung Odelia. Raut wajah Odelia memucat kala merasakan embusan napas hangat pria itu di tengkuk lehernya. “Kau tahu? Tadi malam kau memberikanku fantasi yang baru. Kenapa kau harus buru-buru pergi?”

Odelia menelan salivanya susah payah. Wajahnya kian memucat mendengar ucapan Noah. Benak Odelia langsung mengingat pergulatan panas dengan Noah. Shit! Odelia tak henti-hentinya merutuki kebodohan dirinya sendiri.

“A-Aku tidak memiliki waktu. Aku harus berangkat bekerja. T-tadi malam lupakan saja. K-kita bertemu tidak sengaja. Kita berdua sama-sama mabuk,” ucap Odelia cepat karena panik.

Noah tersenyum penuh arti. “Kau yang mabuk. Aku tidak mabuk. Alkohol sebanyak apa pun tidak akan membuatku lepas kendali.”

Tenggorokan Odelia seperti ada batu keras. Lidahnya kelu. Beberapa kali Odelia memejamkan matanya. Sungguh, Odelia tak menyangka kalau dirinya akan melakukan hal segila ini.

“K-kalau begitu aku yang mabuk. Aku lepas kendali. Tolong lupakan kejadian tadi malam. Tidak usah diingat-ingat lagi. Terima kasih.” Tanpa menunggu jawaban dari Noah, Odelia langsung berlari cepat meninggalkan Noah yang masih bergeming di tempatnya.

Seringai di wajah Noah terlukis melihat Odelia pergi berlari meninggalkannya. Tatapan Noah tak lepas melihat bayang-bayang Odelia yang mulai lenyap dari pandangannya. Ini pertama kalinya ada wanita yang menghabiskan malam dengannya dan langsung meninggalkannya pergi begitu saja.

Detik selanjutnya, tanpa sengaja pandangan Noah teralih pada bercak darah yang ada di seprai. Ya, Noah tak menyangka wanita yang sengaja dia minta datang untuk menemaninya adalah wanita yang masih sangat bersih. Hanya satu yang Noah pikirkan, sepertinya dia telah meniduri wanita yang tengah patah hati. Mengingat sepanjang malam wanita itu meneriaki nama pria asing.

“She's the most attractive woman that I have ever seen,” gumam Noah dengan senyuman misterius di wajahnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Fall For You (Rindu)
8.0
Rindu Kinasih mengira perjodohannya dengan Derren Aji Putra adalah anugerah. Namun, pria mapan itu justru menjadi sumber siksaan fisik dan batin yang kejam. Di tengah penderitaan, Danielo Chris selaku atasan Rindu yang trauma akan kekerasan muncul menawarkan bantuan. Ia menyodorkan kontrak pernikahan sebagai jalan keluar dari neraka Derren. Kini, Rindu terjebak dilema besar: tetap bertahan dalam maut atau menerima tawaran gila demi kebebasannya.
Sampul Novel Istri Penebus Hutang
9.8
Elara, gadis penuh harapan di tengah kemiskinan, harus menghadapi kenyataan pahit akibat ulah ayahnya, Hasan. Demi melunasi utang keluarga yang menumpuk, Hasan memaksa Elara menikahi Raka, konglomerat misterius yang menguasai dunia bisnis namun tak pernah muncul di publik. Meski hatinya hancur dan air mata tertahan, Elara tidak memiliki pilihan lain selain menuruti permintaan sang ayah. Kini, nasibnya terikat pada sosok pria berkuasa yang tidak ia kenal.
Sampul Novel Kekayaan Setelah Pengkhianatan
7.9
Tepat di usia ke-20, Tristan dikhianati oleh kekasihnya hingga hancur secara emosional. Namun, tetesan darahnya tanpa sengaja mengaktifkan detektor garis keturunan kuno pada cincinnya yang telah lama mati. Rahasia besar terungkap, mengubah nasibnya dari mahasiswa miskin menjadi miliarder penguasa berbagai bisnis global. Kini, sang pemuda terkaya di dunia menghadapi mereka yang dulu menghina dan mengkhianatinya saat mereka datang bersujud memohon ampun padanya.
Sampul Novel MENANTU MISKIN PRESDIR (MMP)
9.6
Sean Palmer hanyalah putra pelayan di kediaman keluarga Hernandez yang sangat kaya. Ia memendam cinta pada sang putri majikan, Xavia Price, meski sadar perbedaan kasta menghalangi mereka. Saat pernikahan Xavia terancam hancur karena mempelai pria kabur, Tuan Hernandez justru meminta Sean menggantikannya demi menjaga nama baik. Mampukah pemuda miskin ini menjalani hidup sebagai menantu konglomerat? Simak kisah drama romansa karya Dewa Amour ini.
Sampul Novel Mendadak Dinikahi CEO
9.7
Niat Chayana mendatangi pesta pernikahan Ray, CEO di kantornya, hanyalah untuk membuktikan perselingkuhan Damian. Namun, hatinya hancur saat melihat kekasihnya bermesraan dengan wanita hamil. Di tengah kekacauan itu, Ray justru menarik paksa Chayana ke altar untuk menikahinya. Kehidupan Chayana berubah total dalam sekejap setelah ijab kabul selesai. Kini ia terikat dengan suami yang tak pernah ia duga, tanpa menyadari sisi gila yang tersembunyi di balik sosok Ray.
Sampul Novel My Special CEO
9.7
Cleo Alineava Lynn, gadis bermata biru yang akrab disapa Cheva, lebih memilih bekerja di perusahaan luar daripada memimpin bisnisnya sendiri. Tak disangka, ia justru jatuh hati pada atasannya, Devan Eduardo Hutresky. Devan yang awalnya skeptis terhadap cinta pun terpikat sejak pertemuan pertama. Namun, asmara mereka tak berjalan mulus. Berbagai rintangan terus menguji ketahanan hubungan keduanya. Sanggupkah cinta menjadi alasan mereka bertahan, atau justru memicu perpisahan?