Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Cinta Satu Malam (Gadis Kecilku)

Terjerat Cinta Satu Malam (Gadis Kecilku)

Mahendra Atmaja, duda berusia 48 tahun, telah setia menanti mantan istrinya selama dua dekade. Namun, prinsipnya goyah saat dijebak di hotel bersama Mauren, gadis berumur 21 tahun. Demi membiayai pengobatan adiknya, Mauren menerima tugas dari sahabat Mahendra untuk menggoda sang duda. Kini, ia harus berjuang memikat hati pria yang jauh lebih tua darinya tersebut. Akankah pesona Mauren sanggup meruntuhkan tembok kesetiaan yang telah dibangun Mahendra selama ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Bagaimana Mauren? Apakah kau bersedia? Kapan lagi coba? Kalau kamu bisa membuat dia jatuh cinta padamu, otomatis kamu akan mendadak menjadi Nyonya Mahendra Atmaja." Jian berusaha membujuk Mauren agar gadis itu mau menerima tantangan sekaligus tawaran darinya.

"Mauren, nasib Adik kamu yang lagi berjuang di Rumah Sakit berada ditangan kamu," ucap Jian kemudian, menaikan sedikit satu alisnya. Senyuman Jian terus menyeringai, dirinya yakin Mauren akan setuju.

"Wait! Apakah dia masih tampan, Bos? Usianya pasti seumuran dengan Bos Jian' kan? Berarti usianya sekitar 48 tahun? Yang benar saja Bos? Pria itu pantasnya jadi Ayah saya," protes Mauren, dirinya berharap kalau Jian memberikan pilihan yang lain selain itu.

"Meskipun usia sudah tua, tapi pesonanya masih keren, tampan. Jika kau tidak percaya kau bisa lihat fotonya." Jian menunjukan Foto Mahendra yang ada di ponselnya kepada Mauren, foto Mahendra yang sedang bersama dengan Ariel putranya.

"Wait! Ini adiknya?" tanya Mauren yang terus memperhatikan sosok Mahendra di dalam foto tersebut. Sosok laki-laki yang memiliki bentuk tubuh yang atletis dan seksi dan sixpack. Wajahnya yang tampan dan mencerminkan sisi maskulin membuat Mauren langsung meleleh hanya melihat fotonya saja.

Menampilkan gambar seorang lelaki dewasa. Menatap dengan seksama, lelaki itu terlihat sangat menarik. Tubuhnya yang tegap, tinggi dan dapat Mauren pastikan jika dibalik kaus yang menutupi bajunya ada perut kota-kota menggoda.

Wajahnya sangat tampan. Nyaris tanpa celah. Hidung mancung, Mata sipit dan rahang kokoh dengan sedikit kumis tipis menambah ketertarikan saat melihatnya. Apalagi saat berfoto dia sedang tersenyum. Ada lesung pipi yang terlihat sangat jelas.

"Bukan, Mauren! Dia Ariel, putranya. Usianya setara sama kamu. Jangan bilang kau lebih tertarik kepada Ariel? No, Mauren! Kau harus menggoda Ayahnya, bukan anaknya!" tegas Jian yang berpikir kalau Mauren lebih tertarik kepada Ariel dibandingkan Mahendra.

"Apaan sih, Bos! Hem! Kalau duda tua modelnya kek begini sih aku mau mau saja! Tidak apa-apa deh kegadisanku hilang, ya aku korbankan demi Adikku. Biaya rumah sakit sangatlah mahal," ucap Mauren apa adanya, sudah tidak sungkan lagi bagi Mauren untuk mengatakan tentang itu kepada Jian. El

"Oke! Tapi saya ragu? Apakah kamu bisa menjalankan tugas dari saya ini? Ini berat Mauren. Mahendra itu sulit ditaklukkan. Apa lagi kamu masih gres, belum mengerti apa-apa. Hem.... " Tuan Jian malah meragukan Mauren, sebelumnya dirinya yakin kalau Mauren bisa.

"Sangat sulit, sih tapi akan saya coba! Bos tenang saja, banyak tips yang dapat saya pelajari dari internet, video gitu. Jadi Bos tenang saja," ucap Mauren mencoba meyakinkan Tuan Jian.

Tuan Jian tersenyum menyeringai, dia sangat suka dengan semangatnya Mauren.

"Oke, deh. Jadi deal ya?" Tuan Jian mengulurkan tangan kanannya.

"Deal, dong! Demi kesembuhan Marisa, demi masa depan Marisa." Mauren menerima uluran tangan dari Tuan Jian.

Jian dan Mauren saling berjabat tangan, ada syarat lain yang harus Mauren pahami. Yaitu, Mauren harus merahasiakan tentang perjanjian ini, jangan sampai Mahendra mengetahui kalau Mauren dibayar untuk mendekatinya.

Jian melakukan ini bukan tanpa alasan. Sebagai sahabat, ia merasa kasihan juga kepada Mahendra, sudah 21 tahun lamanya sahabatnya hidup menduda, bahkan sejak kecil Ariel tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang Ibu. Selain itu juga, tentunya Jian ingin mengetes dan menguji kesetiaan Mahendra yang selalu mengatakan kalau tidak ada satu pun wanita yang mampu menggantikan posisi Stella di hatinya.

"Oke! Bos Jian tenang saja, saya akan merahasiakannya."

Setelah benar-benar deal, Mauren juga sudah menandatangi surat perjanjian tersebut, tinggal tugas Jian untuk mengatur waktu pertemuan antara Mauren dam Mahendra.

Sebagai uang muka, Mauren dikasih uang sebanyak 350 juta. Uang itu lebih dari cukup untuk mengganti biaya operasi Marisa, biaya pengobatan Marisa setelah operasi. Bahkan uang itu masih bisa Mauren sisihkan untuk bekal sehari-hari.

***

Disebuah kamar tampak seorang laki-laki yang duduk termenung di tepi ranjangnya. Sudah 21 tahun lamanya ranjang miliknya tidak pernah panas, tidak pernah ada aktivitas apa pun yang bisa menghangatkan tubuhnya, siapa lagi kalau bukan Mahendra Atmaja. Saat ini dirinya tengah menatap sebuh foto, tentunya foto pernikahan dirinya dengan Stella, air matanya menitik jatuh tepat di wajah Stella.

"Sampai saat ini aku masih menunggu kamu kembali, Sayang? Bahkan sampai detik ini pun aku masih belum mengetahui alasan kenapa dirimu harus pergi meninggalkan aku dan Ariel. Sayang ... aku selalu berharap dan berdoa, Tuhan mengembalikan kamu padaku dan Ariel, aku selalu menanti dan menanti meskipun lelah menunggu yang tidak pasti," lirih Mahendra, jari tangannya menghapus air matanya.

Ceklek

Terdengar suara pintu terbuka, siapa lagi kalau bukan Ariel putranya yang masuk.

"Daddy!" panggil Ariel berjalan menghampiri Daddy nya.

Ariel duduk disebelah sang ayah, merangkul kedua bahu sang ayah. Ariel merasakan sekali kalau saat ini Daddy nya sedang sedih, dan pastinya sedang merindukan Mommy-nya.

"Pasti Daddy sedang menangis Mommy? Dad, sudahlah! Lupakan wanita tidak punya hati itu. Daddy berhak bahagia dengan wanita lain, dari pada Daddy menunggu wanita itu, buang-buang waktu saja, Dad!"

Ariel selalu menyarankan Mahendra untuk menikah lagi. Namun, selalu Mahendra tolak. Mahendra memang sudah menutup hatinya rapat-rapat. Selama ini, Mahendra selalu merahasiakan tentang kepergian Stella kepada Ariel. Tapi, tak sengaja kala itu Ariel mendengar percakapan Mahendra dan Jian, tentunya membahas tentang Stella.

Dari situlah, Ariel jadi membenci sosok wanita yang katanya ibu kandungnya. Ariel membenci Ibunya yang pergi tanpa alasan.

"Iya, Ril. Tapi sangat sulit dijalani, Daddy tidak bisa melakukan itu, maaf! Di hati Daddy hanya ada Mommy kamu seorang, Ril." Mahendra kembali menolak saran dari putranya tersebut.

Ariel hanya bisa membuang napas kasar, dirinya sudah kebingungan dan tidak tahu lagi harus dengan cara seperti apa untuk membujuk Daddy nya.

Ariel juga ingin melihat Daddy nya bahagia, tanpa dihantui bayang-bayang Mommy nya. Selain itu, Ariel juga ingin sekali merasakan kasih sayang dari figur seorang Ibu, tak masalah nantinya wanita itu tidak menganggap dirinya sebagai putranya, yang terpenting bagi Ariel adalah wanita itu bisa membahagiakan Daddy nya, dan bisa membuat Daddy nya melupakan wanita yang bernama Stella.

Ariel pun keluar dari dalam kamar Daddy nya, Mahendra mendapatkan undangan makan malam disebuah hotel Bintang 5 dari rekan bisnisnya, tentunya bukan dari Jian.

Mahendra pasti akan datang, tidak enak juga menolak ajakan dari teman bisnisnya.

Sedangkan Mauren kembali melanjutkan pekerjaannya. Sore nanti, dirinya akan ke Rumah Sakit untuk melunasi biaya operasi Marisa. Nanti malam, Mauren akan mulai beraksi, menjalankan tugas dari Bos Jian.

"Dek, Kakak rela merendahkan harga diri Kakak seperti ini hanya demi kesembuhan kamu. Dek, kamu adalah satu-satunya keluarga yang Kakak miliki saat ini. Kakak melakukan ini semuanya tentunya bukan tanpa alasan, dengan uang yang akan Kakak dapat dari Bos Jian, bukan hanya untuk pengobatan saja. Tapi, kamu bisa melanjutkan studi kamu, setidaknya pendidikan kamu lebih tinggi dibandingkan Kakak." Mauren bermonolog lirih kala dirinya tengah mengepel lantai darurat. Andai saja Mauren memiliki uang banyak, dirinya tidak akan mungkin sampai nekad melakukan ini.

Mauren duduk sejenak, rasa lelah mual ia rasakan. Keringat mulai bercucuran, jari tangannya mengusap keringat tersebut. Kemudian Mauren menghidupkan layar ponselnya. Membuka situs online, gadis itu akan mencoba mempelajari tips bagaimana caranya menarik perhatian pria dewasa yang katanya sulit untuk ditaklukkan.

"Oh jadi begini!" Mauren mangut-mangut, ketika dirinya membaca sebuah artikel tersebut. Mauren sedikit paham, dan nanti malam akan ia praktekan.

"Semoga berhasil!" harap Mauren.

Bukan hanya membaca artike saja, bahkan Mauren juga memberanikan diri sampai menonton video dewasa, tontonan yang baru saja ia tonton. Mauren memang harus banyak belajar, agar nanti malam dirinya tidak terlihat kaku. Apa lagi pria tersebut sudah berpengalaman, bukan pemula seperti dirinya.

"Apa iya aku harus melakukan ini?" Mauren sampai menelan ludahnya dengan susah payah.

Mauren sekarang sedikit demi sedikit sudah mulai paham dan berharap tidak gagal.

"Ibu sama Bapak yang sudah di Surga jangan marah ya sama Mauren? Please... Mauren harap Ibu sama Bapak bisa mengerti alasan Mauren kenapa harus melakukan ini. Memang sih masih banyak cara untuk mendapatkan uang? Tapi, ini mepet, darurat. Mana bisa Mauren dengan sekejap bisa mendapatkan uang yang banyak. Mauren kan bukan Doraemon yang mempunyai kantong ajaib," seloroh Mauren tersenyum tipis.

Air matanya seketika langsung menitik, tak pernah terbayangkan sebelumnya jika dirinya akan terjebak dengan situasi yang menyulitkan seperti ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bos, Istri Anda Minta Cerai
9.1
Enam tahun Sella Wisara terjebak dalam pernikahan pilu sebelum Wildan Bramantio mengusirnya demi kembalinya Aisha. Tanpa ragu, Sella menyetujui perceraian itu dan pergi tanpa air mata. Namun, Wildan justru murka saat melihat mantan istrinya bahagia di pelukan pria lain tak lama kemudian. Meski dihina, Sella dengan tegas menolak campur tangan Wildan atas hidupnya. Melihat tatapan lembut Sella untuk pria baru, akal sehat Wildan pun seketika runtuh terbakar cemburu.
Sampul Novel CEO in My Bed
8.6
Mahesa, pria kaya yang skeptis terhadap cinta akibat masa lalu kelam, mengajukan tawaran gila kepada Athalia. Ia berjanji membiayai pengobatan adik Athalia asalkan gadis itu bersedia menjadi teman tidurnya selama satu bulan. Di tengah tuntutan dingin sang CEO yang kerap merendahkan wanita, Athalia bertahan dengan ketulusan hatinya. Akankah pengabdian dan kasih sayang Athalia mampu meruntuhkan dinding keangkuhan Mahesa dan membuatnya percaya pada cinta?
Sampul Novel Dari Pembantu Menjadi Ratu
8.2
Dengan tangan gemetar dan mata terpejam, Scarlett mencoba meraih celana yang dikenakan Ethan. Namun, suasana seketika pecah saat Scarlett berteriak kaget karena tak sengaja menyentuh sesuatu yang terasa sangat keras. Ethan pun tersentak mendengar jeritan nyaring yang memekakkan telinga tersebut. Dengan wajah yang merona merah karena malu sekaligus dilingkupi rasa takut, Scarlett menunjuk ke arah benda itu untuk menjelaskan penyebab kepanikannya yang tiba-tiba.
Sampul Novel Hari Pernikahannya, Pembalasan Dendam Sempurnanya
9.2
Dahulu aku menyelamatkan Arya Wicaksana, membangunnya menjadi raja bisnis, dan menikahinya secara rahasia. Namun, ia mengkhianatiku dengan menyebutku beban dan menghancurkan klinik kenangan putri kami demi kekasih barunya. Arya menyalahkan ambisiku atas kematian anak kami, berusaha menghapus jejak masa lalu kami sepenuhnya. Ia pikir ia telah menang, namun undangan pernikahannya justru menjadi awal kehancurannya yang akan aku eksekusi tepat di hari bahagianya.
Sampul Novel Melody Cinta Tuan Muda
8.9
Niat tulus Melody menyelamatkan seorang kakek dari aksi bunuh diri justru menyeretnya ke lingkaran keluarga konglomerat pemilik perusahaan raksasa. Di sana, ia menyaksikan persaingan licik antaranggota keluarga yang haus kekuasaan. Sagara, sang cucu yang merupakan pewaris sah, justru menjadi sasaran manipulasi karena sifatnya yang terlalu lugu. Melody kini terperangkap dalam intrik perebutan harta dan siasat kejam demi takhta tertinggi perusahaan tersebut.
Sampul Novel Nirmala Cinta
9.2
Setelah dua tahun menikah tanpa buah hati, Aulia memilih bercerai saat suaminya memutuskan berpoligami. Meski ditentang sang ibu yang gila harta, ia berhasil hidup mandiri. Namun, ketenangan Aulia terusik saat Candra datang menawarkan pekerjaan bergaji besar. Pesona Candra mulai menggoyahkan hati Aulia yang lama tertutup. Kini ia terjepit di antara tawaran pernikahan pria kharismatik itu atau gangguan sang mantan suami yang ingin rujuk kembali.