Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Cinta Papa Bujang

Terjerat Cinta Papa Bujang

Sehan menarik paksa Sera menuju balkon setelah keluar dari kamar Aydan. Saat Sera meminta dilepaskan dan menawarkan potong gaji demi menyelesaikan masalah, Sehan justru menolak mentah-mentah tawaran uang tersebut. Pria itu terang-terangan menuntut pelayanan pribadi dari Sera sebagai gantinya. Terkejut dengan permintaan itu, Sera dengan tegas menolak dan menyatakan bahwa dirinya bukanlah wanita simpanan. Ketegangan pun memuncak di antara mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kring.. Kring..

Drrtt... Drrtt..

Jam beker di atas nakas berbunyi nyaring, bersahutan dengan suara ponsel yang tak kalah berisik. Suasana pagi itu akhirnya berhasil membangunkan seorang gadis yang masih tertidur lelap di atas kasurnya. Dengan malas, tangan gadis itu meraih ponselnya dan mengangkatnya.

"Hallo?"

"Lo dimana?udah jam segini lo belum nongol juga." Ucap seorang wanita cerewet dari telepon.

"Gue baru bangun."

"HEH LO GILA JAM BERAPA SEKARANG?"

Refleks, gadis itu menoleh ke jam beker. Pukul 09.00.

Dengan segera gadis itu menuju kamar mandi hanya mencuci muka dan menggosok gigi saja. Secepat kilat gadis itu mengendarai motornya menuju kampus.

Brakk..

Gadis itu terjatuh dari motornya karena tidak hati-hati ia menabrak mobil bmw, depan mobil itu penyok.

"Sial." Umpat nya.

Pria berperawakan tinggi sekitar 1.83 m, hidung mancung, kulit putih mulus, mata yang menawan berwarna hazel brown, wajah yang sangat tampan dan cool bak pangeran turun dari langit menghampiri sang gadis yang masih terduduk diaspal. Pria itu membantunya berdiri.

"Kau harus tanggungjawab. Lihat apa yang kau lakukan pada mobil ku?" Gerutu sang pria.

Gadis itu meringis melihat kondisi depan mobil yang ditabraknya. Mengingat ia sudah sangat terlambat gadis itu segera menyalakan motornya dan meninggalkan pria yang sedang mengomel.

"Maaf om aku harus segera ke kampus." Ucap gadis itu langsung tancap gas.

Pria berusia 29 tahun yang bernama Aderald Sehan Malviya atau biasa dipanggil Sehan. Ia berdiri mematung setelah ditinggalkan begitu saja oleh gadis yang telah menabrak mobilnya.

"Ah sial, saya lupa menanyakan nama gadis itu." Umpat Sehan mengusap wajahnya kasar.

Saat Sehan akan masuk ke mobil. Matanya menemukan sesuatu yang terjatuh yaitu kartu mahasiswa gadis itu.

Puja Sera itulah nama gadis ceroboh yang telah menabrak mobil Sehan dan lari begitu saja. Ya namanya memang puja Sera bukan artian pusat jajanan serba ada tapi puja itu artinya kehormatan dan Sera artinya pesona atau karisma. Entah kenapa orangtuanya menamai Puja Sera tak apalah selagi artinya baik. Gadis berusia 22 tahun, mahasiswa akhir yang sedang menyelesaikan skripsinya.

Sehan menyimpan kartu mahasiswa Sera.

Malviya Corp

Tok.. Tok..

Seorang laki-laki tampan memasuki ruangan Sehan.

"Lo abis darimana ko bisa telat?" Tanya Aldo.

Aldo adalah sahabat nya Sehan sejak kecil. Aldo juga bekerja di perusahaan nya Sehan sebagai manajer. Sehan menjabat sebagai CEO di perusahaan nya Malviya Corp. Perusahaan yang bergerak di bidang properti seperti perhotelan, apartemen, resort dan lainnya. Perusahaan yang sangat besar dan memiliki cabang dimana-mana.

"Yah tadi ada sedikit insiden."

"Ini berkasnya, sudah saya tandatangani."

Setelah menerima berkas itu Aldo pun keluar dari ruangan Sehan.

Kampus

Sera berlari secepat mungkin, hari ini ia ada jadwal bimbingan skripsi. Gara-gara menonton drakor hingga larut malam Sera bangunnya kesiangan.

"Ya ampun Sera lo?" Ucap Indira kaget melihat penampilan Sera yang acak-acakan.

"Nanti gue jelasin. Pak Doni masih ada kan?" Tanya Sera dengan ngos ngosan.

Sera langsung masuk ke ruangan dosen pembimbingnya.

Indira Shah adalah sahabat dekat Sera sedari kecil. Indira keturunan India-Indonesia, ayahnya seorang pebisnis India yang kemudian menikah dengan Ibunya Indira asli orang Indonesia yang rumahnya tetanggaan dengan Sera. Sera dan Indira berkuliah disalah satu universitas di Jakarta. Rumahnya yang jauh berada di desa yang ada di kota Bogor, mengharuskan Sera tinggal di kos an yang terbilang murah karena jika bolak-balik akan memakan ongkos. Orang tua Sera hanya bekerja sebagai petani. Maka dari itu Sera berjuang untuk hidupnya dan keluarga nya. Sedangkan Indira walaupun satu desa dia berasal dari keluarga berada.

hingga ia tinggal di rumah bibinya yang ada di Jakarta. Sera pernah diajak untuk tinggal bareng supaya lebih hemat, tapi Sera menolak.

"Huftt.. " Sera menjatuhkan dirinya dibangku kantin.

"Lo tuh abis darimana si?" Tanya Indira.

"Gue tadi nabrak mobil orang." Ucap Sera santai.

"Hah?terus gimana?" Tanya Indira kaget.

"Gue kabur." Ucap Sera.

"Gila." Syok Indira. Tak habis pikir dengan tingkah sahabatnya itu.

Sera hendak memasukkan copyan skripsinya itu ke dalam tas. kartu mahasiswanya tidak ada ditas, Sera mengeluarkan semua barang yang ada di tasnya. Tetapi tidak menemukannya juga, Sera berpikir ktm nya itu pasti jatuh di jalan.

"Sorry gue cabut duluan." Ucap Sera menyambar tas nya.

"Lo mau kemana?" Tanya Indira tapi Sera sudah pergi meninggalkannya.

"Sera kemana?" Tanya Bagas yang baru datang.

"Mana gue tau."

Bagas adalah pacarnya Sera mereka sudah pacaran sekitar 6 bulan.

Sera menepikan motornya lalu mencari-cari kartu mahasiswanya di tempat insiden pagi tadi. Tapi Sera tidak menemukannya.

"Apa jangan-jangan diambil sama om om tadi." Gumam Sera.

"Gawat kalo iya." Sera mengigit bibirnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ALUR CINTA TIAN DAN ARLYN
8.8
Bagi mereka yang memiliki hati, cinta sejati adalah sebuah keyakinan. Arlyna Virgolin sangat mencintai Bastian Pisceso, hingga ia berharap bisa terus jatuh cinta pada pria itu di kehidupan mendatang. Namun, romansa yang indah dan membara ini tidaklah sesederhana bayangan mereka. Di balik kesempurnaan perasaan tersebut, Arlyn dan Tian harus bersiap menghadapi berbagai badai besar. Sanggupkah kekuatan cinta mereka bertahan melewati rintangan yang sulit?
Sampul Novel Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
9.5
Dua belas tahun lamanya hidupku diabdikan sepenuhnya bagi Davian Adhitama, pewaris takhta teknologi. Sejak usia enam belas, aku dijual demi biaya pengobatan kanker ibuku, berperan sebagai sekretaris hingga kekasihnya. Namun, kembalinya Kania, cinta masa kecil Davian, mengubah segalanya. Dia memutuskan menikahinya dan membuangku dengan tawaran pesangon miliaran rupiah sebagai ganti atas seluruh masa muda yang telah kuhabiskan bersamanya.
Sampul Novel Direktur Iblis Takut Kehilangan
8.4
Hidup Lia Adelia hancur seketika saat ia kehilangan suami dan diusir dari rumahnya sendiri. Sebagai janda dengan dua anak, ia berjuang mencari kerja meski terus diremehkan karena status dan fisiknya. Takdir mempertemukannya dengan Bagas Samudra, direktur bank yang dingin dan menyebalkan. Meski Lia bersumpah tidak akan menikah lagi demi mendiang suaminya, sikap Bagas perlahan berubah menjadi penuh perhatian. Apa sebenarnya rencana sang direktur terhadap Lia?
Sampul Novel Dunia Baru Alyssa
9.2
Alyssa, alumni pesantren yang terbiasa hidup religius, kini harus beradaptasi di SMA Safir. Lingkungan barunya sangat kontras karena pergaulan bebas dan interaksi tanpa batas antara lelaki dan perempuan. Di sana, ia bertemu Debo, Via, Bagas, Riki, dan Denis yang mewarnai hari-harinya. Akankah Alyssa hanyut dalam budaya pacaran dan ikhtilat yang asing baginya? Ataukah ia justru mampu membawa pengaruh positif serta kedamaian ajaran Islam di sekolah tersebut?
Sampul Novel GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA
9.6
Cinta adalah mahasiswi pekerja keras yang berjuang demi kesembuhan neneknya. Tanpa disadari, kepolosannya dimanfaatkan oleh sang paman yang tega menjualnya demi uang. Di tengah kemalangan, ia bertemu pengusaha kaya yang jatuh hati dan melindunginya. Namun, hubungan mereka penuh rintangan, mulai dari persaingan bisnis yang kejam hingga gangguan keluarga besar sang nenek yang terus menyudutkan Cinta atas kesalahan yang tak pernah ia perbuat.
Sampul Novel HASRAT PENUH LUKA
9.7
Dominic mengejar sosok yang menyerupai Stella di tengah guyuran hujan deras. Sambil berlutut penuh penyesalan, ia memohon ampunan atas dosa masa lalunya. Namun, luka hati Stella dari kejadian tiga tahun silam telah membeku dan tertutup kegelapan. Dengan sikap yang amat dingin, Stella menegaskan bahwa permohonan maaf Dominic tidak ada artinya. Ia menyatakan bahwa hanya kematian pria itu yang mampu menebus segala penderitaan yang telah ia alami selama ini.