Sampul Novel Terjebak Pernikahan Yang Palsu

Terjebak Pernikahan Yang Palsu

8.7 / 10.0
Dalam novel modern Terjebak Pernikahan Yang Palsu, kebahagiaan lima tahun hancur saat terungkap demi surat wasiat. Baca kisah pengkhianatan ini di webnovel pilihan, di mana sang istri harus memilih antara bertahan atau bercerai dalam salah satu romance stories paling emosional.
Ringkasan Terjebak Pernikahan Yang Palsu
Lima tahun membina rumah tangga, aku mengira hidupku dipenuhi kehangatan cinta yang tulus. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa kasih sayang suamiku hanyalah sandiwara demi menguasai warisan sang ayah. Pengkhianatan ini menghancurkan kedamaian yang selama ini aku jaga dengan sepenuh hati. Kini, aku berdiri di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah aku tetap bertahan dalam kepalsuan ini, ataukah bercerai menjadi satu-satunya cara untuk membebaskan diri?
Baca Selengkapnya

Terjebak Pernikahan Yang Palsu Bab 1

“Bagaimana dok, apa yang terjadi dengan istri saya, apakah ada yang perlu dikhawatirkan?" tanya suamiku dengan cemas.

"Sebentar saya lihat dulu hasil laporannya." jawab dokter itu dengan ramah.

Dokter wanita itu membuka lembaran hasil laporan pemeriksaan kesehatanku.

"Maaf Pak, dilihat dari laporannya memang ada masalah dengan rahim istri Bapak ...

"Mandul kan, itu yang dokter mau sampaikan!"

"Maaf Pak, tenang saya jelaskan dulu, silahkan duduk kembali Pak," ucap dokter itu.

"Nggak usah, saya permisi ... ucap suamiku yang nampak sekali diwajahnya terlihat beringas dengan penuh emosi.

"Sudah Mas bilang, nggak usah ke dokter lagi, sudah berapa dokter yang kita datangi semua hasilnya sama, ayo kita pulang aja," ucap suamiku yang masih emosi.

Kami pun pulang dengan perasaan yang kacau, marah dan tentu saja sedih.

Diusia pernikahanku menginjak tahun kelima, aku juga belum diberi kepercayaan untuk memiliki seorang anak.

Padahal semua segala upaya sudah dilakukan, namun hasilnya semua zonk alias tidak ada.

Di dalam mobil pun Mas Ariel diam seribu bahasa, hanya keheningan yang melanda diriku ataupun Mas Ariel. Aku tak berani menatap wajahnya.

"Bagaimana hasilnya?" tanya ibu mertua dengan ramah ketika kami telah sampai di rumah.

"Ya sama bu kaya yang sudah-sudah hasil zonk melulu, jawab suamiku dengan ketus.

"Bu, Ariel keluar dulu ada janji sama klien di cafe, dan kamu Rum di rumah aja nggak usah keluyuran ke tempat mamah, besok aja kita kesananya, lagian sudah siang besok Mas libur, nggak apa-apa kan?" tanya Mas Ariel dengan mencium pucuk keningku dengan lembut.

"Iya nggak apa-apa Mas, besok aja."

Kucium dengan takjim imamku itu, Mas Ariel yang sholeh tak ada cacat di mataku, hanya kadang kalau tidak menuruti perintahnya emosinya memuncak tetapi hanya pada saat itu saja setelah itu sikapnya normal kembali dengan penuh kelembutan dan penyayang.

"Nggak apa-apa jangan sedih, berarti belum dikasih aja. Daripada kamu nggak ada kerjaan lebih baik ngurusin keponakanmu aja Raina ya hitung-hitung belajar dari sekaranglah, jika Allah berkehendak maka terjadilah, maka dari itu yang sabar, selalu berdoa dan ikhtiar," ucap ibu mertua yang ramah.

Aku sangat beruntung mempunyai ibu mertua yang sangat sayang dan perhatian, jika ada kesalahan yang aku perbuat ibu selalu menasehatiku dengan kasih sayang dan kelembutan tak pernah selama aku tinggal di rumah ini melihatnya marah atau kesal.

"Iya bu, kalau begitu Arum mau ke kamar dulu ganti baju," ucapku.

"Iya sana buruan ya."

Entah mengapa selama pernikahanku semua keluarga mas Ariel sangat menyayangiku bahkan ayah mertuaku.

Kami memang dijodohkan sedari kecil, ayah mas Ariel adalah seorang pengusaha sukses yang berteman baik dengan bapak sebagai karyawan biasa. Mereka adalah sahabat dari kecil. Beliau bernazar jika nanti mempunyai anak laki-laki dan perempuan maka akan dinikahkan.

Dan akhirnya kami dipersatukan dalam ikatan suci perkawinan yang sakral dan sah dimata agama dan hukum.

Dari sejak menikah, kami sudah tinggal satu atap dengan mertua dan saudara ipar yaitu kakaknya mas Ariel, mbak Sukma.

Hidup kami sangat tenteram berdampingan dengan mertua, apalagi dengan kakak ipar yang mempunyai anak bernama Raina. Gadis kecil itu diusianya baru 2 tahun sangat lincah dan menggemaskan sehingga naluri keibuanku pun muncul, sejak lahir sampai sekarang aku yang merawat dan menjaganya.

"Rum, tolong jaga Raina sebentar, aku mau bertemu teman arisanku di cafe, biasalah namanya juga sosialita nggak enak kalau nggak datang nanti di kira sombong," ucapnya dengan tersenyum.

"Kenapa nggak dibawa aja Raina, mbak, kasihan nanti nangis lagi nyariin mbak," jawabku.

"Ya elah Arum, kamu itu orang desa mana ngerti yang beginian, ribet Rum lebih kamu aja yang jaga ya?" sahutnya denga tersenyum yang sudah rapi dan berdandan sangat cantik.

"Rum, ibu mau pergi sebentar ada teman ibu yang masuk rumah sakit nggak enak dong istri seorang pengusaha terkenal diajak jenguk teman nggak datang nanti dikira pilih kasih lagi, dan tolong ya Rum kamu hari masak yang enak soalnya habis dari rumah sakit teman ibu mau kesini, tuh daftar makanannya," terang ibu mertua yang ramah.

"Baik bu, Arum akan selesaikan semuanya, ibu jangan khawatir, sebelum ibu datang semuanya pasti sudah beres," jawabku dengan antusias.

"Kamu memang menantu ibu yang pengertian dan baik, untung kami bisa mendapatkan kamu pantas saja almarhum papahnya Ariel sangat menyukaimu," terangnya yang membuat aku tersipu malu.

Begitulah setiap harinya, mereka selalu beralasan pergi keluar dan hanya aku yang tinggal bersama Raina di rumah yang besar dan megah ini. Ibu tidak mau memperkerjakan asisten rumah tangga karena tidak percaya sama orang lain dan pemborosan.

Suami mbak Sukma sudah meninggal setahun yang lalu akibat penyakit jantung yang dideritanya, tetapi meninggalnya pun mendadak tanpa ada orang lain yang tahu dan pihak keluarga tidak mau diautopsi, entahlah aku sendiri tidak paham.

Aku yang berkutat di dapur seharian menyelesaikan semua pekerjaan, untungnya Raina setelah ku beri makan, dia tertidur pulas jadi dengan cekatan aku segera memasak hidangan makanan yang diminta ibu.

Setelah selesai semua, tepat jam 14.00 siang, ibu beserta temannya telah datang ke rumah.

"Wah bersihnya rumahmu jeng, emmmh ... wangi lagi, pembantumu hebat banget ya bisa sebersih dan serapi ini, nemu dimana mau juga dong aku satu buat di rumah," ucapnya.

"Jleeeeb!" Aku yang mendengar itu hampir saja menitikkan air mata, tapi segera ibu memperkenalkan aku dengan teman-temannya.

"Oh, dia bukan pembantuku tapi dia ini menantuku namanya Arum, dia yang mengerjakan semuanya, kalian tahu sendirikan aku tidak percaya sama orang lain," sahut ibu mertua yang membuatku terharu dan tambah sayang aku padanya.

"Upps maaf ya Arum, Tante kira kamu pembantu disini, habis dandanan kamu kaya pembantu sih!" hahahaha ... ledeknya diikuti tertawa renyah teman ibu yang lain.

Dan aku hanya memberikan senyuman. "Maaf ya Rum, teman-teman ibu ini suka guyon," terang ibu sambil tersenyum padaku.

Lagi-lagi aku terbuai dengan kasih sayangnya seperti ibu peri di negeri dongeng.

"Bu, Arum ke kamar dulu mau lihat Raina, takutnya dia sudah bangun."

"Ya sudah sana pergi jagain Raina!"

Aku pergi menuju kamarku, sengaja Raina kutidurkan disana. Ternyata gadis kecil itu masih terlelap dalam tidur, kupandangi wajahnya yang imut dan lucu.

"Ah, andaikan dia darah dagingku sendiri, betapa bahagianya hati ini. Ku ambil gawaiku dan menyalakan video bermaksud merekam Raina yang menggemaskan sedang tidur, namun tiba-tiba aku tertuju pada meja kecil berwarna hitam, mengapa lacinya bagian bawahnya terbuka.

Aku berhenti merekam dan menuju laci itu, mungkin mas Ariel buru-buru mengambil sesuatu disana entalah.

Saat hendak kututup, ada sesuatu yang mencurigakan. Karena penasaran ku laci itu dengan lebar, disana terlihat beberapa struk belanja, bahkan yang tanggal kemarin pun masih ada.

"Untuk siapa ini, bahkan barang-barang yang tertera disitu bukan punyaku," batinku.

"Kubuka semuanya ternyata struk pembelian tas, pakaian, skincare dan pernak pernik lainnya dengan jumlah nominal yang fantastis, dan yang paling menyita perhatianku ada kuitansi pembelian satu set perhiasan emas dengan harga 500 juta dengan tanggal kemarin.

Aku masih berpikir positif mungkin struk itu membeli keperluan ibu dan mbak Sukma, dan kuitansi ini untuk diriku, karena besok adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang kelima, mungkin nanti malam tepat jam 12.00 malam seperti tahun lalu mas Ariel selalu memberiku hadiah.

Ku kembalikan struk itu kelaci dan menutupnya. Tak sabar menunggu nanti malam, kini aku sudah mengetahui hadiah kejutannya.

"Aku bahagia sekali menjadi istrimu, aku sangat mencintaimu mas, kau suamiku imamku untuk dunia dan akhirat," lirihku.

Kulihat jam dinding menunjukkan pukul delapan malam, tetapi mas Ariel belum juga pulang. Bolak balik kumelihat dibalik jendela kamarku tetapi mas Ariel tidak ada.

Rasa kantuk mulai menjalar ke mataku, namun belum ada tandanya sampai kutertidur dengan lelap.

Ada suara yang membangunkanku, namun tidak kutemukan mas Ariel disampingku.

Aku pergi keluar untuk mencari sumber suara itu. Ku berjalan perlahan-lahan agar tidak menimbulkan suara, dan akhirnya kutemukan suara itu ya suara mas Ariel di kamar ibu.

"Apa yang mereka bicarakan tengah malam begini?" gumanku dalam hati.

"Ku buka sedikit pintu itu, ternyata mas Ariel sedang menelepon seseorang.

{ Tinggal selangkah lagi kita bisa menghirup udara segar sayang, sudah aku katakan buah kesabaran akan indah pada waktunya }

{ Dia memang wanita polos dan lugu, sangat mudah kita bohongi ... hahahaha...}

{ Aku akan mengatur perceraian dengannya, jangan khawatir sayang, kamu tinggal terima beres aja, I love you my wife }

Aku terenyak, syok, kaget bercampur emosi dan marah mendengar semua perkataannya.

Apakah hanya mimpi, untuk siapa ia mengatakan itu semua, apakah aku yang dimaksud, apakah aku istri pertamanya atau kedua?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terjebak Pernikahan Yang Palsu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan