Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Satria adalah mahasiswa asal desa yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta. Selama masa kuliah, ia menumpang tinggal di kediaman milik paman dan tantenya. Kehidupan biasanya berubah drastis setelah ia secara tidak sengaja menyaksikan aktivitas intim di dalam kamar utama. Peristiwa tidak terduga tersebut menuntun Satria pada penemuan berbagai rahasia gelap mengenai hubungan terlarang di rumah itu, di mana ia akhirnya terseret menjadi tokoh utama di tengah pusaran konflik tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 7

: Sogokan Tante Vega

"Makasih yaa sudah mau nemenin aku ke supermarket..."

Setelah mobil SUV kompak itu sampai di parkiran kampus kembali, Berlina pun akhirnya bersuara, tatapannya yang cantik terlihat lesu.

Satria geram, tak habis pikir ada laki-laki bodoh yang menyia-nyiakan wanita sekelas Berlina.

"Kak, kamu pasti akan dapat yang lebih baik dari laki-laki berengsek itu..."

Setelah tersenyum tipis, tiba-tiba di dalam mobil ber-AC, Berlina membuka jaketnya. Kini ia hanya mengenakan tanktop putih ketat.

Leher jenjangnya dan dadanya yang putih seketika terlihat jelas, apalagi saat ia mengangkat tangan, memperlihatkan ketiaknya yang mulus tak bercela.

Kalamenjing Satria sontak bergerak naik dan turun.

"Boleh aku peluk? Sebagai ucapan makasih dan tanda pertemanan...?"

Tenggorokan Satria kering, pe–peluk katanya?!

Belum sempat ia menjawab, Berlina sudah bergerak cepat.

Bruk!

Tubuh Satria yang kaku dipeluk erat. Campuran aroma parfum dan asam keringat tipis Berlina menghantam indranya. Apalagi sensasi gundukan empuk yang penuh menekan kuat ke dadanya.

Celana Satria seketika sesak tak tertahankan. Ia hampir hilang akal di dalam pelukan memabukkan itu.

“K-Kak… kelasku sudah mau mulai… Maaf yaa…” Satria berusaha dengan lembut melepaskan pelukan Berlina.

Bukan, bukan karena Satria tidak mau. Sebenarnya mau banget malah. Tapi… Satria takut Berlina menyadari jika apa yang ada di dalam celana pemuda itu sudah berontak begitu kuat.

“Ehhh… Maaf yaa. Jadi Keenakan…” Senyum Berlina pada Satria begitu manis, juga penuh… arti?!

Buru-buru Satria keluar dari mobil Berlina dan berjalan cepat, menjauh dari mobil.

“Duehhh… godaannya kuat banget…”

Baru saja masuk ke gedung kampus, Satria kaget, 3 mahasiswa yang kemarin dia tabrak sudah berada di depannya.

“Heii kurus, kamu tadi kemana saja diajak si Berlina?” orang yang kemarin tarik kerah bajunya langsung tembak dirinya dengan pertanyaan menohok.

“H-hanya ke supermarket Bang, nemani belanja,” suara Satria kali ini tenang saja, karena dia aslinya bukanlah tipe pria pengecut, hanya tak ingin bikin ribut.

“Dengar yaa, mulai kini awas kalau berani ajak Berlina jalan lagi, atau…!” tiba-tiba salah satu mahasiswa ini ambil minumannya dan Satria kaget bukan kepalang, air minumnya di siramkan ke kepalanya, basahlah rambut dan pakaiannya.

“Ini hanya peringatan, lain kali berani temani Berlina jalan, aku hajar kamu,” kata orang ini dan ketiganya berlalu, sambil tendang kursi plastik di depan Satria.

Satria sampai gemeretakkan giginya menahan amarah. Agaknya kesabarannya mulai menipis.

“Sabar Satria, mereka itu anggota Menwa dan terkenal sok jago di kampus ini,” Syarif sahabat dekatnya datang sambil ikut ngelap tubuhnya dengan tissue.

Syarif lantas cerita, Trio Doni, Anjar dan Toni 'premannya' di kampus ini, apalagi mereka itu andalan di klub basket kampus mereka.

“Aku tak akan mengalah lagi…cukup bullyan ini,” batin Satria.

**

Baru saja Satria meletakkan tas ranselnya dan masih kesal dengan perbuatan Doni, Anjar dan Toni, pintu kamarnya diketuk dengan ketukan cepat.

Dengan ogah-ogahan dia menuju ke pintu, begitu dibuka, Tante Vega. Wajahnya panik dan matanya terlihat memancarkan ketegangan. Tanpa tedeng aling-aling, wanita itu nyelonong masuk.

“Satria… Tante mau bicara! Sekarang!” Tante Vega, yang tingginya hanya sebatas hidung Satria, menatap tajam ke atas, sorot matanya yang lentik seolah menuntut pengakuan.

“Iya Tante… S-satria dengarkan!” Satria langsung berdiri tegak di hadapannya, merasakan aura serius yang belum pernah ia lihat.

“Kamu harus jaga rahasia! Jangan sampai Om kamu tahu aku tadi jalan dengan seorang pria di supermarket... Itu tak seperti yang kamu bayangkan!” desis Tante Vega.

“I-iya Tante, aku akan jaga rahasia ini!”

“Janji... sumpah?” desak Tante Vega, kini meraih lengan Satria.

“Aku janji... dan bersumpah Tante, tak akan bocorkan ini pada Om atau siapapun!” sela Satria cepat.

Tante Vega menarik napas lega, namun matanya masih memindai Satria. “Bagus. Tante percaya kamu. Nah, kalau kamu benar-benar menjaga rahasia tadi, tante akan kasih sesuatu buat kamu!”

Satria menelan ludah, membayangkan imbalan materi. Memangnya apa yang Tante Vega mau berikan? Uang jajan tambahan? Otak polosnya kontan bersorak, siapa yang nolak batinnya.

Namun, tindakan Tante Vega selanjutnya membuat jantung Satria berhenti berdetak.

Tanpa peringatan, Tante Vega meraih bagian depan celana jeans Satria. Jemari halusnya menyentuh kain denim tebal itu, lalu dengan gerakan cepat, ia menarik ritsleting celana Satria hingga turun. Satria terlonjak kaget, tubuhnya seketika kaku seperti patung.

"Ta-tante mau apa?!" Suara Satria terdengar serak dan nyaris tak keluar.

Tante Vega tersenyum, senyum nakal yang sungguh asing dan mendebarkan. Ia memajukan wajahnya, memanyunkan bibir merahnya yang masih berlumur gincu, mendekat ke telinga Satria.

“Tentu saja kasih kamu sogokan lebih biar tutup mulut...”

Lalu, diiringi desahan samar, Tante Vega mulai membungkuk.

**

Lanjut teruss yaaa....!!

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B11440" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B11440
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel An Affair
9.2
Winter Samantha menyamar demi menghancurkan keluarga Smith yang telah merenggut nyawa orang tuanya. Ia sengaja menjerat Edward Smith dan putranya, David, ke dalam skandal perselingkuhan yang berbahaya. Namun, di tengah misi balas dendam tersebut, muncul Sean William, sahabat masa kecil yang mencintainya dengan tulus. Kini Winter terjebak dalam dilema besar: tetap menghancurkan musuhnya atau memilih hidup bahagia bersama lamaran cinta sejatinya, Sean.
Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
9.6
Hidup Lara hancur total saat Darren, suaminya, berselingkuh dengan Maya yang merupakan sahabat dekatnya sendiri. Pernikahan mereka berakhir tragis setelah Darren memilih menceraikan Lara demi selingkuhannya. Penderitaan Lara kian memuncak ketika kecelakaan hebat merenggut janin dalam kandungannya. Meski mencoba membuka hati untuk cinta yang baru, rentetan cobaan seolah tak berhenti mengejarnya. Mampukah Lara menemukan setitik kebahagiaan setelah segala miliknya hilang?
Sampul Novel IDOL
8.6
IDOL
Raelyn Agatha menjalani hidup pahit, berpindah dari satu rumah kerabat ke rumah lainnya demi bertahan hidup. Di tengah keputusasaan untuk melarikan diri dari nasibnya, ia bertemu Min Ho, idol populer yang membawa keceriaan baru. Namun, kebahagiaan mereka terancam oleh kebencian publik dan penolakan keras dari orang-orang di sekitar sang bintang. Mampukah Raelyn mempertahankan cinta dan perasaannya meski seluruh dunia menentang hubungan mereka?
Sampul Novel Mars & Venus Fall In Love
8.3
Elga, mahasiswi kedokteran berusia 20 tahun, terjebak dalam situasi rumit bersama senior populer bernama Zyan. Berawal dari insiden ciuman hingga tinggal satu atap, kebencian di antara mereka perlahan berubah menjadi cinta yang mendalam. Namun, saat Elga siap menerima lamaran Zyan, rahasia masa lalu terkuak: Zyan ternyata sudah memiliki seorang putri. Di tengah penolakan dan luka lama, mampukah Elga bertahan dan membawa hubungan mereka menuju pelaminan?
Sampul Novel Membunuh Masa Lalu
7.9
Dalam asmara, bersiaplah untuk menghadapi kehilangan atau kerinduan yang mendalam. Cinta sering kali datang dan pergi secara misterius, namun luka yang ditinggalkan bisa merenggut separuh jiwa. Jaya terjebak dalam kepedihan saat sosok yang paling ia sayangi menghilang tanpa kepastian yang jelas. Kisah pilu Jaya ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang belum pernah merasakan betapa hancurnya hati ketika ditinggal tanpa sebuah jawaban pasti.