
Tergoda Pesona Bos Duda
Bab 3
3.malam yang panas
Bryan hanya melihat Kim dengan tatapan datar tanpa Ekspresi. "Kau terlalu lama."
Dengan kasar Bryan memindahkan Kim dari pangkuan nya menjadi berada di bawah kungkungan Bryan.
"Ahh tenang lah baby. Kita butuh waktu untuk menikmati malam yang panas ini bukan?"
"Aku bukan orang penyabar." Ujar Bryan dengan menatap tajam Kim.
Bryan membuka bra yang dikenakan kim lalu dengan kasar Bryan meremas buah dada Kim dengan kasar.
"Sayang kau-"
Kim tidak bisa melanjutkan kata kata nya karna di bungkam oleh bibir manis Bryan dan mengisi nya oleh lidah nya. Kim yang sama nafsu nya pun menyambut ciuman Bryan dengan senang hati dan penuh kenikmatan.
Bryan dengan segera membuka celana dalam Kim. Bryan mengusapkan tangan nya ke permukaan kewanitaan Kim.
Hal yang di lakukan Bryan membuat Kim menggerang. "Ini baru tangan nya saja tapi sudah membuatku mabuk kepayang." Ujar kim dalam hati.
Kemaluan Kim yang masi sensitif mengalir cairan yang tak terduga sisa cairan dengan hasil kenikmatan Kim Sendiri.
Setelah puas memainkan kewanitaan Kim, dengan kasar Bryan memasukan 3 jari ke dalam vagina Kim.
Tubuh Kim melengkung seketika "argh kenapa kau tidak bisa bermain lembut sedari tadi." Ujar Kim. Tapi padahal Kim senang jika ada orang yang bermain kasar dengan nya.
"Wanita seperti mu tidak pantas jika bermain lembut." Ujar Bryan lalu menggerakan tangan yang berada di kewanitaan kim dengan brutal.
Kim hanya bisa meremas seprai sambil mendesah keras. ia tidak peduli jika kamar lain mendengar desahan nya yang ia butuhkan hanyalah sentuhan dari Bryan.
"Arghh aku ingin sampai." Ujar Kim lalu Bryan dengan tega melepas tangan yang berada di kewanitaan Kim dan memberhentikan gerakan nya.
Hal itu membuat Kim kecewa lalu Bryan memasukan satu jari "bagus masi basah."
Bryan membuka celana nya hingga semua lolos dan mereka tidak memakai satu helai benang pun.
"Sssh ahh mengapa tangan mu di keluarkan. Baru saja aku ingin mencapai kenikmatan." Kesal Kim.
Bryan sedang mencari pengaman agar tidak kebablasan tapi ternyata Bryan lupa tidak membawa pengaman tersebut.
"Aku lupa membawa pengaman."
"Sudah tak apa. Kali kali kau harus mencoba nikmat nya bercinta tampa pengaman." Ujar Kim.
"Baik lah." Ujar Bryan.
"Permainan akan segera dimulai baby." Ujar Kim dalam hati.
Bryan segera memposisikan tubuh nya agar bisa membuat kenikmatan dunia. Tanpa aba aba Bryan segera memasukan kejantanan nya kedalam kewanitaan Kim.
Jleb
Satu hentakan bisa membuat kejantanan Bryan masuk full "uhh kewanitaan jalang memang mudah untuk di masukan."
Kim tidak mendengar kan keluhan Bryan. Dia hanya fokus pada kenikmatan nya karna kejantanan Bryan sangat memenuhi kewanitaan nya.
"Sssshh sial kejantanan mu begitu besar sehingga bisa ssshh membuat ku senikmat ini." Ujar Kim sambil merem melek.
Bryan yang mendengar itu hanya acuh karna sudah biasa mendengar dari setiap jalang yang bermain dengan nya.
Tanpa berlama lama Bryan segera menggerakan nya dengan brutal. Rintihan dan kenikmatan itulah yang di rasakan oleh Kim, dengan jelas Bryan sedang menikmati pijatan dinding kewanitaan Kim setelah sekian lama tidak melakukan nya.
"Bryann!!!"
Bibir liat Bryan memulai menghisap puting payudara kim bergantian dengan kasar. Tubuh Kim hanya bisa menggelinjang sambil mengeluar kan suara desahan yang erotis itu.
"Bryannn ahh!"
"Kim kau memang jalang yang handal."
Bagi Bryan tidak ada kata kata manis dan panggilan manis untuk seorang jalang.
Bryan yang sesekali menggerang terus memajukan mundur kan kejantanan nya dengan gerakan yang teratur dan hentakan yang memabukan.
"Ohhh jalanggg kau begitu nikmat!" Ujar Bryan.
Bryan memacu dorongan dan hentakan nya semakin lama semakin cepat. ia akui selama berhubungan dengan jalang, Kim yang paling nikmat.
Dengan ganas Bryan membuat tanda kissmark di buah dada Kim, hal yang lagi lagi di lakukan Bryan membuat kim mendesah.
"Ahh yeah baby faster emhh."
Bryan yang mendapat erangan itu semakin semangat mempercepat gerakan nya sehingga membuat Kim meremas bahu Bryan.
Bryan mencium Kim dan menjelajahi mulut Kim dengan lidah nya. Kim pun melakukan hal yang serupa.
Bibir atas di masukan oleh Bryan. Dan bibi bawah di acak acak oleh kejantanan Bryan. Menurut Kim ini adalah sensasi yang luar biasa. Enak sekali. Semakin enak saat penggerakan kim dan Bryan bertubrukan.
"Bryan ohhh ahh aku ingin keluar."
"Bersama." Ujar Bryan.
Tanpa menunggu waktu lama lagi penggerakan Bryan di percepat dan itu di rasalan oleh Kim. Kim pun mengikuti gerakan Bryan dan mereka saling bertubrukan. Lubang kewanitaan Kim meremas kejantan Bryan dan memerah nya agar bisa mengeluar kan kejantanan nya dengan nikmat.
"Ahhhhh"
"Ohhh"
Bryan dan Kim merasakan organesme yang begitu hebat dan panas Begitu kuat seiring dengan memancar kan cairan hangat ke dalam rahim Kim. Bryan dan Kim mengenjang bersama dan mendiam kan nya untuk beberapa saat.
"Kau nikmat." Ujar Bryan sambil melepas kan kejantanan nya yang berada di kewanitaaan Kim.
Kejantanan Bryan yang masi tegang dan mengkilap dari lupang kenikmatan Kim.
Perlahan badan Bryan menunduk ke bawah, Bruan menekan nekan kewanitaan Kim menggunakan tangan nya dan mengeluarkan Sperma yang masi tersangkut di dalam kewanitaan Kim.
Perlakuan Bryan lagi lagi memabukan bagi Kim dan Kim menggerang sebagai respon nikmat yang telah Bryan laku kan.
Perlahan cairan putih yang hangat itu mengalir dengan sempurna dan Bryan pun tak tinggal diam.
Slurp
Slurp
Bryan menjilati sisa sisa caira yang keluar dari kewanitaan Kim.
"Ssshh ahh kau sangat mahir." Puji Kim tapi di hiraukan oleh Bryan.
Setelah puas menjilati sisa cairan yang ada di kemaluan Kim akhirnya Bryan bangkit lalu tidur di sebelah kim.
"Ternyata tanpa pengaman itu nikmat." Ujar Bryan.
"Tentu saja bahkan aku sudah hafal dengan rasa nya. Tapi rasa kejantanan mu sangat jauh kebih besar dan nikmat."
"I know bitch!"
"Cepat naik ke atas ku dan goyangkan pinggang mu." Perintah Bryan dan Kim mengikuti nya.
Kim perlahan duduk di badan Bryan tapi sebelum itu Kim mengarah kan kejatanan Bryan ke arah kewanitaan nya, saat di rasa sudah pas Kim segera menurun kan nya secara perlahan dengan mata tertutup karna tak sanggup menerima kenikmatan yang ia rasakan.
Jleb
Kejantanan Bryan masuk dengan sempurna kedalam kewanitaan Kim, Bryan hanya menggerang berbeda denga Kim yang mendesah dengan heboh.
"Arghh." Desahan Kim membuat Bryan nafsu lalu memanampar nampar kedua buah dada kim hingga payudara yang semula putih kini menjadi merah.
Tanpa basa basi Kim langsung menggerakan pinggang nya dengan brutal tak kalah brutal dengan gerakan Bryan tadi.
Bryan menikmati gerakan Kim dengan tanggal yang tak tinggal diam kadang meremas buah dada kim kadang menampar nyam
Mereka menghabiskan malah yang panjang dan bergairah tampa memikir kan apa yang akan terjadi kedepan nya.
Anda Mungkin Juga Suka





