Sampul Novel Terbongkarnya Perselingkuhan Suamiku

Terbongkarnya Perselingkuhan Suamiku

8.9 / 10.0
Dalam novel modern Terbongkarnya Perselingkuhan Suamiku, seorang istri menghadapi dilema besar saat pengkhianatan terungkap. Ia harus memilih antara memaafkan atau menempuh jalur hukum. Baca romance novel ini untuk melihat konsekuensi dari sebuah pilihan sulit dalam rumah tangga.
Ringkasan Terbongkarnya Perselingkuhan Suamiku
Menghadapi kenyataan pahit bahwa pasangan hidupmu telah berkhianat di belakangmu, keputusan besar apa yang akan kau ambil? Apakah kau memiliki kelapangan hati untuk memberikan kesempatan kedua dan memaafkan segala kesalahannya? Ataukah kau memilih untuk mengakhiri segalanya dan menyelesaikan pengkhianatan ini secara hukum di pengadilan? Dilema antara cinta dan keadilan kini menjadi beban berat yang harus segera diputuskan demi masa depanmu sendiri.
Baca Selengkapnya

Terbongkarnya Perselingkuhan Suamiku Bab 1

Flora menatap pantulan wajahnya di cermin, terlihat seutas senyum manis di sana. hari ini adalah hari paling bahagia dalam hidupnya, sudah seharusnya hari ini di rayakan.

Dia sudah siap dengan gaun indah dengan hitam, sangat kontras dengan kulitnya yang putih bersih. Saat ini dia sudah tampak seperti bintang yang bersinar di tengah langit malam.

Dirinya yakin suaminya, Leo. Pasti melupakan hari yang bersejarah ini. Flora tak pernah mempermasalahkan hal ini karena memang suaminya seorang presidir di sebuah perusahaan ternama.

Tanggung jawabnya bukan pada keluarganya saja, melainkan banyak orang yang bersandar padanya.

Hari ini tepat 7 tahun mereka menikah, dia mendengar kalau 5 tahun awal pernikahan adalah masa yang paling sulit. tapi lihatlah kenyataan ini, Flora sangat bahagia karena mereka dapat melewati masa yang 'sulit' ini dengan bahagia.

Bukankah hal ini perlu di rayakan? Flora sudah memesan kamar hotel untuk merayakan hari bahagia ini.

Saat ini dia sudah siap, wajahnya sangat cantik bahkan jauh lebih muda 10 tahun dari umurnya.

"Mbok jagain anak-anak yaa ... Saya sama Tuan pulang besok agak siangan," ucap Flora sambil menuruni tangga.

Karena saat ini hari sabtu, besok anak-anak juga libur sekolah, jadi Flora bisa sedikit lebih tenang.

Mbok Ranti segera berlarian mendekati flora yang melangkah menuruni tangga. dan segera menganggukkan kepala tanda mengerti.

Flora melangkah keluar rumah dan segera naik ke mobil, mewahnya melaju meninggalkan istana megahnya menuju kantor di mana sang suami sedang berkutat dengan segudang tugasnya.

Di tempat lain, tepat dimana seorang pria dengan postur tubuh tegap dengan deretan otot tertata rapi di perutnya.

Keringat masih membasahi tubuhnya, adegan panas baru saja berakhir. Di sampingnya ada seorang wanita yang sedang terbaring lemas.

Matanya menatap sayup ke arah sang pria, dia menatap punggung kekar dan lebar yang baru saja memberi kehangatan pada tubuhnya.

Telfon kantor berdering kencang, menandakan bahwa ada seorang yang sedang menunggunya dan nunggu persetujuan.

"Halo," ucap Demian, sambil memakai celananya kembali.

"Nyonya Flora mau masuk, apakah rapat Bapak sudah selesai?" tanya sang resepsionis.

Mata Demian terbelalak, dia tak menyangka istrinya akan datang ke kantor. Dia segera melempar pandangan ke arah wanita yang masih berbaring di sofa dengan tubuh polosnya.

"Oke sebentar lagi selesai, suruh Nyonya tunggu 5 menit lagi." Demian segera menutup telepon dan segera menggendong wanita tersebut ke dalam kamar mandi.

Tidak lupa dia membereskan semua pakaian yang berceceran, "pakai ini, Flora ada di bawah," Demian berbisik lirih.

"Apa?" Mata wanita tersebut membulat sempurna, dia segera sadar dan merapikan dirinya. Tidak biasanya wanita itu kemari, kenapa mendadak seperti ini?

Demian segera merapikan diri dan ruangannya. Membereskan kertas yang berserakan dan tisu yang bertebaran di mana-mana.

Saat dirinya selesai, dalam waktu yang bersamaan pintu terbuka. Tubuhnya membeku, nyawanya serasa lepas dari jasad karena terkejut.

Sepasang tangan lembut memeluknya mesra, terasa hawa hangat yang berhembus di punggungnya.

Demian sedikit lega, setidaknya dia aman kali ini. Tidak ada kecurigaan padanya. Dia segera memutar badan dan memeluk mesra wanita di hadapannya.

Mata Flora menatap aneh ke arah kemeja yang di pakai suaminya, kenapa suaminya memasang kancing yang tidak sejajar, sehingga kerah kemeja naik sebelah. Tubuhnya juga berkeringat?

"Kau tidak apa-apa Sayang?" tanya Flora lembut.

"Ti-dak, aku baik-baik saja. Apa ada yang aneh?" jawab Demian yang masih belu sadar dengan kemejanya.

Flora menyapu ruangan dengan mata tajamnya mencoba mencari kejanggalan pada ruang kerja suaminya ini. Pasti ada yang tidak beres.

Matanya tertuju pada suatu benda yang berada di atas sofa, dia segera melangkah mendekatinya. Namun langkanya terhenti karena Demian menghalanginya.

Dia melempar tatapan penuh tanda tanya,

"Kau mau kemana?" tanya Demian gelisah.

"Ke sofa, emang kenapa?" sahut Flora.

Flora mendorong tubuh sang Suami dan meraih remot AC, memastikan suhu ruangan Demian. Alisnya bertaut, sejak kapan suaminya lupa untuk menghidupkan AC.

"Kamu mau uji nyali, kenapa AC nya nggak di hidupin?" Flora tersenyum manis.

Dia merasa bersalah telah mempunyai pemikiran buruk kepada suaminya akibat kemejanya itu. Dia melangkah mendekati sang Suami dan membuka kancing bajunya.

Demian meraih pinggul sempit dan menarik Flora kedalam dekapannya, sebisa mungkin dia untuk bersikap biasa saja agar istrinya tidak curiga.

Semoga dengan seperti ini Flora tidak curiga,

"Apakah aku melupakan sesuatu, sampai kau datang kemari tiba-tiba seperti ini?" tanya Demian sambil mengecup kening Flora.

Tepat seperti dugaan, sang suami sibuk dengan aktifitas kantor yang kian padat. Flora menarik kerah Demian dan mendekatkan bibirnya ke telinga.

"Aku sudah boking kamar di tempat pertama kita bertemu, jadi bisakah kita pergi sekarang?" Flora berbisik dan meninggalkan kecupan mesra.

Baru kali ini sang istri memiliki inisiatif, biasanya dia tak pernah seperti ini. Apa yang terjadi padanya, tetapi Demian menyukai Flora saat ini.

"Sepertinya kau sangat tidak sabar," ucap Demian tersenyum nakal, dia semakin mempererat dekapannya.

Flora membuka kancing kemeja Demian satu persatu, tatapan mata tajamnya menatap paras tampan yang selama ini telah memberikannya cinta tulus dulu.

Sebenarnya Flora ingin segera keluar dari ruangan ini, namun entah mengapa dia ingin memulai permainannya disini.

Jantung berdebar kian cepat, untung saja pengaruh obat perangsang masih bereaksi, kalau tidak. Dia tidak akan tau apa yang akan istrinya pikirkan.

Sementara seorang di dalam kamar mandi sudah menggigil kedinginan, entah kenapa wanita bodoh di luar sana menaikkan suhu AC. Saat ini ruangan ini seperti Kutub Utara, terlebih di kamar mandi.

Yang lebih menyebalkan lagi, kedua orang di luar sedang bercumbu mesra. Mau atau tidak dia harus menunggu mereka sampai selesai bertempur.

"Argh dasar bajingan," ucap wanita itu lirih.

Hanya kurang satu kancing lagi, maka otot kekar Demian terekspos bebas. Semua otot ini bagaikan roti tawar yang siap untuk di santap.

Jemari lentik Flora mulai membuka sisa kancing dan membuang kemeja Demian ke segala arah, perlahan dia membuka kancing pengait yang masih menahan pusaka hebatnya itu.

Terukir senyum nakal di wajah cantik Flora, tangan Demian sudah menari indah di punggung mulus Flora beberapa inci lagi sudah bisa melepas gaun yang melekat pada tubuh indahnya.

"Kau sangat cantik malam ini," ucap Demian mendekatkan wajahnya ke Flora.

Tak ada jawaban, jemari Flora bergerak semakin lincah membuka sabuk yang membentengi banteng yang sudah siap untuk bertempur.

"Sepertinya aku mencium bau betina lain disini," ucap Flora dengan tatapan tajam.

Nyawa Demian terasa benar-benar lepas dari tubuhnya kali ini, dia tak percaya dengan apa yang dia dengar.

"Maksud mu?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terbongkarnya Perselingkuhan Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tidak Memberi Ampun: Mantan yang Berlutut
9.6
Grace Bennett menyaksikan pengkhianatan suaminya, Adrian Carter, yang berselingkuh di mobilnya sendiri. Bukannya menyesal, Adrian justru menghina pernikahan kontrak mereka. Grace pun membalas dengan tegas: membekukan bisnis miliaran dolarnya dan menceraikannya di depan publik. Meski Adrian berlutut memohon kesempatan kedua, Grace tetap pergi membawa putranya, Ethan. Ia melangkah maju dengan pria lain tanpa menoleh pada masa lalu yang telah tercemar.
Sampul Novel Kesalahan di Malam Sebelum Akad
8.4
Hidup Ardi berubah drastis setelah sebuah insiden fatal akibat pengaruh alkohol. Ia tidak sengaja memasuki kamar yang salah dan menodai Citra, pengasuh anak kembar milik adik angkatnya. Padahal, tepat esok hari Ardi dijadwalkan untuk menikahi Maya, tunangannya. Kini ia terjebak dalam dilema moral yang besar. Ardi harus memilih antara melanjutkan rencana pernikahan dengan Maya atau justru mempertanggungjawabkan kesalahannya dengan menikahi Citra.
Sampul Novel Kesalahan Semalam : Manisnya Suami Miliarder
9.0
Hidup Alina hancur saat tunangannya berkhianat dengan sahabatnya sendiri. Beban hutang keluarga pun memaksanya menyerahkan kesucian pada pria asing. Kini, ia terjebak pernikahan tanpa cinta dengan Nathaniel, miliarder dingin penuh rahasia. Di tengah dendam dan perebutan harga diri, tembok hati Alina mulai goyah oleh sikap suaminya. Haruskah ia menuntaskan misi balas dendamnya, atau justru kembali jatuh cinta pada sosok yang menyimpan masa lalu kelam itu?
Sampul Novel Ketika Cinta Berubah Menjadi Abu
8.9
Dunia Savi hancur saat Jaka, rockstar yang ia puja sejak remaja, mengkhianati janji manisnya. Di sebuah bar Senopati, Savi mendengar rencana kejam Jaka untuk menyingkirkannya dengan sandiwara tunangan palsu. Tak hanya dihina sebagai pengganggu, Savi bahkan dibiarkan terluka fisik demi wanita lain. Muak dengan kekejaman dan rasa malu di depan umum, Savi memutuskan untuk bangkit. Ia memutus semua akses komunikasi dan memulai hidup baru di Florence tanpa bayang masa lalu.
Sampul Novel Setulus Cinta Ana
8.2
Setelah sekian lama berjuang keras untuk menghapus perasaan terhadap Aris, Ana akhirnya menyerah dan memutuskan untuk menerima cinta pria tersebut. Meski telah berupaya menjauh, takdir seolah terus mempertemukan mereka kembali melalui berbagai situasi yang tidak terduga. Kini, Ana mulai merenungkan apakah semua kebetulan ini adalah pertanda kuat bahwa mereka memang ditakdirkan berjodoh untuk selamanya dalam ikatan asmara yang tulus.
Sampul Novel Tuan Arogan dan Pelayan Hati
9.1
Terbebani rasa bersalah yang mendalam, Nara memilih menyamar sebagai pelayan demi menebus dosa masa lalunya. Ia bekerja untuk Jaden Luther, CEO arogan yang kini lumpuh dan menutup diri dari dunia setelah kehilangan segalanya. Meski awalnya dingin, kehadiran Nara perlahan meruntuhkan dinding pertahanan Jaden. Namun, saat benih cinta mulai tumbuh, rahasia kelam masa lalu terungkap dan mengancam hubungan mereka. Akankah kasih sayang tulus Nara berubah menjadi dendam yang menghancurkan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan