Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terapis Pembawa Petaka

Terapis Pembawa Petaka

Saat menemani istrinya di pusat pemulihan pasca persalinan, seorang manajer umum muda yang kaya menarik perhatian terapis yang biasanya pendiam. Terapis itu mendadak sangat antusias, menyindir sang istri bisa menikahi miliarder karena operasi plastik, hingga melarangnya menyusui akibat tuduhan implan. Puncaknya, saat pasangan ini berdiskusi memilih nama untuk anak pertama mereka, sang terapis justru menyela dengan klaim mengejutkan bahwa sang istri sebenarnya sudah pernah melahirkan sebelumnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Ketika suamiku datang ke tempat pemulihan pasca persalinan untuk menemaniku, terapis pasca persalinan yang selalu tidak banyak bicara tiba-tiba menjadi antusias dan bersemangat.

Awalnya, dia memuji suamiku yang tinggi dan tampan. Dia masih muda, tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan.

Kemudian, dia berasumsi bahwa aku bisa menikah dengan orang kaya dengan mengandalkan operasi plastik yang aku lakukan.

Ketika dia melakukan pijat laktasi kepadaku, dia juga menasihatiku bahwa aku tidak bisa memberikan asi kepada anakku karena aku menggunakan implan di payudara, karena itu tidak baik untuk bayi.

Aku terlalu malas untuk meladeninya, jadi berdiskusi dengan suamiku tentang nama anak kami nanti.

Suamiku mengatakan bahwa ini adalah anak pertama kami, jadi dia harus memikirkannya dengan baik.

Namun, terapis pasca persalinan berseru, "Ah, Kak, bukankah sebelum ini kamu sudah pernah melahirkan?"

Ketika suamiku datang ke tempat pemulihan pasca persalinan untuk menemaniku, terapis pasca persalinan yang selalu tidak banyak bicara tiba-tiba menjadi antusias dan bersemangat.

Awalnya, dia memuji suamiku yang tinggi dan tampan. Dia masih muda, tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan.

Kemudian, dia berasumsi bahwa aku bisa menikah dengan orang kaya dengan mengandalkan operasi plastik yang aku lakukan.

Ketika dia melakukan pijat laktasi kepadaku, dia juga menasihatiku bahwa aku tidak bisa memberikan asi kepada anakku karena aku menggunakan implan di payudara, karena itu tidak baik untuk bayi.

Aku terlalu malas untuk meladeninya, jadi berdiskusi dengan suamiku tentang nama anak kami nanti.

Suamiku mengatakan bahwa ini adalah anak pertama kami, jadi dia harus memikirkannya dengan baik.

Namun, terapis pasca persalinan berseru, "Ah, Kak, bukankah sebelum ini kamu sudah pernah melahirkan?"

...

Sahabatku yang bernama Intan membuka tempat pemulihan pasca persalinan dan menghabiskan banyak uang untuk mempekerjakan terapis pasca persalinan. Dia mengatakan bahwa terapis pasca persalinan yang bernama Tiara adalah orang yang baik hati, manis dan sangat terampil.

Untuk meramaikan bisnisnya, aku memesan satu ruangan di tempat pemulihan pasca persalinan yang dikelola oleh Intan.

Awalnya, suamiku berjanji akan menemaniku ketika aku melahirkan anak kami.

Namun, ketika usia kehamilanku memasuki 37 minggu, suamiku pergi ke luar negeri untuk mengurus proyek penting dan tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di sana.

Dalam panggilan video, suamiku menangis. "Valeri, aku ingin kembali sekarang juga. Kenapa aku nggak bisa nemenin kamu di saat penting begini?"

Aku tersenyum dan menghiburnya, "Sayang, aku baik-baik saja. Aku hanya melahirkan, apalagi ada orang tuaku yang menemaniku, jangan khawatir."

Pada hari ketiga setelah melahirkan, aku dipindahkan ke tempat pemulihan pasca persalinan milik Intan.

Intan sedang berada di luar kota untuk melakukan riset pasar, jadi salah satu terapis terbaik di tempat pemulihan pasca persalinan yang menyambut kedatanganku.

Saat pertama kali mendengar kalau aku adalah teman bosnya, terapis itu tersenyum cerah, dengan antusias mengatur ruangan untukku dan memperkenalkan layanan yang ada.

Setelah melihat ayahku mengenakan celana panjang pantai dan ibuku mengenakan pakaian linen polos saat menemaniku, senyum terapis itu langsung memudar. Dia bahkan terkesan acuh saat aku menanyakan beberapa masalah yang aku hadapi.

Setelah orang tuaku pergi, aku mencoba untuk mengatur rencana pemulihan setelah melahirkan. Namun, terapis itu menjawab dengan tidak sabar, "Kak, layanan ini sudah penuh untuk hari ini, jadi aku nggak punya waktu untuk melayanimu."

Setelah itu, dia pergi dan meninggalkanku sendirian.

Selama dua hari berturut-turut, aku bertanya kepadanya kapan dia akan mengatur jadwal untukku. Namun, dia begitu acuh dan tidak sabar saat menghadapiku.

Setelah diabaikan selama hampir empat hari, aku mulai kesal. Hari ini, ketika aku ingin mendapatkan jawaban pasti darinya, dia tiba-tiba tersenyum cerah, bahkan nada bicaranya berubah menjadi sedikit manja.

Aku sedikit bingung, tiba-tiba suara seksi suamiku terdengar, "Valeri, aku pulang."

Suamiku, Dirga, berdiri di depan pintu dengan setelan jas mewah berwarna abu-abu perak.

Sinar matahari menyinari sosoknya melalui kaca, menambah aura elegan dan misterius dalam dirinya. Dia seperti bunga yang sedang mekar sempurna, menunggu untuk dipetik.

Detik berikutnya, bibir Dirga mendarat di keningku. "Sayang, kamu pasti sangat menderita dalam beberapa hari ini."

Aku baru akan mengomel tentang sikap arogan dan kasar terapis yang bertanggung jawab atas diriku, tiba-tiba terapis itu menghampiriku dengan sikap antusias, memeriksa kondisi tubuhku.

"Kak, aku akan memeriksa kondisimu, baru nanti kita jadwalkan layanan pemulihan pasca persalinan yang akan disesuaikan dengan kebutuhanmu nanti."

"Aku sendiri yang akan melakukan dua kali program laktasi untukmu. Kamu bisa memanggilku Tiara."

Ternyata namanya Tiara, terapis pasca persalinan yang sangat ingin dipekerjakan oleh Intan.

Mengingat penghargaan Intan yang begitu tinggi terhadapnya, aku menganggukkan kepala tanda setuju dan memintanya untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan pada tubuhku.

Ketika memeriksa kondisiku, Tiara juga mengamati Dirga, secara sadar mencari topik pembicaraan dengan Dirga.

Kening Dirga menunjukkan kelelahan, tetapi dia menanggapi dengan sopan.

Melihatku menatapnya dengan penuh curiga, Tiara tersenyum canggung. "Kak, suamimu tampan sekali."

"Kak, buka bajumu. Aku ingin memeriksa kondisimu dengan lebih teliti."

Tanpa memberiku waktu untuk bereaksi, Tiara langsung membuka bajuku, mengabaikan fakta bahwa pintu kamar masih terbuka lebar.

Aku sedikit tidak senang, tetapi masih menahan diri ketika teringat bahwa tempat ini milik Intan.

Tiara mulai meraba-raba tubuhku dan berbincang denganku, "Kak, apa suamimu pimpinan di sebuah perusahaan? Dia tampan dan berwibawa."

"Apa pekerjaannya?"

Aku mengangguk tidak sabar, "Dia manajer umum di sebuah perusahaan."

Tiara berkata dengan penuh semangat, "Kak, kamu beruntung sekali."

Setelah mengatakan itu, Tiara dengan kasar memelintir daging lembut di dadaku. Aku menjerit kesakitan dan langsung duduk, mendorongnya menjauh. "Apa yang kamu lakukan?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri Kedua Om Tampan
9.2
Samuel penasaran dengan kehidupan Annabelle yang bekerja sebagai biduan orgen tunggal hingga penari striptis. Meski ditawari posisi tetap di sebuah karaoke mewah agar lebih stabil, Annabelle menolak karena enggan terikat jadwal rutin. Dia lebih memilih kebebasan meski hanya tampil sesekali. Ketertarikan Samuel memuncak saat ia mulai menanyakan tarif layanan Annabelle. Samuel pun mengajukan tawaran khusus untuk menyewa jasa Annabelle selama dua belas jam penuh.
Sampul Novel Istri Kedua Sang Penguasa
8.7
Terjerat utang judi ayah tirinya, Aurora Safitri terpaksa menerima tawaran menjadi istri kedua Alvaro Ricolas. Alvaro adalah miliarder tampan yang hidup dalam kesepian karena istri pertamanya lebih mementingkan karier di luar negeri. Meski bergelimang harta, ia butuh kehadiran sosok wanita di sisinya. Kini, Aurora harus menghadapi babak baru sebagai pendamping pria berkuasa tersebut. Akankah cinta tumbuh di antara mereka, ataukah duka yang menanti?
Sampul Novel ISTRI TERCINTA BOS BESAR
9.7
Elitta kehilangan segalanya karena Vivian, mulai dari kekasih hingga perhatian ayahnya. Saat pertunangannya hancur, sang ayah memaksanya menikahi pria yang dikira miskin. Vivian merasa menang, namun ia terkejut saat mengetahui suami Elitta adalah Vito Vincent Ravello, CEO Sunmart sekaligus mantan kekasih yang dulu ia campakkan. Kini Vivian berambisi merebut Vito kembali. Akankah Elitta mampu mempertahankan rumah tangga dan pria yang ia cintai dari gangguan Vivian?
Sampul Novel KECELAKAAN SEMPURNA
8.9
Demi biaya pengobatan kanker ibunya, Qarletta Averly yang berusia 21 tahun mencoba peruntungan di Heston Corporation. Ia berharap posisi fotografer di perusahaan raksasa itu menjadi solusi finansialnya. Namun, impian indahnya hancur saat bertemu sang CEO, Carl Heston. Alih-alih karier cemerlang, sebuah kesalahan fatal justru menjerat Arlett dalam skandal besar yang dirancang Carl. Kini, Arlett terjebak dalam situasi rumit dengan pria berkuasa yang mengubah hidupnya.
Sampul Novel Kontrak Rahasia Sang Pewaris
9.0
Demi menyelamatkan ibunya yang kritis, Elysia terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Lancaster. Sang pewaris tunggal itu menjanjikan lima miliar rupiah asalkan Elysia bersedia menikah kontrak dan melahirkan keturunan untuk keluarganya. Meski merasa seperti menjual darah daging sendiri, Elysia tak punya pilihan lain. Namun, di balik kemewahan kontrak tersebut, Damian menyimpan rahasia besar yang membuat Elysia terjebak tanpa jalan keluar dari kesepakatan ini.
Sampul Novel Menjalin Cinta Dengan Musuh Pacarku
9.3
Dikhianati demi memikat seorang mahasiswi, sang protagonis didorong ke laut oleh kekasihnya yang kaya saat pesta ulang tahun di atas kapal. Akibat ketakutan hebat terhadap air, ia berakhir kritis di ruang ICU. Setelah sadar, cedera trauma membuatnya kehilangan ingatan khusus tentang pria tersebut. Saat sang mantan memohon maaf dan mengaku sebagai pacarnya, ia justru menyanggahnya dan menyatakan bahwa kekasihnya adalah Shawn, musuh bebuyutan pria itu.