Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terapi Khusus Untuk Kelainan Terlarang

Terapi Khusus Untuk Kelainan Terlarang

Sebagai wanita karier sukses berpangkat tinggi, kehidupan protagonis terganggu oleh kondisi fisik misterius yang memalukan. Hasrat tubuh yang tak terkendali memaksanya sering bersembunyi di toilet kantor. Demi kesembuhan, sang suami membawanya menemui seorang dokter spesialis terkenal yang memiliki metode terapi unik. Namun, dalam ruang praktik tertutup itu, penanganan medis yang dijanjikan berubah drastis saat sentuhan panas sang dokter mulai menjangkau titik paling sensitif di tubuhnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku seorang wanita karir dengan jabatan cukup tinggi, tapi entah sejak kapan aku mulai menderita penyakit memalukan yang sulit dijelaskan.

Saking parahnya, saat bekerja pun aku harus diam-diam ke kamar mandi hanya untuk memenuhi hasrat tubuhku.

Aku tak tahan dengan ganguan ini, sampai akhirnya suamiku membawaku ke seorang dokter ternama. Katanya dokter itu punya cara pengobatan khusus.

Namun, saat proses pengobatan berlangsung, tiba-tiba batang membara milik dokter itu malah menyentuh titik paling sensitif di tubuhku…

Aku seorang wanita karir dengan jabatan cukup tinggi, tapi entah sejak kapan aku mulai menderita penyakit memalukan yang sulit dijelaskan.

Saking parahnya, saat bekerja pun aku harus diam-diam ke kamar mandi hanya untuk memenuhi hasrat tubuhku.

Aku tak tahan dengan ganguan ini, sampai akhirnya suamiku membawaku ke seorang dokter ternama. Katanya dokter itu punya cara pengobatan khusus.

Namun, saat proses pengobatan berlangsung, tingkah laku dokter justru membuatku tersipu malu.

….

“Sayang, aku… aku nggak tahan, gatal sekali….”

Dalam perjalanan menuju tempat praktek dokter, jalanan macet total karena lampu merah. Aku duduk di kursi penumpang, tak sadar kedua kakiku saling menyilang. Wajahku mulai memerah dan napasku menjadi berat.

Aku menoleh memandangi suamiku dengan mata berkaca-kaca, dadaku bergerak naik turun mengikuti irama napas yang memburu.

Aku sendiri tidak tahu kapan penyakit ini mulai menyerang. Tapi setiap kali kambuh, aku merasa begitu gelisah dan tak bisa menahan hasratku. Bahkan saat jam kerja pun aku harus diam-diam ke kamar mandi untuk meredakannya.

Pada akhirnya, suamku jadi takut setiap kali melihatku.

“Sialan, kambuh lagi?! Nggak lihat aku lagi menyetir?”

Suamiku mengumpat kesal, menatapku dengan jijik dan rasa muak yang jelas terlihat di matanya.

Aku merasa sedih dan kecewa, tapi aku juga tahu suamiku memang tak bisa membantuku saat ini. Akhirnya, aku membongkar laci mobil dan mulai mencari sesuatu.

Sampai akhirnya, aku menemukan sebuah tongkat peri!

Melihat alat itu, aku seperti menemukan harta karun. Mataku langsung berbinar.

Dengan sedikit terburu-buru, aku menaruh tongkat itu di dekat bibirku, menjilatinya pelan untuk membasahi ujungnya.

Hari ini kami memutuskan pergi ke dokter mendadak, jadi aku masih mengenakan pakaian kerja formal berupa blazer hitam, rok pensil pendek dan stoking hitam.

Tanpa bisa menahan diri, aku langsung mengangkat rokku. Tanganku sampai bergetar karena terlalu bersemangat saat mencoba melepas stoking, tapi beberapa kali mencoba tetap gagal karena gemetaran.

Dalam keadaan panik dan tak tahan, akhirnya aku merobek bagian tengah stoking itu.

Bzzz….

Suara bergetar dari tongkat peri langsung memenuhi ruang mobil. Seketika, rasa lega itu menjalar ke seluruh tubuh, membuat wajahku semakin memerah.

“Sayang… ah… sayang….”

Tanpa sadar, aku ingin menggenggam tangan suamiku, tapi dia malah menepisnya dengan jijik.

“Aku lagi menyetir! Jangan ganggu!”

Aku jadi merasa asik sendiri dan agak sedih. Tapi, sensasi mengguncang itu terus menembus pikiranku, menenggelamkan semua perasaan lainnya.

Semua gejolak itu akhirnya menyatu dalam satu hasrat yang membara.

Aku menginginkannya!

Aku mau lebih banyak lagi!

Tanganku gemetar menggenggam alat itu, mencoba membelai diriku sendiri. Hingga mengeluarkan suara memalukan yang membuat wajah memerah dan jantung berdegup kencang.

Sensasi yang menjalar dari alat itu membuatku merasa seperti melayang.

“Sialan, ini saja nggak bisa ditahan.”

Mungkin karena ruang sempit di dalam mobil membuat aroma yang menguar terasa terlalu kuat, suamiku pun mengumpat pelan, lalu sedikit menurunkan kaca jendela.

Dia sama sekali tidak peduli bahwa istrinya sedang melakukan hal yang begitu memalukan di sebelahnya!

Aku terus menyentuh diriku dengan penuh hasrat, lalu dengan sedikit rasa tidak puas, aku membuka kancing bajuku. Gerakanku begitu keras hingga bajuku tertarik membentuk lekungan yang nyaris sempurna

Rasa sakitnya justru membuatku semakin terangsang. Tubuhku menegang, leherku terangkat tanpa sadar, tapi tatapanku malah melayang keluar jendela.

Namun detik berikutnya, tubuhku langsung membeku di tempat!

Aku melihat sepasang mata tajam di balik kacamata dari mobil sebelah sedang menatap ke arahku.

Matanya bertatapan langsung dengan pandanganku.

Dia melihatku!

Dalam sekejap, aku merasa seperti tersambar petir. Tubuhku langsung membeku di tempat.

Tatapan matanya terlihat sangat tenang, tanpa menunjukkan sedikit pun gelombang emosi.

Dia hanya diam-diam menatapku begitu saja.

Entah karena apa, tanganku justru tidak berhenti bergerak. Sebaliknya, muncul sensasi aneh, seperti semacam gairah dan rasa berdebar yang tak bisa dijelaskan.

Seolah-olah, ditatap sepasang mata asing di depan suamiku sendiri terasa begitu menegangkan, begitu menggairahkan dan membuat kenikmatan semakin meningkat.

Tatapan itu terasa seperti sepasang tangan tak kasatmata yang mengelus wajahku, turun ke tulang selangka, lalu ke seluruh bagian tubuhku.

Mataku terus terpaku pada sepasang mata itu, seolah tak bisa berpaling.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Affair
8.8
Kehidupan pernikahan yang terasa hambar dan dingin membuatku terjebak dalam nostalgia masa lalu. Kenangan manis bersama Hany, sang mantan kekasih, terus membayangi setiap sudut hari-hariku hingga menjadi beban bagi hubungan saat ini. Bayang-bayang kebahagiaan lama itu kini mengancam keutuhan rumah tangga yang sedang dijalani. Akankah pernikahan ini mampu bertahan di tengah godaan memori yang tak kunjung sirna, ataukah semuanya akan berakhir hancur?
Sampul Novel BUKAN ANAK HARAM
9.2
Terinspirasi dari kisah nyata, novel ini mengikuti perjalanan pilu Kartika yang dijual ibu kandungnya ke dunia malam. Di tengah penderitaan, ia jatuh cinta hingga mengandung Dania. Kehadiran sang putri membawa perubahan besar sekaligus tantangan baru dalam hidupnya. Ikuti perjuangan dua generasi wanita ini dalam menghadapi kerasnya takdir demi menemukan kebahagiaan. Sebuah narasi menyentuh tentang keteguhan hati dr. Dania yang kini telah sukses di Singapura.
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
8.0
Aluna bekerja keras di Hotel Aurelia demi biaya pengobatan adiknya. Namun, hidupnya hancur saat akun sistemnya dituduh membocorkan video rahasia Davin Elvard Renata dari Presidential Suite. Meski dijebak oleh rekan internal, miliarder itu tak peduli dan memaksa Aluna menjadi tawanan pribadinya sebagai bentuk tanggung jawab. Terjebak dalam konspirasi besar dan ancaman Davin, Aluna harus bertahan di tengah permainan kekuasaan yang penuh rahasia dan ketakutan.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah sosok istri yang nyaris sempurna dengan paras cantik dan sifat mandiri. Namun, keharmonisan rumah tangganya hancur saat sang suami menuntutnya menjadi wanita yang lebih religius. Karena Andini enggan mengenakan jilbab, suaminya merasa ia bukan ratu yang ideal. Alasan inilah yang memicu sang suami untuk mencari selir dan menikah lagi dengan wanita lain yang dianggap lebih sholehah, meninggalkan Andini dalam luka pengkhianatan yang dalam.
Sampul Novel Kau Curangi Aku
8.4
Maya sangat terpukul saat mengetahui kekasihnya berselingkuh dengan Miya, adik kembarnya sendiri. Namun, alih-alih fokus pada pengkhianatan itu, Maya justru mengungkap rahasia gelap tentang harta keluarga yang menjadi incaran komplotan penjahat. Ternyata, Miya hanyalah alat bagi mereka untuk mencapai tujuan licik tersebut. Kini Maya harus mencari tahu siapa dalang di balik semua ini dan apa motif sebenarnya yang mengancam keselamatan keluarganya.
Sampul Novel Ketika Dokter Menentang Perwira
7.8
Nayra Adeline, dokter ortopedi yang gila kerja, tewas akibat kelelahan usai operasi 48 jam. Keajaiban membawanya terbangun di Bandung tahun 1975 sebagai Ratri Larasati, wanita pemalas bertubuh tambun yang dibenci lingkungan asrama militer. Nayra harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya, Kapten Ardan Wicaksana, sangat dingin dan enggan menyentuhnya karena reputasi buruk Ratri. Di tengah keterbatasan zaman, Nayra berjuang memperbaiki hidup barunya.