Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terapi Khusus Untuk Kelainan Terlarang

Terapi Khusus Untuk Kelainan Terlarang

Sebagai wanita karier sukses berpangkat tinggi, kehidupan protagonis terganggu oleh kondisi fisik misterius yang memalukan. Hasrat tubuh yang tak terkendali memaksanya sering bersembunyi di toilet kantor. Demi kesembuhan, sang suami membawanya menemui seorang dokter spesialis terkenal yang memiliki metode terapi unik. Namun, dalam ruang praktik tertutup itu, penanganan medis yang dijanjikan berubah drastis saat sentuhan panas sang dokter mulai menjangkau titik paling sensitif di tubuhnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sepasang mata itu seakan terus menatapku, tanpa emosi dan tanpa kehangatan.

Otakku sudah sepenuhnya dikuasai.

Seluruh sel perasa dalam tubuhku seolah terkumpul di bagian bawah perut.

“Sayang… sayang… tolong bantu aku. Kumohon… bantu aku….”

Mungkin karena tatapan asing itu, emosiku malah semakin memuncak.

Aku terus meminta bantuan suamiku, tapi pandanganku tetap tertuju pada sepasang mata asing di balik jendela mobil seberang.

“Sialan, bisa nggak tahan dirimu?”

Suamiku mengumpat, lalu dengan kesal membunyikan klakson. Tapi, jalanan di depan sudah benar-benar macet total, sama sekali tak bisa bergerak.

Dengan kesal, suamiku mengambil tongkat peri itu dan langsung menusuknya ke dalam!

“Aaa!”

Seketika, rasa sakit dan rangsangan yang tiba-tiba membuatku menjerit tanpa sadar, tubuhku menegang seperti udang yang melengkung!

Punggungku menegang dan jari-jariku ikut mengerut.

Aku pun tak bisa menahan diri dan mengeluarkan teriakan nyaring!

Aku benar-benar sudah tak peduli lagi, padahal ini masih di jalan raya dan bahkan ada orang yang sedang melihat ke arahku!

Di detik itu juga, hati kecilku berharap orang itu turun dari mobil dan mendekatiku!

Lalu membuka pintu mobilku, menggendongku keluar dan mempermainkanku di depan semua orang!

Sedikit lagi, aku mau lagi!

Tubuhku mulai gemetar tanpa sadar karena terlalu bersemangat.

Dengan tatapan pria itu, jari-jari kakiku menegang dan aliran air menyembur keluar.

Tubuhku terus bergetar tanpa kendali, pikiranku juga kosong. Bahkan sudut bibirku terasa sedikit basah, menyisakan jejak samar.

Suamiku pun mengumpat lagi, lalu dengan cuek melempar alat itu ke samping, sementara aku hanya bisa terengah-engah mencoba mengatur napas.

Setelah cukup lama, barulah aku bisa menenangkan diri. Kakiku terasa lemas dan dengan tangan yang masih gemetar, aku mengambil tisu untuk menyeka kaca depan yang basah.

Tepat saat itu, mobil di depan pun mulai bergerak.

Dengan wajah muram, suamiku langsung menginjak pedal gas dan melajukan mobil. Sementara aku reflek menoleh ke samping.

Namun, sepasang mata itu sudah tak terlihat lagi.

Entah kenapa, hatiku terasa sedikit kosong.

Sesampainya di klinik, suamiku memarkir mobil dan aku pun turun.

Mungkin karena kelegaan tadi, kakiku masih terasa lemas. Ditambah lagi aku memakai sepatu hak tinggi kerja hari ini, jadi langkahku agak tidak stabil.

Begitu masuk ke dalam, aku baru sadar bahwa klinik ini cukup bagus. Setidaknya tampak sangat menjaga privasi.

Namun, yang tak kusangka ternyata ini adalah klinik psikolog?

“Sayang, bukannya kamu bilang mau ajak aku ke dokter? Kok… malah ke sini?”

Tanyaku agak bingung.

“Temanku ini dokter psikolog. Aku sudah ceritakan soal kondisimu, katanya kebanyakan masalah seperti ini sumbernya dari masalah psikolog.”

Nada bicaranya jelas-jelas terdengar agak kesal dan muak.

“Kondisi sepertimu, masa iya harus dibawa ke rumah sakit? Kamu nggak malu? Aku sih malu!”

Nada suara suamiku penuh kekesalan. Aku sempat membuka mulut ingin menjawab, tapi akhirnya hanya diam. Hatiku terasa agak kecewa.

Aku juga tak mau terkena penyakit seperti ini, tapi….

Melihat suamiku sudah berjalan menjauh, aku buru-buru mengejarnya.

Suamiku membawaku ke lantai paling atas dan mengetuk sebuah pintu.

“Silakan masuk.”

Terdengar suara berat dan hangat dari dalam ruangan, entah kenapa membuatku sedikit tenang.

Suamiku mendorong pintu dan masuk. Saat melihat orang di dalam, nada bicaranya pun berubah lebih ramah,

“Lama tak bertemu, bro.”

Orang di dalam ruangan pun tersenyum dan menjawab,

“Nathan, lama tak bertemu.”

Aku reflek mengangkat kepala untuk melihat orang di depan dan tanganku langsung mengepal.

Pria itu mengenakan jas putih dokter dan berdiri di depan meja kerjanya.

Rambutnya tersisir rapi, penampilannya seperti seorang pria paruh baya yang tampan dan berwibawa.

Namun, tatapan matanya malah membuat tubuhku bergetar.

Dia?!

Dia adalah pria yang melihat aku melakukan hal memalukan di jalan tadi!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Affair
8.8
Kehidupan pernikahan yang terasa hambar dan dingin membuatku terjebak dalam nostalgia masa lalu. Kenangan manis bersama Hany, sang mantan kekasih, terus membayangi setiap sudut hari-hariku hingga menjadi beban bagi hubungan saat ini. Bayang-bayang kebahagiaan lama itu kini mengancam keutuhan rumah tangga yang sedang dijalani. Akankah pernikahan ini mampu bertahan di tengah godaan memori yang tak kunjung sirna, ataukah semuanya akan berakhir hancur?
Sampul Novel BUKAN ANAK HARAM
9.2
Terinspirasi dari kisah nyata, novel ini mengikuti perjalanan pilu Kartika yang dijual ibu kandungnya ke dunia malam. Di tengah penderitaan, ia jatuh cinta hingga mengandung Dania. Kehadiran sang putri membawa perubahan besar sekaligus tantangan baru dalam hidupnya. Ikuti perjuangan dua generasi wanita ini dalam menghadapi kerasnya takdir demi menemukan kebahagiaan. Sebuah narasi menyentuh tentang keteguhan hati dr. Dania yang kini telah sukses di Singapura.
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
8.0
Aluna bekerja keras di Hotel Aurelia demi biaya pengobatan adiknya. Namun, hidupnya hancur saat akun sistemnya dituduh membocorkan video rahasia Davin Elvard Renata dari Presidential Suite. Meski dijebak oleh rekan internal, miliarder itu tak peduli dan memaksa Aluna menjadi tawanan pribadinya sebagai bentuk tanggung jawab. Terjebak dalam konspirasi besar dan ancaman Davin, Aluna harus bertahan di tengah permainan kekuasaan yang penuh rahasia dan ketakutan.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah sosok istri yang nyaris sempurna dengan paras cantik dan sifat mandiri. Namun, keharmonisan rumah tangganya hancur saat sang suami menuntutnya menjadi wanita yang lebih religius. Karena Andini enggan mengenakan jilbab, suaminya merasa ia bukan ratu yang ideal. Alasan inilah yang memicu sang suami untuk mencari selir dan menikah lagi dengan wanita lain yang dianggap lebih sholehah, meninggalkan Andini dalam luka pengkhianatan yang dalam.
Sampul Novel Kau Curangi Aku
8.4
Maya sangat terpukul saat mengetahui kekasihnya berselingkuh dengan Miya, adik kembarnya sendiri. Namun, alih-alih fokus pada pengkhianatan itu, Maya justru mengungkap rahasia gelap tentang harta keluarga yang menjadi incaran komplotan penjahat. Ternyata, Miya hanyalah alat bagi mereka untuk mencapai tujuan licik tersebut. Kini Maya harus mencari tahu siapa dalang di balik semua ini dan apa motif sebenarnya yang mengancam keselamatan keluarganya.
Sampul Novel Ketika Dokter Menentang Perwira
7.8
Nayra Adeline, dokter ortopedi yang gila kerja, tewas akibat kelelahan usai operasi 48 jam. Keajaiban membawanya terbangun di Bandung tahun 1975 sebagai Ratri Larasati, wanita pemalas bertubuh tambun yang dibenci lingkungan asrama militer. Nayra harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya, Kapten Ardan Wicaksana, sangat dingin dan enggan menyentuhnya karena reputasi buruk Ratri. Di tengah keterbatasan zaman, Nayra berjuang memperbaiki hidup barunya.