Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel TEPIAN HATI SEORANG ISTRI

TEPIAN HATI SEORANG ISTRI

Kehidupan rumah tangga seorang istri terjebak dalam pusaran emosi yang tak terduga. Tanpa disengaja, ia terjerumus ke dalam perselingkuhan terlarang dengan sahabat karib suaminya sendiri. Meski benih asmara tersebut bukan berasal dari inisiatifnya, waktu justru mengubah segalanya. Konflik batin kian meruncing saat perasaan yang seharusnya tidak ada itu tumbuh semakin dalam, menguji kesetiaan serta batas nurani di tengah hubungan yang sangat rumit.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah 3 bulan, rehab rumah mas Alya pun selesai. Setidaknya aku kini terbebas dari keharusan untuk selalu bertemu dengan mereka berdua. Bahkan bisa dibilang, aku kini menghindari mereka.

Karena aku tetap terjebak, bahkan makin terperosok dalam pada perasaan indah dan selalu terbayang pada pesona yang Alya tebarkan waktu itu. Aku sering melamunkan Alya, membayangkan pesonanya saat itu.

Aku jatuh cinta pada Alya.

Beneran, aku jatuh cinta padanya.

Jatuh cinta pada istri sahabatku sendiri, yang sudah aku anggap kakakku.

Jatuh cinta pada istrinya yang sudah aku anggap sebagai adikku sendiri...

Kini, Alya bahkan telah menjadi adik kesayanganku. Adikku tersayang, tepatnya, walau hanya aku yang merasakan itu.

Aku gak bisa menyembunyikan perasaan berdebar setiap aku bertemu dengan Alya. Sungguh aku sangat suka pada perasaan berdebar itu. Tapi aku juga gak tahan pada perasaan bersalah setiap bertemu atau teringat mas Ricky.

Aaaahhh

Maju kena, mundur kena

Dimakan mati, tidak dimakan juga mati

Alya semakin dalam mengisi hatiku, memenuhi otakku

Mau merem mau melek, Alya selalu hadir dalam benakku, tersenyum senyum ndak jelas menggodaku.

Halah, ini cuma perasaanku sendiri....

Alya tak pernah bersikap seperti itu lagi padaku, kok

Uwaaaseeemmmm

Maboknya orang jatuh cinta Kalian bisa mengerti, kan?

Alya tersenyum sambil menatapku dalam. Tak ada kata yang diucapkannya, namun tatapannya menusuk ke hatiku.

Aku hanya bisa berdiri kaku, tergagap diam tanpa mampu berbuat apa apa.

Alya maju selangkah ke arahku, aku malah mundur juga selangkah.

Tiba tiba Alya menghambur memelukku, mendorong tubuh kami hingga aku terpepet di dinding. Tinggi kami hampir sama, sehingga dengan mudah Alya mencium bibirku, melumat habis penuh perasaan.

Ciuman orang yang tak tahan menanggung rindu

Begitu dalam, begitu tercurah apa yang dirasakannya, apa yang selama ini ditahannya.

Kak . . . desah Alya disela ciumannya. Kangeeennn. .

Aku lepas kendali, aku balas melumat bibirnya, ikut menumpahkan semua rindu yang aku punya.

Tangan Alya melingkari leherku, sementara tanganku erat memeluk pinggangnya. Tubuh kami menyatu dalam pelukan erat, bibir kami saling melumat. Desah Alya, desahku, bercampur satu dalam kecipak bibir yang beradu. Dada kami saling menekan, seiring dengan kedua kaki yang mencari posisi ternyaman.

Saling mendukung, agar tumpahnya rasa rindu ini bisa maksimal.

Kakak juga kangen kamu, dek . . desahku disela ciuman.

Alya semakin ganas melumat bibirku, aku mengimbangi dengan menjilat dan menghisap bibirnya.

Lidah Alya menerobos masuk ke dalam mulutku, langsung aku hisap dan balas mengusapnya dengan lidahku.

Alya semakin mendesah. Tangannya kini memegang kepalaku, semakin membenamkan ciuman kami.

Aku menarik tubuh Alya, membalikkan arahnya hingga kini Alya yang memepet ke dinding. Tanpa bisa kau tahan, kini aku sudah menciumi leher jenjang Eni yang putih mulus. Alya tertengadah, mendesah geli penuh nikmat.

Oh, Kaaaakkk..

Aku semakin bernafsu menciumi leher Alya, bahkan menjilati dan menggigitnya dengan bibirku. Tangan Alya semakin erat memeluk leherku, meremasi rambutku.

Alya semakin gelisah dalam desahannya.

Dari dagunya, aku bergerak turun menciumi batang tenggorokan Alya. Terus turun hingga daguku mengait di kaos yang dipakainya, mendorongnya semakin turun hingga kini bibirku berada di tengah dadanya.

Tubuh Alya melengkung menahan geli, berakibat kepalaku semakin terbenam di tengah belahan dadanya karena tangan Alya semakin erat memeluk kepalaku. Mataku terpejam, berkonsentrasi agar terbenam semakin dalam di sana.

Buah dada Alya, cukup besar dan kencang, hingga lembah yang terbentuk di tengahnya terlihat begitu nyata. Di lembah itulah sebagian besar wajahku terperosok dalam. Hidungku menghirup wangi tubuhnya, bibir dan lidahku mengecap lembut dadanya.

Alya menjerit lirih.

Kakaaaaakkkk Ooohh..

Tak puas dengan lembahnya, kepalaku mulai menggeleng ke kiri dan ke kanan, menciumi satu persatu buah dada lembut berkulit putih yang dihiasi guratan hijau pembuluh darahnya. Sensasi daging lembut semakin nyata aku rasakan.

Harum.

Lembut.

Kenyal.

Geliat tubuhnya yang menahan geli, jerit tertahannya menyembunyikan rasa nikmat yang menderitanya.

Sensasi itu yang aku rasakan, dalam gelap pejaman mataku di tengah lembah dadanya.

Aku mengerjapkan mataku, mencoba mencari cahaya namun tetap gelap menyelimuti pandanganku. Semakin lama, aku bisa menangkap temaram cahaya lampu tidur di kamarku.

Aku menjerit dalam hati

Ini sudah semakin gila!

Jika sudah sampai terbawa mimpi, artinya saat ketiduran tadi sebenarnya aku tak pernah berhenti memikirkan Alya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GMW" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GMW
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta wanita kutubuku
8.6
Elia menghabiskan hari-harinya bekerja di sebuah gedung perkantoran megah tanpa menarik perhatian siapa pun. Namun, segalanya berubah saat ia dipertemukan dengan Edward, putra dari pemilik perusahaan tersebut. Keduanya mulai menjalin kedekatan intens karena harus mengelola sebuah proyek besar yang sama. Tanpa disadari, benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Elia terhadap Edward, dan ternyata sang pewaris kaya itu pun merasakan hal yang sama.
Sampul Novel Gendutnya Istriku
9.2
Pasca menikah dengan Arman, Izzah merasa tertekan karena komentar miring mengenai berat badannya. Meski ia bertekad diet, Arman justru menghalangi demi menjaga kehamilan Izzah yang baru terdeteksi. Sebagai mantan nakes dengan dua anak, Izzah merasa tak perlu hamil lagi, namun bagi Arman yang sempat dituduh mandul, janin ini adalah bukti kejantanannya. Konflik ego pun memuncak antara keinginan Izzah untuk kurus dan ambisi Arman memiliki keturunan.
Sampul Novel Godaan Ranjang Sang CEO-tamat
8.0
Demi menyelamatkan ayahnya dari kanker paru-paru, Gwen Florine terpaksa menerima tawaran Nicholas Kennedy, mantan kekasih yang meninggalkannya sepuluh tahun silam. Nich bersedia menanggung biaya operasi sebesar lima puluh ribu dolar asalkan Gwen bersedia menikahinya. Gwen setuju, namun dengan syarat pernikahan mereka hanyalah kontrak belaka. Di tengah luka lama yang belum sembuh, mampukah Gwen menjaga hatinya agar tidak kembali terjerat pesona sang CEO?
Sampul Novel Gundik Suamiku
9.7
Penampilan luar yang santun tak menjamin kebaikan hati seseorang. Hal ini terbukti saat seorang wanita nekat menghancurkan pernikahan demi menjadi simpanan suamiku. Meski telah berkeluarga, ia justru meninggalkan pasangannya karena terobsesi pada masa lalu. Apa yang memicunya bertindak sejauh itu? Berbekal temuan cincin berlian yang mencurigakan, naluri istriku mulai bergerak untuk membongkar rahasia kelam serta alasan di balik penyatuan kembali hubungan mereka.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah sosok istri yang nyaris sempurna dengan paras cantik dan sifat mandiri. Namun, keharmonisan rumah tangganya hancur saat sang suami menuntutnya menjadi wanita yang lebih religius. Karena Andini enggan mengenakan jilbab, suaminya merasa ia bukan ratu yang ideal. Alasan inilah yang memicu sang suami untuk mencari selir dan menikah lagi dengan wanita lain yang dianggap lebih sholehah, meninggalkan Andini dalam luka pengkhianatan yang dalam.
Sampul Novel Kali Ini, Aku Pilih Pergi
8.6
Unggahan viral mengungkap pengkhianatan yang menghancurkan hati Sofia Jayadi di hari jadi pernikahannya. Sang suami, Bondan, justru membawa putra mereka merayakan ulang tahun wanita lain yang disebut cinta sejatinya. Di tengah dekorasi pesta yang terbengkalai, Sofia menerima telepon penjelasan dari suaminya, sementara sang anak terdengar bahagia bersama wanita itu. Menolak terus terluka, Sofia memutuskan dengan tenang untuk tidak lagi menginginkan suami dan anaknya, lalu memilih pergi.