Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tawanan Hati Sang Penguasa

Tawanan Hati Sang Penguasa

Pras bertekad menghancurkan kesombongan Lavi dan menjadikannya tawanan pemuas nafsu melalui sebuah ancaman besar. Namun, fokus sang penguasa teralih saat ia harus membalaskan kematian Tony demi prinsip nyawa bayar nyawa. Di tengah penyelidikan yang menyeret organisasi Quassano, musuh justru menjadikan Lavi sebagai tameng. Kini Pras harus memilih: membiarkan gadis itu celaka atau mempertaruhkan seluruh kekuasaannya demi menyelamatkan Lavi.
Bab
Bagikan

Bab 2

Lavi menggigil bukan lantaran dingin yang menyapa permukaan kulitnya. Tapi karena sakit yang mendera di sekitar dada. Rasa ngilu itu membuat hampir seluruh tubuhnya terbakar. Ia bahkan tak berani sekadar melirik pada bagian luka yang terasa perih serta sakit sekali ini.

“Kurang ajar!” desisnya tak terima. Tangannya terus mengepal untuk membantu melenyapkan muak yang semakin membumbung tinggi. Hanya pada satu sosok yang meninggalkan ia begitu saja di ruangan pengap penuh dengan asap rokok itu. Pria yang sudah ia ikrarkan untuk dibenci sepanjang usianya.

Sekali lagi, ia meringis kesakitan.

Tak lama setelah ditinggalkan tadi, ada seorang wanita bertampang dingin dan kaku menghampirinya. Bukannya bertanya apa yang Lavi rasakan, malah Lavi dapatkan satu jambakan kuat hingga ia merasa, banyak helaian rambutnya lepas.

Sialan wanita itu!

Ditahan segala sakit yang dirasakan sekarang. Jangan sampai ada jeritan meminta belas kasih, karena Lavi yakin, semua orang yang ada di tempat ini tak memiliki hati.

“Gue bisa jalan sendiri!” hardik Lavi tak terima. Berusaha melepaskan diri tapi kekuatan wanita itu cukup kuat. Apa dia wanita jelmaan pria? Tapi tidak. Wajahnya dirias dengan make up yang cukup tebal. Pemilihan warna merah pada bibirnya semakin mempertegas kalau wanita ini tak ingin berurusan dengan Lavi. Apa Lavi ingin bertemu wanita ini?

Mana mungkin!

“Jangan banyak omong! Ikut saja!”

“Lepas!!!” Lavi mencekal tangan yang masih menjambak rambutnya itu.

Si wanita tadi, melirik sekilas lalu menyeringai tipis. Dalam sekali tarikan, ia sedikit membuat Lavi terhuyung dan terjatuh menubruk tembok yang ada di samping kanannya.

“Sudah gue lepas,” katanya dengan kekehan.

Lavi menatap si wanita dengan sorot tajam dan ia ingat baik-baik wajah yang kini berjalan dengan angkuhnya. Suatu saat nanti, akan ia balas perlakuan kasar wanita ini. Dari gerak jemarinya yang terkesan meremehkan, ia ingin agar Lavi mengikutinya. Lavi pun segera bangkit seraya berdecih tak suka. Meski gemetaran karena sakit yang mendera dadanya semakin terasa.

Sementara wanita tadi, Tari namanya, berjalan dengan dengusan kesal. Ia tak menyangka kalau ada wanita baru di rumah empat lantai yang dijadikan markas Naga Kembar.

Rumah milik sang penguasa Bagian Selatan, pemilik klan Naga Kembar, Benjamin Noah Prasetyo, atau yang lebih senang dipanggil ‘Pras’. Sang pemimpin yang dikenal kejam. Tak peduli apa yang menghalangi. Kalau tujuan itu sudah ia tetapkan maka kemenangan harus ada di tangannya. Pemimpin Bagian Selatan yang disegani baik kawan juga lawan. Menguasai wilayah yang cukup luas di Bagian Selatan ini.

Semua kegiatan dunia penuh dengan kegelapan; narkoba, perjudian, prostitusi, klub malam, korupsi dengan banyak pihak untuk melancarkan urusan, pembunuh bayaran, pengawal bayaran, serta banyak lagi yang lainnya, dipimpin oleh Pras langsung. Ia bahkan tak segan untuk turun tangan begitu ada masalah yang melibatkan Bagian Selatan.

Tari membenci gadis yang berjalan di belakang meski tak ia kenali namanya. Ia tak sudi berjabat tangan dengan gadis ini. Bahkan nantinya, akan ia tunjukkan siapa yang berkuasa di rumah besar ini. Terutama karena Tari adalah wanita yang paling dekat dengan Pras saat ini. Keadaan itu berjalan sudah hampir dua tahun lamanya. Tari bisa merasakan banyak keuntungan berada di dekat Pras terutama dalam hal kuasa.

Siapa yang tak mengenal Tari? Wanita dari Pras yang disegani? Pras tak pernah berkunjung ke ruangan lain selain milik Tari. Wanita yang ada di rumah ini ada beberapa, tapi semuanya patuh pada perintah Tari. Namun, ia merasa kedatangan gadis yang tadi ia temui, sangat mengganggunya.

Bagaimana tidak?

Dua jam sebelum kedatangan Lavi.

Satu demi satu Tari melucuti pakaiannya. Bergerak sesensual mungkin untuk menarik perhatian Pras yang duduk di tepian ranjang. Mata sang penguasa menatapnya lekat. Hal itu juga yang membuat Tari bersemangat untuk terus menggoda Pras. Lagi pula, sudah hampir seminggu Pras tak pulang. Katanya, ada urusan di Bagian Timur. Dan orang yang pertama dikunjungi Pras adalah Tari.

Siapa yang tak berbunga-bunga mendapatkan perlakuan sespesial ini dari penguasa yang terkenal namanya sampai penjuru wilayah?

Kimono yang dikenakan sebagai pelapis terluar dari lingerie, menyapa lantai dengan gerak yang demikian lambat. Sengaja. Meski nantinya Pras bermain dengan kasar, Tari menggoda dengan kelembutan yang ia miliki.

Dadanya yang hanya separuh terbungkus kain tipis berwarna merah, tersembul menantang. Tari tahu kalau Pras paling suka menyentuh bagian tubuh yang sedang dipamerkan itu. Bagaimana remasan serta pijatan lembut yang nantinya akan Tari terima dari Pras, sudah membuat hilang akal. Tapi Tari tak ingin segera melempar diri dan langsung menuju inti permainan mereka yang penuh dengan desah nantinya.

Sabar.

Tari masih ingin meliuk penuh godaan tepat di depan Pras. Di bawah pencahayaan lampu kamar yang temaram, justru menambah nilai intim di antara mereka berdua. sengaja Tari mengusap lengannya dengan sesensual mungkin. Kakinya yang jenjang juga ia buat melangkah dengan gerak dramatis. Hingga akhirnya langkah itu terhenti di depan Pras.

“Aku kangen,” kata Tari sembari menunduk, berbisik, dan membiarkan sorot mata Pras jatuh pada belahan dadanya. “Abang kangenkah?”

Tangan pria itu langsung menahan pinggang Tari agar tak banyak bergerak. Sedikit mengangkatnya untuk duduk di pangkuan Pras. Hal ini langsung membuat Tari tersenyum lebar.

“Enggak sabar, ya, Bang?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK
9.7
Demi membalas kepedihan atas kematian sang ibu, Anggara nekat menculik Almaira. Ia bertekad menyiksa ayah gadis itu dengan cara memisahkan mereka selamanya. Namun, kedekatan yang terjalin justru menumbuhkan perasaan tak terduga di hati Anggara. Kini ia terjebak dalam dilema antara kebencian masa lalu dan cinta yang mulai bersemi. Mampukah kasih sayang menghapus dendam membara, sementara Almaira sendiri sangat membenci sosok yang telah menyekapnya?
Sampul Novel My Beloved Bastard
9.3
Cullen Kyleer adalah pria arogan yang bertindak sesuka hati. Hidupnya berubah setelah bertemu Jasmeen, penulis novel bergenre gore. Namun, Jasmeen justru terjebak dalam obsesi gelap Cullen yang posesif dan mesum. Cullen terus memaksa Jasmeen memenuhi hasratnya sambil menebar ancaman maut bagi pria lain yang mendekat. Hubungan penuh kekerasan dan pelecehan seksual ini mengikat Jasmeen dalam gairah berbahaya yang tak terkendali di bawah kuasa Cullen.
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati Seri 3
9.5
Pasca bersua orang tuanya, Permana Brata mengabdikan diri demi memulihkan kesehatan Ki Sasmaya. Pemilik Pedang Kebenaran Sejati ini bertekad membalas jasa sang guru. Namun, tantangan besar muncul saat gerombolan Musto Ireng menebar teror melalui aksi perampokan serta penculikan. Demi mencegah kehancuran dunia persilatan dari cengkeraman pemberontak yang kejam tersebut, Permana pun bergerak cepat untuk menumpas segala kekacauan yang sedang melanda.
Sampul Novel Purba Mahkota
8.2
Tujuh putri bersaudara yang dulu hidup rukun kini terjebak dalam konflik berdarah demi memperebutkan takhta Putri Purba. Kekacauan memuncak saat mahkota justru jatuh ke tangan Purbasari, putri yang tidak pernah menginginkan kekuasaan. Purbararang, sang kakak tertua yang ambisius, harus menelan kepahitan di balik jeruji besi. Di tengah kekalahan yang menyakitkan, ia meratapi kasih sayangnya yang tulus kepada adiknya sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya.
Sampul Novel Racun Dokter Hancurkan Hidupku
9.4
Demi menyelamatkan pernikahan dari rasa nyeri misterius, aku mendatangi Dr. Victor. Namun, ia justru membius dan melecehkanku demi video pemerasan. Aku terjebak kecanduan aneh hingga diagnosa rumah sakit lain mengungkap fakta mengerikan: Dr. Victor sengaja meracuniku dengan stimulan dosis tinggi agar aku terus bergantung padanya. Kini, rasa takutku berubah menjadi amarah yang dingin. Aku akan kembali ke kliniknya untuk menuntut balas dendam yang setimpal.
Sampul Novel RAHASIA SANG BODYGUARD
8.3
Bukan kisah cinderella, ini tentang Kinara yang hidupnya berubah menjadi teror mengerikan. Demi keamanan, ia menyewa Satria sebagai bodyguard. Meski Satria sangat tampan, Nara tetap waspada karena ia percaya ketampanan adalah alat tipu daya. Saat Satria mencoba memikat hatinya, rahasia gelap perlahan terkuak. Identitas asli Satria ternyata adalah Ghazi Ammar Fahrezi, pria misterius yang memiliki kaitan erat dengan trauma masa lalu Nara yang sangat kelam.