Sampul Novel Takdir Cinta Nadia

Takdir Cinta Nadia

8.7 / 10.0
Dalam Takdir Cinta Nadia, Nadia terpaksa menikahi Marvel, pria kaya yang kasar, demi wasiat ibunya. Menghadapi pengkhianatan keluarga dalam genre romance modern ini, ia berjuang bertahan di tengah tekanan billionaire romance novels yang pahit. Simak kisah lengkapnya di web novel ini.
Ringkasan Takdir Cinta Nadia
Kehidupan Nadia berubah drastis sejak kepergian ibunya. Ia terjebak dalam perjodohan paksa dengan Marvel, pria kaya raya yang bersikap sangat kasar padanya. Ayah kandungnya justru lebih memihak ibu tiri daripada melindunginya. Meski harus menjalani pernikahan tanpa cinta yang penuh penderitaan, Nadia tetap bertahan demi menjaga amanah terakhir sang ibu. Di tengah tekanan fisik dan batin, sanggupkah Nadia terus berjuang mempertahankan rumah tangganya?
Baca Selengkapnya

Takdir Cinta Nadia Bab 1

Dalam hidup, kita tidak bisa menentukan takdir yang akan kita jalani. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa untuk hidup kita, meski terkadang semua itu tidak seperti yang kita harapkan. Seperti yang dialami oleh Nadia, seorang gadis cantik di desanya. Gadis penurut dan selalu patuh kepada orang tuanya, bahkan perihal jodoh sekalipun. Sifatnya yang polos dan pendiam, membuat dia semakin teraniaya.

"Hidup mu akan terjamin! Jika kamu menikah dengan Marvel!" ujar Inez memaksa.

Inez adalah ibu tirinya, sedangkan ibu kandung Nadia sudah lama meninggal. Ayahnya yang bernama Hendra memutuskan menikah lagi, setelah ibunya pergi.

"Bagaimana mungkin, aku menikah dengan orang yang sama sekali tidak ku kenal?" Nadia mencoba memberikan pengertian kepada ayah dan ibu tirinya.

"Bagaimanapun... Kamu harus menurut apa kata Ayah, Nadia!" bentak Ayahnya.

'Percuma, aku menjelaskan semuanya. Ayah juga tidak akan mungkin mendengarkan ku,' pikir Nadia. Nadia sudah tidak tahan dengan perlakuan ayah dan ibu tirinya, hatinya begitu sakit. Bahkan air matanya yang sedari tadi dibendung, kini jatuh perlahan membasahi pipinya.

Semenjak ayahnya menikahi Inez, ayahnya berubah. Ayah yang begitu menyayangi gadis semata wayangnya, justru tega memaksa. Hanya karena harta, ayahnya rela anaknya menikah dengan laki-laki yang buruk perilakunya.

Ayahnya sudah gila harta, semenjak istrinya Inez, suka menghabiskan uang ayahnya. Keluarga Nadia adalah keluarga yang begitu harmonis dahulu, namun semenjak ayahnya terpikat oleh Inez, semuanya berubah.

Nadia dengan pasrah mengikuti apa yang dikatakan oleh ayahnya, dia berlalu pergi ke kamarnya dan menangis sejadi-jadinya.

"Kenapa ayah begitu tega kepadaku, begitu juga kepada ibuku." Nadia menangis dengan memegang bantal guling kesayangannya.

Tidak lama kemudian, Nadia terlelap dalam tidurnya. Batin yang sudah lelah, harus dia istirahatkan.

Jam baru menunjukkan pukul 01.00 dini hari, Nadia terbangun dalam tidurnya. Dia menyempatkan untuk sholat malam dan berdo'a.

"Ya Allah ya rabb, hamba yakin bahwa Engkau tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan. Hamba yakin, bahwa Engkau sudah menulis semua takdir manusia di bumi ini. Hamba juga yakin, bahwa Engkau juga maha tahu yang terbaik untuk hamba. Maka, berikanlah hamba kekuatan ya Allah, agar hamba bisa melewati semua ini." Tidak terasa air mata Nadia bercucuran kembali, dia sudah tidak kuasa menahan segala rasa. Dia terus teringat akan Almarhumah ibunya, ibu yang begitu dia sayangi. Nadia tidak lupa untuk mendoakan sang ibunda yang mungkin sudah bahagia di alam sana.

"Jujur aku rindu, Bu," kata Nadia sembari memegang foto ibunya satu-satunya, setelah semua foto yang dia punya sudah tiada, sebab Inez telah membakarnya.

"Sungguh kejam ibu Inez, Bu." Nadia terus saja memeluk foto ibunya.

Dia sudah tidak kuat menjalani hari demi hari, semua cita-citanya musnah. Padahal dulu, ketika ibunya masih hidup. Nadia berjanji akan menjadi seorang dokter, Nadia ingin menyembuhkan segala luka. Termasuk penyakit kanker, sebab ibunya yang sudah lama menderita penyakit itu.

Ayahnya berselingkuh dengan Inez, ketika ibu Nadia sakit-sakitan. Ayahnya juga kerap kali marah kepada ibunya, lantaran ibunya sakit dan tidak bisa menjaga kesehatannya sendiri.

Ayahnya begitu egois, ayahnya yang hanya memikirkan kesenangannya saja.

"Andai aku bisa memilih, aku akan memilih bersamamu, Bu." Nadia begitu sedih malam ini. Sehingga tidak terasa, dia kembali terlelap dengan mukenah yang sedari tadi dikenakannya.

Azan subuh berkumandang, Nadia kembali melaksanakan kewajibannya. Dia bersiap-siap mandi, setelah itu dia sholat. Dia juga tidak lupa membaca Al-Quran, seperti hari-hari biasanya. Dirumah peninggalan dari ibunya, Nadia berperan selayaknya pembantu. Nadia yang harus mengurus semuanya, Inez yang berperilaku bagaikan ratu, selalu semena-mena kepadanya.

'Pagi juga sudah hampir, akankah tidak ada keajaiban untuk ku. Agar Marvel tidak jadi menikahi ku.' Nadia bergumam sembari memasak di dapur.

"Nadia... cepat! Aku sudah lapar, lama sekali sih!" teriak Inez dari ruang makan.

Nadia terus saja melamun, hingga teriakan ke tiga kalinya, Nadia tersadar.

"Iya, Bu. Sebentar lagi matang," jawab Nadia dengan buru-buru memasak.

"Ini sarapannya, Bu." Nadia meletakkan nampan dan masakannya di atas meja.

Belum sempat Nadia kembali ke dapur, tiba-tiba masakannya di lempar begitu saja.

"Tiarrr...." Suara piring pecah.

"Masakan apa ini, kamu mau membunuhku!?" Inez naik pitam.

"Ti-da-k, Bu." Nadia gugup.

"Coba kamu cicipi, biar kamu juga tahu rasanya seperti apa!" Inez mendorong Nadia ke lantai, tepat di posisi piring yang berserakan. Perlahan tangan Nadia tergores, kali ini jari jemarinya yang indah itu telah penuh dengan sayatan luka dari belahan piring yang pecah.

"Ada apa ini?" tanya Ayahnya ketika melihat adegan yang tidak baik itu.

"Ini lo yah, anakmu ingin meracuniku," ucap Inez, Inez yang memang suka membesar-besarkan masalah.

"Tidak, Ayah. Aku tidak bermaksud seperti itu," ucap Nadia menjelaskan. Akan tetapi, usaha Nadia sia-sia. Tetap saja, ayahnya lebih membela Inez.

"Kamu ini, anak yang tidak tahu di untung. Kamu harusnya bersyukur, ibu Inez telah baik hati menggantikan ibumu yang penyakitan itu."

Mendengar kata-kata yang begitu kasar dari ayahnya, Nadia kembali menangis tersedu-sedu.

'Ayah memang sudah berubah. Aku tidak menyangka, kalau ayah akan seperti ini.' Tetesan air mata Nadia kali ini menunjukkan, bahwa begitu dalam sakit hati yang dia rasakan. Dia hanya bisa terdiam dan menikmati rasa yang ada.

Setelah adegan menyedihkan itu terjadi, akhirnya jam sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi.

_Tok tok tok_

Ada suara ketuk pintu.

Inez yang membuka pintu, ternyata Marvel datang. Dari tatapan wajah Marvel, dia sudah tidak sabar ingin menikahi Nadia.

"Jadi kan, aku menikah dengan Nadia," kata Marvel.

"Jelas jadi," ucap Inez tampak bersemangat.

Ruang tamu sudah dihias sebagus mungkin, tampak bunga-bunga warna putih disetiap tembok. Meja sudah berjejer rapi dan penghulu juga segera menyusul untuk datang ke lokasi, semua itu sudah direncanakan dan diatur oleh Inez sedari pagi sebelum jam 07.00. Pesta pernikahan kecil-kecilan ini memang sengaja Inez persembahkan kepada Nadia, selain mengirit biaya, pernikahan ini juga dapat diselesaikan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Padahal, uang dari Marvel begitu banyak untuk mempersiapkan pesta itu. Namun, karena keserakahan Inez membuat dia melakukan hal ini. Para tamu undangan juga tidak banyak, hanya tetangga terdekat saja. Tidak lupa juga dihadiri ayah dan ibu tirinya sebagai wali dari Nadia. Tiga puluh menit berlalu, akhirnya Nadia menikahi seorang duda beranak satu itu.

Marvel tidak hanya laki-laki yang kasar dan penuh dengan ambisi kepadanya. Namun, Marvel juga laki-laki yang suka memukul Nadia semenjak awal berkenalan dengannya.

'Bagaimana dengan ku nanti, sebelum menikah saja. Marvel begitu kasar kepada ku.' Nadia berpikir begitu panjang.

Kali ini, Nadia semakin tertekan. Nadia yang selalu mencoba untuk tegar, dia yang mencoba untuk tidak menceritakan kesedihannya kepada siapapun. Nadia yang selalu di tindas oleh orang-orang di sekitarnya, mencoba untuk terlihat ceria dan baik-baik saja.

Mungkin karena begitu banyak luka yang dia terima, sehingga dia begitu mahir dalam berpura-pura.

Nadia yang masih saja mencari cara, agar dia bisa terlepas dengan segala kesulitan yang di hadapinya.

Nadia yang juga masih bersikeras untuk mencoba bangkit dan meraih cita-cita yang sudah dia rencanakan ketika ibunya masih ada.

Nadia yang begitu kuat menjalani badai kehidupan yang dia sendiri tidak mengerti, apa yang akan terjadi padanya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Takdir Cinta Nadia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel DIONESA
8.9
Kehidupan Sasa berubah total saat pindah ke sekolah baru dan harus duduk sebangku dengan Dion, siswa dingin yang anti-sosial. Di saat yang sama, Sasa terpukul mengetahui ayahnya memiliki kekasih baru. Melihat Sasa yang terus murung, Dion yang semula tertutup perlahan mulai peduli dan membuka diri. Kedekatan ini menumbuhkan rasa nyaman di antara mereka hingga rahasia pribadi Dion terungkap, memicu benih cinta yang mulai terpendam di hati masing-masing.
Sampul Novel Dipaksa Menikahi CEO Kejam
8.4
Sejak kecelakaan maut merenggut nyawa ibunya di usia delapan tahun, Fallen hidup dalam kebencian sang ayah yang menyalahkannya. Demi menghukum Fallen, ia dipaksa menikahi seorang CEO yang dikenal dingin dan kejam. Ayahnya bahkan mengutuknya agar menderita selamanya sebagai seorang pembunuh. Di tengah luka batin dan pernikahan tanpa cinta, sebuah rahasia besar di balik tragedi masa lalu perlahan terkuak, membawa kenyataan pahit bagi Fallen.
Sampul Novel Invisible Rich Man
9.5
Davin, pewaris takhta bisnis global, memilih menyamar sebagai petugas kebersihan demi menemukan cinta yang tulus. Di Jakarta, ia bertemu Vania, wanita yang menerima dirinya apa adanya tanpa memandang status sosial. Meski Vania berhasil melewati berbagai ujian kesetiaan yang diberikan Davin, hubungan mereka kini menghadapi rintangan baru yang lebih besar. Keluarga konglomerat Davin muncul menentang keras kedekatan mereka dan berusaha memisahkan keduanya.
Sampul Novel Istri yang Terabaikan
9.7
Lima tahun menikah, suamiku tak pernah hadir di hari ulang tahunku. Baginya, uang sudah cukup sebagai pengganti kado. Namun, ia justru sibuk menyiapkan perayaan untuk Fiona sejak jauh hari dengan dalih hanya dia yang Fiona miliki. Saat melihat kemesraan mereka di media sosial setelah tragedi kebakaran yang menyisakan luka lama, hatiku akhirnya hancur. Tanpa ragu, aku meninggalkan komentar tegas bahwa pria tak berguna itu kini kuberikan sepenuhnya untuknya.
Sampul Novel Jodohku Ceo Dingin
8.1
Vivi Raminta terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa ibunya menikah dengan Devo, CEO dingin yang sangat ia benci. Keputusasaan Vivi memuncak setelah kekasihnya berkhianat demi wanita kaya. Di sisi lain, Devo setuju menikah hanya untuk menutupi skandal perselingkuhannya dengan artis bernama Karen. Meski terikat motif berbeda, benih asmara mulai tumbuh di antara keduanya. Kini, mampukah Devo melepas Karen demi Vivi saat cinta sejati mulai menguji ego mereka?
Sampul Novel Mas duda
9.5
Wika Adelia terkejut saat mengetahui tetangga barunya ternyata dosen di kampusnya sendiri. Di tengah lingkungan kampus, beredar rumor tak sedap bahwa sang dosen adalah duda yang ditinggalkan istrinya karena masalah impotensi. Hal ini memicu tanda tanya besar bagi Wika, terutama karena pria itu diketahui memiliki seorang anak. Didorong rasa penasaran, Wika nekat melakukan berbagai aksi gila demi mengungkap kebenaran di balik rahasia pribadi sang dosen tersebut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan