Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Sepupuku

Suamiku Sepupuku

Laura, gadis ceria berusia 21 tahun, selalu bersikap dingin kepada sepupu tunggalnya, Gabriel. Sejak orang tuanya tewas dalam kecelakaan saat ia kecil, Laura diasuh oleh orang tua Gabriel. Ketegangan memuncak ketika Gabriel mulai memandangnya sebagai wanita, bukan adik. Keadaan memburuk saat Gabriel menjebak dan menodai Laura demi memaksanya masuk ke dalam pernikahan gila yang tak diinginkannya. Laura kini terjebak dalam nasib kelam akibat obsesi sepupunya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Laura berusaha membuka matanya dengan sekuat tenaga dan mencoba menghentikan kekacauan ini yang di sebabkan kegilaan Gabriel sang sepupu.

Bagaimana nanti jika Om dan Tantenya menemukannya dalam keadaan seperti ini?

'Aku tidak akan membiarkan kegilaan ini terjadi!' gumam Laura dalam hati.

Sejujurnya saja Laura merasa sangat takut saat ini, tapi Laura berusaha agar dirinya sadar dan melawan Gabriel untuk kabur dari sini dengan segera.

Ntah apa yang mungkin Om dan Tantenya pikirkan tentang dirinya saat ini jika mereka melihat keadaannya, pasti mereka akan sangat malu dan kecewa.

Lalu, si pria gila ini?

Pasti dalam hati Laura saat ini, ia sudah memaki habis Gabriel. Sepupu tunggalnya ini ternyata sudah benar-benar gila!

Gabriel melihat ke wajah Laura dengan sangat fokus dan mulai berjalan mendekatinya yang saat ini sedang terbaring lemah akibat pengaruh obat yang Gabriel campurkan ke dalam gelas Laura tadi.

Gaun Laura yang sedikit tersingkap itu membuat paha putih mulusnya sedikit terekspos, di tambah dengan belaian angin malam yang memanjakan hingga membuat Laura semakin merinding.

Gabriel yang menyadari Laura yang terlihat sedang berusaha tersadar itu semakin membuat hasratnya semakin tersulut.

Dalam hitungan menit, Laura sudah bisa membuka matanya, sampai tahap itu Gabriel belum menunjukan tanda-tanda apapun juga.

Ntah apa sebenarnya maksudnya dengan bertingkah seperti ini.

Padahal Gabriel adalah seorang pewaris Wijaya's Group yang sangat terkenal se asia, banyak gadis yang akan memohon bahkan rela untuk di jadikan sebagai pemuas nafsu semalam tanpa status apapun.

Tapi sampai saat ini, hati dan pikiran Gabriel tidak bisa lepas dari Laura, sang sepupu yang sudah tinggal bersama keluarganya sejak umur 9 tahun.

Gabriel bahkan berani menentang Rafa dan juga Nayla sebagai orang tuanya dan memaksa mereka agar menjodohkan Laura dengan dirinya walaupun harus berakhir dengan penolakan semua orang, termasuk Laura.

Tentu saja ini tidak masuk akal bagi Laura, setelah mengetahui perasaan Gabriel yang menunjukan kasih sayang dengan cara yang berbeda kepadanya. Bukan kasih sayang sebagai kakak dan adik, melainkan sebagai seorang pria kepada wanita dan inilah yang membuat perasaan Laura menjadi tidak nyaman dan memutuskan untuk mulai menjauhinya.

"Ohh, Lauraku mau bangun ya?" ujar Gabriel mendekati Laura.

"Tidak apa-apa, jangan takut ... Aku tidak akan melukaimu jika kamu bisa nurut dengan ucapanku." Gabriel duduk di pinggir ranjang dan menatap wajah Laura yang ketakutan dan juga jijik.

"Kak ... " lirih Laura dengan tatapan memohon.

"Aku bukan kakakamu Laura, jangan memanggilku seperti itu! Dan jangan menatapku dengan tatapan seperti itu juga! Apa kamu paham?" Kesal Gabriel yang tiba-tiba mencengkram kedua bahu Laura dengan tenaga yang cukup kuat.

"Kak Briel! Sadar! Aku ini adik kamu! Tolong lepaskan aku!" Bentak Laura dengan mengumpulkan sisa keberaniannya.

"Tidak, kita tidak punya hubungan darah, sayang. Jangan mengatakan hal bodoh seperti itu lagi padaku. Aku tidak akan membiarkanmu menjauh dariku walau hanya selangkah." Tegas Gabriel yang menahan amarahnya dengan mengepal erat tinjunya.

"Apa sebenarnya salahku? Kenapa kamu membuat hidupku menjadi kacau seperti ini? Hiks ... Hiks ... " Tiara berbicara sampai terisak karena merasa tertekan dan juga sangat ketakutan.

"Stttt kenapa kamu menangis, sayang? Tetaplah berada di sisiku, ya? Jangan tinggalkan aku," ujar Gabriel yang hendak memeluk Laura namun Laura berusaha menghindarinya hingga membuatnya semakin marah.

"Tidak, tolong menjauh dariku! Jangan dekati aku!" Bentak Laura secara spontan.

Laura berusaha melihat sekelilingnya dengan maksud mencari jalan keluar dari tempat ini, dan gerakan Laura ini telah diketahui oleh Gabriel yang memang sebenarnya sangatlah pintar.

"Laura! Jangan menguji kesabaranku! Jangan membuatku terpaksa mengurungmu disini! Aku tidak akan perduli jika kamu bahkan membenciku nanti! Kamu akan menyesali tindakanmu ini, Laura!" Bentak Gabriel saat Laura mendorongnya dan berusaha kabur dari kamarnya.

Gabriel yang sudah mulai tersulut tidak bisa berfikir dengan jernih lagi, Gabriel langsung mengejar Laura yang hampir lolos dari apartemennya dan menangkapnya.

"Aaaahhhh ... Tolong! Lepaskan aku!" Teriak Laura memecah keheningan malam namun tak bisa menembus dinding yang ternyata kedap udara itu.

"Sudah aku katakan sebelumnya untuk jangan membuatku kesal, 'kan Laura? Sepertinya kamu harus benar-benar aku bungkam dahulu baru bisa diam!"

"Aku mohon, maafkan aku. Tolong lepaskan aku!"

"Tidak, aku tidak akan melepaskanmu!" Ujar Gabriel yang menggendong paksa Laura yang memang masih lemas karena pengaruh obatnya dan melemparnya dengan kasar ke atas ranjang hingga membuatnya terpental dan membuat gaunnya sedikit tersingkap dan berserakan.

Brukkk ....

Tanpa memberi jeda, Gabriel langsung mengunci posisi Laura dengan memegang kedua tangan Laura dan meletakkannya di atas kepala Laura dengan satu tangan sedang satu tangan lagi mencengkram dagu Laura dengan sangat kasar.

Laura terus memberontak sekuat tenaga walau hasilnya Laura harus kalah tenaga dengan Gabriel.

Nafas kedua orang ini terlihat saling memburu, yang satu dengan nafsu dan yang lain dengan perlawanan.

"Kak Briel, tolong sadarlah! Ingat Om dan Tante, pasti mereka akan sangat kecewa pada kita," ujar Laura kemudian berharap Gabriel akan berhenti.

"Aku tidak perduli! Biar saja jika mereka melihat kita, bukankah akan bagus jika mereka sendiri yang melihatnya? Setidaknya mungkin mereka akan menikahkan kita," ujar Gabriel tak perduli.

"Kamu tidak perduli, tapi aku perduli! Tolong lepaskan aku! Aku tidak sudi melihatmu lebih lama lagi!" Bentak Laura yang sudah tidak bisa menahan kesabarannya lagi.

Gabriel yang mendidih itu pun dengan bringas mencium paksa Laura di seluruh wajahnya, dari mulai dahi, kelopak mata, pipi dan berakhir di bibir.

Laura menolak Gabriel dengan menggerakkan kepalanya agar menjauh dari wajah Gabriel. Tapi Gabriel dengan satu lengan kekarnya saja mampu mengunci pergerakan Laura.

Dengan tatapan dan senyuman yang sangat mengerikan itu, Gabriel mencoba mencium paksa bibir original Laura yang berwarna pink muda dan terlihat kenyal.

Namun lagi dan lagi Laura menutup rapat bibirnya hingga tidak memberikan Gabriel celah sedikitpun. Tak menyerah sampai disitu, Gabriel yang tidak ingin menerima kekalahan dengan sengaja menggigit bibir bawah Laura hingga dengan spontan Laura membuka mulutnya, dan pada kesempatan itulah Gabriel dengan Kecepatan kilat menyambar dan melumat benda kenyal, hangat nan manis itu dengan serakahnya.

"Tolong ... Hen ... Hentikan ... Aku tidak bisa bernafas ... " Ujar Laura yang merasa pengap.

Untuk sementara Gabriel melepaskan panggutannya untuk memberikan Laura waktu untuk menetralkan nafasnya dan berniat untuk melanjutkannya lagi.

Mata Gabriel telah di penuhi kabut gairah yang luar biasa hingga tidak bisa melihat apa yang sedang ia lakukan ini adalah sebuah tindak kejahatan.

Gabriel bahkan sudah tidak mampu lagi untuk mengontrol diri!

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Apakah Gabriel akan melanjutkan aksinya atau mengalah untuk melepaskan Laura?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku
8.9
Sepuluh tahun mengabdi dalam bayang-bayang, pengorbanan istri Daffa Prawirodirdjo hancur saat melihat suaminya pamer kebahagiaan dengan Leni, cinta lamanya. Puncaknya, Daffa tega menelantarkan Bintang yang terluka di hari ulang tahunnya demi membela putri Leni. Muak dengan pengkhianatan itu, sang istri membawa Bintang pergi dan memulai hidup baru sebagai seniman sukses. Saat Daffa kembali memohon ampun tiga tahun kemudian, pintu maaf telah tertutup selamanya.
Sampul Novel Benci Jatuh Cinta
9.6
Panji, anak yatim asuhan Terryn dan Deva, tumbuh tangguh meski dibenci Sheira akibat hasutan Imelda. Sebagai menantu keluarga Danuarta, ia tetap sabar menjaga martabat Deva walau terus dizalimi istrinya sendiri. Konflik memuncak saat rahasia kematian calon istri Panji yang melibatkan Sheira terungkap. Di tengah duka wafatnya ibu angkat dan kemunculan ibu kandungnya, Panji terjepit dilema batin antara luka masa lalu dan harapan masa depan yang penuh rintangan.
Sampul Novel Cinta Sepasang Operator Data
8.1
Rizal, seorang duda yang berprofesi sebagai operator data di sekolah swasta, mendambakan sosok istri yang tulus menerima dirinya beserta kedua buah hatinya. Saat ini, ia tengah menjalin hubungan serius dengan seorang wanita yang usianya empat tahun lebih tua. Namun, perjalanan asmara mereka tidaklah mudah karena berbagai rintangan besar terus menghadang. Akankah Rizal mampu mempertahankan komitmennya dan memperjuangkan cinta sejatinya hingga akhir?
Sampul Novel ID-PD76
9.0
Selama tiga tahun, Evelyn merawat Aidan yang amnesia dan menjadi kekasih rahasianya. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Aidan hanya berpura-pura lupa ingatan. Lebih tragis lagi, Aidan dan cinta masa lalunya ternyata terlibat dalam kematian ayah Evelyn. Tak tinggal diam, Evelyn mengumpulkan bukti dan menjebloskan mereka ke penjara tepat di hari pernikahan. Saat Aidan menyadari cinta sejatinya, Evelyn sudah menutup hati dan memilih pergi selamanya.
Sampul Novel Kisahku dalam Pelukan Gigolo dan Brondong
8.4
Amanda, wanita paruh baya yang jenuh dengan pernikahannya, nekat mencari pelarian lewat jasa gigolo. Meski mendapat sensasi baru, hatinya tetap hampa hingga ia bertemu Alex, brondong cerdas yang memikat. Hubungan intens mereka memicu konflik keluarga dan benturan ambisi pribadi. Di tengah tekanan sosial, Amanda akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukan berasal dari pria lain, melainkan dari kedamaian batin dan kendali penuh atas hidupnya sendiri.
Sampul Novel MY Nerdy Wife
9.7
Bagi Arcella Shameera Caluella, kecantikan luar biasa justru membawa petaka. Demi keamanan, sang ibu memintanya menyamar jadi gadis cupu untuk meredam kecemburuan buta Vanessa, kakaknya. Namun, Vanessa tetap berambisi menghancurkan hidup Arcella dengan merebut Zale dan Auriga, pria-pria yang dicintainya. Puncaknya, kelicikan Vanessa berhasil menjebak Arcella dalam pertunangan dengan pria berhati iblis. Akankah Arcella mampu bertahan dari kekejaman kakaknya sendiri?