Sampul Novel Suami Wasiat Dari Suamiku

Suami Wasiat Dari Suamiku

9.5 / 10.0
Dalam novel modern Suami Wasiat Dari Suamiku, Lina harus mengandung anak Arief sendirian setelah kecelakaan tragis. Demi memenuhi wasiat terakhir suaminya, ia terpaksa menikahi Andi, pria yang menabrak Arief. Temukan kisah pengampunan di romance novel ini melalui layanan read novels online.
Ringkasan Suami Wasiat Dari Suamiku
Kebahagiaan Lina dan Arief atas kehamilan yang dinanti sirna seketika saat kecelakaan tragis menimpa Arief. Pelakunya adalah Andi, pria mabuk yang menghancurkan masa depan mereka. Di ambang maut, Arief justru memberi wasiat tak terduga agar Lina menikahi Andi demi perlindungan hidupnya. Kini Lina terjebak dalam dilema pedih: mengikat janji suci dengan pria yang merenggut nyawa suaminya. Mampukah Andi menebus dosanya, ataukah takdir ini akan berakhir nestapa?
Baca Selengkapnya

Suami Wasiat Dari Suamiku Bab 1

Lina duduk di tepi tempat tidur, memandang hasil USG yang baru saja diambil dari klinik pagi itu. Sebuah gambar kecil di atas kertas putih yang memperlihatkan detak jantung bayi mereka. Hanya segenggam ukuran kecil, tapi bagi Lina, itu adalah dunia yang baru. Dunia yang penuh dengan harapan, dengan impian-impian yang telah lama mereka bangun bersama.

Arief masuk ke dalam kamar dengan senyum lebar di wajahnya. "Bilang padaku, ada apa di sini?" tanyanya dengan penuh rasa ingin tahu, meski ia sudah menebak. Lina menatap suaminya dengan mata penuh cinta, lalu mengangkat gambar USG itu ke arah Arief.

"Ini," jawab Lina, suaranya bergetar sedikit. "Ini anak kita, Arief. Anak kita."

Arief mengangkat alis, matanya berbinar seperti anak kecil yang baru mendapat hadiah. "Kita... kita benar-benar akan menjadi orang tua?" Ia mendekat dan duduk di samping Lina, lalu menatap gambar itu seolah itu adalah sebuah karya seni yang paling indah yang pernah dilihatnya. "Aku nggak bisa percaya... akhirnya," katanya, hampir tak percaya.

Lina tertawa pelan, merasakan hangatnya kebahagiaan yang menyelimuti mereka. "Kau selalu bilang kita akan jadi orang tua yang hebat, kan?" Lina memiringkan kepala, matanya berkilau dengan air mata kebahagiaan yang tak bisa ia tahan. "Kita akan memberikan dunia terbaik untuk anak kita."

Arief menggenggam tangan Lina dengan lembut, lalu menatap matanya. "Kau tahu, aku nggak sabar melihat bayi kita. Aku ingin melihat dia tumbuh besar dengan cinta yang sama seperti yang kita berikan satu sama lain. Dan aku akan selalu ada untuk kalian berdua, Lina. Kita akan lewati ini bersama-sama."

Lina merasa seluruh tubuhnya terhangatkan oleh kata-kata Arief. Sudah bertahun-tahun mereka bersama, saling berbagi impian, kesedihan, dan kebahagiaan. Tapi saat ini, dengan bayi yang akan datang, Lina merasa seperti hidup mereka baru saja dimulai. Semuanya terasa begitu sempurna, begitu indah, dan tanpa cacat.

"Arief, aku takut," kata Lina tiba-tiba, suaranya serak, meskipun ia berusaha untuk tetap tenang.

Arief menatapnya dengan penuh perhatian. "Apa yang kau takutkan, sayang?"

"Takut kalau aku tidak bisa jadi ibu yang baik... Takut kalau aku tidak bisa memberimu semua yang kau inginkan... Takut... takut kalau semuanya akan hancur," Lina menjelaskan dengan suara hampir tidak terdengar, seperti ada beban yang tak bisa ia lepaskan.

Arief menarik Lina ke dalam pelukannya, meletakkan dagunya di atas kepala Lina. "Kau adalah orang terbaik yang bisa jadi ibu bagi anak kita, Lina. Aku tahu itu. Kau hanya perlu percaya pada dirimu sendiri seperti aku mempercayaimu. Semua yang kita miliki sekarang, ini adalah hasil kerja keras kita berdua. Dan tidak ada yang bisa menghancurkannya."

Lina menutup matanya, merasa damai di pelukan suaminya. Suara detak jantung Arief menjadi musik yang menenangkan hatinya. Tidak ada lagi yang bisa ia inginkan selain ini-mereka berdua, bersama-sama, menanti hari kelahiran anak mereka.

Namun, meskipun Arief berbicara dengan keyakinan, Lina tidak bisa menghilangkan rasa takut yang menggerogoti hatinya. Dunia ini kadang bisa begitu kejam, dan ia tak tahu apa yang akan terjadi pada masa depan mereka. Tetapi dalam dekapan Arief, ia merasa bahwa mungkin-hanya mungkin-semua akan baik-baik saja.

Mereka berdua terdiam dalam kebisuan yang penuh makna. Dalam setiap detak jantung, ada rasa cinta yang begitu mendalam dan keinginan untuk menjalani hidup ini bersama. Mereka telah melewati banyak hal bersama, tetapi kali ini, mereka merasa seolah semua hal buruk yang terjadi sebelumnya akan terbayar dengan kebahagiaan ini.

Di luar jendela, senja mulai turun, menciptakan warna keemasan di langit. Linanya bisa merasakan kehangatan matahari yang mulai meredup menyelimuti kamar mereka. Semua terasa sempurna.

Tapi siapa yang tahu, kadang kehidupan membawa kita pada jalan yang tidak pernah kita bayangkan, dan kebahagiaan itu-seperti pelangi-dapat hilang begitu saja dalam sekejap. Lina tidak tahu bahwa saat senja itu terbenam, takdir mereka sudah ditentukan.

Di luar kamar mereka, cuaca berubah begitu cepat. Sebuah badai kecil mulai datang, namun Lina dan Arief tidak menyadari apa yang akan terjadi. Ketika Arief keluar untuk membeli makan malam, Lina mengira itu akan menjadi hari yang sama seperti sebelumnya. Tak ada yang tahu bahwa itu adalah momen terakhir mereka menikmati kebersamaan yang utuh.

Kecelakaan itu datang begitu mendalam. Lina menerima telepon malam itu, sebuah suara yang sangat asing namun begitu terdengar jelas di telinganya.

"Bibi Lina, Arief... kecelakaan... Dia... dia..." kata suara di telepon itu terguncang, dan sebelum Lina bisa mengajukan pertanyaan lebih lanjut, telepon terputus.

Tanpa berpikir panjang, Lina langsung berlari menuju rumah sakit. Ketika dia tiba, dunia seolah berhenti. Di sana, di ruang darurat rumah sakit, ia melihat Arief terbaring tak berdaya, tubuhnya terhubung dengan banyak alat medis. Darah yang masih segar di pakaian Arief membuat hati Lina hancur, seakan waktu berjalan terlalu lambat.

Lina duduk di samping tempat tidur Arief, meremas tangan suaminya, berharap ia bisa bangun dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Namun, hanya ada keheningan yang menyelimuti.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suami Wasiat Dari Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Balas Dendam Seorang Adik yang Tersakiti
9.2
Aura, penyanyi dangdut yang kesulitan finansial, terpaksa mengungsi ke rumah kakaknya, Maya, setelah diusir dari kos. Di sana, ia bertemu Baskara, kakak iparnya yang dingin. Ketertarikan Aura pada Baskara memicu insiden kamar yang melanggar batas moral. Setelah dihina dan dianggap rendah, Aura tak tinggal diam. Ia bertekad membalas rasa sakit hatinya dan membuktikan kekuatannya, menciptakan konflik yang mengguncang kehidupan sempurna keluarga sang kakak.
Sampul Novel IBU SUSU UNTUK BOSKU
9.1
Sonia, ibu muda berusia 23 tahun, berjuang melunasi biaya pengobatan Thalassemia anaknya. Di tengah jeratan utang, ia bertemu Mr. Wei, CEO berusia 45 tahun yang menawarkan dukungan emosional. Hubungan rahasia mereka menjadi pelarian Sonia dari pernikahan yang hampa. Namun, kecurigaan sang suami dan berbagai rintangan mulai mengancam. Terjebak antara gairah, pengkhianatan, dan dilema moral, Sonia harus memilih antara cinta barunya atau hancur dalam drama kehidupan.
Sampul Novel Kekasihku Menikahi Saudaraku Disaat Aku Lumpuh
9.6
Pasca kecelakaan tragis, Arjuna harus menghadapi kenyataan pahit saat ia lumpuh. Dunianya hancur ketika Kirana, tunangannya, justru memilih menikah dengan adiknya, Bima. Di tengah perebutan takhta CEO oleh adik-adiknya, mental Arjuna kian terpuruk karena terapi fisik yang sulit. Demi memulihkan sang putra, ibunya menjodohkan Arjuna dengan Mentari. Gadis unik yang ceria namun matre ini hadir membawa harapan baru di tengah pengkhianatan dan keputusasaan Arjuna.
Sampul Novel Kekuatan Hati, Kekuatan Cinta
7.9
Demi kesembuhan ibunya, Alira Santika terpaksa menikahi Dimas Aditya Wiratama, pewaris ningrat yang butuh keturunan. Gadis 19 tahun ini harus meninggalkan kekasihnya, Raka, demi perjodohan tanpa cinta. Di rumah barunya, Alira menderita akibat kekejaman Cynthia, istri pertama Dimas yang penuh dendam. Tanpa pembelaan sang suami, ia berjuang sendirian melawan intrik keluarga. Akankah Alira mampu bertahan di tengah pengkhianatan dan tekanan demi cinta sejatinya?
Sampul Novel Ketika Cinta Mati, Dendam Dimulai
9.8
Pasca kematian tragis putranya, Eva Anindita justru dikhianati suaminya, Jaksa David Adiwijaya. Demi melindungi Karin, pelaku tabrak lari, David memenjarakan Eva atas tuduhan palsu. Setelah tiga tahun mendekam di penjara dan kehilangan anak keduanya, Eva bebas hanya untuk melihat kenyataan pahit. David telah membina keluarga baru bersama Karin. Kini, jurnalis investigasi ini siap menuntut balas atas pengkhianatan keji yang menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Suamiku Konglomerat Bangkrut
8.5
Setahun menikah, Ayu harus menghadapi kenyataan pahit saat keluarga Wicaksono jatuh bangkrut. Hidup glamor yang selama ini ia banggakan berubah menjadi beban gengsi di hadapan teman-temannya. Di tengah himpitan ekonomi dan sikap Jovan yang tak kunjung bekerja, Ayu juga harus menelan hinaan dari mertuanya karena statusnya sebagai guru honorer. Saat konflik rumah tangga kian memanas dan tabungan menipis, seorang pria muncul menawarkan posisi sebagai kekasih gelap.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan