Sampul Novel Call Girl [21+]

Call Girl [21+]

8.0 / 10.0
Yumira terperangkap dalam realita kelam sebagai wanita panggilan akibat nasib buruk. Di tengah keputusasaan mencari cinta sejati di antara pria yang hanya memanfaatkannya, hadir sosok Kai Dipraja. Kai menawarkan kasih sayang tulus yang selama ini Yumira impikan. Meski dunia menentang hubungan mereka, Yumira bertekad mempertahankan perasaannya. Mampukah mereka bersatu selamanya? Akankah Kai tetap menerima masa lalu dan identitas Yumira apa adanya?

Call Girl [21+] Bab 1

Namaku Yumira. Jujur saja, jika aku ini bukanlah gadis baik yang mungkin dipikirkan orang-orang. Kehidupanku begitu rumit sampai tak ada jalan untuk merasakan kebahagiaan. Setiap malam aku selalu keluar untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman. Minum, bermain, dan tidur dengan para pria yang aku sebut sebagai pacar. Semua itu semata mata aku lakukan hanya untuk menghilangkan rasa penat yang selalu aku rasakan ketika di rumah.

Ayah dan ibu selalu bertengkar setiap waktu. Entah apa yang mereka masalahkan, sampai perceraian pun tidak bisa terhindarkan. Sekarang, aku sudah menginjak 25 tahun. Mungkin ini cukup menjadi satu alasan untuk aku mencari jalan hidup sendiri, tanpa membebani mereka.

Kehidupan menjadi seorang anak yang broken Setelah perceraian ayah dan juga ibu, aku belum bisa menemukan kebahagiaan yang aku harapkan. Sekian lama aku tinggal sendirian, hanya sebuah kesenangan dunia saja yang aku dapatkan, dan sisanya adalah penderitaan yang setiap saat menghantuiku.

Namun suatu hari, seorang teman lama mengajakku pergi ke luar kota. Dia juga menawarkan sebuah pekerjaan dengan gaji yang begitu besar. Sungguh, aku langsung tertarik tanpa memikirkan bagaimana resikonya. Lagi pula sekarang ini aku butuh uang banyak, memulai sesuatu dari nol itu bukanlah hal gampang. Hidup tanpa ada siapapun yang memberiku banyak uang sangatlah sulit. Jadi tidak ada jalan lain kecuali mencoba pekerjaan ini, walaupun  masih belum jelas bagaimana asal usulnya itu.

Keesokan harinya aku tiba di tempat tujuan. Mina, temanku mengenalkan aku pada bosnya. Dia cukup tampan, tapi matanya itu membuatku bergidik ngeri. Laki-laki mesum! Aku tahu itu.

Seketika aku mulai mengerti sedikit, pekerjaan apa yang mungkin akan Mina berikan padaku. Apakah dia berfikir jika aku ini benar-benar seorang gadis murahan? Sangat kejam.

"Perkenalkan, namaku Johnny," ucapnya sembari menatap tajam mataku.

"Ah iya, aku Yumira."

Mata itu terlihat sangat mesum, sudah sering aku melihat lelaki seperti ini. Mina hanya cengengesan seolah aku tidak mengerti apa pun. Padahal sekarang aku paham, pekerjaan apa yang dia berikan. Dia ini rupanya ingin main-main denganku.

"Yumira, ikutlah bersama Bos Johnny. Dia akan menjelaskan semuanya," ucap wanita licik itu.

"Lalu kau?" tanyaku.

"Aku akan mengambil barang-barang dulu, sana kau duluan saja! Nanti aku menyusul," ucap Mina padaku.

Aku hanya mengagguk, jahat sekali si Mina itu! Memberikan aku pada lelaki yang sudah jelas pasti akan menghajarku dengan pedangnya. Lelaki bernama Johnny ini membawaku ke sebuah ruangan yang cukup luas, disana aku melihat beberapa alat yang begitu asing. Entah apa itu, bentuknya mirip alat kelamin lelaki tapi mungkin lebih besar dan panjang.

"Duduklah," ucap lelaki itu padaku.

"Sebenarnya kita mau apa di sini?" tanyaku padanya.

Johnny duduk di hadapanku, dia menatap tajam ke arah rok mini yang aku pakai. Ini mengerikan. Sesuatu buruk pasti akan terjadi sekarang, tapi apa yang bisa aku lakukan sekarang? Tidak ada hal lain kecuali diam.

"Jujur saja, temanmu itu telah menawarkan dirimu padaku," ucap lelaki bernama Johnny itu padaku.

"Maksudmu? Mina menjualku? Sudah kuduga si jalang itu!" ucapku kesal.

"Hahaha hey Nona, rupanya kau tidak sepolos yang aku kira!" sahut lelaki itu dengan tawa jahatnya.

"Kau pun tau itu! Dia pasti memiliki dendam padaku! Huh menyebalkan!" bentak aku kesal.

"Aku tidak terlalu mengerti dengan urusan kalian, yang jelas sekarang kau adalah milikku. Jadi jangan pernah berani untuk pergi atau pun membuat masalah denganku Nona."

Aku tidak terlalu terkejut dengan sikap Mina, dia memang seperti itu. Memanfaatkan penderitaan orang lain untuk kepentingan dirinya sendiri. Sekarang? Bagaimana lagi? Jiwaku sudah jadi milik lelaki bernama Johnny ini. Apakah aku harus menerima pekerjaan kotor ini? Namun bagaimana jika ayah dan ibu tahu? Tapi apakah mereka akan perduli? Rasanya tidak mungkin.

"Berapa Mina menjualku padamu?" tanyaku pada lelaki mesum itu.

Dia menatap dengan smirk khasnya, "15 juta."

"Hah? 15 juta?"

Mataku membulat sempurna, benar-benar brengsek si Mina itu! Bisa-bisanya dia menjual ku dengan harga murah seperti itu. Jika aku berniat untuk menjual diri, maka aku bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi.

"Iya Nona, sekarang kau milikku!" tegasnya padaku.

"Baiklah, apa yang kau mau? Jujur saja aku merasa dirugikan! Karena tidak sepeser pun uang masuk ke dompet ini," ucapku dengan tatapan sinis.

"Haha tenanglah Yumira, aku hanya ingin kau bekerja bersamaku. Melayani jutaan lelaki yang membutuhkan kehangatanmu. Aku untung, kau pun juga. Bagaimana?" tanya lelaki itu.

Aku membulatkan mata, "Maksudmu? Aku bekerja sebagai pelacur?"

"Iya apa lagi?"

Aku berfikir sejenak, situasi macam apa ini? Bagaimana jika seseorang meledekku karena pekerjaan ini. Tapi siapa peduli? Aku butuh uang sekarang! Apa bedanya pekerjaan ini dengan kebiasaanku tidur bersama laki-laki brengsek itu?

"Bagaimana?" tanya Johhny padaku.

"Sebenarnya aku masih ragu," jawabku dengan pikrian kemana-mana.

"Kenapa? Kau hanya perlu tidur dan melayani para tamuku? Apa kau perlu bimbingan?" ucap lelaki mesum itu padaku.

Lelaki mesum! Rupanya dia ingin mengambil kesempatan juga untuk meniduriku! Tidak ada pilihan lain kecuali mencoba pekerjaan ini. Lupakan gengsimu Yumira! Balaskan saja dendammu pada Mina nanti ! Namun itu pun jika sempat.

Setelah cukup lama berfikir, aku pun menuruti perintah bos Johnny. Memulai hidup baru sebagai wanita penghibur, semua ini harus bisa aku terima karena demi melanjutkan hidup keras di kota.

Ayah... ibu...

Maafkan anakmu.

Dengan tekad yang cukup bulat, aku pun memutuskan untuk mengambil jalan yang bisa dikatakan salah ini. Hidup baru sebagai seorang pelacur, walau pun rasa gengsi ini masih begitu tinggi dan tebal, aku harus menahannya.

"Baiklah, namun ingat kau harus membayarku dengan harga yang begitu tinggi. Dan satu hal lagi, aku tidak mau melayani lelaki tua atau pun jelek! Aku ini seorang yang pemilih ingat itu!" ucapku pada lelaki mesum itu.

Johnny tertawa kencang, mungkin permintaanku sangat menggelikan, tapi memang benar jika aku tidak pernah ingin mendapatkan seorang yang buruk untuk aku layani. Wajahku ini sangat cantik, tubuhku begitu seksi dan pantas untuk dihargai dengan bayaran tinggi. So, apa ada yang salah?

"Iya iya, aku tidak akan menjualmu kepada lelaki yang mungkin kau tidak suka. Namun ingat, setelah kau bekerja denganku jangan pernah mencoba untuk kabur, atau pun membuat masalah. Sampai kapan pun kau adalah milikku, entah itu karena Mina menjualmu atau alasan apapun aku tidak peduli. Sekali milikku tetaplah milikku cantik, kau tenang saja karena aku akan memberikanmu begitu banyak fasilitas. Kau akan aku buat semakin cantik, hingga semua mata lelaki terpesona padamu Yumira," ucapnya padaku.

Aku tersenyum kaku mendengar serentetan ucapan bos mesum di hadapanku ini. Dan sedetik kemudian, laki-laki itu berdiri hanya untuk membisikkan kata-kata yang membuatku tercengang.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Call Girl [21+]

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan