Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Simfoni Pembalasan

Simfoni Pembalasan

Hidup pianis berbakat Athena hancur seketika saat kecelakaan misterius melumpuhkan tangannya. Di tengah keputusasaan, ia justru menghadapi kenyataan pahit berupa pengkhianatan keji dari suami dan sahabatnya sendiri. Saat terpuruk, muncul Arthur, pria penuh misteri yang menawarkan bantuan untuk menuntut balas. Kini, Athena harus meniti jalan pembalasan yang penuh risiko. Akankah simfoni ini berakhir dengan keadilan, atau ia justru tenggelam dalam kelicikan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Menatap pilu ke sebuah rumah megah yang dulu dianggapnya sebagai istana kebahagiaannya, kini Athena hanya bisa menangis dalam diam. Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit, hatinya merasa semakin resah. Dengan keberadaannya di rumah, itu berarti Leon bisa dengan bebas melakukan apapun padanya termasuk dengan menyiksa dirinya.

"Nyonya Athena, mari ikut saya!"

Suara Edward tiba-tiba terdengar membuat Athena menoleh. Dengan segera ia menepis tangan asistennya yang kini telah menjadi kaki tangan Leon tersebut, dan berusaha berjalan sendiri dengan langkahnya yang masih tertatih-tatih.

"Wah, ternyata kau sudah diperbolehkan pulang?"

Kedua netra Athena lantas membulat saat bertemu pandang dengan sosok yang tak disangkanya. Melihat seutas senyum tipis nan licik, kedua alisnya lantas hampir menyatu seiring dengan deru napasnya yang memburu.

"Bagaimana keadaanmu, Athena? Aku turut prihatin dengan kecelakaan yang menimpamu. Kata Leon, tanganmu lumpuh dan mulutmu bisu ya? Bagaimana rasanya? Pasti sangat menyakitkan sekali bukan?" Crystal kembali berbicara dengan kaki jenjangnya yang sedikit melangkah maju. Ia sepertinya ingin mengusap sebagian wajah sahabatnya, tetapi Athena langsung menepis dan memberikan tatapan peringatan padanya.

"Aku sudah mengetahui perselingkuhanmu dengan suamiku, Crystal! Tidak perlu lagi kau berpura-pura baik padaku! Ingat, aku tentu tidak akan membiarkanmu terus memanfaatkan kondisiku yang seperti ini!" Athena berbicara di dalam hati yang akhirnya hanya membuat Crystal terkekeh saja.

"Kasihan sekali sahabatku ini. Kau jadi tidak bisa berbuat apa-apa sekarang. Sekali lagi aku turut prihatin dengan nasibmu, Athena. Sebagai sahabat yang baik, bagaimana kalau aku yang menggantikan posisimu sebagai Nyonya di rumah ini? Aku rasa Leon tidak akan keberatan karena dengan begitu aku bisa membantunya dan tidak akan merepotkannya sepertimu yang sekarang ini."

"Ya, lakukanlah sesukamu! Dengan begitu aku akan mengumpulkan lebih banyak bukti untuk mengungkap semua kebusukan kalian!" Lagi-lagi Athena bergumam di dalam hati dengan terus menatap wanita di hadapannya hingga membuat Crystal sedikit bergidik saat menyadarinya.

"Aku khawatir dia kerasukan roh halus, Ed. Cepatlah bawa dia ke kamarnya. Ingat, kamarnya baru! Bukan kamarnya yang dulu karena sekarang aku yang akan menempatinya bersama Leon!"

"Baik, Nyonya!"

Mendengkus, Athena kembali menyipitkan matanya dengan tajam ke arah wanita yang dulu pernah dikenalkannya pada publik sebagai penyanyi pendatang baru. Sejujurnya ia ingin bergerak maju dan menjambak rambut panjang wanita bermuka dua yang sangat tak tahu balas budi tersebut, tetapi sayang lagi-lagi ia belum bisa melakukan semuanya karena posisinya yang belum benar-benar aman di rumah ini.

Athena memang masih membutuhkan waktu untuk melakukan perlawanan atas semua kelicikan Leon dan Crystal. Athena sadar tak akan bisa melakukan semuanya dengan tergesa-gesa, apalagi kini ia hanya sendiri karena ayahnya yang telah lama tiada dan ibunya yang sampai saat ini masih terbaring di rumah sakit.

"Mari ikut saya, Nyonya Athena!"

Kembali tak ingin disentuh, Athena melangkah lebih dulu. Suara kendaraan yang terparkir membuatnya menoleh. Dan hal tersebut membuatnya mual bukan main karena setelahnya netranya tak sengaja melihat sambutan berlebihan Crystal pada suaminya.

"Akhirnya kau pulang juga, Leon. Ratu yang cacat itu juga sampai sebelum kau tiba," bisik Crystal dengan nada manja tetapi tetap terdengar tajam. Perlahan ia mengusap dada bidang pria yang tahun ini kembali masuk ke dalam kategori pria tertampan dalam sebuah majalah terkenal.

Melirik sekilas ke arah Athena, Leon hanya tersenyum singkat saja. Salah satu tangan kekarnya merengkuh erat pinggang ramping Crystal. Ia mengecup mesra wajah cantik berhias makeup di sampingnya itu seraya memberikan tas kerjanya.

"Ambil surat yang ada di dalam tasku, Crystal. Ada yang harus wanita cacat ini segera tandatangani!" perintahnya tegas dengan tatapan menghunus, yang lantas membuat jantung Athena semakin berdegup kencang.

Athena tak tahu dokumen apa yang telah dimaksud suaminya. Namun yang jelas sepertinya itu adalah sesuatu yang sangat tidak menguntungkannya, dan bahkan bisa membuat hidupnya terasa jauh lebih menderita lagi dari yang sekarang ini.

"Surat pengalihan harta kekayaan?" Suara gumaman Crystal terdengar sampai ke kedua telinga Athena, hingga membuat kedua netra lentik alami wajah pucat itu sontak membulat.

"Gila! Mereka benar-benar gila!" jerit Athena terengah di dalam hati. "Andai surat itu aku tandatangani, apalagi yang akan dilakukan mereka padaku? Aku rasa mereka tidak akan puas begitu saja. Mereka pasti tidak akan membiarkanku pergi, meskipun semua harta yang aku miliki telah aku serahkan pada mereka!"

Mencoba menggelengkan kepala sebagai tanda penolakan, Athena mendorong sebuah pulpen yang tengah disodorkan kepadanya dengan tangan kirinya. Ia berusaha mendorong Edward yang berupaya menahan pergerakannya, hingga akhirnya membuat pria berumur 40 tahun itu hampir terjatuh.

"Cukup! Sudah aku duga dia pasti akan memberontak seperti ini!" Leon mendengkus kesal dengan mengusap wajahnya sesaat. "Sekarang kau, Edward. Urus semua keperluanku dan Crystal saja! Biar dia yang mengurus wanita cacat ini!"

Melihat Leon yang menjentikkan jarinya, napas Athena tertahan saat menyadari seorang pria berperawakan menyeramkan yang tengah mendekat ke arahnya. Degup jantungnya kian meningkat, apalagi setelahnya pria dengan tato naga di lehernya itu dengan mudah mengunci semua pergerakannya.

"Maaf jika saya menyakiti Anda, Nyonya. Senang bertemu dengan Anda kembali!"

Membulatkan kedua matanya, Athena seperti mengenali suara pria yang telah berbisik tepat di depan telinganya ini. Ia langsung menoleh untuk meneliti wajah pria di sampingnya, tetapi sayang ia belum bisa mengenalinya hingga pandangannya terhenti tepat di kedua netra cokelat pria tersebut.

"Tidak mungkin! Bukankah dia...."

"Cepat bawa dia ke kamarnya, Arthur! Kamarnya ada di paling belakang dekat dapur! Tanyakan saja kepada para pembantu di mana letak bekas gudang terdekat di sana!"

Menggelengkan kepalanya, Athena mengalihkan tatapannya pada Leon. Lagi-lagi ia dibuat tak menyangka dengan semua rencana licik suaminya. Bisa-bisanya Leon dengan mudah memindahkan kamarnya pada gudang kecil yang ada di dekat dapur, sementara Crystal dibiarkannya berada satu kamar dengannya tanpa memikirkan tanggapan para pekerja yang ada di rumah ini.

"Mari ikut saya, Nyonya!"

Kembali berusaha melawan, pada akhirnya Athena tetap didorong paksa menjauh. Sesekali Athena merintih kesakitan saat beberapa bekas lukanya tak sengaja tersenggol oleh pria itu, dan juga mendengkus saat melihat lambaian tangan Crystal yang seperti sedang mengejeknya.

"Silakan masuk, Nyonya," ucap Arthur yang kini telah berada di depan sebuah ruangan di belakang dapur.

Athena menggelengkan kepalanya kala mengedarkan pandangannya di kamar kecil yang dulu pernah dijadikan gudang. Dindingnya lembab dengan bau pengap tercium kuat, dan hanya ada satu kasur kecil yang terlihat tidak layak untuk ditempati.

Sungguh, napasnya jadi semakin terasa sesak! Ini bukan hanya perkara keadaan kamar yang sangat tak layak untuk ditempati, melainkan tentang nasib hidupnya ke depannya nanti.

"Nyonya Athena?" Pria bernama Arthur tersebut memanggil dengan tatapan yang tertuju pada majikan barunya.

Menyadari hal itu Athena pun merasa canggung sekaligus waspada. Perlahan langkahnya bergerak mundur dengan benaknya yang kembali menerka-nerka, terlebih semakin lama ia merasa seperti mengenali tatapan pria tersebut.

"Apakah ada hal lain yang harus saya kerjakan lagi? Saya tentu bersedia membantu Anda, terutama dalam rencana balas dendam!"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baaridul Hubby (Cinta Si Dingin)
8.3
Berlatar gejolak reformasi 1998 di kota pelajar, Aruni memulai perjalanan spiritual yang mengubah hidupnya. Namun, perubahan penampilan dan keyakinan baru ini justru memicu konflik tajam dengan sang ayah yang membenci keputusannya. Di tengah tekanan keluarga, Aruni juga harus memendam perasaan cinta secara rahasia kepada seseorang yang ia kagumi. Akankah ia mampu bertahan di jalan pilihannya sambil meraih restu keluarga? Sebuah kisah romansa remaja yang diangkat dari kisah nyata.
Sampul Novel Dusta di Balik Janji
8.0
Lima tahun menikah, Kathleen hancur saat divonis kanker hati. Joshua, suaminya, justru berniat mendonorkan hati bagi wanita simpanannya yang telah memiliki anak. Menolak menyerah pada pengkhianatan, Kathleen bertekad merebut kembali hak donornya. Ia memutuskan pergi ke Jaxperton demi menjalani operasi dan meminta Joshua menjemputnya dalam tiga hari. Namun, kepergian Kathleen justru meninggalkan lubang keputusasaan mendalam bagi suaminya yang menyesal.
Sampul Novel Hasrat Nikmat Di Sekolah
8.2
Kehidupan di sebuah sekolah menengah ternyata menyimpan dinamika asmara yang tak terduga di balik ruang kelas. Meskipun suasana belajar dipenuhi keceriaan dan tingkah lucu para murid, para guru muda di sana memiliki sisi kehidupan personal yang jauh lebih intens. Hubungan romantis antar rekan kerja mulai bersemi dan berkembang menjadi kisah yang panas. Narasi ini menyoroti lika-liku cinta serta ketegangan emosional yang terjadi di antara para pendidik.
Sampul Novel Kamu Menidurinya
9.6
Kepercayaan Alia hancur saat memergoki Fahmi berselingkuh dengan seorang psikiater bernama Misella. Dalam kemarahan besar, Alia melabrak mereka dan menuntut penjelasan atas pengkhianatan tersebut. Meski Fahmi bersikeras bahwa hubungan itu hanya kesalahpahaman tanpa kontak fisik, Alia sudah mengetahui kebenaran pahit di balik pertemuan rutin mereka. Baginya, perselingkuhan adalah pilihan sadar, bukan sekadar khilaf yang bisa dimaafkan begitu saja.
Sampul Novel Ketika Istri Sudah Mati Rasa
7.9
Dunia Alexa hancur saat mengetahui pengkhianatan suami dan sahabatnya sendiri. Meski sempat terpuruk, ia bangkit untuk membalas rasa sakit hati tersebut dengan cara yang elegan. Namun, Sintya yang tak puas setelah merebut Ryan justru terus berusaha menghancurkan hidup Alexa, bahkan menyasar Anggia. Di tengah konflik ini, muncul Razka yang setia melindungi Alexa dari segala ancaman. Mampukah Alexa membuka hati kembali setelah dikhianati begitu dalam?
Sampul Novel Let's Watch the Stars Forever
7.9
Seorang gadis muda yang terus bergulat dengan rasa benci pada dirinya sendiri menemukan titik balik saat bertemu pemuda yang berbagi minat mendalam pada astronomi. Melalui keindahan langit malam, Ataya perlahan belajar menghargai jati dirinya. Di tengah proses penyembuhan luka batin tersebut, ia menyadari bahwa perasaannya telah berkembang menjadi cinta yang tulus bagi sang laki-laki yang selalu hadir menemani setiap langkah perjalanannya.