Sampul Novel Simfoni Pembalasan

Simfoni Pembalasan

8.4 / 10.0
Hidup pianis berbakat Athena hancur seketika saat kecelakaan misterius melumpuhkan tangannya. Di tengah keputusasaan, ia justru menghadapi kenyataan pahit berupa pengkhianatan keji dari suami dan sahabatnya sendiri. Saat terpuruk, muncul Arthur, pria penuh misteri yang menawarkan bantuan untuk menuntut balas. Kini, Athena harus meniti jalan pembalasan yang penuh risiko. Akankah simfoni ini berakhir dengan keadilan, atau ia justru tenggelam dalam kelicikan?

Simfoni Pembalasan Bab 1

"Leon, kau di mana?"

Suara Athena terdengar gemetar saat ia menekan tombol telepon ulang pada ponselnya. Panggilan kelima dalam sejam terakhir hanya dijawab oleh nada tunggu yang dingin. Perasaan khawatir membuatnya mengigit bibir bawahnya sendiri, apalagi sebelumnya sang ibu sempat meneleponnya dari rumah sakit dengan terus menyebutkan nama suaminya dengan sangat lemah.

"Nyonya Athena? Maaf, bagaimana kalau kita berangkat sekarang saja? Mungkin Tuan Leon masih terjebak di jalan penghubung kota?" Edward sang asisten tiba-tiba mendekat, membuat gelas anggur yang tengah dicengkeram erat olehnya hampir terjatuh.

"Aku tidak akan mungkin bisa tenang sebelum bertemu dengan suamiku. Dia sudah berjanji akan menemaniku. Dan telepon dari ibuku tadi..." Athena menghela napas, hingga bulu angsa terbaik yang menghiasi topi lebarnya sedikit bergerak. "Bagaimana kalau sekarang dia sedang mengalami masalah?"

"Tapi, Nyonya-"

"Pengusaha yang mengundangku ini adalah rekan bisnis Leon yang baru, Ed. Alangkah lebih baik aku datang bersamanya ke sana untuk menghindari pertanyaan para wartawan yang membuatku pusing."

"Baiklah, bagaimana kalau keberangkatan Anda diundur sekitar sepuluh menit lagi? Saya akan mengkonfirmasikan hal ini pada acara yang akan Anda datangi."

Mengangguk, Athena membiarkan asistennya pergi. Dengan jari-jemarinya yang sudah tertutupi sarung tangan jaring berwarna putih, ia meraih ponselnya kembali. Athena ingin menghubungi suaminya lagi, tetapi sayang pandangannya teralihkan dengan sebuah notifikasi lain yang sangat menghentakkan hatinya.

"Tidak mungkin! Bagaimana bisa mereka berdua bersama?!"

***

Berbagai kilau cahaya seketika bergantian menyinari wajah cantik Athena yang baru saja turun dari sebuah Limousine hitam. Suara jepretan kamera semakin bersahut-sahutan seiring dengan langkahnya yang menyusuri karpet merah, hingga seutas senyum palsu terpaksa ia berikan dengan lambaian lembut jari-jemarinya.

Siapa yang tak kenal dengan Athena Rose Waverly? Selain terkenal sebagai pianis berbakat, dari nama belakangnya saja publik sudah tahu bahwa ia adalah anak dari pengusaha sukses ternama. Lahir di keluarga pesohor membuat namanya mudah menggaung di seantero negeri, apalagi setelah pernikahannya dengan pria pujaan hati banyak wanita yaitu Leon Alexander Thorne.

"Nyonya Athena, Apakah Anda datang sendiri ke acara pesta ini? Di mana Tuan Leon, Nyonya? Bukankah di dalam daftar tamu undangan kalian akan datang bersama dalam acara malam ini?"

"Iya, Nyonya Athena. Ke mana suami Anda? Apa jangan-jangan gosip yang baru beredar itu benar adanya? Hubungan Anda dengan Tuan Leon sedang merenggang di usia pernikahan kalian yang belum menginjak satu tahun?"

"Jadi foto yang beredar luas di media sosial itu benar adanya, Nyonya Athena? Suami Anda berselingkuh dengan sahabat Anda sendiri? Apakah ini adalah kado terburuk yang pernah Anda terima di hari ulang tahun Anda, Nyonya?"

Kembali memaksakan senyum, Athena hanya terus berjalan maju melewati beberapa pemburu berita yang mendekatinya. Kilauan gaun malamnya memantulkan cahaya lampu kristal membuatnya tampak mempesona di mata semua tamu, meski nyatanya di balik senyum anggunnya tersebut ada keresahan luar biasa yang tak mampu diusirnya.

"Nyonya Athena, sudah waktunya. Semua tamu sudah sangat menantikan permainan piano Anda," Edward berbisik, membuyarkan lamunan sang dewi melodi sesaat.

"Baiklah, jangan lupa berikan kode padaku andai suamiku tiba."

Athena mencoba untuk tetap berusaha berpikiran positif. Namun sebelum berjalan menuju panggung, ia kembali menatap pria di belakangnya dengan pandangan yang sedikit bergetar.

"Menurutmu... Apa selama ini aku belum menjadi istri yang sempurna untuk Leon?"

"Maaf, Nyonya?"

"Ah, tidak apa-apa. A–aku hanya sedang gugup saja!"

Menggelengkan kepalanya, Athena menutup ucapannya dengan seutas senyum. Ini adalah kali pertamanya ia merasa tak percaya diri. Namun walau seperti itu, dirinya tetap berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya malam ini.

"God! Rasanya aku seperti memainkan nada kehancuran hidupku sendiri!"

Kembali memasang topeng ketenangannya, Athena melambaikan tangan kepada semua tamu undangan yang hadir. Ia berusaha melenyapkan bayangan foto kemesraan suaminya dengan sahabatnya sendiri, hingga mampu membuat siapapun terpaku menatapnya, termasuk dengan seseorang yang tengah memperhatikannya dari tempat lain.

"Bagus! Tampillah semaksimal mungkin yang kau bisa malam ini, Sayang! Nikmati waktumu selagi ada karena malam ini adalah malam kehancuranmu!"

Berbagai suara tepuk tangan dan sorak penonton terdengar menggema saat lantunan nada yang dimainkan oleh Athena berhasil membius semua yang ada di sana. Athena benar-benar memainkan puncak melodi dengan sangat baik, seiring dengan perasaannya yang hancur lebur.

"Nyonya Athena, pemilik acara dan Tuan Walikota ingin berbincang-bincang dengan Anda. Mereka sepertinya sangat kagum dengan penampilan Anda malam ini." Edward mendekat dengan membawakan segelas minuman untuk majikannya.

"Bagaimana aku bisa beramah-tamah di saat pikiran dan hatiku terasa sangat kacau seperti ini?" Athena menyeka cepat air matanya dan meraih minuman tersebut. "Tolong cari alasan lain untuk mereka. Katakan pada mereka bahwa aku akan berbincang dengan mereka di lain waktu."

"Baik, Nyonya. Saya akan menyampaikannya. Tunggulah di sini sebentar dan setelah itu-"

"Aku ingin pulang sendiri saja. Berikan kunci mobilmu, aku akan lewat gerbang belakang untuk menghindari wartawan. Sampaikan permohonan maafku pada yang lain karena aku terpaksa pamit lebih dulu!"

Tanpa berbasa-basi lagi Athena langsung meneguk habis minum yang telah disodorkan padanya. Dahinya sedikit mengernyit saat merasakan sesuatu yang aneh, tetapi walau seperti itu ia mengabaikan perasaan tersebut hingga tak menyadari bayang-bayang bahaya besar yang semakin mengancam keselamatannya.

"Tuan Leon, Nyonya Athena sudah meninggalkan acara sesuai prediksi!"

Tanpa mendengar percakapan di belakangnya, Athena terus melangkahkan kakinya menjauh. Meski tetap ramai, tetapi setidaknya di gerbang belakang tak ada para pemburu berita yang membuat trauma masa kecilnya kembali muncul, apalagi saat ini berita perselingkuhan Leon dengan sedang merebak luas di publik.

"Bagaimana bisa selama ini Leon dan Crystal berselingkuh di belakangku? Aku... Aku sungguh tidak menyangka dengan perbuatan mereka!" Athena bergumam seraya mencengkram erat setir mobil yang tengah dikendarainya.

Sepinya lalu lintas malam membuatnya bebas menentukan kecepatan maksimal. Athena memacu mobil Edward dengan kecepatan tinggi di bawah sinar lampu jalan yang temaram. Tangannya gemetar memegang erat kemudi, sementara pikirannya terus dihantui dengan beberapa foto kemesraan suami bersama sahabatnya di sebuah hotel.

[Mereka terlihat sangat mesra sekali. Apa kau yakin mereka hanya berteman?]

Salah satu isi pesan dari nomor telepon tak dikenal terus terngiang di benaknya. Kepala Athena semakin lama kian terasa pusing. Air mata yang sedari tadi berusaha ditahannya akhirnya tumpah tak tertahankan juga, hingga kini tubuhnya terisak dengan rasa perih yang amat terasa menusuk di dalam hati.

"Bagaimana bisa kau melakukan ini padaku, Leon? Aku sangat mencintaimu, tapi kenapa kau mengkhianatiku seperti ini?!"

Perasaan yang amat berkecamuk semakin membuat kepala Athena berdenyut. Pandangannya yang mulai menghitam membuatnya refleks membanting setir ke samping, hingga mobilnya seketika tergelincir dan suara dentuman keras terdengar menggelegar seiring dengan munculnya percikan api.

"Inilah waktu kehancuranmu, Athena!"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Simfoni Pembalasan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.6
Hari pernikahan yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk. Secara sepihak, orang tua dan tunanganku memutuskan untuk mengganti posisi mempelai wanita dengan kakak kandungku yang sedang sakit keras. Karena aku menolak mentah-mentah keputusan tidak adil ini, mereka tega mengikatku di dalam rumah agar pernikahan tetap berjalan tanpa hambatan. Namun, kemalangan tidak berhenti di situ. Saat mereka pergi merayakan pesta, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawaku dengan kejam. Ketika keluargaku akhirnya kembali untuk melepaskanku, mereka hanya mendapati jasadku yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan