Sampul Novel Si Pembantu Manis dan Sang Miliuner

Si Pembantu Manis dan Sang Miliuner

8.8 / 10.0
Loana terjepit di antara kehidupan desa yang bersahaja dan kemewahan rumah tempat ibunya mengabdi. Segalanya berubah saat ia bertemu Mihai, putra majikan yang terkekang ekspektasi keluarga. Cinta terlarang pun tumbuh meski terhalang kasta sosial dan rahasia kelam. Di tengah ancaman kehancuran masa depan, Loana harus memilih: mengikuti kata hati demi cinta yang berbahaya, atau tunduk pada tekanan masyarakat dan peringatan ibunya. Sebuah kisah pengorbanan yang emosional.

Si Pembantu Manis dan Sang Miliuner Bab 1

Loana menggertakkan giginya dan mengencangkan syalnya di lehernya saat tetesan hujan menyengat wajahnya. Adik laki-lakinya, Vlad, ada di rumah, demam dan lemah, dan dia tidak bisa meninggalkannya sendirian. Meskipun ibunya telah bekerja sebagai pelayan di rumah besar Lord Ionescu sepanjang pagi, Loana tahu dia tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Anak itu membutuhkan perawatan, dan ibunya tidak akan pernah pulang tepat waktu.

Dengan perasaan cemas di perutnya, Loana mempercepat langkahnya. Dia tahu itu berisiko, tetapi dia tidak bisa membiarkan adiknya menderita tanpa bantuan. Dari jalan, dia melihat rumah besar itu, fasad batunya yang megah dan jendela-jendela yang ditutupi tirai beludru merah, cerminan kekayaan yang tampaknya hanya dapat dijangkau oleh segelintir orang. Meskipun ibunya telah bekerja di sana selama bertahun-tahun, rumah besar itu tetap menjadi dunia yang asing baginya, dunia yang penuh rahasia dan aturan yang tak terucapkan.

Sesampainya di ujung jalan menuju rumah besar itu, Loana melirik cepat ke belakang, memastikan tidak ada yang melihatnya. Ia berbelok ke lorong kecil yang ditutupi tanaman rambat, tempat para pelayan datang dan pergi tanpa terlihat oleh para bangsawan keluarga itu. Ini adalah satu-satunya aksesnya, satu-satunya tempat di mana ia tidak boleh terlihat. Ia masuk dengan hati-hati, menarik napas dalam-dalam, dan menyelinap menyusuri koridor layanan yang sempit, merasakan kelembapan dinding di jari-jarinya.

Suara langkah kakinya ditelan kegelapan. Setiap sudut koridor, yang dipenuhi potret antik dan patung marmer, seolah membisikkan kisah-kisah terlupakan tentang keluarga Ionescu. Loana bergerak maju, jantungnya berdebar kencang, percaya bahwa ibunya tidak akan jauh di belakangnya. Tetapi saat ia melewati salah satu pintu, sebuah tawa bergema di udara.

Loana berhenti mendadak. Ia mengenali suara itu. Itu Mihai, putra pemilik rumah besar itu, pewaris muda keluarga Ionescu. Loana mengepalkan tinjunya, takut ia telah mendengarnya, dan mencoba bergerak lebih diam-diam, tetapi saat ia melangkah mundur, ia tersandung vas yang jatuh ke lantai. Suara itu bergema di lorong, dan sedetik kemudian, Loana merasakan kehadiran Mihai di belakangnya.

"Apa yang kita temukan di sini?" kata Mihai sambil tersenyum mengejek. Loana berbalik dan melihatnya berdiri di ambang pintu, matanya yang gelap menatapnya dengan campuran kejutan dan geli.

Tak mampu menyembunyikan rasa malunya, Loana mencoba meminta maaf dengan cepat, suaranya bergetar:

"Maaf, saya tidak bermaksud... Saya tidak bermaksud membuat masalah. Saya hanya mencari ibu saya; dia ada di kamar mandi." Mihai menatapnya, wajahnya menunjukkan campuran kejengkelan dan geli. Sikap arogannya, yang telah Loana lihat berkali-kali dari tempatnya berdiri di jalan, terlihat jelas. Loana merasa wajahnya memerah di bawah tatapan Mihai. Perbedaan kelas terlihat jelas dari fakta sederhana bahwa dia bahkan tidak mengenalinya sebagai seseorang dari dunianya sendiri. Dia, pelayan, wanita muda yang hanya berhak hidup di pinggiran dunia mewah rumah besar itu.

"Apa yang kau lakukan di sini?" tanyanya, nadanya tidak menyisakan ruang untuk keraguan: dia tidak terbiasa dengan seseorang dengan status seperti dirinya berbicara kepadanya seperti itu. "Apakah ibumu mengizinkanmu masuk tanpa izin?" Loana menunduk, malu. Dia tidak ingin mengakui kebenaran, tetapi dia juga tidak ingin berbohong. Dia tidak punya pilihan selain menjawab.

"Aku tidak ingin merepotkan siapa pun... saudaraku sakit, dan aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi." Mihai mengerutkan kening, jelas tertarik, tetapi ekspresinya segera berubah menjadi campuran kejengkelan dan rasa ingin tahu yang tidak bisa dia sembunyikan.

"Saudaramu sakit?" ulangnya, seolah-olah itu informasi yang tidak relevan. "Dan mengapa kau tidak membawanya ke dokter? Bukan tugas seorang pelayan untuk merawatnya." Loana mengatupkan bibirnya, merasakan beratnya kata-kata dan penghinaannya. Dia tidak mengatakan apa pun lagi, tetapi jantungnya berdebar kencang, amarah yang terpendam bergejolak di dalam dirinya. Dia tahu betul bagaimana dunia itu bekerja. Orang-orang seperti Mihai menganggap masalah orang-orang seperti dirinya tidak penting. Baginya, dia hanyalah bayangan, yang dilewati tanpa disadari.

Ia mencoba mundur selangkah, untuk menghindari percakapan yang canggung dan berhenti menambah rasa malu yang dirasakannya, tetapi Mihai menghentikannya, mengangkat tangannya.

"Tunggu," katanya, hampir pelan, seolah sesuatu tiba-tiba berubah dalam dirinya. Loana menatapnya dengan hati-hati, tidak mengerti.

"Kau mau pergi ke mana?" tanyanya, sekarang lebih serius, dan tanpa menunggu jawaban, ia melangkah mendekatinya. Matanya bersinar dengan campuran sikap menantang dan sesuatu yang tidak bisa Loana pahami, secercah rasa ingin tahu.

Loana menatapnya, napasnya semakin cepat. Ia tidak tahu bagaimana harus menjawab. Ia ingin melarikan diri, tetapi pada saat yang sama, sesuatu di dalam dirinya menolak untuk pergi.

Keheningan yang berat menyelimuti udara di antara mereka, seolah-olah dunia rumah besar itu dan dunia Loana bertabrakan di lorong kecil dan gelap itu. Dan, terlepas dari segala sesuatu yang memisahkan mereka, sesuatu yang tak dapat dijelaskan menghubungkan mereka secara tak terhindarkan.

Pada saat itu, Mihai berbicara lagi, tetapi kali ini dengan sesuatu yang lebih dekat dengan rasa ingin tahu yang tulus daripada kesombongannya yang biasa:

"Kau seharusnya tidak berada di sini. Ini tidak aman untukmu. Ayo, aku akan membawamu untuk mencari ibumu." Loana ragu-ragu, tetapi, melihat kelembutan yang aneh dalam nada suaranya, dia menerima tawarannya tanpa memikirkan konsekuensinya. Meskipun jantungnya berdebar kencang, dia membiarkan Mihai memimpin jalan, tanpa menyadari bahwa pertemuan yang tak terduga dan canggung ini akan menjadi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar, cinta terlarang yang akan selamanya mengubah hidup mereka.

Dan di lorong gelap itu, dengan bayangan rumah besar itu membentang di sekitar mereka, Loana dan Mihai mengambil langkah pertama mereka menuju takdir yang tidak pasti.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Si Pembantu Manis dan Sang Miliuner

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Mira Aditya terjebak dalam perjodohan orang tuanya dengan Rafiq Jaya. Alih-alih bahagia, ia justru menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah menikahi kekasih lamanya, Elena Faris, secara rahasia. Menjadi sosok yang terpinggirkan dalam rumah tangganya sendiri, Mira harus menanggung luka batin yang mendalam. Di tengah kehampaan dan rasa kecewa yang kian menggunung, Mira kini dihadapkan pada pilihan sulit antara terus bertahan atau pergi mencari kebebasan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan