Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Scandal with CEO

Scandal with CEO

Ashley Adam Brooklyn, gadis muda berumur 20 tahun, terjebak dalam skandal rumit bersama bosnya, Nicholas Smith. Meski Ashley sangat membenci Nicholas sejak awal, sang CEO justru merasa terpikat. Nicholas berambisi menjadikan Ashley pemuas nafsunya, namun keteguhan hati gadis itu sulit ditembus. Demi mendapatkan Ashley, Nicholas menyelidiki kelemahannya dan memaksanya tunduk melalui sebuah perjanjian gelap yang akan mengubah total kehidupan mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tawa Nicholas begitu menakutkan bagi Ashley, terlebih saat Nicholas menarik kasar rambut Ashley untuk berdiri dari kakinya. "Arghh akhhh, sakit Tuan," erang Ashley masih dengan rintihan air matanya yang tidak ada arti.

Bagaimanapun Ashley memohon di hadapan Nicholas, tetap saja tidak mendapatkan belas kasihan dari pria bertubuh atletis itu. "Siapa namamu, sayang?" tanya Nicholas dengan menempelkan bibirnya dan sesekali menjulurkan lidahnya ke pipi Ashley.

"Tuan, lepaskan aku," ucap Ashley kembali memohon, namun Nicholas memutar badan Ashley, meletakkan satu tangan Nicholas di leher Ashley. Menciumi aroma tubuh Ashley.

"Katakan padaku, sayang. Aku harus memanggilmu apa?" tanya Nicholas yang kini menjalarkan lidahnya di leher Ashley.

Hiks

Ashley semakin menangisi dirinya, saat Nicholas semakin melecehkan nya, bahkan tangan Nicholas tidak enggang menekan-nekan buah dada Ashley, Sehingga Ashley semakin merintih menangis.

"Apa yang anda lakukan pada saya, Tuan? Apa salahku? Tidak bisakah Tuan melepaskan tangan Tuan dari tubuhku ini. Aku bukan wanita jalang Tuan. Tolong biarkan aku pergi dari sini." pinta Ashley masih dengan raut wajah sedihnya itu.

Sayangnya Nicholas semakin menyukai rintihan wanita itu, sehingga Nicholas semakin melancarkan aksinya dengan menempelkan bibirnya itu di bibir Ashley.

Ashley berusaha memberontak dan melawan, tapi cengkeraman tangan Nicholas begitu kuat, ditambah Nicholas yang menekan kepala Ashley begitu kuat. Membuat Ashley tidak bisa berbuat apapun.

Nicholas bahkan tidak memberikan Ashley kesempatan untuk bernafas, Nicholas malah semakin buas dan brutal. Tidak memperdulikan air mata Ashley yang sempat mengisi penyatuan bibir itu. Tetesan air mata Ashley ikut menyatu dengan Savina keduanya. "Kenapa kamu masih menangis, sayang? Apa kamu tidak menyukai gerakan bibirku, sayang? Aku bisa bermain dengan lembut. Asalkan kamu jangan memberontak. Apa kamu paham?" Nicholas menarik rambut Ashley dengan kuat.

Tok tok tok tok tok

Seseorang menggedor-gedor pintu ruangan Nicholas, dan pria itu berjalan mendekat ke arah Nicholas.

"Maaf Bos, ini data tentang wanita itu, Bos," ucap seseorang itu, yang tidak lain masih salah satu pekerja Nicholas.

"Hmmm, bacakan!" titah Nicholas tanpa menoleh ke arah pria itu, Nicholas lebih memilih berjalan ke arah sofa yang ada di ruangan itu, dengan membawa paksa Ashley bersamanya.

Nicholas meletakkan Ashley duduk di pangkuannya, dengan tangan Nicholas yang masih menggenggam erat pinggang Ashley, tidak ingin wanita itu kabur dari ruangannya. "Lepaskan aku, Tuan. Aku bisa duduk sendiri!" ucap Ashley begitu marah, saat Nicholas tidak memberikannya ruang untuk sendiri.

Nicholas hanya tersenyum melihat mainan kecilnya yang masih ingin memberontak. "Sayang, tenangkan dirimu dulu. Biarkan dia membaca data-pada mu dulu. Aku ingin mengetahui tentang kamu sayang, karena kamu sudah berani masuk di dalam kehidupanku. Terlebih tadi? Ah, kamu membiarkan para wartawan itu mengambil foto kita berdua. Apa itu rencanamu ha? Sekarang siapa dirimu sebenarnya!?" Nicholas semakin menekan tangannya di bagian perut wanita itu, dengan tatapan mata yang begitu marah melihat Ashley.

"Aku bukan siapa-siapa Tuan, kedatanganku kesini murni karena ingin mencari pekerjaan, Tuan!"

"Ah pekerjaan, katakan padaku. Perusahaan mana yang mengirimmu kesini!?"

"Aku bersumpah Tuan, kalau tidak ada satu perusahaan pun yang menyuruhku kesini," ucap Ashley menegarkan dirinya.

Ashley juga bingung dengan tuduhan itu, bagaimana bisa tuduhan itu dilempar padanya. Sementara Ashley tidak tahu apapun yang terjadi. "Berhentilah memainkan air matamu itu, aku tidak akan terpengaruh dengan tetesan air matamu itu!" bentak Nicholas yang membuat Ashley menahan tetesan air mata itu, hingga hanya terdengar Isak tangis yang mengiba yang tetap saja keluar.

"Sini datanya, aku ingin melihat perusahaan mana yang sudah mengirimnya ke sini!"

"Aku datang kesini untuk mencari pekerjaan! Bukan karena disuruh seseorang!" bentak Ashley yang tidak suka dengan tuduhan itu, sedari tadi Ashley sudah bilang, jika dia hanya seorang wanita biasa yang sedang membutuhkan pekerjaan.

Namun sayangnya Nicholas tidak percaya dengan ucapan Ashley. "Sudahlah sayang, lebih baik kamu berkata jujur padaku. Sebelum aku mengetahui semuanya dan kamu berakhir di tanganku sayang."

"Tapi maaf Tuan, sepertinya wanita itu berkata yang benar. Bahkan menurut data yang aku dapatkan. Wanita itu sudah bolak balik menjatuhkan lamarannya di banyak perusahaan, tetap saja wanita itu tidak diterima. Dan kedatangannya di perusahaan ini juga murni untuk mencari pekerjaan, Tuan," ucap pria itu dengan menundukkan kepalanya di hadapan Nicholas.

Sementara Nicholas mulai membacakan data-data Ashley. "Nama Ashley Adam Brooklyn, usia dua puluh tahun. Kamu baru berusia dua puluh tahun sudah sok-sokan melamar kerja disini. Ha, bahkan kamu hanya menggunakan ijazah SMU doang. Kamu jadi apa? Tukang sapu di perusahaan ini? Atau, kamu tukang mungutin sampah. Ah ha ha." Nicholas malah tertawa terbahak-bahak membaca CV dari Ashley.

"Aku memiliki banyak kemampuan, aku juga bisa mengoperasikan komputer!" bentak Ashley tidak suka dengan sikap Nicholas yang meledeknya.

"Siapa yang peduli dengan kemampuanmu itu, sayang? Tanpa kamu menggunakan ijazah. Ha ha ha ha. Namun karena aku baik sayang. Maka aku akan menerimamu bekerja di perusahaan ini."

"Gak, sampai kapanpun aku tidak akan bekerja di perusahaan ini. Apalagi menjadi anak buahmu. Lepaskan aku!" bentak Ashley.

Nicholas malah memutarkan wajah Ashley mendekat ke wajahnya. "Lepaskan aku!" bentak Ashley yang tidak dihiraukan oleh Nicholas.

"Cari tahu kelemahan wanita ini, aku akan menjadikannya bonekaku!"

"Apa maksudmu? Lepaskan aku."

"Apa aku menggigitnya saja?" Ashley bertanya di dalam hatinya, hingga Ashley melihat Nicholas hendak mendekatkan bibirnya lagi, dengan sigap Ashley menggigit bibir bawah Nicholas.

"Arghh akhhh ahhh." Nikolas yang kesakitan mendorong badan Ashley dari atas badannya, hingga Ashley terhempas dan kepalanya terpental ke sudut meja sofa itu.

"Argh ahh, darah," ucap Ashley yang melihat ke arah telapak tangannya, hingga beberapa saat kemudian Ashley jatuh pingsan.

Brughh

"Bawa dia ke apartemenku! Dan cari tahu tentang keluarganya, aku akan menjadikan keluarganya sebagai ancaman agar aku bisa memilikinya! Ah, kamu sangat cantik sayang. Walau. Argh ah. Bagaimana ini bibirku."

Nicholas kesal saat mendapati bibir bawahnya berdarah, akibat gigitan kuat dari Ashley. "Aku suka dengan wanita liar seperti itu, dia akan aku jadikan sebagai penghangat ranjangku." Nicholas tersenyum mengingat mainan barunya itu, dia tidak akan membiarkan Ashley lepas begitu saja.

"Oh iya, satu lagi. Aku tidak ingin dia sampai lepas! Apa kalian paham!? Jika hal itu terjadi, kalian tahu kan. Apa yang terjadi pada kalian!?" ancam Nicholas kepada dua pria yang beranjak ke arah Ashley, mengangkat tubuh Ashley yang tengah pingsan itu.

"Baik Tuan," balas kedua pria itu, seraya meninggalkan apartemen.

"Kamu akan menjadi mainan empukku, sayang."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Aku, Kamu, dan Gundikmu
8.4
Anisa Amanda, seorang istri berparas jelita, harus menelan pil pahit saat dikhianati oleh suaminya, Hendra, dan adik sepupunya sendiri, Tia. Tak tinggal diam, Anisa bertekad membalas dendam atas sakit hatinya. Di tengah rencananya, ia tak sengaja bertemu Fras Ramadhan, seorang tukang parkir tampan. Siapa sangka, Fras sebenarnya adalah CEO sukses Bintang Group yang menyamar. Pertemuan itu memicu konflik baru sekaligus menumbuhkan benih cinta di antara mereka.
Sampul Novel Cintanya Bersinar Dalam Kegelapan
9.4
Di balik kesuksesan Sienna, Julian hanyalah sosok terabaikan yang pernah mencuri ciuman pertamanya dalam kegelapan. Saat hidup Sienna hancur, Julian pulang demi melihat wanita itu terpaksa menerima pinangan pria lain. Namun, ketika Sienna berada di titik terendah, Julian telah menjelma menjadi sosok berkuasa yang siap melindunginya. Lewat ajakan nikah yang tegas, ia membuktikan bahwa tak ada pria lain yang mampu mencintai Sienna sedalam dirinya.
Sampul Novel Dia memilih mantannya, aku memilih balas dendam
8.7
Baskara Aditama mempermalukanku di hari pernikahan kami dengan menyebutku milik kakaknya demi kembali pada mantan kekasihnya, Saskia. Dia sengaja menunda kesembuhan Saskia demi menikmati hubungan mereka, yakin aku akan setia menunggu. Namun, Baskara salah besar. Aku tidak akan diam saja saat dia berencana memiliki kami berdua. Aku mendatangi penguasa sejati keluarga mereka, Dananjaya Aditama, dan memintanya menikahiku untuk menghancurkan Baskara.
Sampul Novel Jangan Tinggalkan Aku
9.3
Pasca kecelakaan maut yang merenggut orang tuanya, Alvira harus menanggung biaya pengobatan kakaknya yang koma. Di tengah himpitan ekonomi, ia nekat menjual diri di klub malam demi uang cepat. Tak disangka, ia bertemu Damian Verrell, Presdir dingin yang menawarinya kontrak sebagai simpanan dengan bayaran tinggi. Demi keselamatan sang kakak, Avi rela mengorbankan kehormatannya dan terjebak dalam dunia Damian yang penuh kuasa namun memiliki hati yang tertutup rapat.
Sampul Novel Keluarga yang Mengkhianatiku Sendiri
8.8
Aluna adalah cucu kesayangan Hartawan, sang taipan besar yang mempersiapkannya menjadi pewaris utama. Tumbuh dalam kemewahan, ia memiliki sifat ceria dan bebas. Aluna bertekad mendapatkan apa pun, termasuk menaklukkan hati Reyhan, pria dewasa yang sangat disiplin dan dingin. Meski Reyhan selalu menjaga jarak dengan hidupnya yang kaku dan teratur, kehadiran Aluna yang penuh energi mulai mengusik ketenangan dunianya yang selama ini stabil dan tanpa celah.
Sampul Novel Mantan Istri CEO Tampan
8.9
Demi membiayai operasi Andra, Alana terpaksa menerima tawaran mertuanya untuk pergi menjauh selamanya. Ia rela meninggalkan sang suami meski sedang mengandung. Andra yang merasa dikhianati lantas menaruh dendam mendalam dan bertekad membalas sakit hatinya jika mereka bertemu lagi. Tujuh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Alana kini telah memiliki anak, sementara kebencian Andra masih membara. Akankah cinta lama mereka bisa kembali?