Sampul Novel Saya Membuat Mereka Membayar

Saya Membuat Mereka Membayar

7.9 / 10.0
Tepat di hari jadi pernikahan kelima, suamiku justru membandingkan diriku dengan Hailee Baxter, sahabatku sendiri. Dahulu ia kerap mencela Hailee, namun kini ia memintaku meniru gaya femininnya demi menjaga gengsinya di depan umum. Ia menuntutku mengubah penampilan, mulai dari rambut hingga aroma tubuh. Sambil menggenggam erat kaos usamku yang berbau asap dapur, aku pun bertanya dengan getir apakah ia kini mulai menaruh hati pada sahabatku itu.

Saya Membuat Mereka Membayar Bab 1

Pada ulang tahun pernikahan kami yang kelima, suamiku membandingkan aku dengan sahabatku.

Dulu dia selalu mengkritik segala hal tentang Hailee Baxter, tetapi hari itu, dia menyuruhku belajar darinya. "Kalian berdua tumbuh bersama. Bagaimana bisa ada jurang pemisah yang begitu besar di antara kalian? Panjangkan rambutmu, kenakan gaun lebih sering, mungkin semprotkan parfum. Kamu bisa mengaturnya, kan? Kau istriku. "Jangan mempermalukanku di depan umum."

Aku mencengkeram kemejaku yang sudah pudar, memastikan tak ada bau asap dari panggangan yang sudah bertahun-tahun kupanggang.

Aku balas, "Apa, kamu sekarang sudah suka sama dia?"

Sean Andrews terdiam beberapa detik, lalu tertawa dan membetulkan kacamatanya yang tanpa bingkai. "Apa yang sebenarnya kamu pikirkan? Itu hanya sebuah saran. Lupakan saja jika Anda tidak menyukainya."

Tanpa kusadari, jemariku mencengkeram ujung bajuku.

Seseorang yang tidak pernah membeli satu pun pakaian baru—kapan dia mulai memperhatikan cara orang lain berpakaian?

Terutama seorang wanita.

Saya tidak ingin meragukannya, tetapi kemudian Sean mulai mengambil makanan di meja. "Mengapa kamu tidak membuat sesuatu yang lebih ringan?"

Nada suaranya mencerminkan nada Hailee dengan tepat.

Tiga tahun berpacaran, lima tahun menikah, dan kami berdua menyukai makanan pedas.

Gelombang rasa gelisah merayapi dadaku.

Hidangan yang telah saya persiapkan selama setengah sore tiba-tiba tampak tidak menggugah selera.

Ketika aku meletakkan garpuku, Sean pun kehilangan minat makan dan bangkit meninggalkan meja.

Saya berkata dengan santai, "Bisakah saya meminjam telepon Anda untuk menelepon? "Milikku sudah mati."

Tanpa ragu sedetik pun, Sean menyerahkan teleponnya kepadaku dan menuju ke dapur untuk mencuci beberapa buah.

Dia tetap terbuka padaku seperti biasanya.

Namun kegelisahanku mengalahkan rasa bersalah di hatiku, yang mendesakku untuk membuka kunci ponselnya.

Saya menelusuri pesan teksnya dengan Hailee—hanya beberapa pesan liburan grup.

Tidak ada yang aneh, jadi saya menelepon nomornya.

Sebuah suara yang jelas dan sopan menjawab. "Sean? "Ada apa?"

Apakah saya terlalu memikirkan hal ini?

Aku memaksakan senyum. "Hailee, ini aku."

Dia berhenti sejenak selama dua detik, lalu tertawa riang. "Tidak heran. "Sean tidak pernah meneleponku."

Saya tidak menemukan kejanggalan dalam jawabannya, jadi saya tidak mendesak lebih jauh. Saya ngobrol tentang hal-hal sehari-hari yang sifatnya santai.

Saat saya menutup telepon, sebagian besar kegelisahan saya telah memudar.

Sean keluar dari dapur dan menyerahkan sepiring stroberi yang sudah dicuci.

Dia berbicara dengan lembut. "Saya ada urusan di universitas malam ini, jadi kita lewati saja filmnya, oke?"

Menonton film pada hari ulang tahun pernikahan kami merupakan tradisi yang tak terucapkan.

Hatiku mencelos, dan aku tak dapat menahan diri untuk bertanya, "Haruskah malam ini?"

Wajah Sean dipenuhi permintaan maaf yang tak berdaya. "Universitas menjadwalkan pertemuan. "Saya tidak punya pilihan."

Bagi orang luar, Sean adalah profesor terpelajar, sementara saya hanyalah pemilik toko barbekyu kecil-kecilan—agak tidak cocok.

Namun setiap kali saya bertanya tentang pekerjaannya, dia tidak pernah mengelak dari pertanyaan saya.

Mungkin aku seharusnya tidak meragukannya.

Karena tidak ingin menyia-nyiakan hari libur yang telah kuambil atau tiket film yang telah kubeli, aku bergegas pergi mencari Hailee setelah Sean pergi.

Saya masuk ke kedai kopinya, tetapi barista mengatakan dia tidak ada di sana.

Aku membeku.

Baru satu jam yang lalu, lewat telepon, dia bilang dia akan berada di toko sepanjang malam.

Aku menghubungi nomornya, sambil berkata pada diriku sendiri untuk tidak terlalu banyak berpikir, dan tidak bersikap paranoid.

Butuh dua kali percobaan sebelum Hailee mengangkat telepon.

Napasnya terdengar tergesa-gesa. "Toko itu kebanjiran. "Aku akan meneleponmu nanti."

Tanganku gemetar di telepon, dan karena penasaran, aku menelepon salah satu rekan kerja Sean.

Dia ragu-ragu. "Sebuah pertemuan? Saya rasa saya belum pernah mendengar tentang satu pun."

Rasa dingin menjalar ke tulang belakang dan jantungku.

Saya merasa seperti tercebur ke jurang es.

Mengapa suamiku dan sahabatku berbohong padaku?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Saya Membuat Mereka Membayar

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan