Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel SAUDADE

SAUDADE

Fahri dan Albani bergegas ke rumah sakit demi istri mereka yang hendak bersalin. Namun, kecelakaan maut merenggut nyawa Albani di tempat. Sebelum tewas, ia menitipkan Rindu pada Fahri. Di sisi lain, Fahri harus menghadapi kenyataan pahit saat istrinya meninggal usai melahirkan di rumah sakit yang sama. Di tengah duka mendalam dan rasa tanggung jawab atas janji terakhirnya, takdir mulai merajut ikatan tak terduga antara Fahri dan Rindu dalam perjalanan hidup yang baru.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Permisi Pak Fahri, ada telepon dari Nyonya Heni," ucap seorang perempuan yang saat itu melongokkan tubuhnya sedikit dibalik pintu ruang kerja sang direktur.

"Baik, saya angkat dari sini," jawab Fahri datar. Lelaki itu meraih gagang telepon di atas meja kerja dan mengangkat telepon sang Ibunda.

"Halo? Fahri? Adel mau melahirkan, tadi sudah pecah ketuban di rumah. Mamih sudah di rumah sakit sekarang. Rumah sakit Bersalin," beritahu sang Mamih di seberang.

Degup jantung lelaki berumur 29 tahun itu kian berdebar lebih cepat mendengar kabar sepenting itu.

Sesuatu yang sejak lama dia nanti-nantikan akan tiba setelah 2 tahun usia pernikahannya dengan Adelia Kartika Wibowo, dimana dirinya akan menjadi seorang Ayah.

Sungguh menjadi berita yang begitu membahagiakan sekaligus mengkhawatirkan bagi seorang Fahri, sang CEO sukses yang kini mulai merintis bisnis ritelnya ke luar negeri.

Fahri dan Adelia adalah pasangan yang nyaris sempurna dalam setiap sisi kehidupan yang mereka miliki.

Dari segi fisik, Fahri dan Adelia jelas sangat-sangat serasi karena sama-sama tampan dan cantik.

Latar belakang keluarga mereka pun sama-sama berasal dari keluarga terpandang dan terhormat. Rumah tangga mereka harmonis dan sangat bahagia. Kehadiran buah hati jelas-jelas menjadi prioritas utama mereka saat ini, dan itulah impian terbesar seorang Fahri Hendrawan.

"Baik Mih, Fahri segera ke sana, tolong jaga Adel Mih," ucap Fahri sebelum akhirnya, lelaki itu beranjak dari kursi kebesarannya.

Sungguh, Fahri sangat tidak sabar untuk segera menemui sang istri tercinta di rumah sakit.

*****

"Al... Albani!" Teriak salah satu petugas minimarket yang tampak berlari ke gudang, di mana seorang lelaki bernama Albani si karyawan minimarket sedang membereskan tumpukan barang-barang yang baru saja dikirim dari kantor pusat.

"Ada apaan sih?" tanya Albani sambil menyeka keningnya yang berkeringat.

"Ini, HP lo bunyi terus dari tadi,"

Albani meraih ponsel di tangan rekan kerjanya tersebut dan langsung kaget begitu tahu bahwa nomor istrinya yang memanggil.

Lelaki bertubuh jangkung itu pun langsung menghubungi balik nomor istrinya. Raut wajahnya terlihat cemas.

Untungnya telepon itu lekas diangkat.

"Halo, Ndu? Ada apa?" tanya Albani cepat.

"Ha-halo Mas? Aku mau melahirkan Mas. Aku sudah di rumah sakit diantar Bu Risma. Ketubanku sudah pecah di kontrakan. Cepat ke sini Mas... Aku sendirian, aduh... Sakit Mas..." terdengar suara terengah-engah dari seorang wanita di seberang.

"Kamu tenang dulu ya sayang. Mas pasti segera datang. Di Rumah Sakit Bersalinkan, Ndu?"

"Iya Mas,"

Tanpa memutus sambungan teleponnya dengan sang istri, Albani langsung meminta izin pulang pada sang kepala toko di minimarket tempatnya bekerja.

Setelah mendapat izin, saking panik Albani memacu kendaraan roda duanya secara gila-gilaan.

Sampai di sebuah tikungan hendak masuk ke jalan besar dua arah, motor yang dikendarai Albani mengalami kecelakaan.

Sebuah mobil dari arah kanan melaju dengan kecepatan penuh menabrak motor matic yang dikendarai Albani hingga tubuh lelaki berumur 27 tahun itu terlempar ke udara dan mendarat keras di aspal jalanan yang penuh dengan lalu lalang kendaraan.

Tragisnya, kesialan Albani tak berhenti sampai di situ.

Tubuh Albani yang saat itu terkapar tak berdaya di tengah lalu lalang kendaraan tergilas lagi oleh sebuah mobil yang juga sedang melaju cepat setelah melewati lampu merah hingga tak sempat mengerem ketika tubuh Albani tiba-tiba mendarat di jalur yang hendak dilaluinya.

Kecelakaan itu terjadi begitu cepat dan tak terduga.

Setelah berhasil menepikan mobil, si penabrak itu keluar dan langsung menghampiri tubuh Albani yang terlihat mengenaskan.

Saat itu, dalam posisi sekarat Albani berkata pada lelaki yang telah menabraknya, "to-tolong Rindu, istri saya mau melahirkan... dia sendirian di rumah sakit BERSALIN..." itulah sepenggal kalimat yang diucapkan Albani sebelum lelaki itu meninggal.

"Baik, saya berjanji, saya pasti akan bertanggung jawab. Bertahanlah..." ucap lelaki si penabrak sambil menyangga kepala Albani dipangkuannya.

Sayangnya, takdir berkata lain.

Albani menghembuskan napas terakhirnya dipangkuan lelaki yang telah menabraknya itu tanpa bisa menepati janjinya pada sang istri tercinta untuk menemani Rindu melahirkan.

Sementara itu, selang beberapa menit setelah mayat Albani dibawa ambulance, ponsel lelaki si pemilik mobil mewah yang tadi menabrak Albani terdengar berdering.

Lelaki itu pun mengangkatnya.

"Halo, Mih? Ada apa? Maaf, Fahri terlambat datang. Ada trouble di jalan, gimana kondisi Adel, Mih?" tanya lelaki bernama Fahri itu masih dengan wajahnya yang panik dan tubuh gemetaran.

Awalnya hening...

"Halo Mih? Mih..."

Mulai terdengar isakan tangis di seberang.

"Mih? Mamih kenapa? Adel baik-baik ajakan?" cecar lelaki itu dengan wajah nelangsa.

"Fahri... Anakmu sudah lahir, perempuan..." beritahu sang Mamih dengan suara lirih.

"Alhamdulillah. Syukurlah kalau begitu," sambut Fahri dengan suka cita. Tersungging sepintas senyuman disudut bibirnya.

Hingga setelahnya, sang Mamih kembali berkata.

"Tapi... Istrimu, Adel..."

Kening Fahri berkerut samar.

"Ada apa sama Adel?" tanyanya cepat.

"Adel meninggal dunia beberapa detik setelah melahirkan anakmu, Fahri..."

Dan ponsel digenggaman lelaki bernama Fahri itu pun terjatuh.

"Innalillahi wainnailaihi rajiun," gumamnya disertai satu titik air matanya yang menetes.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Diabaikan Saat Setia
9.2
Bertahun-tahun Tisni harus menelan pahitnya pengabaian dari sang suami yang justru membiarkannya menghabiskan waktu bersama pria lain. Rasa sepi yang mendalam dan ketidakpedulian pasangannya perlahan menghancurkan kesetiaan yang ia jaga. Kini, Tisni berada di titik jenuh dan berniat untuk pergi mengakhiri penderitaannya. Apakah keputusannya untuk meninggalkan pernikahan itu merupakan sebuah kesalahan? Kisah perjuangan hati yang mencari kebahagiaan sejati.
Sampul Novel ALASKA
8.4
Bhalendra Alaska Arlic percaya bahwa perubahan sejati lahir dari kemauan diri sendiri tanpa paksaan. Meski terus dihantam luka, Alaska tetap berjuang bangkit walau hatinya remuk. Hubungannya dengan Yesaya justru meninggalkan trauma mendalam daripada kebahagiaan. Di tengah skeptisisme Azka tentang cinta yang dianggap omong kosong, Alaska terjebak dalam rasa sakit masa lalu. Mampukah kehadiran sosok baru meruntuhkan dinding hatinya dan menyembuhkan luka lama?
Sampul Novel Cinta Semalam Sang CEO
8.8
Terjebak tantangan teman saat mabuk, Prakas menghabiskan malam bersama Miona, gadis yang terpaksa menjual diri demi utang ibunya. Setelah mengusir Miona, Prakas terkejut mendapati gadis itu adalah putri Pak Imam, sosok OB yang ia anggap ayah sendiri. Berniat menebus kesalahan, Prakas melunasi utang keluarga Miona dan memintanya berhenti dari dunia hitam. Namun, Miona yang terluka justru menolak belas kasihan itu dan bertekad membayar balik semuanya.
Sampul Novel DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU
9.6
Alvino Rakha Satyawidjaya, putra tunggal konglomerat properti Asia, memilih mandiri sebagai guru meski bergelimang harta. Di sisi lain, Rachelia Amora Dirgantara adalah primadona SMA Cakrawala yang menjalin kasih dengan Leonel Grestavio. Hubungan harmonis mereka seketika hancur saat Rachel mengetahui rencana perjodohan dirinya. Tak disangka, sosok calon suaminya adalah gurunya sendiri di sekolah. Konflik pun bermula saat cinta dan kewajiban mulai berbenturan.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel Istri Idaman Tuan Ares
8.1
Perjodohan paksa merupakan fenomena klasik yang kerap membebani siapa pun, terutama jika harus bersatu dengan orang asing tanpa landasan cinta. Beban berat inilah yang kini menghimpit hidup Ares dan Anggun. Meski hati menolak, mereka terjebak dalam situasi yang tidak memberikan celah untuk melarikan diri. Keduanya terpaksa menghadapi komitmen yang tak diinginkan, di mana alasan apa pun tidak cukup kuat untuk membatalkan ikatan pernikahan tersebut.