Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Putri Asli Kembali: Aku Mewarisi Kekayaan

Sang Putri Asli Kembali: Aku Mewarisi Kekayaan

Dahulu ia dihina sebagai penipu dan diusir secara kejam, namun kini ia kembali sebagai putri kandung dari keluarga konglomerat yang sangat berpengaruh. Dengan kekuatan dan kekayaan luar biasa di tangannya, ia siap menuntut balas. Ia memberikan kekalahan telak yang mempermalukan mantan tunangannya serta putri palsu yang selama ini mencuri posisinya. Sebuah kisah pembalasan dendam yang elegan dan penuh kemenangan bagi sang pewaris takhta yang sebenarnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sudah sepuluh tahun sejak saya, Aubrey Harding, diadopsi oleh keluarga Harding. Kini, putri kandung mereka, Yolanda Harding, telah kembali.

Pada upacara peringatan orang tua angkat saya, tunangan saya, Braeden Hewitt, berdiri di sana bersama Yolanda, menuntut saya menyerahkan seluruh warisan saya.

"Dibandingkan denganmu, si palsu, Yolanda adalah pewaris sejati keluarga Harding. "Kamu tidak pantas menerima semua ini."

Para tamu bahkan belum semuanya pergi. Air mata menggenang di mataku. "Hari ini adalah pemakaman orang tua angkatku. "Tidak bisakah kita membicarakannya lain hari?"

Dia mencibir. "Tidak. Harus hari ini."

Saya menarik napas dalam-dalam dan mengangguk setuju.

Yang tidak diketahuinya adalah bahwa orang tua kandung saya adalah miliarder.

Kemudian, ketika perusahaan Braeden menghadapi krisis keuangan, kebetulan saya mengadakan perjamuan reuni keluarga di hari yang sama.

Dia berlutut di luar ruang perjamuan bersama Yolanda, memohon dan menangis, "Demi masa lalu, tidak bisakah kau membantuku?"

Aku hanya meniru ekspresinya saat itu, seringai dingin di wajahku. "Tidak."

...

Sehari setelah acara peringatan, saya mulai berkemas.

Rumah besar keluarga Harding sangat besar, nyaris kosong melompong.

Saya telah tinggal di sana selama sepuluh tahun, tetapi di sana saya selalu merasa seperti hanya seorang tamu jangka panjang.

Orang tua angkatku bersikap baik padaku. Mereka memberiku makan, memberiku pakaian, menyekolahkanku di sekolah terbaik, tetapi selalu ada tembok tak terlihat di antara kami.

Braeden adalah satu-satunya orang dalam sepuluh tahun itu yang membuat saya merasa benar-benar diterima.

Sekarang, kalau dipikir-pikir kembali, itu semua hanya lelucon.

Barang-barangku tidak memakan banyak tempat. Satu koper saja sudah cukup.

Di ambang pintu, aku menoleh ke belakang untuk terakhir kalinya.

Di ruang tamu, Yolanda bersandar pada Braeden, memerintahkan pengurus rumah tangga untuk membuang semua barang yang pernah saya gunakan.

"Semua sampah itu? Sangat kotor. Singkirkan semuanya. Jangan tinggalkan satu pun barang."

Suara Yolanda tajam, memecah kesunyian ruangan.

Aku berhenti namun tidak berbalik, hanya membekas dalam ingatanku akan kejadian memalukan itu.

Lupita Wilson, pembantu rumah tangga yang sudah bekerja di sana selama sepuluh tahun, ingin membantu saya dengan koper saya, tetapi Yolanda membentaknya.

"Lupita, jelaskan padaku. "Siapa yang mengelola rumah ini sekarang?"

Tangan Lupita membeku di udara, wajahnya menunjukkan rasa tidak nyaman.

Braeden, dengan lengan melingkari pinggang Yolanda, berjalan mendekat dan menatapku.

"Aubrey, jangan membuat keributan dengan berkeliaran. "Menyedihkan sekali."

Suaranya dipenuhi rasa jijik yang tak tersamar, seperti karpet di bawah kakiku akan ternoda oleh kehadiranku.

Aku mengangkat mataku, menatap ke arah Yolanda.

"Nona Harding, permisi."

Yolanda merinding seperti kucing yang ekornya diinjak. Dia mempererat cengkeramannya pada lengan Braeden, membusungkan dadanya dalam pose menantang.

"Braeden sekarang tunanganku. "Anda mungkin harus mengingatnya."

Yolanda bersorak gembira, senyum kemenangan tersungging di wajahnya.

Braeden tampaknya menyukai aksinya. Dia mencubit pipinya, lalu dengan dingin mengulurkan tangannya padaku.

"Sebenarnya, serahkan cincinnya. Itu bukan milikmu."

Yang dia maksud adalah cincin pertunangan di jariku.

Aku menunduk dan perlahan-lahan melepaskan cincin itu dari jariku.

Logam dingin itu telah hilang, hanya meninggalkan bekas merah samar.

Tepat saat mereka mungkin mengira aku akan menyerahkannya dengan rendah hati, aku menjentikkan pergelangan tanganku. Cincin itu berputar di udara, membentuk lengkungan dingin dan berkilau, lalu mendarat di kantong sampah di kaki Yolanda. Tas itu penuh dengan "barang-barangku".

"Ding!" Suaranya tajam dan mengagetkan, seperti lonceng kematian bagi masa laluku yang konyol.

"Itu tampaknya tempat yang tepat untuk itu," kataku.

Wajah Braeden berubah gelap karena marah. Dia melangkah maju dan meraih pergelangan tanganku.

"Apa sebenarnya masalahmu?"

Cengkeramannya kuat sekali, seperti ingin meremukkan tulang lenganku.

Saya tidak melawannya. Saya hanya menatapnya dengan tenang, seolah-olah dia orang asing.

Wajah yang dulu aku kagumi kini hanya berubah dan jelek. Aku bahkan tak merasakan sakit di pergelangan tanganku, hanya gelombang rasa jijik semata.

"Melepaskan. Apa pun yang kau sentuh, aku pun merasa kotor."

Dia nampak terkejut dengan reaksiku, ragu-ragu sejenak.

Aku memanfaatkan kesempatan itu untuk melepaskan tanganku, meraih koperku, dan berjalan keluar dari pintu yang telah mengurungku selama sepuluh tahun, tanpa menoleh ke belakang.

Ponselku bergetar. Itu adalah pesan teks dari Braeden.

"Tinggalkan kuncinya di bawah keset. Jangan pernah berpikir untuk mengambil apa pun yang bukan milikmu. Kalian datang tanpa membawa apa pun, jadi janganlah serakah saat keluar."

Saya membacanya, menghapusnya, dan memblokir nomornya.

Segera setelah itu, ada panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal.

Saya menjawab. Suara laki-laki yang tenang dan penuh hormat berbicara di ujung sana.

"Nona Harding, mobilnya menunggu Anda di depan. "Orang tuamu telah menunggumu sangat lama."

Aku menarik napas dalam-dalam, sambil meredakan rasa sesak di tenggorokanku.

"Oke. "Saya keluar sekarang."

Setelah duduk di dalam Bentley hitam yang mewah, akhirnya aku membiarkan air mataku jatuh.

Setelah sepuluh tahun, saya akhirnya terbangun dari mimpi hidup dalam belas kasihan orang lain.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Bucin
9.2
Amanda, gadis panti asuhan yang sederhana, tak menyangka akan terikat pernikahan dengan CEO tampan bernama Antonio. Bukannya bahagia, Amanda justru menderita karena sikap dingin sang suami dalam rumah tangga tanpa cinta itu. Saat Amanda hampir menyerah akibat luka hati yang mendalam, Antonio justru menyadari bahwa kehadiran istrinya telah mengubahnya menjadi pria yang lebih baik. Ia pun berbalik mengejar cinta Amanda. Akankah Amanda memberi kesempatan kedua?
Sampul Novel Dibuang Suami Diperistri Tuan Presdir
8.1
Lima tahun menikah tanpa anak terasa tenang bagi Zara dan Harry, hingga rahasia besar terungkap. Harry mengaku terlilit utang fantastis dan tega menjadikan istrinya sebagai jaminan pelunasan. Zara pun dijual kepada pria kejam yang menjadikannya objek pemuas nafsu. Di tengah penderitaan itu, Zara mulai menyelidiki kebenaran dan menemukan fakta mengejutkan tentang alasan suaminya berutang. Kisah rumah tangga penuh pengkhianatan ini mengandung konten dewasa.
Sampul Novel GAIRAH LIAR IBU TIRIKU
9.7
Meghan Crafson adalah mantan model dewasa yang tetap menawan di usia kepala tiga. Meski hidup bergelimang harta setelah menikahi miliarder New York, ia merasa hampa karena suaminya yang jauh lebih tua tak mampu memuaskannya. Situasi berubah saat Hardin, putra tiri yang tampan dan atletis, datang ke rumah mereka. Terpikat pesona Hardin, Meghan mulai melancarkan godaan terlarang. Hardin pun terjebak dalam dilema antara moralitas dan gairah liar yang ditawarkan sang ibu tiri.
Sampul Novel Luka Yang Tak Termaafkan
8.5
Tujuh tahun Celeste Marvina mengabdi sebagai istri Darian Elwood sebelum fitnah keji Ivana Greer menghancurkan segalanya. Dituduh selingkuh dan diusir tanpa harta oleh mertuanya, Celeste kehilangan segalanya. Namun, dua tahun kemudian ia bangkit sebagai direktur teknologi yang berkuasa. Celeste kembali bukan untuk mencari cinta, melainkan menuntut balas dan harga diri. Kini, kendali ada di tangannya untuk menghancurkan mereka yang pernah mengkhianatinya.
Sampul Novel Menikah dengan Tuan Muda Aneh
9.3
Sania terjebak dalam kesepakatan pernikahan dengan Devandra Adiwiyatama demi memenuhi wasiat sang ayah. Meski ditentang keras oleh ibu Devan, Nyonya Hartati, Devan tetap memaksa Sania memenuhi kewajibannya sebagai istri untuk memberikan keturunan. Sania yang gugup tak berdaya melawan kontrak yang telah ia tandatangani. Akankah benih cinta tumbuh di tengah tuntutan ini, ataukah Devan akan melepaskan Sania setelah tujuannya memiliki ahli waris tercapai?
Sampul Novel Pembantuku Menjadi Pendampingku
8.0
Danil dan Karin adalah pasangan kaya raya yang sangat gila kerja. Kesibukan Karin membuatnya memutuskan untuk mempekerjakan seorang asisten rumah tangga baru guna melayani kebutuhan suaminya di rumah. Namun, niat baik untuk meringankan beban domestik tersebut justru memicu keretakan dalam rumah tangga mereka. Kehadiran orang baru ini perlahan berubah menjadi ancaman besar yang menghancurkan keharmonisan pernikahan mereka. Sanggupkah cinta mereka bertahan?