Sampul Novel Sang Mantan Kembali

Sang Mantan Kembali

7.8 / 10.0
Pasca cerai, Aruna terjebak insiden satu malam misterius. Tiga tahun kemudian, ia kembali membawa putra kecilnya dan bertemu Dion Alverado. Di tengah klaim sang billionaire tersebut, mantan suaminya justru meminta rujuk. Baca kisah romance novel Sang Mantan Kembali di webnovel ini.
Ringkasan Sang Mantan Kembali
Dituduh mandul, Aruna diceraikan Revan akibat tekanan mertua. Namun, insiden satu malam dengan pria misterius di hotel mengubah segalanya. Tiga tahun kemudian, ia kembali ke Canberra membawa seorang putra. Tak disangka, Presdir Dion Alverado mengklaim anak itu sebagai darah dagingnya. Di saat bersamaan, Revan datang memohon kesempatan kedua untuk menebus dosa masa lalu. Aruna kini terjepit di antara ayah biologis anaknya atau cinta lama yang ingin kembali.
Baca Selengkapnya

Sang Mantan Kembali Bab 1

Hujan sore itu turun deras di Canberra, membasahi kaca jendela apartemen yang menjadi saksi hancurnya hati Aruna Prameswari.

Tangannya gemetar memegang surat keputusan cerai yang baru saja ia terima di pengadilan. Kertas itu terasa seperti pisau tipis yang menusuk lambat ke dadanya, memaksa setiap inci rasa sakit keluar bersama air mata yang selama ini ia tahan.

Empat tahun menikah dengan Revan Mahadipa, ia tak pernah menduga kisah mereka akan berakhir seperti ini. Bukan karena perselingkuhan, bukan pula karena pertengkaran yang tak kunjung usai, tapi karena satu hal-ia tidak bisa memberi keturunan.

"Aruna, kamu harus sadar. Revan butuh penerus," kata ibu mertuanya, Ratna Mahadipa, tiga bulan lalu. Nada suaranya dingin, tapi mata itu penuh kemenangan, seolah menunggu momen ini sejak awal.

Aruna masih ingat betul bagaimana ia duduk di ruang keluarga besar keluarga Mahadipa, memeluk lutut, mencoba meyakinkan mertuanya bahwa ia dan Revan masih bisa mencari solusi lain. Adopsi. Program bayi tabung. Apa saja.

Namun Ratna hanya menggeleng pelan sambil menatap Revan, lalu berkata, "Tak ada yang bisa menggantikan darah daging sendiri. Kalau kamu sayang Revan, lepaskan dia."

Kata-kata itu menancap di kepalanya hingga kini. Dan yang lebih menyakitkan-Revan, yang dulu selalu membelanya, hanya diam.

Sore ini, setelah proses sidang terakhir, Revan menemuinya sebentar di depan gedung pengadilan.

"Kamu yakin ini jalan terbaik?" tanya Aruna, suaranya hampir tak terdengar di tengah riuh hujan.

Revan menunduk, menghindari tatapannya. "Aku... nggak tahu harus bilang apa lagi. Ibu benar. Aku harus punya keluarga lengkap."

"Keluarga lengkap?" Aruna tersenyum pahit. "Jadi empat tahun ini, kita apa, Van? Hanya sepasang manusia yang menunggu waktu dibuang?"

Revan menggenggam tangannya sebentar, lalu melepaskannya. "Maaf, Aruna."

Maaf. Kata yang terlalu singkat untuk mengganti semua luka yang ia tinggalkan.

Malam itu, Aruna memutuskan menginap di sebuah hotel kecil di pusat kota. Ia tidak ingin pulang ke apartemen yang penuh dengan kenangan Revan. Semua sudut ruangan terasa seperti jebakan-meja makan tempat mereka merayakan ulang tahun pertama pernikahan, balkon tempat mereka berbicara hingga larut malam, bahkan sofa yang masih menyimpan selimut tipis pemberian Revan.

Hotel itu sederhana. Kamar 308. Ia hanya ingin tidur, menenangkan pikirannya, lalu memikirkan rencana besok.

Tapi nasib punya rencana lain.

Pukul sebelas malam, suara gaduh terdengar dari koridor. Aruna baru saja memejamkan mata ketika pintu kamarnya terbuka dengan kasar. Seseorang masuk, langkahnya tak stabil.

"Siapa-" Aruna terkejut, namun sebelum sempat berteriak, lampu padam.

Yang ia tahu, tubuhnya terperangkap di pelukan seseorang. Nafas pria itu berat, panas, dan tidak terkendali. Ada aroma alkohol yang samar bercampur dengan sesuatu yang asing-aroma manis menyengat yang membuat kulitnya merinding.

"Lepas..." suaranya tercekat. Tapi genggaman pria itu terlalu kuat.

Aruna tak tahu apa yang sedang terjadi. Ia mencoba mendorong, namun tubuhnya terasa lemah, pikirannya kacau. Semua berlangsung cepat. Ia hanya mengingat bagaimana lampu tak menyala lagi malam itu, dan wajah pria itu tetap tersembunyi dalam gelap.

Tiga tahun berlalu.

Aruna kini tinggal di pinggiran Canberra, bersama seorang bocah laki-laki berusia dua tahun setengah bernama Aiden. Anak itu memiliki rambut hitam legam dan mata cokelat tajam yang sering membuat orang berhenti sejenak untuk menatapnya.

"Aiden, ayo kita berangkat," panggil Aruna sambil merapikan kerah kemeja putihnya.

"Hari ini Mama kerja di kota?" tanya Aiden polos.

Aruna tersenyum, mengangguk. "Iya, sayang. Mama ada janji dengan klien. Nanti pulangnya kita beli es krim, ya."

Mereka berangkat naik bus menuju pusat kota. Hujan rintik kembali menemani perjalanan-seperti mengulang hari tiga tahun lalu.

Di sebuah kafe modern, Aruna duduk menunggu klien barunya. Ia kini bekerja sebagai desainer interior freelance, dan pekerjaannya mulai stabil. Namun saat pintu kafe terbuka, langkah seorang pria tinggi dengan jas hitam membuatnya menegang.

Pria itu-wajahnya terlalu sempurna, tatapannya terlalu menusuk-berhenti di depannya.

"Aruna Prameswari?" suaranya dalam, penuh wibawa.

"Iya, saya..." Aruna menatapnya bingung. "Anda-"

Tatapan pria itu bergeser pada Aiden, yang duduk sambil memegang mainan mobil kecil.

"Kau..." pria itu menunduk sedikit, memperhatikan wajah bocah itu. "Dia... anakku."

Aruna membeku. "Apa?"

"Aku Dion Alverado." Ia mengulurkan tangan, tapi tatapannya tetap pada Aiden. "Dan aku tidak butuh tes DNA untuk tahu. Dia darah dagingku."

Ucapan itu membuat semua suara di kafe lenyap dari telinga Aruna. Ingatannya langsung melayang ke malam di hotel tiga tahun lalu. Gelap. Nafas berat. Aroma asing. Dan sekarang... wajah pria ini, yang tatapannya seperti pernah menembus batas hidupnya.

Namun sebelum ia bisa berkata apa-apa, suara lain memanggil namanya dari pintu kafe.

"Aruna."

Ia menoleh-dan jantungnya seakan berhenti. Revan Mahadipa berdiri di sana, sedikit basah oleh gerimis, dengan senyum tipis yang entah mengandung penyesalan atau harapan.

"Kita perlu bicara," kata Revan.

Dion menatapnya dingin. "Sepertinya pembicaraan ini akan panjang."

Aruna sadar, hidupnya baru saja kembali masuk ke pusaran yang akan mengubah segalanya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Sang Mantan Kembali

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bunga Kejahatan Dalam Pernikahan
9.5
Demi membalas penderitaan keluarganya, Layla berpura-pura mencintai seseorang dalam sebuah rencana balas dendam yang matang. Namun, ambisinya terancam saat perasaan tulus mulai tumbuh di tengah misinya. Kini ia terjebak dalam dilema besar antara menuntaskan dendam masa lalu atau menyerah pada cinta yang tak terduga. Akankah Layla tetap pada tujuannya, atau justru melepaskan segalanya demi perasaan itu? Ikuti kisah penuh intrik dalam Bunga Kejahatan Dalam Pernikahan.
Sampul Novel Ketika Istri Sah Hanya Dijadikan Pengasuh Anakmu
8.4
Dua tahun terpuruk dalam duka, Reno Adiprana mencoba menata hidup melalui mutasi kerja ke Yogyakarta. Di lereng Merapi, ia menetap di rumah Bude Ratna demi mencari ketenangan. Tak disangka, rutinitas pagi membawanya bertemu Mira Pradipta, sarjana gizi yang memilih berjualan bubur demi merawat ayahnya yang demensia. Pertemuan ini menyatukan dua jiwa yang terluka, menumbuhkan benih cinta tak terduga, dan memberi makna baru tentang arti rumah di tengah kesederhanaan.
Sampul Novel Ranjang Kakak Ipar.
8.1
Bagi Ayudia, pernikahan bukanlah sumber kebahagiaan melainkan awal penderitaan. Ia dipaksa menikahi Aidan, kakak iparnya sendiri, yang menyimpan dendam mendalam. Aidan menyiksa Ayudia dengan kejam sebagai pelampiasan rasa sakit atas kematian sang istri, yang merupakan kakak kandung Ayudia. Terjebak dalam rumah tangga layaknya neraka, Ayudia mengalami trauma hebat akibat kekejaman suaminya. Mampukah ia bertahan, atau adakah secercah kebahagiaan di tengah luka ini?
Sampul Novel Suamiku Duda Muda
8.8
Lisa terkejut saat dipaksa orang tuanya menikah dengan Gionino, seorang duda muda yang baru bercerai. Demi menyelamatkan bisnis ayahnya yang diambang kehancuran, Lisa terpaksa menjadi istri kedua akibat kesepakatan keluarga. Ia mempertanyakan alasan di balik perjodohan ini dan merasa skeptis terhadap sifat asli Gio yang diceraikan mantan istrinya. Mampukah Lisa menjalani rumah tangga penuh paksaan ini sambil mengungkap rahasia kelam di balik status duda suaminya?
Sampul Novel Terjebak Jodoh Orang Lain
9.2
Insiden pertukaran jiwa antara Elena dan Sarah mengubah alur hidup mereka secara drastis. Lewat sebuah kesepakatan, mereka berjanji menjaga pasangan masing-masing, yakni Riko dan Danang, hingga raga mereka kembali. Namun, setelah Elena kembali ke tubuh aslinya, ia justru merasa hampa. Hatinya telah terpikat oleh Danang selama ia menjadi Sarah. Kini Elena terjebak dilema besar antara mengejar cinta Danang atau menyerah demi pernikahan mereka dengan tunangan masing-masing.
Sampul Novel Terpaksa Menikahi Duda Lumpuh
8.5
Senja terpaksa menjalani pernikahan dengan Aksa Wijaya, seorang duda satu anak yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan fatal. Aksa sempat koma selama sebulan hingga akhirnya diceraikan oleh istrinya, Riyanti, yang enggan merawatnya. Di tengah keterpurukan itu, Senja tetap optimis bahwa Aksa bisa pulih kembali. Kini, ia harus berjuang memenangkan hati sang suami sekaligus merawatnya dengan penuh kesabaran hingga kesembuhan itu benar-benar datang.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan