Sampul Novel A Lover (Alec & Alea)

A Lover (Alec & Alea)

8.6 / 10.0
Dalam A Lover (Alec & Alea), Azalea dijadikan alat tukar kekuasaan oleh kakaknya kepada Alec Cage. Namun, pernikahan dalam billionaire romance novels ini berubah mencekam saat rahasia masa lalu Alea terungkap. Alec menuntut pembalasan atas pengkhianatan di modern novel yang penuh konflik ini.
Ringkasan A Lover (Alec & Alea)
Hasrat Alec Cage memuncak saat melihat kecantikan Azalea Mahendra. Peluang muncul ketika Arsen, kakak Alea, menyerahkan adiknya demi kursi CEO. Terpaksa tunduk, Alea menjalani pernikahan formal meski hatinya milik Arza, kakak angkatnya. Namun, badai datang saat Alec mengungkap masa lalu mereka. Sebagai pria pencemburu yang benci pengkhianatan, Alec tak akan memberi ampun. Ia bertekad menyiksa Alea dengan balasan yang jauh lebih menyakitkan dari kematian.
Baca Selengkapnya

A Lover (Alec & Alea) Bab 1

Aroma jasmine dan citrus yang berpadu, membuat mata Alec terpejam demi menyerap aroma manis, menyegarkan, sekaligus tidak menyengat di hidung. Wangi itu melintasi wajahnya hanya dalam hitungan detik, tapi seolah akan bertahan di kepalanya untuk selamanya. Ditambah efek memabukkan. Tanpa daya, kepala Alec berputar mengikuti sesosok tubuh ramping yang kini sudah berjalan menjauh dan berhenti tak jauh dari tempatnya.

Wanita itu memutar tubuh menghadap ke arah Alec, tak hanya wangi tubuhnya yang membuat Alec terhipnotis, kini tubuh Alec terpaku. Meski untuk beberapa detik, ia mengakui keindahan yang ada di hadapannya kali ini. Keindahan yang belum pernah ia temui seumur hidupnya. Sosok itu bagaikan magnet yang menarik dirinya untuk mendekat. Aura memikat begitu kental menyelubungi tubuh seksi itu dari ujung kepala hingga kaki. Daya tarik seksual melekat erat di setiap sudut yang melekuk indah.

Wanita itu berada beberapa meter dari tempatnya berdiri. Tampak menonjol di antara wanita-wanita yang terang-terangan melemparkan tatapan memuja untuknya. Tak diragukan lagi, hanya wanita itu satu-satunya yang tak menyadari keberadaan serta perhatian yang sengaja ia sisihkan, dengan niat mendapatkan sedikit balasan. Tetapi, seolah wanita itu memiliki dunianya sendiri, terlalu sibuk dengan si pria yang berdiri di hadapan si wanita. Apakah mereka sepasang kekasih? Atau sepasang suami istri? Sepertinya Alec tak pernah punya batasan untuk wanita yang bersedia berbaring di ranjangnya. Wanita ataupun istri orang lain, asalkan mereka bersenang-senang, Alec tak akan keberatan. Toh, hanya untuk satu malam.

Dari jarak sejauh ini, Alec bisa menelusuri dengan sangat jelas setiap inci dan detail wajah mungil itu. Rahang yang kecil, dagu yang runcing, hidung mancung lurus, bibir yang merekah, dan mata sejernih lautan. Alec tahu kecantikan sesempurna itu akan mampu mengguncang dunianya dalam sekali sentakan. Wanita seperti itu tentu lebih dari sekedar mampu untuk mengancam kewarasannya. Ia mulai tak yakin akan menikmati wanita itu hanya untuk satu malam.

Sialan! Alec tak menyangkal hasratnya yang begitu ingin mencicipi keindahan itu. Alec menjilat bibirnya. Cuping hidungnya membesar dan menyempit karena napas serta detak jantungnya yang berdenyut lebih cepat. Dan mendadak ia merasa gelisah. Pertanda saat ia ingin menuntaskan kefrustrasiannya di atas ranjang. Sebaiknya dengan si pencetus gairahnya.

Wanita itu tersenyum, menggumamkan sesuatu dan si pria ikut tertawa. Senyumnya bahkan lebih menawan dari yang Alec perhitungkan. Sialan, ia harus membuat wanita itu berada di atas ranjangnya malam ini juga. Setelah urusannya selesai. Urusan? Sialan lagi, saat ini ia tengah berdiri di antara keriuhan pesta demi membuat sedikit kekacauan agar pesta tidak berakhir membosankan. See, ia bahkan sampai lupa di mana kakinya berpijak karena begitu terpesona oleh wanita pengalih kewarasannya itu.

Memaksa kepalanya berputar ke arah panggung. Pada sosok yang tengah berdiri balik podium, menyebarkan basa-basinya yang sudah sangat busuk dan membuat perutnya mual. Ia harus mengakhiri ceramah itu lebih cepat atau telinganya akan ikut membusuk. Pesta tanpa suara pecahan kaca, gelas, atau apa pun akan jadi sangat membosankan untuk seorang Alec si pengacau.

Praannggggg ....

Keheningan pesta mendadak semakin mencekam dan suara sambutan dari arah podium terhenti. Lalu suara kasak-kusuk para undangan beralih menjadi rasa penasaran akan suara benda pecah yang berasal dari pusat ballrrom. Orang-orang mulai berkerumunan, mencari tahu lebih pada asal suara dan menyisakan ruang yang cukup luas di tengah ballroom.

Di sana, di meja tengah ballrom, tempat patung es berbentuk huruf MH raksasa seharusnya dipajang –karena kini patung esnya sudah jatuh tercerai berai di lantai- berdiri seorang pria. Rambut panjangnya yang sedikit bergelombang terjatuh menutupi salah satu matanya. Tuxedo berwarna gelap yang dirancang dengan bahan kualitas tinggi membungkus tubuh tinggi dan kekar itu dengan sangat apik.

“Perhatian!” Kedua tangan pria itu terangkat dengan kebanggaan dan kepercayan diri yang tinggi, mengingat ia berdiri dengan cara tak sopan di pesta resmi yang bukan miliknya. “Apa kalian tahu siapa aku?”

Keheningan sekali lagi menyebar ke setiap sudut ballroom. Tidak cukup banyak orang yang mengenali Alec, tapi kegilaan yang dilakukan pria itu membuat beberapa orang terpekik kaget ketika beberapa benda jatuh di sekitar meja karena menghalangi gerakan kaki Alec.

“Ya, ini aku. Alec Cage. Pewaris tunggal Cage Group dan bukankah pesta ini perayaan sepuluh tahun Mahendra Hotels?”

Kesiap kaget menyebar di sekitar Alec. Ya, Cage Group adalah rumah besar bagi MH. Yang hanya salah satu cabang perusahaan CG di dunia perhotelan.

“Beberapa tahun aku mengasingkan diri, dan ayahku sudah menunjuk orang lain sebagai CEO Cage Grand Hotels. Dan menggantinya dengan Mahendra Hotels? Apakah kalian benar-benar tidak tahu malu?” Alec melemparkan tawa cemooh pada Arsen yang berdiri di panggung. Tanpa sempat menyelesaikan pidato basa-basinya yang lebih mengarah ke kesombongan. Melemparkan sejuta pujian untuk diri sendiri. Cih, bagi Alec, sosok Arsen Mahendra tak lebih dari seorang pengemis yang berusaha menggerogoti posisi tertinggi dengan muka tebalnya.

Arsen menahan Arza yang hendak menghentikan keributan dengan isyarat tangan. Alec Cage, pewaris tunggal Cage Group secara sah. Apa pun yang berdiri di belakang pria itu bukanlah sesuatu yang perlu ia usik. Lalu dengan isyarat mata, Arsen menyuruh Arza mengamankan wanita yang berdiri di sisi pria itu. Tanpa membantah sedikit pun, Arza mematuhi perintah kakaknya.

“Sekarang aku kembali. Memastikan apa pun yang menjadi milikku tetap aman dalam genggamanku.” Tak lupa Alec menyelipkan seringai mengancam di garis bibirnya yang dingin pada Arsen. Lalu ia menyesap anggur di gelasnya, mengangkatnya tinggi seakan bersulang dengan seluruh tamu undangan. “Selamat menikmati pesta yang meriah ini. Tidak perlu sungkan-sungkan.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi A Lover (Alec & Alea)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans merupakan pewaris takhta keluarga Adalrich yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia besar mengenai trauma psikologisnya terhadap wanita. Demi menutupi rasa jijik yang ia derita, Hans selalu bersikap angkuh dan dingin. Segalanya berubah saat ia bertemu Sashenka, putri dari rival bisnis bebuyutannya. Kehadiran gadis itu justru membangkitkan gairah yang selama ini mati. Kini, Hans harus berjuang menaklukkan hatinya di tengah perseteruan keluarga.
Sampul Novel Berakhir Menjadi Tawanan
9.5
Hidup di ibu kota memaksa Liana bekerja keras demi menghidupi adik-adiknya. Dari berpindah kontrakan hingga menjadi pacar kontrak, semua ia lakoni demi uang. Namun, rencana hidupnya berantakan saat bertemu Arsen, pemilik kos barunya. Pria misterius ini tidak hanya mengusik ketenangan Liana, tetapi juga menyeretnya ke dalam situasi pelik yang tak terbayangkan. Kini, kehadiran Arsen menjadi badai besar yang bisa menghancurkan atau justru menyelamatkan masa depan Liana.
Sampul Novel Misteri Cinta
9.4
Oceania Samudra hancur saat Banyu Siliwangi gagal hadir di pernikahan mereka. Tak hanya menanggung malu, gedung acara pun meledak secara tragis. Kini Ochi terjebak dalam investigasi polisi yang dipimpin Badai Putra Alam, perwira bermulut pedas yang menguji kesabarannya. Di tengah ancaman teror yang mengintai nyawanya, Badai hadir sebagai pelindung meski ia berusaha profesional. Namun, satu pelukan tak sengaja mengubah segalanya, membuat Badai tak ingin melepaskan Ochi.
Sampul Novel Pelakor XXL
9.7
Reya Yasmitha merasa tidak percaya diri dengan penampilan fisiknya. Ia merasa hanya Juniar Adi Pranaja, pria matang berusia 42 tahun, yang bersedia mencintainya. Meski sadar keputusannya salah, Reya tetap memilih menjadi simpanan Juniar demi segala fasilitas mewah yang diberikan. Kini, Reya bertekad mengubah hidup dan melepaskan status pelakor demi kemandirian. Namun, Juniar justru merasa terusik. Mampukah Reya keluar dari jerat hubungan gelap ini?
Sampul Novel Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain
8.2
Alfina, penguasa agung benua Danirmala, terpaksa mengorbankan nyawa dan ingatannya demi melindungi rakyat serta sang Ratu dari ancaman Demon Lord terkuat. Kini, ia terbangun dalam reinkarnasi keduanya di dunia baru yang asing. Namun, Al hanya memiliki sisa ingatan hingga masa SMA-nya saja. Bagaimana sang mantan raja menghadapi tantangan hidup barunya tanpa kekuatan masa lalu? Ikuti petualangan epik Al dalam memulai segalanya dari nol di dunia lain.
Sampul Novel Terjerembap dalam Pelarian
9.6
Dalam novel modern Terjerembap dalam Pelarian, pernikahan berulang kali hancur karena Rangga selalu meminta cerai setiap kali Sarah, seorang selebritas yang ayahnya pernah menyelamatkan nyawa Rangga, kembali ke tanah air. Setelah bertahun-tahun bertahan dalam siklus pernikahan dan perceraian yang menghinakan demi memuaskan rasa utang budi suaminya, sang istri akhirnya tersadar. Saat Rangga kembali menantinya di Kantor Catatan Sipil untuk rujuk seperti biasa, ia memutuskan untuk tidak pernah datang lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan