Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku

Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku

Tiga tahun aku menjadi Mate Alpha Bramantyo yang tak dianggap karena cintanya pada Rossa. Saat ayahku sekarat, Bram justru mengabaikan permintaanku demi kekasihnya. Akibat ulah Rossa yang pura-pura sakit, tabib pergi dan ayahku pun wafat. Bagi Bram, nyawa ayahku hanyalah urusan sepele. Namun, ia tak sadar telah terjebak. Di tengah kelalaiannya, Bram tanpa sengaja menandatangani dokumen Ritual Penolakan yang kini resmi memutuskan ikatan jiwa kami selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

ANYA POV:

Keesokan paginya, aku berjalan ke pusat komando kawanan—yang disamarkan sebagai lantai CEO Adiwangsa Global—dengan perasaan hampa di dada. Formulir penolakan yang sudah ditandatangani tersimpan aman, sebuah bom waktu yang menunggu saat yang tepat untuk meledak.

Pemandangan yang menyambutku membuat perasaan hampa itu terasa membakar. Rossa ada di sana, berdiri di belakang meja Bram, tangannya merapikan dasi Bram. Dia mencondongkan tubuhnya, membisikkan sesuatu di telinga Bram yang membuatnya tertawa kecil. Dia mendongak saat aku masuk, matanya yang berwarna biru langit memancarkan kilatan racun kemenangan. Dia bertingkah seolah-olah dia sudah menjadi Luna.

"Anya, sayang," sapanya dengan suara manis yang dibuat-buat. "Bisa tolong ambilkan teh herbal spesialku? Bram selalu menyediakannya untukku. Kamu tahu yang mana, kan?"

Aku tahu yang mana. Aku sangat mengenalnya.

"Tentu saja," kataku, suaraku datar dan tenang sempurna. Aku berbalik dan berjalan menuju lounge eksekutif, memainkan peran sebagai pelayan yang patuh.

Di dalam lounge, aku berdiri di depan dapur kecil yang canggih. Pikiranku melayang kembali ke jurnal yang kutemukan di brankas Bram. Jurnal itu tidak hanya berisi detail ritual ikatan. Itu adalah catatan teliti tentang setiap preferensi Rossa. Makanan favoritnya, aroma bunga melati bulan yang disukainya di samponya, campuran herbal yang tepat dalam tehnya—kamomil, lavender, dan setetes madu langka impor dari bunga gunung di Punggungan Utara.

Selama tiga tahun, Bram telah melatihku. Dia membuatku mengikuti pelatihan sensorik, mengasah indra penciuman dan perasaku. Dia mendorongku untuk mengembangkan kekuatanku dengan cara yang terasa tidak wajar bagi serigalaku. Kukira dia sedang mempersiapkanku untuk menjadi Luna yang kuat.

Aku salah. Dia sedang membentukku menjadi salinan sempurna dari Rossa.

Tanganku mantap saat menyiapkan teh, gerakanku presisi. Aku adalah seorang aktris yang memainkan peran yang sekarang kubenci. Ketika aku kembali ke kantor, Rossa sedang memeriksa kukunya, tampak bosan. Saat aku mendekati meja, dia tiba-tiba berdiri, sengaja menabrakku.

"Aduh, cerobohnya aku!" serunya.

Cangkir porselen halus itu miring, dan teh panas yang mendidih tumpah ke punggung tangan kananku. Rasa sakit yang membakar menjalar ke lenganku, tapi itu lebih dari sekadar panas. Rasa sakit kimiawi yang membakar menyusul, dan aku terkesiap, terhuyung mundur. Serigala di dalam diriku mengeluarkan jeritan kesakitan yang menyedihkan.

Perak cair. Dia diam-diam menambahkan perak cair ke dalam teh.

Kulit di tanganku mendesis, berubah menjadi merah melepuh yang mengerikan. Bagi manusia serigala, perak adalah racun. Ia membakar daging kami dan menghalangi kemampuan penyembuhan kami. Rasanya seolah-olah ia mencoba membakar sesuatu yang dalam di dalam diriku, sesuatu yang kuno dan murni.

"Rossa, kamu baik-baik saja? Apa kamu terbakar?" Bram langsung berdiri, bergegas ke sisinya, tangannya melayang di atas tubuh Rossa saat dia memeriksa apakah ada cipratan. Dia bahkan tidak melirikku.

Aku mencengkeram tanganku, wajahku meringis dalam jeritan sunyi saat perak itu terus menggerogoti kulitku.

Dia akhirnya menoleh padaku, tapi matanya tidak menunjukkan kekhawatiran. Hanya kejengkelan.

"Ada apa denganmu?" geramnya, dan kekuatan Perintah Alpha-nya menghantamku seperti pukulan fisik, membuatku terhuyung. ""Pergi ke klinik. Berhenti membuat keributan dan mempermalukan dirimu sendiri.""

Penghinaan beradu dengan rasa sakit yang luar biasa. Aku berbalik dan lari, kata-katanya mengejarku di sepanjang lorong.

Di klinik pribadi kawanan, aku menemukan sebotol salep kelopak bulan, satu-satunya hal yang bisa meredakan luka bakar perak. Saat aku dengan lembut mengoleskan pasta dingin itu ke kulitku yang melepuh, tekadku mengeras menjadi sesuatu yang dingin dan tak terpatahkan. Sisa-sisa terakhir cinta untuk Bram mati pada saat itu, digantikan oleh ketenangan sedingin es.

Aku mengeluarkan ponselku. Aku mengambil foto tanganku yang terbakar dan cacat. Kemudian, aku mengambil foto formulir penolakan, tanda tangannya yang jelas dan tebal di bagian bawah.

Aku mengirim kedua foto itu ke Arya dengan pesan sederhana.

"Rencananya berjalan. Tidak ada yang berubah."

---

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GAZ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GAZ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel KAHINA
8.1
Tahun 1982, Laksmi menemukan kenyataan pahit saat putrinya, Kahina, tewas mengenaskan di tangan wanita tua gila. Tragedi ini menjadi kunci pembuka rahasia kelam keluarga Laksmi yang terkubur sejak era kolonial. Melalui perjalanan raga sukma ke tahun 1881, terungkap keterlibatan leluhurnya dengan sekte pemuja setan dan konspirasi Logi Persahabatan. Dari zaman VOC hingga pandemi 2021, jaringan kriminal ini terus bergerak dalam bayang-bayang sejarah Indonesia yang penuh darah.
Sampul Novel Kasus 21+
9.3
Konten ini khusus pembaca dewasa 21 tahun ke atas. Eva Avalon, seorang petugas kepolisian elit, kini mengemban tanggung jawab besar sebagai ketua tim khusus. Misinya adalah memberantas tuntas berbagai tindak kejahatan serta eksploitasi seksual yang merajalela. Di tengah kemajuan teknologi yang memicu beragam modus operandi baru yang licin, ikuti perjuangan hebat Eva dalam menyelidiki dan mengungkap setiap kasus rumit demi menegakkan keadilan.
Sampul Novel Love and Virus
8.1
Wizard, Alvaro, dan Emma berjuang melawan Summer Erithropenia Syndrome, virus global yang mengubah pengidapnya menjadi sosok mirip zombie. Meski Wizard telah menemukan obatnya, hambatan besar menghalangi produksi massal. Di tengah kekacauan ini, ketiganya terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Mereka harus tetap profesional demi menuntaskan misi penyelamatan dunia. Akankah virus SES ini berhasil ditaklukkan sebelum hubungan mereka semakin hancur?
Sampul Novel Misi 27 Hari Yura
9.8
Yura Anindita menolak keras perjodohan dari orang tuanya. Ia pun memulai misi nekat untuk mencari calon suami pilihannya sendiri dalam waktu 27 hari, tepat sebelum ulang tahunnya yang ke-27. Di tengah tekanan waktu, dua pria berbeda hadir dalam hidupnya: sosok dari masa lalu dan pria baru yang memikat hatinya. Akankah Yura berhasil menemukan pendamping hidup yang tepat untuk membatalkan perjodohan tersebut, atau justru misinya akan berakhir dengan kegagalan?
Sampul Novel Pendekar Petualang Cinta
8.9
Anjasmara, putra selir Kerajaan Galuh, berkelana sebagai pendekar tampan demi mencari jodoh atas mandat ibunya. Ia harus menemukan wanita yang sulit ditaklukkan sebagai pasangan sejati. Namun, pesonanya justru membuat banyak gadis terpikat. Di tengah pencarian cinta, ia terjebak konflik dunia persilatan yang mengancam nyawa sekaligus mengasah kekuatannya. Mampukah ia menemukan belahan jiwa sambil menghadapi tantangan besar di jagat persilatan?
Sampul Novel Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran
8.1
Tanya Quinn adalah gadis cantik yang hidup dalam kemewahan hingga sebuah serangan menghancurkan keluarganya. Terpaksa menghadapi dunia luar yang kejam, ia melarikan diri ke Hutan Malapetaka yang mematikan. Saat mengira ajalnya tiba, Tanya justru diselamatkan oleh seorang pria misterius tanpa busana. Di tengah duka dan dendam yang membara, Tanya harus berurusan dengan sosok asing ini. Apakah pria itu ancaman baru atau pelindung yang ia butuhkan?