Sampul Novel Samuel Sang Pewaris

Samuel Sang Pewaris

8.9 / 10.0
Dalam Samuel Sang Pewaris, Sam menyamar jadi cleaning service demi menghindari tekanan keluarga. Namun, pengkhianatan pacarnya memicu ambisi besar. Simak kisah billionaire romance ini saat ia bangkit memimpin Galaxi Group dalam web novel penuh intrik dan pembalasan dendam.
Ringkasan Samuel Sang Pewaris
Samuel Lino Galaxi memilih kabur dari rumah dan menyamar sebagai Sam, seorang petugas kebersihan, demi menghindari tekanan keluarga. Hidupnya penuh penderitaan karena terus dihina oleh kekasihnya yang berselingkuh. Namun, saat sang ayah datang menjemput, Sam memutuskan berhenti bersembunyi. Ia bangkit mengambil takhta sebagai pewaris tunggal Galaxi Group yang sangat disegani, siap membalas dendam kepada semua orang yang dulu pernah merendahkan martabatnya.
Baca Selengkapnya

Samuel Sang Pewaris Bab 1

Pria 27 tahun itu memasukkan dompet usang ke dalam saku celana dan mengambil tas selempang satu-satunya yang dia punya dari atas kasur busa yang tipis dan kumal.

Sam, nama panggilan pemuda itu.

Dia mengunci pintu kos yang berdinding triplek dengan gembok kecil dan berjalan kaki sampai simpang dan lurus ke jalan raya sejauh 2 kilometer menuju hotel tempatnya bekerja karena dia tinggal di tempat yang terpencil dan kumuh.

Perutnya terasa lapar, Sam membuka dompet usang miliknya.

"Cuma bisa beli roti!"

Sam mengambil uang terakhir yang tersisa dengan wajah lesu.

Kemudian dia mampir untuk membeli makanan di warung yang ada di pinggir jalan.

"Bu, beli rotinya 1 ya!"

Sam pun mengambil satu bungkus roti isi dengan harga lima ribu.

Tiba-tiba saja segerombolan anak-anak menabraknya dari belakang membuat rotinya terjatuh.

"Hei! kalau jalan lihat-lihat!" ucap Sam meneriaki anak-anak itu.

Sam menghela napas panjang melihat rotinya yang sudah kotor. Sam tidak punya uang lagi, tapi dia juga tidak ingin memakai uang tabungannya. Dulu dia tidak perlu pusing memikirkan makan apa, setiap hari menu makanannya selalu enak dan lezat tapi sekarang Sam hanya makan nasi sehari sekali dengan menu sederhana.

Dia teringat saat empat tahun lalu kabur dari rumah dan hanya memakai baju yang melekat di tubuhnya.

Dia merasa bosan dengan peraturan yang mengekang hidupnya meskipun dia tau alasan kuat di balik itu.

Sam kembali berjalan dengan gontai.

Di Hotel Marina…

Seperti biasa Sam akan membersihkan area di Lobby hotel. Dia bertugas sebagai Cleaning service, pegawai yang paling rendah di hotel yang memiliki gedung tiga lantai.

Sam lelah harus mengepel lantai itu berulang kali karena beberapa tamu lewat di tempat yang baru selesai dibersihkan, bahkan ada juga tamu yang sengaja lewat padahal Sam sudah memasang tanda peringatan, meskipun begitu Sam tetap sabar mengepel lagi lantai yang kotor. Sam menyeka keringat dengan lengan baju seragamnya yang lebih cocok menjadi kain lap.

Saat tengah fokus mengepel Sam mendengar suara seorang gadis yang sangat dikenalnya. Sam pun menoleh ke arah sumber suara. Sam sedikit memicingkan matanya untuk memastikan pandangannya, tidak salah lagi gadis itu adalah Dinda Pratiwi. Gadis berusia 24 tahun yang menemani hari-harinya selama ini.

Sam terkejut melihat pacarnya sedang bergelayut manja di lengan kiri seorang pria yang tak dikenalnya dan ternyata pria itu adalah General Manager di tempatnya bekerja. Pria itu bernama Reno Ahmad berusia 29 tahun yang menempati posisi tertinggi di hotel ini.

Dengan perasaan yang berkecamuk Sam menghampiri Dinda yang ingin masuk ke restoran di hotel itu.

"Dinda?" sapa Sam yang masih memegang alat pel di tangannya.

Dinda menoleh saat mendengar namanya dipanggil. Dia begitu terkejut, tidak menyangka akan bertemu Sam disini, apalagi melihat Sam yang memakai seragam lusuh dan kumal. Gadis itu juga memandang jijik Sam yang membawa alat pel dan ember berisi air kotor.

"Apa kamu mengenalnya, Sayang?" tanya Reno dengan mesra.

"Si-siapa kamu? Jangan sok kenal!" jawabnya ketus.

Dinda terlihat gugup karena ada beberapa orang yang mulai melihat ke arah mereka.

Mendengar kata sayang yang diucapkan Reno, membuat darah Sam berdesir.

"Dinda, aku ini pacarmu tapi kenapa kamu malah pergi dengan pria lain?"

Sam tidak percaya Dinda mengkhianatinya padahal dia sudah menabung seluruh gajinya selama setahun ini untuk menikahi gadis itu.

"Hei! Dengar ya, aku tidak mengenalmu! Jangan bicara omong kosong!"

Dinda tentu saja tidak mau mengakui kalau Sam adalah pacarnya, bisa jatuh harga dirinya di hadapan semua orang.

"Hei, cleaning service! Apa kau mengantuk? Kembalilah bekerja, jangan ganggu kami!" usir Reno dengan mengibaskan tangan kanannya.

"Tidak! Aku ini pacarnya juga calon suaminya. Dinda katakan padanya kalau kita akan menikah!" jawab Sam tetap berdiri di sana.

Dia tidak ingin pergi sebelum Dinda mengakuinya.

"Calon suami? Hei bung! Aku adalah Calon suaminya! Apa kau sedang mengigau? Mana pantas pegawai rendahan sepertimu memiliki pacar yang cantik!" ucap Reno dengan tawa mengejek.

"Benar, Sayang. Mana mungkin aku mempunyai pacar miskin. Tentu aku memilih calon suami dengan pekerjaan yang bagus dan juga kaya raya, bukan pria miskin jelek dan kucel seperti dia. Sudah cepat pergi dari sini!" Dinda juga berkata kasar dan mengusir Sam.

Sam tidak percaya dengan apa yang didengarnya, ternyata selama ini Dinda berselingkuh di belakangnya dan lebih memilih Reno yang kaya darinya.

"Apa kau tidak dengar? Cepat pergi dari sini! Merusak pemandangan saja!"

Reno menendang ember pel itu membuat air kotor menggenang di lantai.

"Hei, apa yang kau lakukan?" Sam berteriak marah karena Reno membuatnya harus bekerja ekstra nanti.

Manager Housekeeping datang melihat Sam yang membuat keributan.

"Sam, kenapa kau selalu membuat masalah?" ucap Manager itu dengan mata melotot.

"Dia yang menumpahkan airnya, Pak!" Sam mencoba membela dirinya.

"Apa kau tau siapa dia? Dia adalah GM sekaligus pemilik hotel ini!"

Sam sedikit terkejut karena tidak tahu kalau Reno adalah GM dan pemilik hotel ini, itu berarti dia sedang dalam masalah besar.

"Cepat minta maaf atau kau dipecat!" bentak Manager itu.

Dia juga takut dimarahi karena memiliki bawahan seperti Sam jadi dia harus menyelamatkan posisinya.

"Tapi, Pak. Dia yang harus minta maaf!" jawab Sam tetap pada pendiriannya.

"Kau keluar dari hotelku! Dasar pria miskin!" Reno meludah ke arah Sam.

"Sudah, Sayang. Ayo, kita tinggalkan saja dia!" sahut Dinda menarik Reno untuk pergi dari sana.

"Pak, aku mohon jangan pecat aku dari sini, aku sangat butuh pekerjaan ini!" Sam meminta sekali lagi pada Managernya.

Tapi pria gemuk dengan perut sedikit buncit itu tidak peduli dan tetap memecat Sam.

"Pergilah!" ucapnya sambil berbalik pergi.

Dengan langkah lesu Sam meninggalkan hotel tempatnya bekerja mencari uang untuk menyambung hidup. Sebelumnya Sam bekerja sebagai pemulung, dia berjumpa Dinda yang memberinya lowongan pekerjaan di hotel ini, tapi gadis itu sekarang sudah berubah, tidak sebaik yang dia duga. Padahal selama ini Sam berusaha untuk menuruti kemauan dan menjaga perasaan Dinda.

Sam selalu menahan lapar dan berhemat untuk mengumpulkan uang 15 juta untuk bisa menikahi Dinda, namun karena gajinya yang kecil, tabungannya baru terkumpul 6 juta dan sekarang Dinda malah memilih pria lain.

Dulu saat dia menginginkan sesuatu dia tidak perlu bersusah payah, tinggal menjentikkan jari maka apa yang dia mau akan muncul di hadapannya, tapi semua berubah saat dia memutuskan untuk pergi dari rumahnya karena suatu hal, bahkan dia memakai nama panggilan kecilnya agar tidak ada yang mengenalinya.

"Lebih baik aku mengambil uang dulu untuk makan siang," gumamnya pelan.

Sam pun berjalan kaki ke Pom Bensin untuk mengambil uang di ATM karena hari sudah siang dan perutnya sangat lapar.

Setelah itu dia bergegas pulang disaat cuaca sedang panas sampai wajah dan tubuhnya berkeringat dan membasahi bajunya.

Saat tiba di depan tempat tinggalnya, Sam terkejut melihat beberapa kamar kos yang terbakar termasuk kamarnya, semua pakaian dan barangnya terbakar habis. Warga bilang ada anak yang bermain api, jadi dinding yang terbuat dari triplek mudah terbakar dan api semakin membesar.

Sam terduduk lemas di tanah.

"Ya Tuhan, sekarang aku juga tidak punya tempat tinggal," ucap Sam lirih sambil menatap kobaran api di depannya.

Setelah tak ada tujuan pulang, Sam berjalan mencari tempat tinggal baru, lalu perut Sam yang lapar berbunyi untuk minta diisi.

Baru saja pemuda itu ingin masuk ke warung nasi, tiba-tiba tas selempang miliknya ditarik oleh pencopet. Mereka sudah mengikuti Sam saat keluar dari ATM tadi.

"Hei, lepaskan! Jangan ambil tasku!" Sam berusaha merebut kembali tasnya.

"Diam, brengsek!" ucap pencopet yang menarik tas Sam.

"Kembalikan!" teriaknya.

Dua pencopet itu pun kabur dengan sepeda motor membawa semua uang Sam dan ATM berisi uang tabungannya.

"Ya Tuhan, semua uangku di tas itu. Aku tidak punya apa-apa lagi!" sesal Sam sambil mengusap wajahnya.

Sam tetap berusaha untuk mengejar pencopet itu, lalu dari arah samping sebuah mobil mewah berwarna hitam hampir saja menabrak tubuhnya, Sam langsung refleks mundur ke belakang karena kaget.

Mobil itu berhenti.

Seorang supir berpakaian rapi keluar dan membuka pintu belakang mobil. Terlihat pria paruh baya yang keluar memakai jas mahal dan sepatu pantofel yang mengkilap. Pria blasteran Jerman itu berjalan menghampiri Sam yang mematung.

"Apa kabar anakku? Samuel Lino Galaxi, pewaris dari perusahaan Galaxi Group!" ucap pria itu yang tak lain adalah Papa Sam.

Mata Sam seketika terbelalak lebar.

"Pulanglah, Sam! Kamu harus memimpin perusahaan kita!"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Samuel Sang Pewaris

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar
9.3
Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir sebelum prosedur donor ginjal untuk Arya Lexim dilakukan. Sebagai sosok pengganti yang selama ini dibenci oleh Arya, Shasa telah membulatkan tekad untuk pergi dan menghilang selamanya dari kehidupan pria itu setelah operasi selesai. Di tengah sisa waktu yang kian menipis, sebuah tanya terus membayangi benaknya: saat Arya akhirnya hidup bahagia bersama wanita yang benar-benar dicintainya, akankah pria itu masih mengingat kehadirannya?
Sampul Novel Merebut Cinta Suami Dari Kekasihnya
8.9
Abimanyu Raharja terpaksa menikahi Hazna Safitri, seorang guru TK sederhana, demi menuruti keinginan ibunya. Meski Hazna adalah istri setia yang menjaga kehormatan rumah tangga, Abimanyu tetap tidak bisa mencintainya. Hatinya telah tertambat pada Angela Kana, aktris populer yang menjadi kekasih gelapnya. Kehadiran Angela bagai mawar indah bagi Abimanyu, namun durinya terus melukai perasaan Hazna. Kini kesabaran Hazna menjadi satu-satunya kekuatan untuk bertahan.
Sampul Novel Pengantin Palsu Ceo Arogan
8.3
Demi membiayai pengobatan ibunya yang sakit jiwa, Nayla Putri Anissa terpaksa menyamar sebagai pengantin pengganti. Ia menggantikan putri majikannya yang kabur tepat sebelum pernikahan dimulai. Dengan wajah tertutup masker, Nayla harus mengikuti skenario rumit demi menghadapi Arga Dewantara, CEO muda yang dikenal sangat dingin dan arogan. Mampukah Nayla menjaga rahasia ini saat ijab kabul berlangsung, ataukah Arga akan segera menyadari tipu daya di balik cadar tersebut?
Sampul Novel Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua
9.5
Fira dan Ubay nekat mengunjungi kediaman Bu Diyah meski sebelumnya selalu dilarang tanpa alasan yang jelas. Harapan mereka untuk menikmati momen kebersamaan justru berubah menjadi rangkaian teror yang mencekam. Di sana, sang ibu mertua secara tegas melarang mereka mendekati sebuah gubuk misterius di area belakang rumah. Ada rahasia kelam apa yang sebenarnya disembunyikan Bu Diyah di dalam gubuk tersebut hingga ia begitu protektif dan penuh teka-teki?
Sampul Novel Terpikat Pesona Guru Muda
8.7
Maya Ailenn adalah siswi populer yang justru lebih terpikat pada pria dewasa ketimbang teman sebayanya. Ketertarikan ini membawanya ke dalam cinta segitiga rumit bersama gurunya, Dewangga, dan kekasihnya, Sarah. Meski tahu Dewangga akan segera menikah, Maya pantang menyerah. Ia rela mengorbankan hal paling berharga demi merebut hati sang guru dari tunangannya. Akankah ambisi Maya membuahkan hasil, atau ia harus menerima kegagalan pahit di hadapan Sarah?
Sampul Novel Wanita Satu-satunya di Asrama Pria
8.2
Bekerja sebagai petugas asrama putra membawa perubahan besar bagi kehidupan seorang gadis. Di lingkungan barunya, ia kerap menyaksikan berbagai situasi canggung yang membuat pipinya memerah. Keadaan menjadi semakin rumit saat beberapa mahasiswa mulai mendatanginya secara misterius di tengah malam. Terjebak di antara tuntutan pekerjaan dan interaksi tak terduga dengan para penghuni, ia kini harus menghadapi dinamika kehidupan asrama pria yang penuh dengan kejutan tak terduga.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan