Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sakya Kumara

Sakya Kumara

Sakya Kumara, pewaris tunggal Kerajaan Kumara, berkelana ke Dunia Mortal demi mengejar gelar Pendekar Dewa Pedang. Ia memburu Pedang Dewa Langit, Pedang Iblis Bumi, serta Kitab Dewa Mabuk yang legendaris. Ambisi pangeran iblis ini dipicu dendam membara terhadap Dewa Naga Abadi yang telah membinasakan tanah airnya. Namun, kekacauan di Dunia Mortal menghadirkan rintangan berat. Mampukah Sakya membalas dendam dan memulihkan dunianya melalui perjalanan penuh konflik ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

Dewa Naga Abadi akhirnya menyerah setelah pertarungan yang panjang dengan Iblis Semesta Alam. Iblis Semesta Alam sendiri tidak penuh rasa curiga apapun terhadap Dewa Naga Abadi yang tiba-tiba menyerah ini.

“Aku menyerah ... tapi aku mengajukan syarat untuk membentuk Dunia Nagaku sendiri,” ujar Dewa Naga Abadi.

“Jadi maksudmu selain Dunia Iblis dan Dunia Mortal, kamu mau membentuk Dunia Naga?” tanya Iblis Semesta Alam.

“Betul sekali!’ teriak Dewa Naga Abadi.

“Aku tidak akan bergabung denganmu, penghianat!” teriaknya kepada Dewa Maha Sakti.

Dewa Maha Sakti hanya menghela nafasnya saja begitu mengetahui Dewa Naga Abadi memusuhinya hanya karena prinsip yang diterapkannya.

“Siapa yang akan bergabung denganku di Dunia Naga?" tawar Dewa Naga Abadi kepada lima dewa lainnya.

Dewi Phoenix Semesta dan Dewa Semesta Abadi memilih bergabung dengan Dewa Naga Abadi membentuk Dunia Naga.

Dewa Pendekar Mabuk, Dewi Bulan Bintang, dan Dewa Pedang Pusaka memilih bergabung dengan Dewa Maha Sakti membentuk Dunia Mortal yang berisi pendekar.

Iblis Semesta Alam juga membentuk dunianya sendiri yaitu Dunia Iblis.

*****

Tiga Dunia di satu alam semesta yaitu Bumi Kahiyang ini memiliki jalan kehidupan yang berbeda satu sama lainnya.

Dunia Iblis yang dibangun oleh Iblis Semesta Alam memiliki alam yang indah dengan pepohonan yang masih asri. Tanah di Dunia Iblis sangat subur dan bisa ditanami tanaman apa saja yang menghasilkan makanan untuk penghuninya di sana.

Kedamaian juga tercipta di Dunia Iblis. Ternyata dugaan Dewa Naga Abadi kalau Dunia Iblis hanya berisi kejahatan belaka ternyata salah besar.

Iblis Alam Semesta berhasil menciptakan dunia yang penuh dengan keharmonisan. Rakyat di Dunia Iblis hidup aman dan tentram tanpa menganggu dan diganggu makhluk-makhluk dari dunia lainnya.

Tapi sayangnya kedamaian yang berlangsung di Dunia Iblis ini tidak akan berlangsung lama. Petaka akan datang menghancurkan semuanya.

Dunia Mortal yang dibangun oleh Dewa Maha Sakti beserta tiga dewa lainnya yaitu Dewa Pendekar Mabuk, Dewa Pedang Pusaka, dan Dewi Bulan Bintang juga merupakan dunia yang indah.

Bahkan Dewi Bulan Bintang menambahkan bulan dan bintang di langit untuk membuat dunia ini terlihat indah juga di malam hari.

Dewa Pedang Pusaka menjadi pujaan pendekar pedang yang ingin sukses di Dunia Mortal yang juga disebut Dunia Pendekar ini.

Dewa Pedang Pusaka ini kemudian menciptakan Pedang Dewa Langit yang merupakan pedang yang paling sakti di Dunia Mortal bahkan di Tiga Dunia.

Selain itu dewa ini juga menciptakan pedang tandingan yang tidak kalah hebatnya yaitu Pedang Iblis Bumi yang mengandung hawa kegelapan.

Bukan hanya itu saja , dewa ini juga menuliskan ilmu pedang yang hebat yang bisa digunakan oleh pendekar pedang yaitu Jurus Pedang Dewa Langit dan Jurus Pedang Iblis Bumi yang masing-masing berisi 8 jurus pedang yang legendaris.

Pedang dan Kitab Pedang ini menjadi pusaka yang legendaris yang turun temurun dicari dan diperebutkan oleh pendekar di Dunia Mortal.

Dewa Pendekar Mabuk menjadi pujaan pendekar tangan kosong yang banyak diminati pendekar dari Dunia Mortal.

Tidak mau kalah dengan Dewa Pedang Pusaka yang menciptakan kitab pedang, Dewa Pendekar Mabuk menuliskan 8 Jurus Pendekar Mabuk di dalam sebuah Kitab Dewa Mabuk.

Konon Jurus Pendekar Mabuk ini merupakan jurus paling hebat yang sulit dan tidak pernah dikalahkan oleh jurus apapun, bahkan juga oleh jurus pedang. Hanya saja untuk menguasai jurus ini harus dalam keadaan mabuk, yang tidak bisa dihadapi oleh semua pendekar.

Kitab Dewa Mabuk ini juga seiring jaman hanya menjadi legenda saja yang tidak diketahui kebenarannya.

Dunia Naga yang dibentuk oleh Dewa Naga Abadi dan Dewi Phoenix Semesta menjadi dunia yang terindah dengan pegunungan yang terhampar beserta pepohonan, sungai, dan danau yang semuanya bersih sekali.

Naga-naga di dunia ini hidup damai dan tentram tanpa ada yang mengetahui kalau ada satu naga yang tidak hidup tentram yaitu Dewa Naga Abadi.

Dewa ini masih dendam terhadap Iblis Alam Semesta.

Selama ribuan tahun, dewa ini menyusun rencana untuk penyerangan besar-besaran ke Dunia Iblis dengan tujuan menghancurkannya.

Dewa Naga Abadi menunggu portal antar dimensi atau dunia yang terbuka setiap sepuluh ribu tahun sekali saat posisi dunia ini sejajar dalam satu bidang kosmis.

“Akhirnya aku akan menghabisi iblis sombong itu di dunianya sendiri," pikir Dewa Naga Abadi.

Saat-saat yang ditunggunya akhirnya terjadi juga.

Portal antar dimensi mulai terbuka perlahan-lahan yang menandakan perjalanan antar dimensi bisa dilakukan olehnya dan pasukan naganya.

“Iblis Alam Semesta ... saatnya kamu angkat kaki dari Bumi Kahiyang ini!”teriak Dewa Naga Abadi.

“Ayo ... masuk semua dan hancurkan Dunia Iblis itu beserta seluruh isinya!" perintah Dewa Naga Abadi kepada pasukan naganya yang berjumlah ratusan ribu.

*****

Sementara itu di Dunia Iblis tidak ada kejadian yang berarti.

Iblis Semesta Alam tidak mempermasalahkan portal dimensi yang terbuka setiap sepuluh ribu tahun sekali, karena menurutnya perdamaian sudah tercipta antara tiga dunia.

Teriakan panik iblis-iblis di dunia ini kemudian mengagetkan dirinya.

Belum sempat dia mencari tahu apa yang sedang terjadi, mendadak dari atas langit muncul naga yang banyak sekali jumlahnya.

Naga-naga ini langsung menyemburkan apinya membakar semua pepohonan dan rumah-rumah yang ada di bawahnya.

“Kamu mau kemana iblis laknat!”teriak Dewa Naga Abadi yang mendarat tepat di hadapannya.

“Aku akan menghancurkan duniamu dan mengusirmu dari Bumi Kahiyang ini!”ujar Dewa Naga Abadi, “Kamu tidak pantas berada di bumi ini bersama kami Dunia Mortal dan Dunia Naga.”

Iblis Alam Semesta sangat geram dan marah dengan tindakan Dewa Naga Abadi, tapi dia harus menahan kemarahannya karena nasib iblis-iblis yang menghuni Dunia Iblis ini ada di tangannya.

“Aku mohon ... lepaskanlah iblis-iblis yang tidak bersalah. Kamu hanya menginginkan diriku. Aku akan menyerah padamu,” ujar Iblis Alam Semesta.

Dia tidak tega melihat dunia yang dibangunnya hancur beserta penghuninya. Jalan satu-satunya adalah menyerahkan dirinya tanpa perlawanan kepada Dewa Naga Abadi.

“Baiklah ... Karena pengorbananmu, aku akan membebaskan iblis-iblis ini tetap tinggal di dunia ini. Tapi aku akan membuat duniamu seperti neraka yang hanya pantas untuk ditinggali iblis!” ujar Dewa Naga Abadi penuh kebencian.

Pasukan naga dari Dewa Naga Abadi benar-benar membakar habis semua keindahan dari Dunia Iblis. Tersisa hanyalah asap bekas pembakaran di dunia yang semula indah ini.

Dewa Naga Abadi memenuhi janjinya membebaskan iblis-iblis ini tinggal di dunia yang kemudian dinamakan Dimensi Neraka oleh naga ini.

“Mulai sekarang Dimensi Neraka akan disinari matahari kembar dan bakal banyak bermunculan gunung berapi yang menambah panas dunia ini,” seru Dewa Naga Abadi

Dewa Naga Abadi kemudian menyeret Iblis Alam Semesta dan menghukum mati iblis ini di depan iblis-iblis yang sekarang menghuni Dimensi Neraka.

Bagaimana nasib Dunia Iblis selanjutnya setelah penyerangan brutal yang dilakukan Dewa Naga Abadi beserta pasukan naganya ini?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amelia Bangkit, Balas Dendam Dimulai
9.2
Setelah delapan tahun berjuang demi kehamilan, Amelia justru mendapati suaminya, Aditya, berselingkuh dengan Nasywa yang tengah mengandung. Dorongan kasar Aditya mengakibatkan Amelia keguguran dan kehilangan segalanya. Lima tahun berlalu, Amelia bangkit menjadi sosok sukses dan berkuasa. Saat Aditya kembali dalam kondisi hancur untuk memohon pengampunan, Amelia hanya menatapnya dingin. Baginya, wanita lemah yang dulu mencintai suaminya itu telah lama mati.
Sampul Novel Captain's Ravenge
9.4
Arya Bimantara terpaksa meninggalkan posisinya di perbatasan Kalimantan setelah menerima berita duka yang mendadak. Aryo, saudara kembarnya, ditemukan tewas bersama istrinya tak lama setelah mereka saling berkirim pesan. Saat pulang untuk menghadiri pemakaman, Arya mencium adanya kejanggalan. Penyelidikan mandiri mengungkap bahwa pasangan itu sebenarnya dibunuh secara terencana. Kini, sang kapten harus melacak pelaku di balik tragedi berdarah ini demi membalaskan dendam keluarganya.
Sampul Novel Dear Clarissa
7.9
Dua tahun di Jakarta, Clarissa berjuang menjaga diri saat bekerja di dunia malam. Namun, misinya terancam sejak Arga hadir sebagai pelanggan tetap yang obsesif. Meski Clarissa benci laki-laki dan berusaha menjauh, kekuasaan Arga membuatnya sulit lepas. Arga harus berjuang keras menaklukkan hati Clarissa sambil menghadapi penolakan saudaranya yang memicu konflik besar. Akankah Clarissa menyerah pada pria yang kini terus menguntit hidupnya itu?
Sampul Novel Dewa Alkemis
8.9
Tian Fan adalah pemuda berbakat dari keluarga bangsawan rendah yang bermimpi menjadi seorang alkemis hebat. Namun, kejeniusannya justru memicu kebencian para tuan muda dari kalangan atas yang terus menekannya. Di tengah berbagai kesulitan dan intimidasi tersebut, sebuah peristiwa besar menimpa dirinya dan mengubah segalanya. Kejadian tak terduga ini membuka jalan baru yang memperbesar peluang Tian Fan untuk mewujudkan ambisinya menjadi Grandmaster Alkemis.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Mafia
9.5
Keadaan darurat memaksa Reynand pergi meninggalkan istrinya yang sedang hamil. Setahun berlalu, sang mafia kembali dan mendapati Keisha dikabarkan menikah dengan mantannya. Amarah Reynand memuncak pada Reza dan Bram, ayah Keisha. Ia bersumpah menghancurkan semua orang yang berkhianat setahun lalu. Saat berbagai rahasia kelam terungkap, Reynand semakin murka dan bertekad melindungi istrinya dari siapa pun, bahkan dari keluarga wanita itu sendiri.
Sampul Novel Jahatnya Pacar Kakakku
8.5
Rencana sederhana pergi ke festival musik bersama sahabat berubah menjadi petaka mengerikan bagi sang protagonis. Tanpa alasan jelas, kekasih kakaknya mengurungnya di toilet, menuduhnya menggoda pacar orang, lalu melakukan penyiksaan keji. Korban disiram air kotor, ditampar, ditelanjangi, hingga kulitnya disolder dengan tulisan hinaan. Saat sang kakak, Calvin, akhirnya tiba dan mendapati adiknya terluka parah hingga tak mengenali wajahnya, pelaku hanya bisa berdalih bahwa ia salah mengira korban sebagai orang asing.