Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ratu di Istana yang Retak

Ratu di Istana yang Retak

Umi Tatu geram melihat gaya hidup bebas Attar di Jerman yang tinggal bersama kekasihnya, padahal ia lulusan pesantren. Demi memperbaiki akhlak putranya, Attar dipaksa pulang dan dijodohkan dengan Nadhera, seorang hafidzah bersahaja. Tanpa mengetahui niat tersembunyi ibu mertuanya, Nadhera terjebak dalam pernikahan dingin penuh perlakuan buruk dari Attar. Mampukah kesabaran dan kasih sayang Nadhera memulihkan keretakan rumah tangga yang penuh luka ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Berita perjodohan Nadhera dengan Attar anak Haji Sahlan tersebar luas di kerabat Nuha. Dahlia sampai datang ke rumah adiknya memberi ucapan selamat kepada Nadhera.

"Anak gadis Pak Basyar sebentar lagi jadi istri anak orang kaya. Bibi bangga padamu. Mereka nggak salah pilih. Kamu memang pantas jadi menantunya."

Dahlia mencubit gemas pipi Nadhera yang kemerah-merahan, tak henti-hentinya berdecak kagum. "Cantiknya keponakan Bibi ini," katanya dengan senyum lebar, matanya berbinar melihat paras ayu Nadhera.

"Ceritanya bagaimana mereka bisa memilih Nadhera?"

Dahlia yang penasaran langsung mengejar jawaban dari Nuha yang pagi itu terlihat sibuk di dapur.

"Mereka tahu Nadhera dari album foto santri berprestasi Al-Khalifi mbak. Begitu melihatnya Umi Tatu langsung suka," jawab Nuha dengan mata berbinar. Ada kebanggan yang terpancar jelas di wajahnya.

"Gimana nggak suka sama Nadhera, cantiknya kebangetan, Dik. Nasibnya selalu baik putrimu itu. Dari kecil selalu beruntung. Banyak laki-laki yang datang ke rumah untuk melamarnya. Padahal Nadhera belajar di pesantren. Kalaupun pulang ke rumah pas liburan, tidak pernah keluar. Tapi semua pada tahu dan ingin menjadikan Nadhera calon istri. Banyak yang ngantri," kata Dahlia sambil tertawa, membuat Nuha makin semringah.

Nuha kembali mengulas senyum mendengar perkataan kakaknya. Sementara gadis yang disanjung kecantikannya hanya terdiam menyimak perbincangan bibi dan ibunya sembari mengiris wortel untuk bahan sayur sop.

"Gimana rasanya punya besan orang terpandang? Kamu jangan berubah jika sudah kaya."

"Ah, Mbak Dahlia kayak nggak kenal Nuha. Mana mungkin aku berubah. Yang jadi istri anak orang kaya kan Nadhera bukan aku, Mbak?"

"Sama aja. Sedikit banyak pasti Nadhera akan bantu renovasi rumahmu jadi bagus. Percaya omonganku."

"Mbak Dahlia bisa saja." Nuha mencubit lengan kakaknya.

Keduanya lantas melanjutkan obrolan ke ruangan depan untuk membahas masalah lamaran yang akan diadakan minggu depan. Nuha bingung harus menyambut besan kayanya dengan apa? Rumahnya hanya sederhana. Kalau harus menyiapkan sajian mewah dia tidak punya biaya sebanyak itu.

"Bagaimana ini Mbak. Aku tak tahu adat orang kaya kalau melamar."

"Duh gimana ya Nuha. Mbak juga nggak ngerti. Basyar sudah menghubungi Haji Sahlan untuk menanyakan lamaran mereka?"

"Suamiku mana mau mbak menghubungi Haji Sahlan? Mendengar suaranya saja langsung gemetar. Sampai menjelaskan berita perjodohan pada Nadhera, aku yang harus turun tangan."

"Lha trus gimana? Waktunya semakin dekat. Kita perlu persiapan, dik."

"Entahlah, Mbak."

Nuha menepuk jidatnya saking pusingnya memikirkan semuanya. Sampai akhirnya terdengar panggilan di ponselnya dari nomor tidak dikenal beberapa kali.

"Assalamualaikum Bu Nuha. Ini saya Umi Tatu."

Dag dig dug jantung Nuha. Dia sampai gelagapan berbicara.

"Wa-wa-waalaikumsalam ..."

Nuha terperanjat kaget mendengar suara Umi Tatu. Dia langsung menyuruh kakaknya Dahlia untuk diam dengan isyarat telunjuknya dan menepi ke pojok ruangan.

"Bu Nuha dan keluarga tidak usah repot dengan persiapan lamaran minggu depan. Semuanya sudah saya urus termasuk makanan untuk jamuan, dekorasi lamaran. Sebentar lagi ada karyawan saya yang datang ke rumah Bu Nuha mengantar baju untuk Nadhera dan keluarga."

"Masya Allah Umi Tatu saya jadi nggak enak. Semua sudah dipersiapkan keluarga Attar."

"Sebentar lagi kita menjadi keluarga. Jangan pernah merasa sungkan pada kami. Kalau butuh apa-apa Bu Nuha bisa langsung menghubungi saya."

"Te-terima kasih banyak Umi Tatu."

Nuha makin berdebar-debar setelah selesai berbincang dengan calon besannya. Sampai dia terduduk lemas di sofa. Dahlia yang melihat muka adiknya pucat langsung menghampiri.

"Ada apa? Apa mereka membatalkan perjodohan ini?"

Nuha menggeleng. Dia memejamkan mata sembari mengatur napasnya yang berdetak kencang.

"Lalu kenapa denganmu? Ayo cerita! Jangan buat orang penasaran."

"Tolong ambilkan aku minum, Mbak."

Dahlia buru-buru ke dapur mengambil segelas air minum. Dia ikut panik melihat ekspresi adiknya. Ditungguinya sampai keadaan Nuha sedikit tenang dan mau berbicara apa yang terjadi barusan.

"Mereka sudah mempersiapkan semuanya mbak."

"Maksudmu persiapan lamaran minggu depan?"

"Iya, Mbak. Kita nggak usah repot menyiapkannya."

"Tuh kan apa yang kubilang jadi kenyataan. Enaknya punya besan orang kaya ya gini. Kamu nggak perlu repot semua sudah dihandle. Nadhera bener-bener bawa rezeki buat kamu. Anak itu anak emas. Dia bisa mengangkat derajat keluarganya."

"Iya mbak. Aku beruntung ada Nadhera. Dia nggak pernah menyusahkan sama sekali sejak kecil."

Maryam yang mencuri dengar perkataan Dahlia dan ibunya langsung berlari ke kamar. Dia menangis sejadi-jadinya. Tak pernah sekalipun dia membuat bangga orangtuanya. Beda dengan kakaknya yang penurut dan berprestasi.

"Aku benci diriku. Aku ingin menjadi seperti kak Nadheraaaa."

Dilemparnya bantal unicorn kesayangannya. Maryam membuang semua barang-barangnya hingga berserakan ke lantai.

"Tuhan tak pantaskah aku bahagia? Kenapa hanya kak Nadhera yang merasakannya?"

Berlin, Jerman.

"Kamu harus janji Attar sampai kapanpun tetap setia padaku. Aku sudah menyerahkan apa yang kupunya padamu."

Miskah terus menekan kekasihnya. Dia tak mau dijadikan barang pelengkap yang bisa dibuang Attar kapan saja dia mau.

"Percayalah padaku, sayang. Pernikahan ini hanya formalitas. Aku tidak akan mencintai Nadhera." Dengan lembut, dia mengecup bibir tipis Miskah mencoba menenangkan kegelisahan di hatinya.

"Kapan kau kembali ke sini?" rajuk Miskah sembari mengeratkan pelukannya di tubuh kekar kekasihnya.

"Secepatnya aku kembali menemuimu."

Attar mengecup mesra kening Miskah, perempuan cantik blasteran Jerman-Indonesia dengan mata yang memikat. Setelah itu, dia melepaskan selimutnya dan bergegas menuju kamar mandi. Hari ini, dia akan pulang sesuai janjinya pada Umi Tatu.

Miskah yang ditinggal sendirian di ranjang, hatinya terus bergejolak. Pikirannya diliputi keraguan tentang ketulusan Attar. Dia tidak ingin kehilangan lelaki kaya pewaris tunggal perusahaan ekspor impor dengan puluhan cabang di seluruh Indonesia.

Dengan penuh perjuangan, Miskah berhasil menaklukkan hati Attar yang dulunya alim sampai akhirnya dia berubah. Sikap dan cara pikirnya mengikuti budaya barat.

Dengan waktu yang terbatas, Miskah berpikir keras mencari cara untuk mengendalikan Attar. Dia tahu, mengandalkan hubungan jarak jauh (LDR) tidak akan cukup. Attar bisa saja berpaling dan mencintai Nadhera. Miskah tidak mau itu terjadi. Kehilangan donatur tetap seperti Attar akan sangat merugikannya.

"Ayo, Miskah cepat cari ide sebelum terlambat."

Lama dia mondar-mandir di depan kaca hingga akhirnya menemukan jawaban yang dia mau.

Attar yang baru selesai mandi, terkejut melihat ekspresi gelisah di wajah Miskah. Tanpa ragu, dia segera menghampiri dan memeluknya erat, berusaha menenangkan hati kekasihnya yang resah. "Ada apa, sayang?" bisiknya lembut, mencoba menghapus keraguan yang tersirat di mata Miskah.

"Masih ragu dengan ketulusanku?" tanya Attar, sambil memainkan ujung rambut Miskah yang bergelombang.

Miskah menatap dalam mata tegas Attar. Senyum ceria perlahan menggantikan cemberut di wajahnya. Dengan manja, dia bisikkan ke telinga kekasihnya,

"Aku sudah putuskan. Aku ikut pulang ke Indonesia. Kita akan tinggal bersama di sana."

Mendengar jawaban Miskah, senyum lebar menghiasi wajah Attar. Tanpa ragu, dia mengendong tubuh Miskah dan mendaratkan ciuman berkali-kali di wajahnya, membuat Miskah tertawa bahagia. "Aku sangat mencintaimu," bisik Attar di antara ciumannya, memastikan Miskah merasakan ketulusannya.

"Kita tidak boleh berpisah. Aku akan terus memantaumu. Kau tak boleh jatuh cinta pada Nadhera."

"Aku akan menepati janji. Nadhera hanya kujadikan alat agar hak warisku tidak dicabut. Setelah semuanya kudapatkan, kita bisa hidup bahagia selamanya," jawab Attar penuh keyakinan berharap kata-katanya bisa menghapus semua keraguan di hati kekasihnya.

Keduanya tertawa lepas, merayakan keberhasilan rencana yang disusun Miskah.

"Indonesia, aku datang..." bisik Attar dengan semangat, membayangkan masa depan yang cerah bersama Miskah.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95EXP" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95EXP
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amarah Dan Cinta
9.5
Bagi Yasnina, mencintai Devan adalah berkah sekaligus luka karena cintanya tak pernah terbalas. Saat mendengar kabar pernikahan Devan, hatinya hancur berkeping-keping. Didorong amarah yang mendalam, Yasnina nekat menjebak pria itu dalam hubungan satu malam tepat sebelum hari pernikahannya. Akankah tindakan berisiko ini membuahkan cinta yang ia dambakan, atau justru membuat Devan semakin membencinya dan menjauh selamanya dari hidup Yasnina?
Sampul Novel Dalam Pelukan (Sang ) CEO
9.1
Kevin Hadiwajaya, CEO sukses berjuluk monster berwajah malaikat, terobsesi menjadikan asisten pribadinya, Sarah Rania, miliknya seutuhnya. Namun, langkah Kevin terhalang oleh Hansen Rudolf, sahabat kecilnya yang juga mencintai Sarah dengan kelembutan. Di tengah persaingan sengit dua pria ini, Sarah terjebak dalam pertarungan emosi yang memilukan. Akankah ia bertahan dalam pelukan sang bos yang tegas, atau berpaling pada Hansen yang selalu menyapanya dengan kasih?
Sampul Novel Direktur Iblis Takut Kehilangan
8.4
Hidup Lia Adelia hancur seketika saat ia kehilangan suami dan diusir dari rumahnya sendiri. Sebagai janda dengan dua anak, ia berjuang mencari kerja meski terus diremehkan karena status dan fisiknya. Takdir mempertemukannya dengan Bagas Samudra, direktur bank yang dingin dan menyebalkan. Meski Lia bersumpah tidak akan menikah lagi demi mendiang suaminya, sikap Bagas perlahan berubah menjadi penuh perhatian. Apa sebenarnya rencana sang direktur terhadap Lia?
Sampul Novel Kata Cinta Membuat Sakit Hati
7.8
Hamil empat bulan tidak membuat suami dokterku memprioritaskan pernikahan kami. Enam belas kali dia membatalkan janji mengurus surat nikah demi menolong perawat mudanya, mulai dari alasan pingsan hingga membelikan pembalut. Puncaknya, dia berbohong demi menjaga perawat itu di rumah sakit saat hujan deras. Kecewa dan mati rasa, aku memutuskan menggugurkan kandungan lalu pergi jauh ke luar negeri. Namun, pria yang telah menghancurkan hatiku itu tiba-tiba menyusul dan memohon maaf.
Sampul Novel Ketika Pernikahan Palsu Menjadi Nyata
8.1
Kapten Leon Hartmann terjebak dalam pernikahan paksa dengan Aveline Laurent akibat salah paham warga desa saat ia menolongnya di hutan. Padahal, Aveline segera menikah dengan tunangannya, sementara Leon menjalin hubungan serius dengan seorang dokter. Namun, formalitas ini justru membongkar rahasia gelap pasangan masing-masing yang selama ini tersembunyi. Di tengah pengkhianatan dan misteri, perasaan baru mulai tumbuh di antara mereka meski hati masih terikat masa lalu.
Sampul Novel Look At Me
8.7
Dunia Maya Rehana runtuh saat mendapati dirinya hamil di bangku SMA. Alih-alih bertanggung jawab, Jordan sang kekasih justru menuduhnya selingkuh dan memutuskan hubungan. Di tengah keputusasaan antara rasa takut mengecewakan orang tua dan enggan menggugurkan janinnya, muncul Raka Pratama. Sahabat sekaligus adik kelasnya itu menawarkan diri menjadi ayah bagi sang bayi. Kini Maya terjebak dilema: menerima ketulusan Raka atau terus menanti Jordan.