Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ranjang Kakak Ipar.

Ranjang Kakak Ipar.

Bagi Ayudia, pernikahan bukanlah sumber kebahagiaan melainkan awal penderitaan. Ia dipaksa menikahi Aidan, kakak iparnya sendiri, yang menyimpan dendam mendalam. Aidan menyiksa Ayudia dengan kejam sebagai pelampiasan rasa sakit atas kematian sang istri, yang merupakan kakak kandung Ayudia. Terjebak dalam rumah tangga layaknya neraka, Ayudia mengalami trauma hebat akibat kekejaman suaminya. Mampukah ia bertahan, atau adakah secercah kebahagiaan di tengah luka ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

“Kak, serius ini aku tinggal?” tanya Ayu lagi. Jasmine merespon dengan senyuman yang begitu khas. Wanita hamil itu sudah berulang kali mengatakan kepada sang adik, bahwa dirinya baik-baik saja namun, Ayu tetap menanyakan hal yang sama berulang kali.

“Sudah kamu pergi aja, nanti teman kamu lama nunggunya. Kakak baik-baik saja kok, sudah sana pergi, kasihan taksi online-nya sudah ada di depan.” Tapi tetap saja Ayu merasa tidak nyaman meninggalkan kakaknya seorang diri di rumah, apalagi keadaan Jasmine yang sedang seperti sekarang.

“Kakak yakin? Aku bisa batalin kok,” sahut Ayu. Jasmine menggelengkan kepalanya lalu segera meminta sang adik untuk pergi. Wanita itu tidak mau membuat adiknya tertekan karena sudah tiga hari Ayu di rumahnya dan belum sekalipun adiknya ijin untuk pergi. Baru hari ini, Ayu meminta ijin sehingga Jasmine langsung memberikannya.

Dengan berat hati akhirnya Ayu pergi, dirinya hanya bisa berdoa supaya, saat dia pergi tidak ada hal yang terjadi dan semuanya baik-baik saja. Bukan tanpa sebab Ayu seperti itu, kemarin suami dari kakaknya sudah meminta dirinya untuk menjaga Jasmine dengan sangat intens. Karena kondisi kandungan Jasmine yang sedikit lemah dan juga harus banyak beristirahat.

Mendapatkan teguran dari sang kakak ipar, membuat Ayu sangat takut melakukan kesalahan, apalagi tatapan mata Aidan sangat tajam, seolah tatapan itu ingin memakan setiap orang yang ada di depannya. Apalagi setelah malam itu, membuat Ayu semakin takut melihat Aidan.

***

Hari ini Ayu akan bertemu dengan sahabatnya yang baru saja datang ke Jakarta. Teman satu kampus, bahkan satu komplek di perumahan tempat kedua orang tua Ayu tinggal. Ayu begitu bersemangat ketika sahabatnya itu memberikan kabar bahwa dia akan datang menemui Ayu. Itulah kenapa Ayu meminta ijin, kepada sang kakak untuk bisa keluar sebentar saja.

Jalanan ibu kota sangat ramai, berbeda dengan kota kelahiran Ayu yang begitu sepi. Pandangan mata Ayu tidak pernah lepas dari jendela mobil, gedung bertingkat menghiasi setiap jalanan yang mereka lalui, hingga akhirnya mobil yang dikendarai oleh sopir taksi online tersebut, berhenti tepat di depan sebuah cafe besar.

“Terima kasih, Pak.” Setelah selesai membayar dan mengucapkan terima kasih, Ayu langsung turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam cafe tersebut.

Saat masuk Ayu sudah disambut oleh salah satu pegawai cafe, setelah menyebutkan nama sang sahabat pegawai cafe tersebut langsung mengajak Ayu untuk mengikuti dirinya. Hal pertama yang dirasakan oleh Ayu ketika masuk ke dalam cafe adalah interior cafe yang begitu khas dan juga indah serta sederhana namun, masih terkesan mewah dan hal itu membuat cafe ini sangat ramai.

“Echa!!” seru Ayu. Sang pemilik nama langsung menoleh, keduanya saling berpelukan satu dengan lainnya.

“Kagen kamu Yu. Ya ampun, padahal kita nggak ketemu beberapa hari aja ya.” Ayu tersenyum mendengar ucapan dari sahabatnya itu, keduanya lalu duduk di kursi seperti biasa Echa akan heboh dengan semua hal yang selalu dilakukan oleh gadis cantik itu.

“Kamu tadi ke sini, naik apa Yu?”

“Biasalah, nggak di sana nggak di sini. Aku selalu menggunakan, taksi online. Kendaraan yang selalu memudahkan semua gerak-gerikku,” jawab Ayu.

“Makanya belajar mobil, rumah kamu itu nggak mungkin, nggak ada mobil yang bisa digunakan, kan? Cuman dasar kamu aja yang mageran buat belajar ya.”

Ayu hanya tersenyum, Echa memang tahu semua yang selalu dilakukan oleh dirinya, keduanya lalu mulai membahas banyak hal Ayu juga bertanya mengenai apa saja yang akan dilakukan oleh Echa di sini, terlebih lagi Echa adalah orang yang tidak bisa menetap. Selama mereka kuliah, gadis yang ada di samping Ayu yang terlihat manis namun, tomboy itu sudah berulang kali menjelajahi semua gunung yang ada di Indonesia.

“Kamu tahu sendiri, kalau melihat alam adalah suatu kebahagian buat aku.”

“Terserah deh, kamu emangnya nggak capek Cha. Dari satu gunung ke gunung lainnya,” ucap Ayu.

“Bagi aku nggak ada kata capek. Melihat keindahan alam, adalah suatu obat yang bisa membuat kamu bahagia. Makanya kamu, harus ikut aku nanti. Dua bulan lagi, aku mau daki gunung bromo, kamu mau ikutan nggak?” tanya Echa.

Tanpa banyak memikirkan jawaban Ayu segera menjawab pertanyaan dari Echa, “Nggak deh, Cha! Aku nggak bisa takut. Kamu tahu sendiri gimana aku orangnya, kan? Mending aku di sini aja, nungguin kamu naik gunung,” balas Ayu. Echa hanya mendengus kesal, sahabatnya itu selalu saja seperti itu jika diajak untuk pergi bersama. Tapi meskipun keduanya memiliki kesukaan yang berbeda mereka saling dukung satu dengan lainnya.

“Aku kemarin ketemu Laskar!!”

Mendengar nama itu, membuat Ayu terdiam. Dirinya tidak ingin mendengar dan membahas mengenai Laskar lagi, karena hal itu akan membuat luka lama di dalam hatinya kembali terbuka. Sulit bagi Ayu untuk bisa menerima semuanya, apalagi hubungan dirinya dengan Laskar bukan hanya hubungan singkat. Namun, sudah sangat panjang dan lama. 4 Tahun mereka menjalin sebuah hubungan dan selama itu, banyak kenangan yang terukir, sehingga rasanya Ayu sangat sulit untuk bisa berpaling.

“Maaf Yu. Tapi kamu, harus mendengarkan penjelasan Laskar lebih dulu. Belum tentu apa yang kamu lihat benar adanya.”

“Kamu ke sini, karena dia?” Entah kenapa setiap membahas soal Laskar membuat Ayu begitu tidak suka, bukan karena dirinya masih dendam dengan mantan kekasihnya itu, tapi karena rasa yang selama ini dibangun seolah dengan mudahnya dicampakkan.

“Kenapa bisa kamu memikirkan hal itu, tidak Yu. Aku datang kemari karena memang ada urusan, bukan karena Laskar.” Keduanya terdiam tidak ada kalimat yang keluar dari mulut mereka, hingga akhirnya Echa menarik napasnya panjang lalu menatap ke arah Ayu dengan tatapan intens.

“Yu, coba kamu lihat dan dengar dulu semuanya. Jangan menilai dengan apa yang terlihat, kamu harus mendengarkan dari segala pihak. Hubungan yang kalian rajut tidak mungkin hanya sia-sia saja. Aku di sini, bukan ingin membela Laskar. Tapi karena aku tahu, apa yang terjadi pada kalian adalah sebuah kesalahpahaman.” Echa mulai mencoba membuat Ayu membuka matanya, untuk tidak mengambil keputusan sepihak. Apa yang dia lihat saat itu, hanya jebakan semata sehingga membuat hubungan Ayu dan Laskar hancur.

“Aku di sini cuman nggak mau melihat kedua orang sahabat aku salah paham, kamu di sini tersiksa dan Laskar juga sama. Aku tahu, perjalanan hubungan kalian berdua. Banyak orang yang tidak menyukai kalian bersatu,” lanjut Echa.

Ayu hanya diam, gadis itu belum mengeluarkan sedikit kata dari mulutnya. Ada perasaan yang entah kenapa membuat Ayu tidak ingin menatap ke arah belakang, rasanya begitu sakit dikhianati oleh orang yang sudah lama dikenal. Ponsel milik Ayu, berdering sebuah nomor tidak dikenal menghubungi dirinya, tanpa banyak waktu Ayu segera mematikan layar ponselnya. Ayu tidak akan mengangkat panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

“Siapa?”

“Nggak tahu, nggak ada nomornya.”

“Coba angkat Yu. Tuh dia nelpon lagi, siapa tahu penting.”

“Tapi nomornya nggak ada ….,”

“Udah kamu angkat dulu, siapa tahu itu penting dia udah nelpon berulang kali,” potong Echa. Ayu lalu melihat ponselnya, dan segera menekan tombol berwarna hijau. Dengan sangat malas Ayu menerima panggilan tersebut.

“Hall …,”

“Saudara Ayudia Ananda? Kami hanya memberitahukan, bahwa kakak anda saat ini ada di rumah sakit!!”

Deg!!!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BLIND HEART
9.7
Silvana, mahasiswi tingkat akhir yang terdesak biaya wisuda, terpaksa mencari pekerjaan sampingan demi membantu ayahnya. Alih-alih menjaga anak kecil, ia justru harus mengasuh Max Elgort, miliarder buta yang sangat temperamental. Di tengah bentakan Max, benih cinta mulai tumbuh di hati Silvana. Namun, Max masih terbelenggu bayang-bayang mendiang kekasihnya yang tewas dalam kecelakaan pemicu kebutaannya. Akankah Silvana bertahan saat Max masih setia pada janji masa lalunya?
Sampul Novel Gema Lagu Sunyi
8.4
Sebagai istri Brayden Reynolds, Eve Walton terbiasa hidup dalam sorotan. Brayden bahkan rela mengumumkan pernikahan mereka demi melindunginya. Namun, janji setia itu hancur saat seorang wanita menyanyikan lagu cinta karya Eve bersama Brayden di siaran langsung. Wanita itu mengklaim Brayden sebagai miliknya, didukung bukti video intim yang memperlihatkan bekas luka sang suami. Menghadapi pengkhianatan ini, Eve memilih mengakhiri segalanya dengan surat cerai di tangan.
Sampul Novel Istri yang Terabaikan
9.7
Lima tahun menikah, suamiku tak pernah hadir di hari ulang tahunku. Baginya, uang sudah cukup sebagai pengganti kado. Namun, ia justru sibuk menyiapkan perayaan untuk Fiona sejak jauh hari dengan dalih hanya dia yang Fiona miliki. Saat melihat kemesraan mereka di media sosial setelah tragedi kebakaran yang menyisakan luka lama, hatiku akhirnya hancur. Tanpa ragu, aku meninggalkan komentar tegas bahwa pria tak berguna itu kini kuberikan sepenuhnya untuknya.
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta
9.6
Deo Morte Picasso, pemimpin mafia Italia yang benci wanita, terpaksa kabur ke desa demi menghindari tuntutan nikah orang tuanya. Di sana, sang Dewa Kematian justru terpikat oleh kembang desa hingga terlibat skandal satu malam. Tragedi kematian orang tua memaksa Deo pergi meninggalkan gadis itu dalam kondisi hamil. Dua tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, Deo kini sudah berkeluarga, meninggalkan luka dan tanda tanya besar bagi nasib sang ibu tunggal.
Sampul Novel Mr Cool On My Bed
9.8
Dalam sekuel My Sexy Lady ini, Alina Davidson terjebak dalam cinta bertepuk sebelah tangan. Meski telah berkorban segalanya, hati Thomas tetap terkunci untuk Erika. Putus asa karena diabaikan, Alina nekat menanggalkan pakaiannya dan memohon sentuhan Thomas demi mendapatkan perhatian pria itu. Walau sempat menolak, godaan Alina akhirnya meruntuhkan pertahanan Thomas. Dengan tatapan tajam, Thomas pun menyerah pada hasrat dan bersiap memberikan apa yang Alina minta.
Sampul Novel Permainan gila suami dan adikku
9.0
Hati Wulan hancur saat mengetahui pengkhianatan terbesar dalam hidupnya: suaminya sendiri berselingkuh dengan adik tirinya. Rasa sakit itu berubah menjadi tekad membara untuk menuntut keadilan. Tanpa ragu, Wulan menyusun rencana balas dendam yang sistematis demi menghancurkan mereka. Ia memastikan sang suami dan saudaranya merasakan konsekuensi pahit atas perbuatan keji tersebut. Kini, Wulan siap melihat keduanya hancur dalam jeratan mereka sendiri.