Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ranjang Kakak Ipar.

Ranjang Kakak Ipar.

Bagi Ayudia, pernikahan bukanlah sumber kebahagiaan melainkan awal penderitaan. Ia dipaksa menikahi Aidan, kakak iparnya sendiri, yang menyimpan dendam mendalam. Aidan menyiksa Ayudia dengan kejam sebagai pelampiasan rasa sakit atas kematian sang istri, yang merupakan kakak kandung Ayudia. Terjebak dalam rumah tangga layaknya neraka, Ayudia mengalami trauma hebat akibat kekejaman suaminya. Mampukah ia bertahan, atau adakah secercah kebahagiaan di tengah luka ini?
Bab
Bagikan

Bab 1

Suara yang begitu berisik itu, benar-benar membuat Ayu sulit untuk tidur. Gadis itu sedikit terganggu dengan suara aneh tersebut. Lalu dirinya mulai beranjak dari tempat tidurnya, berjalan menuju luar hingga tanpa sengaja pintu kamar sang kakak terbuka. Dengan begitu rasa penasaran Ayu, berjalan menuju pintu tersebut dan ternyata ada sesuatu yang tidak boleh dilihat harus disaksikannya.

"Ahh … mas," desah Jasmine.

"Kamu begitu nikmat sayang!!" balas Aidan. Suara penyatuan dari keduanya membuat Ayu, terdiam untuk pertama kali baginya menonton secara langsung adegan panas yang begitu indah. Tubuh Aidan yang begitu seksi membuat Ayu bergetar, apalagi gerakan pria itu diatas tubuh sang kakak membuat dirinya semakin panas dingin, tidak ingin berlama-lama di depan pintu segera Ayu pergi namun, naas saat dirinya berjalan tidak sengaja Ayu menjatuhkan sesuatu dan hal itu membuat Aidan menoleh ke arah pintu.

"Tikus kecil!!" gumam Aidan ketika melihat siapa orang tersebut. Aidan tetap bergerak di atas tubuh istrinya, meskipun saat ini perut Jasmine sudah sangat besar namun, keduanya tidak bisa menahan gejolak di dalam diri mereka.

Hingga akhirnya keduanya sampai pada puncak kenikmatan, Jasmine terkulai lemas akibat pertarungan yang keduanya lakukan. Aidan lalu beranjak dari atas istrinya, pria itu mengambil selimut yang sempat terjatuh.

"Tidurlah Sayang," ujar Aidan. Jasmine yang memang sudah lelah hanya memperbaiki tempatnya dan mulai tertidur, sedangkan Aidan langsung menuju ke dalam kamar mandi.

Pria itu membasahi tubuhnya dengan air yang mengalir, saat ini pikiran Aidan benar-benar kacau akibat ulah Ayu. Jujur saja kehadiran Ayu di depan pintu, membuat Aidan sulit berkonsentrasi. Saat berada di atas tubuh sang istri, bukan bayangan Jasmine yang terlintas tapi bayangan sang adik ipar.

Tidak ada pria yang tidak tertarik dengan Ayu, memiliki tubuh yang begitu seksi dan berbeda dari Jasmine. Ayu adalah tipe wanita modern yang selalu mengikuti zaman, berbeda dengan Jasmine yang selalu tidak suka berlebihan. Keduanya memang cantik namun, keduanya juga memiliki perbedaan yang sangat jelas.

Sedangkan di dalam kamar Ayu terdiam di atas tempat tidurnya, dirinya tidak bermaksud melihat hal yang tidak baik saat itu namun, karena suara yang sangat berisik membuat Ayu jadi terpaksa melihatnya.

"Astaga, gue rasanya kok panas gini," ujar Ayu.

Jasmine adalah kakak dari Ayu, dirinya harus datang dari Malang ke Jakarta demi menemani sang kakak yang akan melahirkan beberapa hari lagi. Namun, baru sehari tinggal di rumah ini, Ayu sudah menyaksikan hal yang membuat dirinya begitu shock.

"Badannya Mas Aidan emang bagus banget," gumam Ayu. Wanita itu tanpa sadar mengucapkan hal seperti itu, hingga Ayu tersadar wanita itu segera menuju wajahnya. Pikiran yang tidak baik, di otaknya membuat Ayu lebih memilih untuk tidur.

***

Pagi harinya Ayu berusaha bersikap biasa saja, rumah yang ditinggali oleh sang kakak sangat besar. Wajar saja karena suami dari kakaknya adalah pengusaha sukses yang begitu hebat.

"Pagi kak," sapa Ayu. Jasmine yang sedang menyiapkan sarapan menoleh. Wanita yang terlihat sangat cantik meskipun tanpa riasan tersenyum ke arah Ayu.

"Pagi dek. Kamu udah bangun, duduk kita sarapan sebentar kakak selesaikan ini dulu," ujar Jasmine.

"Ada yang mau aku bantu, kak?" Jasmine langsung menggelengkan kepalanya, kakaknya ini memang tidak mau dibantu dalam melakukan apapun. Jasmine begitu mencintai adiknya, bahkan Jasmine rela melakukan apapun untuk sang adik.

Tak membutuhkan waktu lama, makanan yang sudah dimasak oleh Jasmine segera di bawa ke meja makan. Ayu hanya diam menatap kedua piring nasi goreng tersebut.

"Ayo makan dek. Kakak sengaja bikin, nasi goreng untuk kamu," ujar Jasmine.

"Kenapa cuman dua kak? Untuk Mas Aidan?"

"Mas Aidan udah berangkat, tadi subuh. Ada meeting sama rekan kerjanya di luar kota. Makanya kita cuman sarapan berdua," jelas Jasmine. Entah mengapa mendengar penjelasan dari Jasmine, membuat perasaan Ayu sedikit lega. Semua mungkin karena, kejadian semalam. Ayu sudah bertekad akan melupakan apa yang dirinya lihat.

Seperti ini, Jasmine yang hanya tinggal berdua dengan suaminya. Asisten rumah tangga tidak tinggal di rumah ini, mereka datang hanya dua hari sekali. Itulah kenapa kedua orang tua Aidan, meminta Ayu untuk menemani menantu mereka. Mama dan papa Aidan tidak ingin Jasmine seorang diri, jika Aidan sedang pergi ke luar kota.

Untunglah kuliah Ayu sudah selesai, dan hanya tinggal menunggu wisuda ditambah lagi masalah asmara Ayu yang sudah kandas. Membuat wanita itu, ingin melupakan masa lalunya. Sehingga dengan mudah, Ayu menyetujui hal ini untuk tinggal bersama dengan kakaknya sementara waktu.

Setelah selesai sarapan, tidak ada hal yang dilakukan oleh Ayu. Gadis manis itu, hanya duduk menemani sang kakak di ruang keluarga. Saat ini Jasmine sedang melakukan senam hamil sendirian dengan panduan televisi.

Ayu memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan oleh kakaknya. Bahkan ada beberapa gerakan yang menurut Ayu sedikit ekstrim namun, kakaknya bisa melakukan hal tersebut.

"Kak, emang kalau lagi hamil besar seperti ini, harus banget senam hamil?"

"Iya biar lahirannya lancar," balas Jasmine. Meskipun dirinya fokus akan, pandangan ke arah depan namun, Jasmine tetap menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh Ayu.

Tiga puluh menit berlalu, Jasmine menyelesaikan kegiatannya. Wanita hamil itu, berjalan menuju ke arah Ayu dan duduk di dekat adiknya. Keringat mengalir dengan sangat deras, terlihat membasahi pakaian yang digunakan.

"Nih minum dulu, kak." Jasmine menerima air yang diberikan oleh adiknya, wanita hamil itu segera meminumnya dan kembali meletakkan cangkir tersebut ke atas meja.

"Kalau lagi hamil gini, harus banget banyak gerak ya kak?"

"Iya dek. Olahraga seperti senam hamil, itu penting supaya sih anak berada di jalan lahir. Senamnya juga harus sesuai arahan, biasanya kakak senam di tempat. Tapi karena Mas Aidan lagi banyak kerjaan jadinya di rumah aja."

Ayu menganggukan kepalanya ketika mendengar semua penjelasan yang sudah diucapkan oleh Jasmine. Ibu hamil itu juga menjelaskan beberapa hal yang harus dilakukan oleh wanita hamil dengan usia kandungan yang sudah mendekati masa melahirkan. Mendengarkan penjelasan dari sang kakak membuat Ayu begitu bersemangat, gadis manis itu menatap ke arah sang kakak dengan begitu bahagia.

"Kamu semangat sekali," ledek Jasmine.

"Iya dong kak. Ini itu edukasi, jadi nanti bisa aku terapkan ketika aku menikah dan hamil serta melahirkan," jawab Ayu. Mendengar hal itu, membuat Jasmine tersenyum dengan begitu lebar.

Jasmine mulai menjelaskan apa dan bagaimana untuk bisa mempermudah melahirkan seperti yang sekarang dirinya pelajari di kelas senam hamil. Ayu mendengarkan dengan seksama, sejak dulu Ayu begitu suka dengan urusan kedokteran namun, sebagai anak yang baik dirinya tidak bisa mengambil jurusan itu saat kuliah.

Alasan keluarganya simpel, tidak mau Ayu terlalu fokus kuliah dan melupakan jodoh karena dokter selalu menikah di usia yang lama menurut kedua orang tuanya.

"Di usia kandungan seperti kakak ini, berhubungan badan juga dianjurkan. Supaya jalan lahir lebih terbuka," lanjut Jasmine. Mendengar hal itu, membuat Ayu kembali teringat akan kejadian semalam. Segera dirinya langsung membuat bayangan tubuh kekar sang kakak ipar.

“Dek … dek, kamu kenapa kok diam aja.” Jasmine menggoyangkan tangan Ayu saat melihat sang adik terdiam tanpa merespon ucapan dari dirinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BLIND HEART
9.7
Silvana, mahasiswi tingkat akhir yang terdesak biaya wisuda, terpaksa mencari pekerjaan sampingan demi membantu ayahnya. Alih-alih menjaga anak kecil, ia justru harus mengasuh Max Elgort, miliarder buta yang sangat temperamental. Di tengah bentakan Max, benih cinta mulai tumbuh di hati Silvana. Namun, Max masih terbelenggu bayang-bayang mendiang kekasihnya yang tewas dalam kecelakaan pemicu kebutaannya. Akankah Silvana bertahan saat Max masih setia pada janji masa lalunya?
Sampul Novel Gema Lagu Sunyi
8.4
Sebagai istri Brayden Reynolds, Eve Walton terbiasa hidup dalam sorotan. Brayden bahkan rela mengumumkan pernikahan mereka demi melindunginya. Namun, janji setia itu hancur saat seorang wanita menyanyikan lagu cinta karya Eve bersama Brayden di siaran langsung. Wanita itu mengklaim Brayden sebagai miliknya, didukung bukti video intim yang memperlihatkan bekas luka sang suami. Menghadapi pengkhianatan ini, Eve memilih mengakhiri segalanya dengan surat cerai di tangan.
Sampul Novel Istri yang Terabaikan
9.7
Lima tahun menikah, suamiku tak pernah hadir di hari ulang tahunku. Baginya, uang sudah cukup sebagai pengganti kado. Namun, ia justru sibuk menyiapkan perayaan untuk Fiona sejak jauh hari dengan dalih hanya dia yang Fiona miliki. Saat melihat kemesraan mereka di media sosial setelah tragedi kebakaran yang menyisakan luka lama, hatiku akhirnya hancur. Tanpa ragu, aku meninggalkan komentar tegas bahwa pria tak berguna itu kini kuberikan sepenuhnya untuknya.
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta
9.6
Deo Morte Picasso, pemimpin mafia Italia yang benci wanita, terpaksa kabur ke desa demi menghindari tuntutan nikah orang tuanya. Di sana, sang Dewa Kematian justru terpikat oleh kembang desa hingga terlibat skandal satu malam. Tragedi kematian orang tua memaksa Deo pergi meninggalkan gadis itu dalam kondisi hamil. Dua tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, Deo kini sudah berkeluarga, meninggalkan luka dan tanda tanya besar bagi nasib sang ibu tunggal.
Sampul Novel Mr Cool On My Bed
9.8
Dalam sekuel My Sexy Lady ini, Alina Davidson terjebak dalam cinta bertepuk sebelah tangan. Meski telah berkorban segalanya, hati Thomas tetap terkunci untuk Erika. Putus asa karena diabaikan, Alina nekat menanggalkan pakaiannya dan memohon sentuhan Thomas demi mendapatkan perhatian pria itu. Walau sempat menolak, godaan Alina akhirnya meruntuhkan pertahanan Thomas. Dengan tatapan tajam, Thomas pun menyerah pada hasrat dan bersiap memberikan apa yang Alina minta.
Sampul Novel Permainan gila suami dan adikku
9.0
Hati Wulan hancur saat mengetahui pengkhianatan terbesar dalam hidupnya: suaminya sendiri berselingkuh dengan adik tirinya. Rasa sakit itu berubah menjadi tekad membara untuk menuntut keadilan. Tanpa ragu, Wulan menyusun rencana balas dendam yang sistematis demi menghancurkan mereka. Ia memastikan sang suami dan saudaranya merasakan konsekuensi pahit atas perbuatan keji tersebut. Kini, Wulan siap melihat keduanya hancur dalam jeratan mereka sendiri.